NovelToon NovelToon
LovLio (Bucin Posesif)

LovLio (Bucin Posesif)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Cintamanis / CEO / Teen School/College / Idola sekolah
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Hanswii

menceritakan pemuda tampan minim ekspresi, tapi sialnya wajahnya begitu tampan bak dewa Yunani, ditambah diusianya yang masih begitu muda dia sudah menjadi CEO diperusahaan keluarganya sendiri membuatnya begitu didambakan kaum hawa di sekitarnya, tapi sayangnya pesonanya tak mampu membuat seorang gadis pindahan dari Jerman yang bahkan tak meliriknya sedikitpun.

"minggir",
"kenapa harus gue yang minggir",
"cowok ribet",
"menarik".

akankah gadis bar bar nan galak itu akan membuka hatinya untuk sang CEO muda, ataukah malah pada akhirnya si gadis yang akan dibuat bucin dengan si CEO muda itu?

yuk ikuti kisah cinta mereka berdua,

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanswii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"wah wah kayaknya abis ini kita dapat traktiran nih", goda kiano saat Chiara dan axelio keluar dari mobil,

"makan makan gak sih", sahut virgo mengkode teman temannya untuk melihat tangan axelio yang bertengger manis di pinggang ramping Chiara,

"bau bau jadian ini", Beverly ikut menimpali,

"gimana keadaan Lo?", tanya gabby,

"Udah baikan gab", jawab Chiara,

"udah denger berita terbaru?", tanya Beverly, Chiara menggeleng,

"kita dilaporin tu Ani Ani ke guru BK, dan nanti ortu kita dipanggil ke sekolah", sahut Gabby,

"apa... Mati gue, kalau opa lapor ke Daddy bisa bisa gue dipindahin lagi", Chiara jadi heboh,

"tenang lov, nanti aku yang bantuin jelasin", axelio menenangkan Chiara,

"opa gak bisa datang chi, jadi mungkin nanti di wakili sama mami dan papi", kata Gabby,

"jadi opa sudah tahu gab?", tanya Chiara lagi,

"semalam gue telpon opa dan ngasih tahu semuanya, tenang aja gue udah jelasin semuanya dan kita juga gak salah kan?", kata Gabby,

"ada cctv ditempat kejadian kemarin dan itu bisa jadi bukti", kata zean,

"syukurlah, huh, rasanya pengen gue bejek bejek lagi tuh Ani Ani bertiga, mereka yang nyerang duluan malah kita yang dilaporin", sungut kesal Chiara,

"nanti aku bantu ngomong karena dia juga secara gak langsung menghina aku juga", kata axelio,

"kita ke kelas yuk, udah mau bel", aja zean.

Ketujuh anak manusia itu pun berjalan beriringan menuju kelas mereka, by the may zean sekarang jadi dekat dengan Gabby setelah tugas kelompok tempo hari, sama seperti axelio yang mendatangi rumah Chiara, Zean pun melakukan hal yang sama, dia datang kerumah Gabby yang beruntungnya keluarga Gabby menerima dengan baik kedatangan zean.

Siapa yang mengenal zean Aditama, keluarga Zean merupakan keluarga pebisnis terkenal di kota itu, sama seperti axelio zean digadang gadang akan menjadi pewaris utama keluarga Aditama, dan juga ini kali pertama ada cowok yang bertamu untum bertemu Dengan Gabby yang memang semua tahu kalau Gabby menyukai kakak sepupunya sendiri yaitu cello, kakaknya Chiara.

dengan dekat Dengan zean, siapa tahu Gabby bisa move on dari cello, ya meskipun hubungan mereka bisa saja bersatu karena Memang mereka berdua hanya sepupu tapi tidak kandung, tapi kan tetap saja reputasi keluarga yang akan jadi taruhannya.

beverly juga mulai akrab dengan kiano dan virgo, sifat ceria dan supel nya membuat Beverly jadi mudah berbaur dengan dua teman axelio itu.

pemandangan pagi ini jauh lebih menghebohkan dari pagi pagi sebelumnya, kalau bisanya ketujuh manusia itu hanya berjalan biasa dan Gabby selalu bersama Beverly, Tidak untuk pagi ini, dimana tangan axelio yang bertengger manis di pinggang ramping Chiara, seolah ingin memberitahukan semua orang kalau Chiara adalah miliknya, Gabby yang terlihat ngobrol bersama zean, dan Beverly yang terlihat begitu akrab Dengan virgo dan kiano.

