[Revisi.....]
Trauma masalalu membuatnya tidak lagi ingin mengenal kata 'cinta' kepribadiannya yang ramah juga hilang berubah menjadi kepribadian yang cuek dan tidak perduli dengan orang lain, dia bahkan membenci kaum pria, membenci yang namanya cinta! Cinta anak smp, cinta yang masih cinta monyet itu ia anggap serius dia yang masih labil dengan urusan cinta harus dipatahkan saat itu juga membuatnya tidak sanggup jika harus terluka kembali.
Benci dan cinta? beda tipis bukan, dia bahkan tidak percaya dengan itu, percayalah Tuhan maha membolak-balikkan hati manusia siapa yang kau benci bisa saja kau cintai, terbukti dengan kisah cinta mereka.
Andira dan Galen!
Perjuangan cintamu masih panjang jangan menyerah begitu saja, setelah melewati ujian karna ego masing-masing mereka harus kembali dipisahkan oleh alam, berharap jodoh jika tidak mereka bisa apa? Cinta mereka suci saling mencintai dengan tulus, namun perjuangannya tidak semulus jalan tol banyak kerikil kecil yang harus mereka lewati, IKUTI CERITANYA! Semoga dengan membacanya kalian bisa lebih bersabar dalam memperjuangkan cinta kalian! Jodoh memang urusan Tuhan tapi kalian juga harus berusaha untuk mendapat happy ending diakhir, semoga perjuangan Ira dan Galen bisa berakhir dengan happy ending.
Happy reading semoga suka😉
Follow Instagram aku nabilaputrii_36
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nabila putrii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
api unggun
malam hari pun tiba saat ini SMA ganesa akan melangsungkan kegiatan berikutnya yaitu api unggun mereka sebuah membentuk lingkaran setelah kayu bakar yang mereka cari tadi tertumpuk ditengah tengah bersiap untuk dibakar, untung saja kondisi ira sudah membaik sehingga dia bisa mengikuti api unggun acara yang paling dinanti nanti semuanya.saat api telah menyala mereka semua bernyanyi bersorak gembira guru pembina pun mengajak mereka semua untuk permainan atau game dan disinilah mereka semua berkumpul sesuai regu masing-masing bersiap untuk memulai game yang di juri'i oleh pak harry walas ira.
"mau main game apa pak?" tanya salah satu teman ira.
"ehm..enaknya game apa"
"game kekompakan gimana entar setiap regu harus bersaing dengan regu lainya dengan didampingi kakak pembina masing masing untuk adu kekompakan,gimana kalian setuju nggak?" tanya pak harry.
"setuju pak" jawab mereka serentak.
"kayaknya seru tuh,emang adu kekompakan apa pak?" noah ikut angkat bicara.
"kalau itu biar bapak diskusi dulu sam guru lainya kalian persiapan aja dulu cepat bergabung dengan regunya masing masing dan anak OSIS cepat ambil barisan sesuai regu yang kalian dampingi.
"siap pak" jawab mereka.
ira beserta regunya sudah posisi siap dengan didampingi kakak pembinanya yang tak lain dan tak bukan ialah gale dan noah.
Yah mereka lagi orang yang dibenci tapi malah selalu terikat dengannya.
"semua sudah siap?"tanya pak harry tegas penuh semangat.
"siap pak" jawab mereka tak kalah semangat.
"kita mulai*"
"kekompakan pertama setiap regu harus menunjuk 2 orang untuk tes kekompakan memperagakan kata yang bapak tunjukkan nanti,ini kekompakan yang pertama mangkanya bapak kasih mudah makin lama makin seru ya jangan bosen duluan,ayo tunjuk teman regu mu untuk mewakilinya"
semua sudah ricuh untuk siapa yang maju duluan tak terkecuali regu ira pun heboh.
"ira lho aja yang maju IQ lho kan bagus"
"gak ada hubungannya ******"
"Ya ada lah"
"nggak ada yang ditunjuk itu harusnya 2 orang yang biasanya kompak"
"Yaudah lho sama nara aja kan kalian berdua kompak" noah angkat bicara.
"kenapa gak lho sama atasan lho aja" jawab ira acuh.
"atasan? maksud lho galen" kata noah sambil tersenyum simpul.
"kenapa? apa gue salah bicara?" tanya ira karna noah yang membuatnya ambigu.
"nggak"
setelag perdebatan panjang itu akhirnya ira dan nara lha yang maju mewakili regu mereka.
"sialan bener tuh 2 keparat maksa maksa kita dia sendiri gak mau" gerutu ira.
"udahlah ir ronde kedua entar giliran mereka kan"
"lho percaya gitu?"
"percaya aja" jawab nara acuh.
"woy inget yang kompak" teriak galen.
"berisik lho"
sialan mereka.gerutu ira tak habis habisnya menggumpati dua sejoli itu.
"udahlah ir lagian sejak kapan sih lho jadi tukang gerutu gini?" tanya nara binggung karna sedari tadi ira terus menerus menggeretu tak ada habisnya.
