NovelToon NovelToon
GHOST IN LOVE

GHOST IN LOVE

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Horor / Suami Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:7.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Ada yang bilang cinta itu buta, apakah salah jika jatuh cinta dengan seorang makhluk gaib. Walaupun mereka tahu tidak akan bersatu, tapi mereka berusaha untuk menyatukan cinta mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 22

"Malam bulan Purnama, ini saatnya yang tepat untuk memberikan pelajaran kepada Gondoruwo brengsek itu!" Tania segera memakai cincin saktinya dan pergi meninggalkan kamarnya.

"Mau kemana kamu malam-malam begini!" seru Kuncoro menghentikan langkahnya

"Aku harus menemui seseorang yang sedang menungguku," sahut Tania

"Jangan bilang kau akan menggunakan kemampuan kamu untuk menolong seseorang atau meringkus mahluk gaib,"

"Benar ayah, aku harus menolong seseorang yang akan dibunuh oleh Gondoruwo untuk dijadikan istrinya,"

"Kau jangan gegabah Tania, kekuatanmu belum bisa mengalahkan Jin jahat seperti mereka, kau di rumah saja biar ayah yang akan menolong gadis itu. Katakan dimana rumahnya?" tanya Kuncoro

"Aku tidak akan membiarkan ayahku yang sedang terluka pergi melawan Jin jahat itu. Ayah tidak usah khawatir, selama aku memakai cincin ini mahluk itu tidak akan bisa mengalahkan aku. Aku akan mengurungnya di dalam sini!" jawab Tania mengusap lembut cincinnya

"Jadi kau sudah bisa menggunakan cincin itu?" tanya Kuncoro

"Sejak delapan tahun lalu aku sudah memakainya untuk melawan Ki Subur," jawab Tania membuat ayahnya tercengang

Anak itu, bagaimana dia bisa mengetahui kesaktian cincin itu!!.

Shinta terbangun dari tidurnya ketika merasakan ada seseorang yang berdiri di depannya.

"Siapa kau!" seru Shinta ketakutan menatap sosok hitam tinggi berbulu didepannya.

Makhluk itu menyeringai dan mendekati Shinta, membuat gadis itu menjerit ketakutan.

Makhluk itu langsung terpental ketika akan menyentuh gadis itu.

*Aaarrgghh!!!

Suara erangan mahluk itu membuat Tania yang beru tiba di kediaman Shinta tersenyum sumringah.

Mamp*US kau mahluk jelek!!.

*Flashback

" Kenapa harus nanti malam, kenapa tidak sekarang saja. Aku sudah tidak kuat menahan sakit yang begitu menyiksaku, dan rasanya aku ingin mati," jawab Shinta memohon

"Kau harus sabar sebentar Shinta, karena percuma saja aku mengobati mu sekarang jika makhluk itu tidak ada disini. Kau harus memancingnya keluar malam ini." Tania mengambil segelas air putih dari meja, mulutnya komat-kamit membaca mantera dan memberikan air itu kepada Shinta

"Minumlah, itu akan mengurangi rasa sakit di kakimu," ujar Tania

Shinta langsung meneguk habis air yang diberikan oleh Tania.

Shinta memegangi kakinya, dan tersenyum kearah Tania.

"Terima kasih, sekarang kakiku sudah tidak sakit lagi!" seru Shinta sumringah

"Sama-sama, tapi itu tidak akan bertahan lama. Kau akan sembuh setelah aku membunuh makhluk gaib yang ingin menjadikan kamu istrinya,"

"Makhluk gaib?, istri??, apa maksudnya?" tanya Shinta

"Sepertinya makhluk itu menyukai kamu saat kau bersedih, setelah diputuskan oleh Leon. Makhluk itu bersimpati padamu dan ingin menjadikan kamu sebagai istrinya untuk membahagiakan kamu."

"Memang selama enam hari berturut-turut aku selalu bermimpi dengan seorang pemuda tampan bernama Garin," ucap Shinta

"Iya, dia Gondoruwo yang ingin membunuhmu untuk dibawa ke alam gaib, dan segera menikahi mu di sana," jawab Tania

"Garin itu gebetan gue Tan, jadi tolong jangan sakiti dia," cicit Susi

"Santuy, selama dia Jin baik aku akan mengampuninya tapi kalau di dari golongan Jin Jahat aku akan membunuhnya atau mengurungnya disini," jawab Tania menunjukkan cincinnya membuat Susi ketakutan

"Jauhkan cincin itu dariku!" seru Susi beringsut mundur

"Kenapa kamu takut?"

