Freen yatim piatu, sangat cantik kehidupannya mengalami perubahan sejak pertemuannya dengan keluarga Cankimha.
sebagai rasa hormat dan berterimakasih kepada orang tua angkatnya, akhirnya freen bersedia di jodohkan dengan Becky amstrong, seorang terlahir special atau futa.
sementara Becky amstrong mau menerima perjodohan karena tidak ingin fasilitas yang di miliki di tarik oleh orang tuannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ImFireGo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB. 23. Rumah sakit jiwa
Becky menemui asistennya yang selalu setia mendampinginya, Saint yang sedang duduk segera berdiri saat melihat tuan muda yang berjalan menghampirinya.
"Saint...apakah kamu masih ingat alamat rumah sakit jiwa tempat dimana istriku dulu di kirim oleh Jennie". tanya tuan muda
"Saya mengingatnya guan muda, apakah ada hal yang harus saya urus disana tuan muda?". tanya saint
" Tidak ada...tolong bawa aku kesana sekarang". jawab tuan muda
Saint sebenarnya sedikit ragu, tetapi ia memilih menjalankan perintah tuan muda tanpa banyak bertanya.
hanya saja sebagai asisten pribadi tuan muda, saint merasa perlu bertanya pada tuan muda.
"Tuan muda...apakah ada hal yang harus periksa, bagaimana jika saya saja yang mengurus, anda cukup memerintahkan saya saja". ucap saint
" sebaiknya anda disini saja bersama nyonya muda".
"Bawa saya kesana sekarang dan ini adalah perintah saint!!! ". teriak tuan muda
"Baik tuan muda". saint segera membukakan pintu untuk tuan muda kemudian menutupnya dengan pelan, saint setengah berlari dan segera masuk lalu duduk di kursi kemudi
Saint memberikan privasi kepada tuan muda, bahkan saint dapat merasakan perubahan tuan muda.
terlebih setelah tuan muda mengetahui kebenaran bahwa selama ini istrinya tidak bersalah.
semua peristiwa yang terjadi adalah karangan dan tuduhan liar nona Jennie dengan tujuan menfitnah freen.
rasa bersalah dari tuan muda semakin dalam.
tuan muda menutup matanya seakan tubuhnya tidak memiliki tenaga lagi, terlebih ketika melihat freen yang masih enggan padanya.
berbeda dengan saint yang melantunkan doa di dalam hatinya agar semua permasalahan yang terjadi dalam rumah tangga tuan mudanya dapat segera menemukan jalan keluarnya.
Becky diam seribu bahasa, air matanya tidak berhenti mengalir, gambaran rekaman CCTV yang di berikan lisa terus membayanginya.
rasa bersalahnya terus menghantuinya, terlebih saat ini Becky merasa gagal dalam rumah tangganya.
Segudang kesalahan yang becky lakukan kepada istrinya memang tidak pantas dimaafkan, tuan muda juga memaklumi bila freen saat ini sulit untuk memaafkannya.
"Maafkan aku sayang...aku terlalu angkuh dan terlalu jahat untuk kamu yang sangat baik". ucap becky dalam hatinya
"Tanpa sadar semua yang aku lakukan merusak mentalmu dan melukai hati, jiwa dan ragamu begitu dalam". monolig becky
"Memang benar...aku tidak pantas mendapatkan maafmu". ucapan tuan muda semakin putus asa
Becky terus dalam pikirannya, tidak bisa di bayangkan istrinya selama ini hidup dengan banyaknya tekanan, fitnah, bahkan kejahatan yang di lakukan Jennie pada freen.
"Ya Tuhan sayang...kamu melalui semunya sendiri, dengan bodohnya aku tidak pernah mendengarkan semua alasanmu".
"Kamu kuat sekali freen, bahkan kamu tidak pernah menuntut atas perlakuan ku yang semena-mena padamu".
