NovelToon NovelToon
Istri Jelekku Season 2

Istri Jelekku Season 2

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:16.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mahdania

NOTE: SEDANG DALAM TAHAP REVISI! (Sekuel Istri Jelekku Season pertama)

Rayna Hamish, gadis kecil kesayangan pasangan Randy Sebastian dan Dania Hamish.
Gadis itu kini telah beranjak remaja. Namun, ada yang tak biasa darinya. Gadis itu memiliki segalanya yang tentunya diberikan oleh Randy dan Dania. Di balik kehidupan mewahnya, ada kesederhanaan dalam dirinya yang menjadikannya layaknya gadis biasa dan senang menyendiri yang bahkan teman-temannya memanggilnya gadis cupu akibat pendiamnya dirinya dan tak senang berbaur.

Suatu ketika, tepat setelah dirinya pindah dari Australia ke Indonesia, negara kelahiran sang Papa, yaitu Randy Sebastian. Dirinya menghadapi masalah yang akhirnya membuatnya bertemu dengan seorang pria bernama Kevano, seorang aktor sekaligus model tampan di Indonesia.

Kevano yang berprofesi sebagai seorang aktor tentu hidupnya tak jauh dari media, segala tindak tanduknya selalu menarik perhatian media hingga suatu ketika menimbulkan banyak masalah untuk dirinya dan Rayna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mahdania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Di tempat lain, tepatnya di acara ulang tahun Ralisya.

Raydan masih asyik mengobrol dengan Ralisya dan teman-teman sekelasnya, dia benar-benar lupa bahwa saat ini Rayna sudah tak berada di acara tersebut.

"Ray," Gerry menepuk bahu Raydan, membuat Raydan sampai melihat ke arahnya.

"Eh, Ger, dimana Rayna?" tanya Raydan sambil melihat sekeliling mencari Rayna.

"Ha, Rayna nggak sama kamu, Ray?" tanya Gerry.

"Nggak, lah. Rayna, kan, sama kamu." ucap Raydan.

"Lah, aku pikir sama kamu. Tadi, aku tinggal ke toilet, pas aku balik, aku nggak bisa nemuin Rayna." ucap Gerry.

"Apa? Kamu serius?" tanya Raydan memastikan.

"Serius, Ray, aku nggak bisa nemuin Rayna." ucap Gerry.

"Kenapa, Ray?" tanya Seshi.

"Gerry nggak bisa nemuin Rayna," Raydan mulai gelisah mendengarkan adiknya tak ada di acara tersebut.

Belum sempat Seshi mengatakan sesuatu, Raydan sudah lebih dulu meninggalkan teman-temannya, bahkan Raydan tak lagi peduli pada Ralisya yang tengah menatapnya dengan tatapan bingung, entah apa yang ada di pikiran Ralisya tentang Raydan yang terlihat begitu panik saat Rayna menghilang.

Raydan mencari Rayna di area tersebut, dan benar tak ada Rayna di sana.

Jantung Raydan berdegup kencang, dia mengusap wajah kasar.

"Kamu dimana, De?" gumam Raydan.

Raydan benar-benar panik saat ini, dia cemas karena tak bisa melihat Rayna.

"Aarrgghhh ,,, bodoh. Bisa-bisanya kamu mengabaikan Rayna," Raydan mengacak rambut frustasi.

Dia merogoh saku celananya dan akan menghubungi nomor Rayna, namun belum sempat dia memanggil nomor Rayna sudah ada panggilan masuk dari papanya, dengan ragu dia menjawab telpon itu.

"Pulang sekarang," Tanpa basa basi Randy meminta Raydan untuk kembali ke rumah.

"Tapi, Pa," Raydan menelan air liurnya, jika dia pulang tanpa Rayna sudah dapat di pastikan papanya itu akan marah padanya.

"Ade ada di rumah." ucap Randy yang seolah mengerti putranya itu tengah merasa kebingungan.

"Apa? Papa serius?" tanya Raydan.

"Ya, cepat pulang, sudah malam." ucap Randy.

"Oke, Pa, Abang pulang." Raydan menutup telponnya dan tersenyum lega.

"Ray, mau kemana?" tanya Gerry.

"Aku mau pulang, Rayna sudah ada di rumah." ucap Raydan.

"Syukurlah kalau Rayna sudah pulang." ucap Gerry.

Raydan mengangguk, dia pun bergegas masuk ke dalam mobilnya dan pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah.

Dengan langkah cepat Raydan masuk ke dalam rumah, dia ingin segera melihat Rayna.

"Ade dimana, Bi?" tanya Raydan dengan bingung saat tak melihat Rayna di kamarnya.

"Non Rayna ada di ruang kerja Bapak, Den." ucap Bibi.

Raydan mengangguk dan pergi ke ruang kerja Randy.

"De," Raydan memasuki ruangan sang Papa dan terlihat tak hanya ada sang Papa dan Rayna, melainkan sang Mommy pun ada di sana.

"Kalian semua di sini," Raydan mendekati Rayna dan memeluk Rayna.

"Maafin Abang, De, kamu jadi pulang sendiri." ucap Raydan.