"Batu cincin itu seperti sebuah neraka bagi mahluk gaib yang kau tangkap, kasian mereka. Aku gak mau tersedot masuk kedalamnya,"

"Aku tidak akan mengurung kamu disini. Lebih baik untuk sementara waktu kau masuk kedalam tubuh Shinta untuk melindunginya, agar Garin tidak bisa membunuhnya,"

"Baik, karena kau sudah banyak membantuku maka aku akan menuruti permintaanmu. Tapi tolong jangan bunuh Garin," pinta Susi

"Tergantung,"

Susi terlihat geram, dan segera masuk kedalam tubuh Shinta.

*Flashback off

Tania segera menuju ke kamar Shinta. Ia menatap nyalang sosok Gondoruwo yang ada didepannya.

"Jangan harap kau bisa membawanya pergi ke alam gaib, mahluk jelek!!" seru Tania membuat mahluk itu menyeringai.

"Kau hanya seorang anak kecil, jangan mimpi bisa mengalahkan aku!" gertak mahluk itu

"Dasar mahluk laknat, akan ku buat kau menyesali perbuatan mu!"

Mahluk itu langsung menyerang Tania dengan kekuatannya. Berkali-kali ia melesatkan tenaga dalamnya kearah gadis itu. Gadis itu berhasil menghindari setiap serangannya.

Sial, ternyata dia memang kuat!!

"Baiklah karena aku tidak punya pilihan lain, kau harus ke kurung di dalam cincin ini!" Tania segera mengarahkan cincinnya kearah mahluk itu, namun ia berhasil menghindar dan kemudian menyerang balik Tania menggunakan kukunya yang tajam hingga melukai punggung Tania.

"Brengsek, beraninya kau melukai ku!!" Tania langsung mengusap lagi batu cincinnya namun anehnya tidak keluar apapun dari batu cincin itu membuat Garin tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi panik Tania.

"Kenapa bisa begini," ucap Tania panik

"Wow, kenapa??, kekuatannya habis atau baterainya yang habis dan perlu di cas," ledek mahluk itu bersiap menyerang Tania menggunakan kukunya.

*Wuuushh!!!

Susi segera keluar dari tubuh Shinta dan menahan serangan mahluk itu.

"Susi!!" teriak Tania melihat sundel bolong itu jatuh tersungkur dengan luka di dadanya

"Pergi dari sini, dia bukan tandinganmu. Dia akan semakin sakti ketika bulan purnama karena dia adalah jin hitam," ucap Susi yang kemudian menghilang menjadi asap

"Kau boleh lolos tapi tidak kali ini, anak manis!" seru Garing mengeratkan giginya

Tania kembali menggosok cincinnya.

"Ayo keluar, keluarlah!!" seru gadis itu bercucuran keringat

*Wuuushh!!

Sesosok bayangan langsung melesat menghantam Garin yang berusaha mencekik Tania dengan kukunya yang tajam.

"Pangeran!!" seru Garin menatap Barra yang berdiri didepannya

"Berani sekali kau menyakiti calon istri Pangeran mu!" hardik Barra

"Ciih, aku tidak takut padamu. Walaupun kau seorang pangeran dari Jin Putih tapi kau tidak bisa menghentikan aku karena kita berbeda golongan." jawab Garin melesat menyerang Barra

Barra langsung melesatkan kilatan berwarna ungu kearahnya hingga lelaki itu terpental menghantam dinding kamar.

Barra segera mengambil keris sakti miliknya dan menghunuskannya kepada Garin hingga mahluk itu mengerang kesakitan dan menghilang menjadi kepulan asap putih.

"Kau tidak apa-apa?" tanya Barra membantu Tania berdiri

"Bagaimana kau bisa keluar dari cincin itu?" tanya Tania

"Bukankah kau tadi yang memanggilku keluar?" Barra balik bertanya membuat Tania mengernyitkan alisnya

"Tapi kenapa kekuatan cincinnya tiba-tiba menghilang, dan malah kau yang keluar," ucap Tania menggaruk-garuk kepalanya

"Itu karena aku yang menahannya, aku kesal terus-menerus kau kurung di dalam sana, makannya aku menggunakan kekuatanku untuk menghentikan kekuatan cincinnya untuk sementara. Dan aku berhasil keluar saat kau memanggilku untuk keluar," jawab Barra sumringah

"Dasar kau!!" hardik Tania

"Apa??, aku ganteng, kamu terpukau setelah aku berhasil menyelamatkan kamu dari Jin jahat??" tanya Barra membulatkan matanya

"Berisik lo!!" Tania segera merapikan penampilannya dan mendekati Shinta yang tidak sadarkan diri.