"Suami macam apa aku ini, kenapa aku sangat bodoh... Seorang yang mampu melakukan apa saja, tetapi tidak mampu mengetahui kejahatan yang menimpa istriku". tuan muda kembali menangis
Saint melajukan kendaraannya dengan kecepatan yang sedang, kurang lebih empat puluh lima menit lagi mereka akan sampai di rumah sakit jiwa tempat dulu freen di asingkan.
*****
Sementara di kediaman lisa manoban, setelah kepergian Becky mereka bertiga segera menghampiri freen.
Mereka semua takut terjadi sesuatu pada nyonya muda atau pada freen, karena saat tuan muda pergi meninggalkan kediaman manoban, freen sama sekali tidak keluar.
Lisa mengetuk pintu kamar yang saat ini ditempati freen, tetapi tidak ada sahutan dari dalam.
Lisa dan yang lainnya memutuskan untuk membuka pintu kamar freen, betapa terkejut mereka mendapati freen menangis dengan posisi duduk di lantai dan terlihat sangat kacau.
Nenek amstrong menghampiri freen dan memeluknya.
"Menangislah luapkan saja semua yang menjadi sesak dan sesalmu". ucap nenek penuh kasih sayang
"Percayalah...kedepannya nenek tidak akan mengijinkan siapapun menyakiti kamu". nenek mengelus dengan lembut punggung freen
"tuan muda sudah pergi freen, tenang saja aku akan memerintahkan penjaga rumah agar kedepannya, tuan muda di larang masuk di kediaman keluarga manoban". ucap Lisa
Freen seketika panik, ia mengangkat kepalanya dan ucapan suaminya sebelum pergi, becky sempat berkata-kata sebelum meninggalkannya.
"Lisa....tolong aku...jangan biarkan dia melakukannya". freen menangis menggenggam kedua tangan lisa
"Freen tenanglah...". nenek mencoba menenangkan cucu menantunya
Freen sama sekali tidak mendengar panggilannya mereka semua. Dia berlari ke halaman depan kediaman keluarga manoban.
"Jisoo tolong jaga dan temani nyonya besar...aku akan mengejarnya". perintah lisa pada sahabatnya Kim Jisoo
"Baiklah...hubungi aku jika kamu memerlukan bantuan lisa". jawab Kim Jisoo
"Sebenarnya apa yang terjadi". tanya nenek bingung
"Aku akan segera memberitahu anda nyonya besar". jawab lisa
Setelah itu lisa mengejar freen, nafasnya terengah-engah saat berhasil menyusul freen.
Freen yang menyadari kehadiran lisa segera meminta tolong agar mereka menyusul Becky.
"Lisa tolong bantu aku mengejar suamiku, aku tidak ingin sesuatu terjadi padanya". Ucap freen sambil menangis
"Tenanglah freen, ceritakan padaku sebenarnya apa yang terjadi pada kalian, apa kalian bertengkar? ". tanya lisa
"Kenapa kamu menangis dan kenapa juga kita harus mengejar Becky". lanjut lisa masih bingung
"Lisa ku mohon, kita harus segera menyusul Becky sebelum terlambat, aku harus mencegahnya". freen semakin panik
" tadi Becky berkata padaku jika ia ingin menghukum dirinya seperti saat dia menghukumku hikss hiks hiks". freen terus menangis
"Becky....lisaaaaa please hiks hiks hiks, dia....dia akan mengirim dirinya sendiri ke rumah sakit jiwa katanya".