Setelah kedatangan Chiara dan Beverly, circle axelio cs yang selama ini Tidak bisa ditembus atau disentuh orang luar, kini malah terlihat akrab Dengan Chiara, gabby dan Beverly, padahal dia diantara gadis itu adalah anak Baru.

Iri, tentu saja, selama ini sudah banyak yang berusaha mendekati ke 4 most wanted sekolah itu, kiano dan virgo yang terlihat lebih santai dan kalem nyatanya mereka bedua memberikan sekat untuk Tidak dekat Dengan siapa pun.

Jam pelajaran pertama sudah dimulai beberapa menit lalu, hingga akan berganti jam pelajaran kedua.

"maaf menganggu waktunya sebentar, suara Chiara, Gabby dan Beverly dipanggil keruangan kepala sekolah", ucap salah satu guru yang baru saja masuk ke ruangan kelas.

"baik Bu", jawab mereka bertiga serempak, mereka sudah tau dipanggil karena apa, jadi ya santai saja, mereka bertiga berjalan santai menuju ruang kepala sekolah, tak lama axelio pun menyusul, dia memiliki wewenang untuk mengetahui apapun yang terjadi disekolah miliknya ini,

Kasak kusuk pun mulai terdengar setelah kepergian empat anak manusia itu, sedangkan Zean mulai mengotak Atik ponsel mahalnya, mengirimkan rekaman cctv sekolah saat kejadian kemarin.

ketiga gadis itu sudah masuk kedalam ruangan kepala sekolah yang mana disana sudah ada Cintia, Nia dan Lisa beserta orang tua masing masing, dan juga sudah ada mami dan papi Gabby yang salah satunya akan menjadi wakil dari orang tua Chiara, ada juga omnya Beverly yang akan menjadi wakil dari orang tua beverly.

axelio ikut masuk dan bergabung bersama dengan mereka semua, tentu saja dia langsung mendapat tempat disana, dia kan pemilik sekolah....

"jadi saya langsung saja pada intinya, jadi kemarin saudara cintia, Lisa dan Nia melapor pada guru BK kalau mereka habis dibully oleh saudara Chiara, Gabby dan juga Beverly", pak kepala sekolah memulai pembahasan,

"saya Tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini", ucap laki laki perut Buncit, orang tua sintia,

"saudara Chiara, Gabby dan Beverly, ada yang bisa kalian jelaskan?", tanya bapak kepala sekolah,

"apa saudara sintia, Lisa dan Nia juga sudah menjelaskan kenapa saya bisa bersikap itu pada mereka?", ucap Chiara terlihat Santai, papi dan maminya Gabby pun tak kalau santai karena semalam Gabby sudah menceritakan detail kejadiannya.

"hallah kalau Memang dasarnya salah ya Udah salah saja, mau membela diri juga Tetep aja salah", cibir perempuan menor dengan lipstik merah membara,

Axelio mengeluarkan ponselnya, video yang dikirim zean sudah masuk,

"di sini ada rekaman kejadian kemarin, kita bisa lihat siapa yang lebih dulu menyerang siapa", ucap datar axelio, dia memutar video itu dan semuanya menyaksikan, wajah trio playing victim itu jangan ditanya, sudah pias ketakutan, kenapa bisa mereka melupakan adanya cctv di dekat tempat itu.

"saya cuma membela diri karena anak anak tuan dan nyonya menghina saya, bisa anda lihat kan siapa yang memulai duluan, siapa yang mem bully siapa, saya Memang baru disini, tapi saya juga tidak bisa diperlukan seperti itu, apa kah mungkin juga selama ini disekolah elit dan terkenal ini Memang hal bully mem bully adalah hal yang normal bapak kepala sekolah?", tanya Chiara Dengan nada penuh intimidasi, kepala sekolah tentu saja kelabakan mendengar pertanyaan Chiara itu, ada Axelio disana, dan dia baru kembali dari Spanyol, jangan sampai axelio mengira dirinya selama 1 tahun tidak ada axelio disana kepala sekolah lalai dalam tugasnya.

"Tidak, Tidak ada yang seperti itu nak Chiara, baru kali ini ada tindakan seperti ini", ucap bapak kepala sekolah, sedangkan axelio tetap dengan ekspresi datarnya, dia tahu kalau Chiara pasti bisa menyelesaikan ini semua.

