Bercerita tentang seorang wanita bernama Citra Natalina, gadis super modern. Di Usia ke 25 tahun, dia masih belum menikah. Alasannya karena dia tripikal wanita yang pemilih dalam mencari pasangan. Dan tak di sangka ibunya menjodohkannya dengan putra dari sahabat masa kecilnya yang bernama Rizki Putra Pratama. Karena menurut ibunya anak dari temannya itu termasuk kriteria citra, pria mapan, kaya, dan tampan.
Mendengar hal itu Citra langsung setuju untuk menikah dengan pria pilihan ibunya itu, sampai di hari pernikahan Citra di kagetkan dengan kenyataan tentang suaminya.
Akankah Citra Natalia dan Rizki Putra Pratama menjalankan pernikahan layaknya suami istri atau malah sebaliknya. Dan akankah tumbuh perasaan Cinta antara keduannya atau malah sebaliknya.
☆Langsung di baca aja...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 22
Kini Rizki dan Citra sedang berada di dalam mobil, hari ini Rizki akan mengantar Citra untuk berangkat bekerja. Di sepanjang jalan tak ada obrolan antara Citra mau pun Rizki mereka lebih memilih diam satu sama lain.
Dan tak beberapa lama, mobil Rizki sudah berhenti di depan kantor tempat Citra bekerja.
"Kau pulang jam berapa sekarang?" Tanya Rizki.
"Hem, entahlah. Memangnya kenapa?" Tanya Citra.
"Aku ingin mengajakmu belanja." Ucap Rizki.
"Memangnya kau punya uang, karena kalau aku belanja barang-barangnya bukan barang murah." Ucap Citra sambil tersenyum meremehkan.
"Kau jangan pikirkan soal itu, nanti jika pulang. Telpon aku, aku akan menjemputmu." Ucap Rizki.
"Baiklah, jika kau memaksa." Ucap Citra. Lalu Citra langsung keluar dari dalam mobil Rizki, setelah Citra keluar dari dalam mobil. Rizki langsung melajukan mobilnya meninggalkan kantor tempat kerja Citra.
Di sepanjang jalan nampak Rizki terus tersenyum, dia masih ingat dengan ucapan Citra yang sangat meremehkan dirinya. Wajar saja jika Citra meremehkannya karena Citra tak tahu pekerjaan Rizki yang sebenernya.
Jika ingin Rizki bisa saja membeli rumah mewah dan mobil mewah tapi dia lebih menyukai hidupnya yang sederhana. Meski tak memakai barang-barang mewah, tapi Rizki Sudah sangat bahagia baginya yang penting kebutuhannya tercukupi.
Tak beberapa lama Rizki sudah sampai di perusahannya, nampak banyak karyawan menunduk hormat pada Rizki dan Rizki tersenyum ramah pada mereka semua.
Semua karyawan tahu jika Rizki pemilik perusahaan ini, tapi mereka harus bungkam dan tutup mulut. Karena dalam kontrak kerja mereka ada aturan jika mereka tak boleh membocorkan siapa pemilik perusahaan Adijaya Entertainment.
Lalu Rizki langsung berjalan menuju ruangan kerjanya yang berada di lantai 10, dan kini Rizki langsung menaikinya lift yang khusu untuknya.
Kini Rizki sudah berada di ruangannya, nampak ruangan tertata sangat rapih dan di meja kerjanya ada foto pernikahanya dengan Citra. Dan ada juga foto Citra yang Rizki curi dari akun media sosial Citra.
Tok, tok, tok...
Suara ketukan di pintu ruangan membuat pandangan Rizki langsung beralih ke pintu.
"Masuk." Ucap Rizki.
Lalu masuk seorang wanita yang cantik, dengan kulit putih, hidung mancung, tinggi 160 dan memiliki body goals.
"Selamat pagi pak Rizki." Sapa wanita itu.
"Pagi juga Tania, ada apa?" Tanya Rizki.
"Ini pak saya, ingin memberitahukan jadwal meeting anda. Dan jam 10 pagi anda ada meeting dengan klien dari perusahaan Wiranto Group." Jelas Tania yang merupakan sekertarisnya
Nampak Rizki terdiam saat mendengar nama perusahaan itu, lalu Rizki menganggukkan kepalanya sebagai tanda jawaban. Kemudian Tania langsung pergi meninggalkan ruangan Rizki, nampak sebelum Tania pergi dia beberapa kali berusaha menggoda Rizki dengan tubuhnya tapi godaan itu tak pernah mempan untuk Rizki.
Sementara itu di tempat lain...
Nampak Citra tengah menggambar karakter komik dengan serius, dan adegan yang tengah dia gambar adalah sebuah adegan bercinta.
Lalu setelah gambar itu selesai, nampak Citra melihat hasil karyanya. Dan pikirannya langsung melayang pada tubuh atletis milik Rizki yang sangat menggoda.
"Uhh.. Apa yang kau pikirkan Citra. Hapus pikiran kotor mu itu." Oceh Citra pada dirinya sendiri.
"Kamu kenapa sih." Tanya Nisa yang tiba-tiba datang ke meja kerja Citra.
"Gak papah kok." Jawab Citra.
"Hem, nanti pulang kerja kita makan yu." Ajak Nisa.
"Hem.. Gimana yah, aku udah ada janji soalnya." Ucap Citra.
"Sama suamimu?" Tanya Nisa.
"Bisa di bilang begitu." Jawab Citra.
"Cie, yang sekarang udah ada rasa yang tak biasa." Ucap Nisa.
"Apaan sih Nis." Ucap Citra. Nampak Bisa hanya bisa tertawa melihat wajah sahabatnya yang tengah memerah.
but jujurly cerita nya bagus dan ga ngebosenin
Suami absurd
Suami rupa madu mulut racun
Perjodohan Arini