Rayna pun mengangguk.

"Sudah puas bersenang-senang?" Randy menatap Raydan dengan tatapan datar.

Dania mendekati Randy dan mengusap lengan Randy, dia tahu suaminya itu sedang menahan amarahnya.

"Maaf, Pa." ucap Raydan sambil menundukkan kepalanya.

"Mommy keluar dulu, Papa mau bicara dengan Abang dan Ade." ucap Randy.

"Jangan pakai amarah, oke." ucap Dania.

Randy hanya diam dan tak menjawab ucapan Dania.

Dania menghela napas perlahan dan keluar dari ruang kerja Randy.

"Kenapa kalian jadi seperti ini?" tanya Randy dengan tanpa basa-basi.

"Kenapa semenjak kalian pindah ke sini, kalian menjadi sering membuat masalah?" Randy mengepalkan tangannya, sebisa mungkin dia mencoba menahan amarahnya terhadap Raydan dan Rayna.

Dia melihat wajah murung Rayna dan teringat apa yang Kevano lakukan saat di taman tadi, inilah yang dia takutkan.

Selama ini dia berusaha menjaga Rayna dengan baik agar Rayna tak pernah mengalami apa yang di alami wanita yang pernah dekat dengan Randy dulu. Randy tak ingin putrinya di permainkan dan di manfaatkan oleh pria kurang ajar, sungguh dia tak akan pernah bisa menerima semua itu.

"Ade, jujur sama Papa, ada hubungan apa antara Ade dengan pria itu?" tanya Randy sambil masih memasang wajah datarnya.

"Pria?" Raydan mengerutkan dahinya, dia merasa bingung dengan ucapan Randy.

"Kamu nggak akan tahu Adik kamu di bawa pergi oleh pria lain, kamu tahu kenapa? Karena kamu asik sendiri dan melupakan Adik mu." ucap Randy dengan nada mulai kesal, Randy bahkan tak memanggil Raydan dengan panggilan abang seperti biasanya.

"Maaf, Pa, Abang salah." ucap Raydan sambil menundukkan kepalanya.

"Kemarin, saat Adik kamu di Bandara dan menghilang, kamu meminta maaf dan akhirnya kejadian hari ini terjadi. Setelah ini, apa kamu masih akan mengabaikan Adik kamu, dan membuat masalah lagi, ha?"

Dengan cepat Raydan menggelengkan kepalanya.

"Adik kamu itu perempuan, banyak di luar sana pria kurang ajar yang bisa saja memanfaatkan Adik kamu, kamu sebagai Kakak laki-lakinya seharusnya ikut menjaga Adik kamu dari pria-pria kurang ajar itu." ucap Randy.

"Iya, Pa, Abang janji akan selalu menjaga Ade." ucap Raydan.

"Dan, Ade," kini Randy melihat ke arah Rayna yang masih diam menundukkan kepalanya.

"Sudah Papa bilang, jangan dekat dengan pria manapun sebelum selesai sekolah, apalagi sampai sejauh tadi. Kamu masih kecil dan masih belum boleh menjalin hubungan dengan pria, tugas kamu belajar, bukan pacaran." ucap Randy.

"Ade nggak pacaran, Pa. Kejadian tadi hanya salah paham." ucap Rayna.

"Apapun itu, Papa nggak mau melihat kejadian ini sampai terulang lagi. Kalian bebas melakukan apapun selama itu masih dalam batas kewajaran. Tapi, jika sudah di luar batas itu, kalian pernah melihat bagaimana Papa marah, bukan?" ucap Randy.

Raydan dan Rayna menelan air liurnya, baru kali ini Randy memarahi mereka.

"Selama ini Papa nggak pernah marah pada kalian, karena kalian tak pernah melakukan kesalahan. Tapi, jika sudah melewati batasan, tentu Papa tidak akan segan memarahi kalian. Kalian sudah besar, kalian harus mengerti, bahwa orang tua akan selalu mencemaskan keadaan anak-anaknya. Begitupun Mommy dan Papa, kami tidak pernah memarahi kalian apalagi sampai membentak kalian, karena kami menyayangi kalian. Tapi, bukan berarti kalian bebas melakukan hal di luar batas." ucap Randy.

Raydan dan Rayna pun hanya bisa menganggukkan kepalanya.

Mereka tak dapat mengatakan apapun, apalagi Raydan yang memang merasa bersalah atas terjadinya kejadian malam ini.

"Papa nggak mau kejadian ini sampai terulang lagi, sekarang pergi ke kamar kalian, istirahat." ucap Randy dan akan meninggalkan ruang kerjanya.

"Pa," panggil Rayna.

Randy menghentikan langkahnya dan melihat ke arah Rayna.

"Ada apa?" tanya Randy.

"Maafin Ade," ucap Rayna dengan bibir yang bergetar dan tanpa di sadari dia pun menangis.

Randy menghela napas perlahan, dia tahu anak perempuannya itu memang sensitif.

"Kemari lah," Randy merentangkan tangannya.

Rayna mengangguk dan memeluk Randy.

