NovelToon NovelToon
Derita Ayu Ratapan Anak Tiri

Derita Ayu Ratapan Anak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Keluarga
Popularitas:78k
Nilai: 5
Nama Author: RN

Kebahagiaan Ayu dan Queen terenggut saat nyawa sang mama meregang nyawa di meja operasi karena melahirkan adik mereka.

Derita Ayu dan Queen di mulai saat ayah mereka Aditya menikah dengan Lisa dan tak lama dijebloskan ke penjara karena fitnah yang dilakukan oleh Rudi mantan pacar Lisa Ibu sambung mereka.

Sikap Lisa yang manis sebagai ibu sambung berubah menjadi iblis yang menakutkan buat Ayu dan Queen karena hasutan Rudi hingga membuat nyawa Queen melayang karena kekejamannya.

Kematian Queen dan siksaan yang dilakukan Lisa dan Rudi merubah sifat Ayu 180 derajat menjadi seorang pendendam, dan introver kepercayaannya terhadap orang lain luntur. Tidak ada lagi kasih sayang dalam kamus Ayu. Puncak dari semua ke kebiadaban Lisa dan Rudi adalah saat Ayu hampir di perkosa Rudi dan kepergok Lisa.

Rudi berdalih dia rayu oleh Ayu, seketika hal ini membuat Lisa kalap dan hampir membunuh Ayu.

Ayu berusaha kabur dan bertemu seseorang yang akan merubahnya untuk balas dendam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pilihan Yang Sulit

Disadari atau tidak beberapa hari belakangan ini kondisi cuaca di Indonesia sedang panas-panasnya. Terik matahari terasa sangat menyengat yang membuat orang cenderung malas beraktivitas di luar ruangan.

Tapi hal ini tidak berlaku untuk Ayu, di bawah Tribun sinar matahari siang ini Ayu berjalan menyusuri area pemakaman di mana Queen dan Nirmala di kebumikan. Hampir setiap hari baik cuaca panas ataupun hujan Ayu selalu menyempatkan diri untuk mampir di makam keduanya saat perjalanan pulang dari sekolah.

"Assalamualaikum Bunda, Dek Queen." sapa Ayu seperti biasa saat kakinya sampai dimakan kedua orang yang sangat dicintainya.

Ayu duduk dengan santai di atas hamparan rumput jepang di tengah kedua batu nisan makam tersebut. Sejenak dia mengusap batu nisan makam Nirmala.

"Bunda, maaf ya minggu kemarin aku tidak jenguk bunda sama Dede. Bunda tahu lah kenapa Ayu nggak ke sini selama seminggu?" tanya Ayu pada batu nisan itu sambil mengusapnya.

"Takutnya nanti dedek dengar Ayu malu," ucap Ayu setengah berbisik pada batu nisan itu.

Ayu melirik kearah batu nisan Queen sambil mengulum senyum. Seulas senyum di wajah itu tampak menawan menambah kecantikan si pemilik wajah belia itu, Ayu boleh dibilang hampir tidak pernah tersenyum saat berada di rumah, sekolah ataupun di mana saja.

Tapi saat dia berada di makam Queen dan Nirmala seperti memiliki dunia baru di mana dia bebas berekspresi mengeluarkan seluruh keluh kesahany dan juga cerita-cerita kejadian lucu yang dialaminya, seperti halnya apa yang terjadi minggu ini.

"Bunda Ayu sekarang sudah dewasa karena Ayu sudah mendapat mens xixixi." bisik Ayu tepat di pucuk batu nisan Nirmala sambil cekikikan.

"Dede tutup telinga ya, gak boleh kepo hehehe."

"Kaka janji nanti kalau Dede sudah segede Kaka, bakal Kaka kasih tau." ucap Ayu sambil mengusap lembut pucuk batu nisan Queen.

"Bunda, Dede, Kaka pamit ya. Tar kalau Kaka pulang telat pasti punggung Kaka luka lagi," pamit Ayu sambil mencium pucuk batu nisan Queen dan Nirmala bergantian.

Hampir setengah jam Ayu menghabiskan waktu di makam Queen dan Nirmala, langkah kakinya begitu ringan saat keluar dari pintu masuk makam. Ayu sempat menoleh ke belakang menatap kedua kuburan itu dengan senyum di bibirnya.