Ia mengusap lembut ubun-ubun gadis itu dan tidak lama kemudian gadis itu mulai membuka matanya.

"Tania!" seru Shinta sumringah

"Kau sudah sembuh sekarang, jangan sedih lagi, belajar move on. Masih banyak cowok lain yang lebih ganteng dan baik hati daripada Leon," ucap Tania membuat Shinta menangis dan memeluknya

"Seandainya saja kau seorang lelaki aku pasti akan bersedia menjadi kekasih mu, kau sangat baik dan lembut, tapi sayangnya kau cuma seorang cewek," ucap Shinta lirih

"Kau jangan ikut-ikutan teman kamu yang menganggap aku cowok, lagian kita bisa berteman kan?" ujar Tania

"Iya, terima kasih Tania,"

"Sama-sama, kalau begitu aku pamit ya, bye!" Tania pergi meninggalkan tempat itu.

"Aiishh, kau ini benar-benar cewek tidak tahu diri ya!" celetuk Barra mengikuti Tania dari belakang

"Kenapa!"

"Apa disekolah kamu tidak diajarkan tata Krama, bagaimana Lo diem aja setelah orang lain menolong kamu," ujar Barra membuat Tania menghentikan langkahnya

"Terima kasih Pangeran sudah menolong aku hari ini, puas!!" cibir Tania membuat Barra terkekeh mendengarnya

"Aahh, gak mau kamu gak ikhlas ngucapinya. Aku maunya yang ikhlas," sahut Barra membuat gadis itu semakin jengkel padanya

"Terus gue harus gimana?" tanya Tania meringis kearah Barra

"Coba lihat di sana!!" seru Barra membuat Tania menoleh kearah jari Barra

*Cup!!

Barra mencium pipi Tania, dan kemudian menghilang dari sisinya.

"Dasar Wowo mesum!!" seru gadis itu kesal

.

1
Yaayaaa🌸
yg dendam itu si iblis yg masuk ke tubuh sedah mirah keknyaa krna mau bangkit eh dibunuh krna diminta sm sedah mirah
Yaayaaa🌸
jhahahahahahha
Yaayaaa🌸
teh risa Saraswati harua tau ini sih hahahahahahah
Ass Yfa
waduh si Jack Saprow come back
Ass Yfa
sumpah aku penasaran ,cerita Ros ama Bara apa judulnya, tiap novelmu pasti nyangkut ama 3 somplak
Awanda Sari: pernikahan gaib kk judul ny
total 1 replies
Ass Yfa
Sue lo Leon
Ass Yfa
Tania kenapa Amanda kurang dpt feel nya seh
Ass Yfa
Luar biasa
Ass Yfa
berarti kembaran nya Tania udah mnggl, Rain anknya Kuncoro dong, kok bpknya nggk ngeh,Subur ntar matinya dibunuh sma cucunya
Ass Yfa
berarti Rain kembarannya Tania, trs anke Kuncoro kemana kalo dituker
Ass Yfa
ternyata Tania sukanya ama Rangga
Ass Yfa
Luar biasa
Ass Yfa
Bara am Ros kisah mereka yg judulnya apa kak
istrinya_kimseokjin: pencet aja itu profil othorny kak bnyak crita lainnya dstu
total 1 replies
Ass Yfa
sama aja cowok2 nya juga lemes mulutnya
🔸Sᵅ᭄🔖
suka smua karya yg horor plus komedi nya thoorrrr tp please typo nya diperbaiki donkk sampe kdg diulang² bca'y biar faham
Ngen Imtay
ini yang nganterin rain apa Vito sih ,,bikin bingung
Keli Latifah
aku suka dengan semua karyamu thor, berkali kali semua sdh ku baca, tp gk prnh bosan,,
Yulia Lia
bagus
Choirudin Sinwan
menghibur
Wury Titi
matinya kuncoro ga seru. g da perlawanan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!