"Itu sangat mengerikan lisa, aku tidak ingin Becky melakukan itu, cukup hiks hiks hiks cukup aku saja yang mengalaminya". ucap freen masih dengan air mata berderai
"Freen untuk apa kamu harus mengkhawatirkannya, bukan kah tuan muda pantas melakukannya? ". tanya lisa
"Lisa...aku tidak ingin anakku memiliki orang tua yang rekam jejaknya memiliki masalah mental". jawab freen
"Apa hanya itu alasannya?". tanya lisa
-_-
"Jawab pertanyaanku freen". lisa kembali bertanya
"Aku mohon lisa (sujud dihadapan lisa) aku mohon antar aku menyusulnya, aku tidak ingin dia melakukan hal bodoh itu". pinta freen
"Hal bodoh apa freen, apa yang terjadi sebenarnya?". bukan hanya lisa, atau Jisoo yang bingung saat ini, tetapi nenek Amstrong juga masih tidak mengerti dengan apa yang di maksud freen
"Nenek...tolong hubungi asisten saint, katakan padanya agar tidak menuruti keinginan Becky". freen kembali meminta tolong
melihat semuanya yang focus untuk menenangkan dirinya freen kemudian menggenggam tangan nenek Amstrong.
"Nenek kita harus cegah Becky yang ingin mengirim dirinya kerumah sakit jiwa tempat dimana dulu ia mengirim aku". ucap freen
" APAAA ". ketiganya terkejut dan secara singkron mengucapkannya
"Tolong nek...hentikan rencananya nek". Freen tidak berhenti menagis
Lisa mendapat anggukan dari nenek, segera membawa freen menyusul Becky.
Sepanjang perjalanan freen tidak berhenti menangis, ia terus menghubungi saint dan Becky.
" Ya Tuhan...kenapa mereka tidak ada yang mengangkat panggilanku". Tangisan freen semakin keras
tangannya terus mengulang panggilan tetapi keduanya tidak ada yang mengangkat panggilannya.
Lisa berusaha menenangkan freen tetapi tidak berhasil, Freen terus menangisi suaminya.
"Tenanglah freen, belum tentu Becky benar-benar melakukan hal konyol itu".ucap lisa bukan hanya menenangkan freen, tapi bagi lisa itu tidak mungkin dilakukan oleh tuan muda
"Lisa....aku sangat mengenalnya, becky tidak pernah main-main dengan ucapannya". jawab freen
"Kenapa aku merasa mobil ini berjalan sangat lambat lisa". protes freen dalam kegelisahannya
"Sabar....sepertinya kita kena arus macet freen, karena bertepatan dengan jam orang pulang kerja.
*****
Saint sudah mengurus administrasi dan saint meminta agar tuan muda di tempatkan dimana dulu istrinya di rantai dan di kurung.
"Tuan muda...apa anda yakin? sebenarnya pihak rumah sakit menolak tegas keinginan anda". ucap asisten saint
"Aku sangat yakin sekali, apapun akan aku lakukan demi menebus semua dosa-dosa dan kesalahanku pada istriku saint". jawab tuan muda
Dokter menghampiri mereka asisten saint dan tuan muda, kemudian dokter membawanya ke atas di salah satu ruangan.
tuan muda naik keatas tempat tidur dan dokter mulai merantai salah satu kaki tuan muda.
Dokter melaksanakan tentu saja dalam tekanan kekuasaan tuan muda.
"Serius? Apakah dulu istriku mengalami hal ini? Ah maksud aku apakah dulu istriku juga kalian rantai?". tanya tuan muda
"Bahkan beliau di rantai semuanya tuan muda, kedua tangan dan kedua kakinya". jawab dokter tersebut ragu-ragu
" saint...minta agar Jennie membusuk di penjara, segera urus dan tidak ada alasan". perintah tuan muda penuh dendam
"Kenapa kalian melakukannya". tanya tuan muda
"Kami hanya melakukan apa yang di perintahkan anda tuan muda". jawab petugaa
"Siapa yang memerintah kalian!!! ". tanya tuan muda
"Nona Jennie tuan muda...dia yang meminta dan bila perlu kami diminta untuk menyiksanya dan itu atas perintah anda". jawab petugas tersebut apa adanya
Becky mengepalkan tangannya dan ia berjanji akan membalas semua orang yang menyakiti istrinya.
_____________
*apakah freen datang tepat waktu?
...Happy reading all...
...ImFireGo...