"tapi ini buktinya, mereka membully mentang-mentang saya anak baru", ucap Chiara lagi papi dan mami Gabby hanya menyaksikan kehebatan keponakan mereka dalam berdebat, Chiara kok dilawan, pikir mereka.

"katakan, apa ini kali pertama kalian melakukan ini?", kini bapak kepala sekolah beralih pada tiga cewek yang tengah menunduk takut takut, bagiamana pun ada Axelio disana, dan dalam rekaman itu jelas sekali mereka membawa nama axelio,

"iya pak, kami Tidak pernah melakukan hal seperti ini, kemarin yang pertama", kata Lisa tergagap, dia takut sekali papanya akan memberikan hukuman lebih padanya kalau tahu selama disekolah dia melakukan hal macam macam.

"nah kan, akhirnya pelaku mengakui, jadi sudah ketahuan kan siapa yang salah dan siapa yang benar", ucap papi Soni papinya Gabby,

"apa kalian tidak ingin meminta maaf pada anak anak kami?", tanya om Tedy omnya Beverly Dengan tatapan remeh, ketiga orang tua si playing victim pun mengeram menahan amarah, bisa bisanya mereka dipermalukan anak anak mereka seperti ini.

"kalau cuma minta maaf sepertinya tidak cukup, karena dalam percakapan itu mereka juga secara Tidak langsung menghina saya, dan disini saya sebagai pemilik sekolah merasa terhina disekolah saya ada tindakan memalukan seperti ini", ucap axelio tetap dengan raut datarnya.

"apa yang nak axelio inginkan?", tanya papanya sintia wajahnya terlihat sekali sedang cemas,

"saya akan mengeluarkan ketiga orang ini karena sudah mencoreng nama baik sekolah saya",

Deg...

Mata ke 6 orang itu membola sempurna, mereka sudah kelas 3 dan sebentar lagi akan ujian, kalau sampai mereka dikeluarkan Tidak akan ada yang mau menerima mereka ber 3 dan sudan bisa dipastikan mereka bertiga Tidak bisa lulus SMA.

"tidak, jangan axelio kita mohon jangan keluarin kita",mohon ke 3 cewek tersebut Dengan nada memelas,

"Chiara, maafin gue, gue mohon banget maafin gue chi", ucap Lisa,

"nak Chiara, saya selaku orang tua Lisa memohon maaf yang sebesar besarnya karena anak saya sudah melakukan hal Tidak baik pada nak Chiara, tapi saya mohon nak axelio, tolong jangan keluarkan Lisa anak saya, dia sudah kelas 12 nak, hanya tinggal ujian akhir saja", kata papanya Lisa,

"maafin kita Chiara, maaf banget", ucap Nia dan Sintia bersamaan.

"saya minta maaf karena sudah salah sangka pada nak Chiara, saya terlalu percaya pada anak saya, sekali lagi maafkan saya dan anak saya", mamanya Nia kali ini bisa berbicara lembut juga,

"iya nak chiara kami salah karena terlalu percaya pada anak anak kami, mohon maafkan saya", sahut papanya sintia.

Hingga diputuskan ketiga cewek itu hanya menerima surat teguran saja dan itu cukup membuat ketiganya beserta orang tua mereka lega.

"makasih papi sama mami mau datang wakilin Daddy", ucap Chiara,

"sudah seharusnya sayang, kamu selama disini bukan hanya tanggung jawab opa dan Oma, tapi juga tanggung jawab papi dan mami", ucap papi Soni.

"maaf sisha merepotkan om Tedy", kata Beverly,

"tidak ada yang di repotkan eve, Daddy dan mommy sudah menitipkan kamu pada om selama kamu disini.

para orang tua sudah pulang kerumah masing masing, dan ketiga gadis itupun kembali ke kelas mereka dengan senyum mengembang.

"ternyata pakai cara kasar gak cukup mampu buat Lo hancur Chiara, tapi gue gak se bodoh mereka yang gegabah, gue akan pakai cara halus untuk membuat Lo jauh dari axelio kesayangan gue", ucap pening penekanan seseorang dari balik dinding menatap penuh permusuhan pada Chiara.

1
Mutiara Nisak
ya allah.....aq bacanya sambil mesam mesem dewe,jd ke inget masa abu2.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!