Sementara itu Lisa sedang berbincang dengan Rudi membahas rencana mereka untuk membawa Ayu ke apartemen hari ini.

"Mbak Salma nanti malam mau nginep di sini, jadi mau nggak mau hari ini juga Ayu harus keluar dari rumah," kata Lisa memberitahu Rudi.

Mendengar hal itu membuat hati Rudi bersorak tapi dia berusaha untuk menyembunyikan rasa senangnya atas berita yang disampaikan Lisa.

"Oh," ucap Rudi pura-pura acuh.

"Cuma oh," cetus Lisa wajahnya berubah cemberut merasa tidak senang dengan reaksi Rudi.

"Jangan ngambek sayang, kalau memang seperti itu aku akan bawa hari ini juga ayo apartemen," rayu Rudi tiba-tiba berubah manis.

"Awas ya jangan sampai kamu apa-apain dia!" ancam Lisa mendelik ke arah Rudi.

"Yaelah Sayang, apa selama ini aku pernah jadi cowok yang mata keranjang? Apa selama ini aku mudah tergoda oleh rayuan perempuan?" Kata Rudi balik bertanya sambil memajukan wajahnya tepat di depan Lisa.

Lisa mengusap lembut pipi Rudi dengan rahang kekarnya.

"Iya, kamu cowok paling setia." puji Lisa.

Tok tok tok

Bunyi ketukan pintu ayo membuyarkan hasrat Rudi untuk mencium Nisa dan hal ini membuat Lisa merasa jengkel.

"Sialan! Anak itu mengganggu saja kesenangan kita." celetuk Lisa terdengar marah.

"Maaf Tante, Ayu terlambat," ucap Ayu langsung meminta maaf sambil menundukkan kepala.

"Sini kamu!" bentak Lisa kesal.

Ayu perlahan berjalan mendekati Lisa, saat Ayu tepat berdiri di depan Lisa,

PLAK PLAK

Dua tamparan sangat keras di pipi kanan kiri Ayu hingga mengalirkan darah segar di sudut kanan bibirnya.

"Anak sial! Pantas saja ibu dan adikmu mati gara-gara kamu pembawa sial!" maki Lisa mengolok Ayu.

Ayu menghafalkan kedua telapak tangan nya mendengar perkataan Lisa yang mengejeknya dengan kata anak sial. Rudi yang melihat gerakan amarah Ayu yang berusaha ditahan mulai mengambil tindakan.

"Sayang, sudahlah. Jangan sampai darahmu Nanti ikut naik gara-gara sarapan yang tepat karena emosi." ucap dimenangkan Lisa sambil mengusap pundaknya.

Lisa menarik nafas panjang dengan kasar selalu menghembuskan nya.

"Sekarang kamu pergi ke kamarmu dan bawa beberapa stel baju lalu balik lagi kesini. Cepat!" bentak Lisa membuka Ayu berjalan menuju kamar dengan wajah bingung.

"Sayang, aku benci banget dengan anak itu. Ingin rasanya aku membunuh dia sekarang!" keluh Lisa geram hingga giginya gemeretak.

"Sudahlah, tahan emosi mu sayang, membunuh dia hanya memuaskanmu sesaat tapi akan menimbulkan masalah untuk cepat waktu yang cukup lama. Kamu mau di penjara seperti ayahnya?" Kalimat pertanyaan Rudi terakhir langsung menurunkan emosi Lisa.

"Kita masih memiliki waktu yang banyak untuk bersenang-senang oke." ucapan Rudi membuat Lisa menyungging senyum manja padanya.

Ayu keluar dengan tas ransel sekolahnya masih mengenakan seragam putih birunya.

"Sekarang kamu ikut sama Om Rudi." Perintah lisan pada dengan isyarat matanya.

"Kemana tante?" tanya Ayu penasaran.

"Jangan banyak tanya ikuti saja apa yang tante perintahkan sama kamu!" hardik Lisa dengan mata melotot ke arah Ayu.

Ayu hanya bisa tertunduk.

"Ayo Yu, kita berangkat sekarang," ajak Rudi sambil berjalan mendahului Ayu.

Ayu hanya bisa pasrah tanpa berani menolak ataupun bertanya apa tujuannya dia harus mengikuti Rudi. Sambil mengekor berjalan di belakang Rudi, Ayu berharap tidak terjadi hal yang lebih buruk dari yang dia alami di rumah Lisa.