"Ya gue kesel aja sama mereka"
"udah entar kan juga ada giliran mereka"
"Hmm"
sekarang giliran nara dan ira yang mulai memperagakan kata yang ada di kertas yang dibawa oleh pak harry.
kertas yang ditunjukkan pak harry bertuliskan kata "monyet"
sial kenapa harus kata itu sih.batin ira
Ya amsyong kenapa munyuk sih yang muncul.batin nara.
sedangkan noah dan galen menahan tawa yang siap meledak karna kata itu.
sukurin peragain tuh kata.runtuk galen
hahaha sial banget nasip kalian.batin noah
ira dan nara langsung memperagakannya dengan tangan membentuk huruf S satu diatas kepala memegang rambut dan satunya lagi dibelakang punggung seolah olah memegang ekor mereka kompak dengan gerakan ini.
galen dan noah yang sudah tidak tahan menahan tawa langsung meledak tawa mereka sampai semua menatap heran pada dua manusia kutub itu ternyata mereka bisa ketawa batin mereka semua.
tak lupa kejahilan noah langsung mengabadikan momen ini dia langsung mengambil hapenya di saku dan langsung memotret pemandangan langka didepan.
ira dan nara langsung menatap tajam pada mereka berdua dan seketika itu juga mereka berhenti
"ups sorry kelepasan" ucap noah
"ehem" galen menetralkan wajah datarnya lagi.
"Yaudah biasa aja kali lihatnya" ucapan galen langsung membuat semua yang tadinya menatap takjub langsung menundukkan kepala karna tatapan membunuh darinya*.
"baiklah baiklah setiap regu sudah tampil dan hanya satu regu yang gagal jadi dengan berat hati kalian tersingkirkan" kata pak harry.
ira dan nara sudah kembali ke barisan dengan wajah tertekuk tekuk marah kesal malu bercampur jadi satu.
"kenapa wajah kalian kayak surat kabar lama aja" ucap noah sambil tertawa cekikan.
"diem lho" ucap mereka berdua bersamaan.
"ohohoho ada yang marah nih kayaknya" noah masih tetap menggoda mereka berdua rasanya seperti candu baginya melihat kekesalan diwajah mereka.
galen yang sedari tadi diam juga ikut nimbrung dengan meledek mereka berdua.
"noah gimana tadi posenya?" tanya galen sambil memperagakan pose ira tadi sambil tertawa meledek.
"Hahaha lucu sekali" kata noah sambil tertawa terpingkal-pingkal sampai bahunya naik turun.
"puas kalian! hah udah kan ketawanya lihat aja gue bakal balas kalian!" ucap ira dengan tatapan tajam setajam belati.
"Tau awas aja kita bakal bales" kata nara tak kalah sengit sambil menatap membunuh pada mereka.
"nggak takut" jawab mereka berdua sambil tos dan tertawa mengejek.
"udahlah nar gak guna ngeladenin orang nggak ada otak kayak mereka" jawab ira datar.
"bener tuh mending kita dengerin game kedua yang bagian mereka.
"Hemm"
"oke semua sudah siap dengan kekompakan kedua" ucap pak harry dengan semangat 45
"siap pak" jawab mereka tak kalah semangat
"Baiklah kita mulai kekompakan kedua kali ini setiap anggota regu diwakili 5 anak karna kita akan mulai game kekompakan berjalan dengan menggunakan sandal kayu panjang jadi kalian harus kompak kalau nggak mau jatuh" terang pak harry.
"Yaelah nar ini butuh 5 anak"
"Yaudah lho atur sana siapa yang ikut"
"lho juga harus ikut, yang mewakili gue,lho,kak noah,kak galen,sama amel"
"kenapa harus kita lagi, kita kan udah" jawab ira santai.
"Yang diomongin nara tu bener lho harus ikut lagi"
"nggak ah males gue kaki gue masih sakit"
"halah alasan" cibir noah.lansung dapat hadiah tatapan tajam dari ira.
"apa lho mak rempong"
"hah! lho tadi bilang gue apa mak rempong?"
"Iya lho itu rempong kayak mak mak kalau belanja suka banget ngepoin hidup orang" jawab ira disuguhi tatapan sengit dari ira.
"Haaah" noah menghela nafas panjang.
"serah lho deh,daripada kita debat mending kita sekarang kesana daripada di dis".
"Yaudah kesana aja gue kan udah bilang gue gak mau"
galen yang sedari tadi diam langsung menarik paksa tangan ira.mau tidak mau dia ikut mengekori dibelakang galen. nara,noah dan amel pun mengikuti dari belakang.
"apaan sih lho tarik tarik tangan gue"
"nggak capek apa sedari tadi mulut lho nggak berhentinya, nyerocos Mulu kayak burung beo" cibir galen.
disinilah setelah perdebatan panjang mereka akhirnya mereka semua disini diarea perlombaan dengan kaki yang sudah menempel pada 5 sandal kayu yang jadi satu disini kekompakan dimulai kalau satu diantara mereka jatuh maka semua akan jatuh.
"inget kita harus kompak kalau nggak mau tersungkur ditanah gue bakal kode kiri kanan ke arah kalian".
Ya karna posisi galen yang paling depan disusul ira dibelakangnya nara amel dan terakhir noah dibelakang sendiri.
"Iya bawel" cibir ira dengan memutar bola mata jengah.
keajaiban dunia ke berapa hari ini sampai galen sehari penuh ini jadi kayak mak rempong,eh kenapa gue jadi niru kata kata ira yah.batin noah.
wah ajaib ira jadi burung beo hari ini syukur deh sedikit demi sedikit dia yang nyap-nyap kayak dulu udah kembali gue siap nunggu ira ceria kembali semoga saja.batin nara
klo iya
masa angga sm kakk galen
trus galen sm ira... gak bisa kan adik ipar nikah sm adik ipar
semangaaattttt
dijodohkan dengan mafia kejam
karya queen semesta