karena kehilangan akan mengubah dunia seseorang.
jika mencintaimu harus terluka,maka aku rela terluka,tapi tidak dengan menghilang tiba-tiba tanpa penjelasan.garam mana yang kau tabur.
orang mana yang tidak bahagia ketika orang ya kita sayang tiba-tiba ngajak menikah
"aku ikhlas sayang sama sayang,nanti kita nikah ya secepatnya insyaallah". kalimat yang dia ucap
Ahid Jamillie
hati perempuan mana yang tidak bahagia,yang tidak terharu dengan kalimat itu.
berbeda dengan Zahira Zoya kalimat itu yang justru membuat hati terluka hati tak ikhlas karena orang yang berucap hilang tanpa kabar pergih tanpa pamit.
hanya meninggalkan harapan tanpa penjelasan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maurahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 22
1 bulan berlalu.
Hubungan ahid dan Zoya pun makin lengket seperti pasutri/pasangan suami istri] sungguhan,tidak ada diantara mereka yang cak cek Cok 2'nya sama-sama 1pemikiran dan seperti sekarang ini,mereka sedang keluar niatnya membeli bahan makanan.
"memang sayang beneran bisa masak " ucap ahid,sekali mendorong troli.
"tidak bisa sih,tapi apa salahnya kita coba haha " jawab zoya, memang benar dia tidak bisa masak selalu beli makanan diluar,dulu selama di Indonesia pun nenek Zoya yang selalu masakan untuk dia.
Ahid senyum mendengar jawaban zoya.
"iya apa salahnya kita coba " ucap ahid diikuti tawa keduanya.
sambil keliling-keliling memilih jenis makanan dari sayur,ikan,ayam,daging,buah dll dan tujuan terakhir tentunya pilih Snack.
"sayang memangnya boleh ya ambil sebanyak ini " ucap Zoya ke ahid sedikit tidak percaya tapi diapun suka.
"sayangpun nanti makan juga kan " jawab ahid,masih memilih jenis Snack yang dia mau.
"iya buat nonton dan lemburan haha " ucap Zoya membenarkan ucapan ahid.
Selesai ritual belanja-belanja kebutuhan dapur,dan mereka pun langsung balik ke apartemen Ahid tentunya.
......................
"sayang seperti ini ya " ucap Zoya ragu-ragu.
"aku pun tidak tahu sayang,mungkin iya " jawab ahid,yang sama-sama tidak bisa memasak.
" hahahaha " tawa mereka berdua kompak.
disibukan dengan pekerjaan mereka masing-masing balik hanya untuk tidur "makan" ahid pun sama' lebih suka makan diluar praktis tidak buang-buang waktu.
Dan sekarang mereka jadi merasakan seperti apa susahnya membuat 1 makanan.
" sayang coba lihat recepi video " ucap ahid mengusulkan.
" ah! oh oke " jawab zoya menurut, itu memang lebih baik kan.
30 menit kemudian.
" Already " ucap mereka kompak-dengan bangganya.
Mereka berpindah ke ruang makan dengan ahid yang membawa makanan dan Zoya dengan membawa 1set piring.
suapan pertama
" sayang ko rasanya seperti makan jamu ya " ucap ahid mencicipi 1 suapan ayam opor.
" hehe mungkin kebanyakan kasih kunyit " jawab zoya,dia pun sama'baru makan 1 suapan.
" tapi tidak terlalu buruk juga hahaha " ucap ahid sekali tertawa
dan tentunya Zoya pun ikut tertawa untuk pertama kali mereka terjun ke dapur dan rasanya pun tidak mengecewakan juga.
...----------------...
Di tempat lain.
Anita rencananya setelah balik dari boutique dia akan ke BAR terlalu banyak pekerjaan butuh have fun.
dia mengajak 2 teman dia Cintia dan Aurel.
" bener gw pun butuh hiburan hah... " ucap Aurel mengeluh.
3 diantara mereka memang kadang-kadang suka clubbing hanya untuk have fun tidak lebih.
" sedang berantem pasti " ucap cintia ke Aurel,karena kebiasaan Aurel kalau mengeluh butuh hiburan itu tandanya sedang tidak baik-baik saja dengan kekasih dia.
"yah kamu pun tahu,masih di tanya juga " jawab Anita ke Cintia.
Lalu mereka masuk ke BAR
langsung duduk didepan bartender dan memesan wine.
" jangan ada yang balik sebelum mabuk hahahaha " ucap Aurel.
cintia dan Anita hanya geleng-geleng kepala [belum apa-apa sudah dikasih peringatan].
" bener harus sampai mabuk disini " ucap Anita sedikit ragu.
" tidaklah, tunggu dia puas melampiaskan amarah dia dulu baru kita balik " jawab Cintia, dia pun takut kalau sampai mabuk di tempat ini matilah nanti.
DJ alunan musik memenuhi ruangan.
dan mereka ber-3 pun sedang menikmati alunan musik dance-dance tidak jauh dari tempat mereka dudukin tadi.
Tanpa mereka sadari ada sosok seseorang yang mengawasi mereka lebih tepatnya mengawasi sosok Anita !.