Selama dalam perjalanan Ayu yang duduk di samping Rudi hanya diam seribu basa dengan wajah menunduk atas sesekali dia melemparkan pandangannya keluar jendela. Tidak sekali dua kali Rudi melihat saya lewat kaca spion.

"Nirmala, dia benar-benar cantik mirip denganmu seperti pinang di belah dua," batin Rudi memuji kecantikan Ayu.

Kurang dari 1 jam mobil yang dikendarai Rudi sampai di apartemennya, sebuah apartemen yang cukup elit di kawasan pusat kota.

"Ayo turun Yu," ajak Rudi sambil membukakan pintu mobil untuk Ayu.

Dengan perasaan ragu dan takut ayo terpaksa mengikuti perintah Rudi turun dari mobil. mereka berdua berjalan memasuki apartemen. Ayu selalu berjalan mengekor di belakang Rudi, sesekali Rudi menengok ke belakang memastikan Ayu mengikutinya.

Begitu memasuki lift Rudi menekan tombol nomor 7 lantai di mana apartemennya berada.

Tingg

Pintu terbuka di lantai 7 perasaan Ayu mulai tidak tenang, tapi dia tidak punya keberanian untuk menolak keinginan Rudi saat ini. Begitu tiba di pintu apartemen nomor 703 Andi menang kamu kode nomor pintu apartemennya.

Ceklek

"Ayo masuk." ajak Rudi.

Ayu berdiri mematung di depan pintu kamar apartemen Rudi, saat ini dia benar-benar bingung apakah dia lebih baik masuk ke apartemen Rudi atau melarikan diri.

1
Umroh Tuljanah
lanjut donkk
kumbang jantan
kira-kira apa yang akan dilakukan oleh ayu??
☬ 𝐙𝐈𝐄 ☬: apa hayooooh 🤪
total 1 replies
Wiwit
malah sibuk balas dendam bukannya cari ayahnya
kumbang jantan
semoga yang pergi tenang dialam sana dan kita yang ditinggalkan di bumi bisa bertahan
kumbang jantan
penari Pendet?
Marswita Yelti Syahnur
Jd kapan kelanjutannya bs dibaca, sdg serunya cerita 🙏🙏
RN: udah mulai up kaka semoga sampai tamat
total 2 replies
Mυɳҽҽყ
mudah mudahan Ayu cuma pingsan biasanya
duh ngeriiiii, pembully an, kekerasan, obrolan serampangan
Mυɳҽҽყ
siapa black rose..
masih ada typo
Mυɳҽҽყ
gadis cupu itu ayu kah??
duhh anak sekarang ngerii pintar tapi gak ada norma dan atittude jadi nya gitu bisanya mbully omongan nya ngabsen Kebon binatang
Mυɳҽҽყ
semoga Adit segera bertemu Ayu
dan Lisa... tunggu karmanya
kumbang jantan
semoga ayu baik baik saja
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
harusnya diselidiki dulu
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
semoga baik terus kedepannya gak cuma diawal aja
RN: hooh ka
total 1 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐𝖆𝖓𝖎𝖊ՇɧeeՐՏ🍻
nikah janda duda ya ceritanya
🏡s⃝ᴿ 🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
paling takut novel seperti ini🙄, gak enak jadi anak tiri, tersisihkan
༄༅⃟𝐐Nadhifa 💕👋🔰π¹¹™❣️
masih abu abu thor siapa mereka berdua kalo dr andra bukan nya dr yg rawat ayu ya
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 𝕸𝖔𝖒𝖘Ꭿ⒋ⷨ͢⚤
semangat UP nya bungsu sayang,,, sukses dan jangan lupa jaga kesehatan sayang..
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 𝕸𝖔𝖒𝖘Ꭿ⒋ⷨ͢⚤
aku penasaran dgn sosok black rose dan Raini siapa mereka???apakah black rose adalah sosok ayu🤔
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦 𝕸𝖔𝖒𝖘Ꭿ⒋ⷨ͢⚤
betul banget... orang berduit bisa membeli hukum,, yang benar jadi salah dan yang salah jadi benar.
kumbang jantan
"uang bisa membeli segalanya"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!