"Papa nggak marah, Papa hanya nggak mau Ade kenapa-kenapa. Ade tahu, kan, Papa dan Mommy sayang sekali sama Ade dan Abang, kalian segalanya bagi kami." ucap Randy sambil mengusap punggung Rayna.

Dia begitu menyayangi Raydan dan Rayna, kedua anaknya itu adalah segalanya untuk Randy. Tentu saja, Randy tak ingin terjadi masalah apapun pada kedua anaknya itu.

Rayna mengangguk dan menghapus air matanya.

"Maafin Ade sudah buat Papa dan Mommy khawatir." ucap Rayna.

Randy mengangguk dan melihat ke arah Raydan.

"Kemari lah." ucap Randy.

Raydan mengangguk dan memeluk Randy.

"Abang janji akan selalu melindungi Ade, Abang nggak akan ninggalin Ade lagi." ucap Raydan dengan yakin.

Randy tersenyum tipis dan mengangguk.

Dia bahagia karena memiliki anak-anak yang saling menyayangi satu sama lain.

1
Ratna Ningsih
thur ko ceritanya gini kn Rendi orang pintar kenapa ga periksa ke dr jangan percaya sama pintah
Dahlia Anwar
masala Ama mertua gimana akhirnya
Neneng Yuningsih
ceramah nya seru 💖💖💖💖
Erlin Sylviana
aku ngikut apa yang di tulis autor aja ( netral)
🌺°. Wendy Allen .°🌺
bagus
erka senda
novel ini orgnya pinter2 tapi ceritanya kok seolah bego bgt ya?
hal begitu aja bisa dibuat ga jelas
erka senda
ribet kalau org tua ikut campur urusan rmh tangga anaknya. sekalipun bentuk kasih sayang harusnya tidak perlu terlalu jauh ikut campur, bagaimana pun tugas org tua sebagai pemberi nasehat dan masukan kepada anak apabila salah bukan main hakim sendiri. semoga dari kisah ini bisa jadi pembelajaran buat saya dan kita semua lah, walaupun hanya fiktif ceritanya cukup bagus. 👍
Khaliz11 Satrian
lah bukanna randy udh tau dlu pas dania crt stlah randy baca wa niken
Khaliz11 Satrian
raydan akan hancurkan adeknya kevano
Wiwin Bunda'nxa Renata
m
Wati_esha
Tq infonya.
Lia Dahlia
baggus ,sll suka
Abimanyu Rara Mpuzz
setelah sekian purnama
Sulaiman Efendy
MANTAN ISTERI PERTAMA MUNGIL JUGA, CUMA 158 CM,, SDGKN AKU 171 CM, DPT IBU USTADZAH 173 CM TINGGINYA..
Sulaiman Efendy
TINGGAL DI BAWA KE DOKTER KOQ REPOT BENAR, SI RANDY JGN DI KASI JATAH SETAUN DANIA.
Sulaiman Efendy
KNP RANDY & DANIA JDI ORTU BEGOK, KNP GK KRMH SAKIT, TESPECK BSA SALAH, KLO MAU BSA BLI LAGI DI APOTIK BUAT BUKTIIN
Sulaiman Efendy
COBA CERITANYA DIBUAT SEDIKIT MIRIP2 DGN DANIA, UNTUK MMPROTEC KECANTIKAN RAYNA, SI RANDY DN SI DANIA BUAT PENAMPILAN RAYNA SPRTI DANIA DLU, NYAMAR SBGAI GDIS CULUN, BERKACA MATA TEBAL, PKE KWAT GIGI, PKE TOMPEL, RAMBUT KEPANG DUA, ATAU KUNCIR DUA, BIAR GK DI GANGGU LAKI2.. NNTI KTEMU LAKI2 YG COOL. TPI SUKA DGN PNAMPILAN RAYNA,,
INI MALAH KTEMU KEVANO DIBANDARA, LGSUNG MAIN CIUM2, TERUS MAIN BAWA2 ANAK GADIS ORG.. JDI AGAK ILL FILL BACA SESION 2 INI.. GK SESUAI EKSPETASI YG DIHARAPKN BACANYA..
Sulaiman Efendy
BETUL GURI, BUAT APA TRIMA WANITA YG SDH BRKHIANAT, TERLBIH SDH MMBERIKN KESUCIANNYA KPD ORG LAIN, MSH MENDING TERIMA SEORANG JANDA, STTUSNYA JELAS, KRN UDH MNIKAH. JDI KLO UDH GK VIRGIN WAJAR, PRNH BRSUAMI, INI STTUS SINGLE, BLM PERNH MNIKAH, TPI UDH GK PERAWAN, BGITU DICAMPAKKN SAMA LAKI2 SELINGKUHANNYA, EHH TNPA BRDOSA PNGEN BALIKIN,, ENAK BENAR TU CEWEK KITA MAU DI KASI BARANG BEKAS PERZINAHAN
Sulaiman Efendy
TAPI BACA AKHIRNYA, RAYNA MALAH MA KEVANO, GMN UJUNG2NYA SETUJU KEVANO JDI MANTUNYA
Sulaiman Efendy
KLO AKU PRIBADI SIH, MSH MENDING RAYNA MA GURIKO, DRPD MA KEVANO..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!