NovelToon NovelToon
My Berondong Husband

My Berondong Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Simiftahul Jannah

Nada Aruna Lya seorang perempuan dewasa terpaksa menikah dengan Fardanu Satya Aji seorang bocah SMA hanya karena kesalahan satu malam yang tak sengaja mereka perbuat, mereka terpaksa terjebak dalam suatu hubungan pernikahan yang menurut Nada sangatlah absurd karena dalam kamusnya tak ada pernikahan dengan seorang laki-laki yang umurnya berada dibawahnya.

Akankah pernikahan mereka akan terjalin selamanya? Ataukah hanya sementara waktu?

"Gue enggak nyangka gue bisa nikahin bocah ingusan kayak lo!!" sentak Nada kesal, namun Danu hanya menatap Nada tenang seakan tak terpengaruh akan perkataan Nada yang mengejeknya.

"Bocah ingusan yang kamu bilang ini bisa memberikanmu kepuasan loh, apa kamu lupa?" Danu tersenyum menatap Nada yang kini melotot.

Penasaran dengan kisah mereka? Ayo dibaca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Simiftahul Jannah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Gentlechild

Hari ini Nada harus lembur karena pekerjaan kantor sedang banyak-banyaknya, bahkan ketiga temannya yang biasanya tidak lembur hari ini ikut lembur. Ini semua karena proyek baru yang akan dibangun di Lampung sehingga mereka harus bekerja keras menyelesaikan semua laporan yang seharusnya bisa dikerjakan dengan santai, apalah daya mereka yang hanya kacung. Bisanya hanya menuruti perintah atasan saja, tidak bisa menolak atau bahkan angkat suara.

Waktu telah menunjukkan pukul 8 malam, sedari tadi ponsel Nada berdering namun selalu wanita itu abaikan karena ia tau siapa yang menghubunginya. Nada tidak punya banyak waktu untuk meladeni Danu yang pasti akan bertanya aneh-aneh disaat pekerjaannya yang hampir saja selesai, jadi wanita itu lebih baik membiarkannya saja sampai ponselnya mati dengan sendirinya.

"Eh Nad, ponsel lo bunyi tuh." Ucap Andini yang ada disebelah Nada.

"Gue tau." Nada meraih ponselnya dan menggantinya dengan mode senyap.

"Loh kok gak diangkat Nad?" Tanya Andini heran.

"Gak penting." Singkat Nada.

"Tapi tadi tulisannya itu suami bocah loh Nad, masa gak penting sih? Dia khawatir tuh lo gak pulang-pulang. Pasti dia lagi nangis kejer nyangkanya lo kenapa-napa." Nada kesal mendengar nada ejekan dari Andini, ini semua karena mereka pada mengetahui kalau perubahan Danu tempo lalu adalah bulshit. Jadilah sekarang kini Nada menjadi bahan olok-olokan ketiga orang itu.

"Lo bisa diem gak? Gue lagi sibuk nih." Ketus Nada dengan mata yang masih terfokus pada layar laptopnya.

"Yaelah Nad, gue peduli ini sama lo dan suami bocah lo." Nada tidak menanggapi, ia harus menyelesaikan laporan ini agar bisa pulang dan beristirahat.

Pekerjaan mereka telah selesai, kini Nada, Andini, Erik serta Fani tengah berjalan bersama menuju area parkir kendaraan. Fani dijemput oleh suaminya sedangkan Erik dan Andini pulang bersama naik motor pria itu karena rumah mereka yang searah, Nada sih tidak merasa takut sama sekali jika ia pulang sendirian karena ini sudah biasa bagi dirinya.

"Lo yakin Nad pulang sendiri?" Tanya Fani yang akan memasuki mobil milik suaminya sedangkan Andini dan Erik tadi sudah pulang terlebih dahulu.

"Yakin, lo berlebihan banget sih Fan? Gue udah biasa kali pulang jam segini." Ucap Nada terlihat santai karena memang benar selama ia pulang dalam keadaan malam hari, semuanya baik-baik saja. Ia pulang dengan tubuh utuh dan selamat.

"Tapi tetap aja, inikan udah malam. Lo kan cewek Nad, apa gak lo telfon Danu aja supaya dia bisa kesini ngejaga lo?" Menelfon Danu dan menyuruh pria itu menjemputnya? Yang benar saja!! Nanti bukannya dia dilindungi malah dia yang melindungi.

"Gue benar gak apa-apa Fan, lo masuk gih. Kasihan anak lo nunggu di rumah." Akhirnya Fani memasuki mobil karena dorongan dari Nada.

"Lo pulangnya hati-hati ya Nad, gue pulang duluan." Nada mengangguk sambil melambaikan tangannya.

Belum sempat Nada memasuki mobilnya, ponselnya bergetar pertanda bahwa ada panggilan masuk. Nada berdecak ketika melihat siapa nama penelfonnya, lagi-lagi suami bocahnya.

"Ada apa sih lo Dan telfon-telfon gue terus!!?" Nada langsung menyentak Danu.

"Kamu dimana sekarang?" Tanya Danu dengan khawatir.

"Gue masih di kantor, kan gue udah bilang ke lo kalau hari ini gue lembur. Udah ya? Gue tutup telfonnya, gue harus balik nih." Tuut, tanpa menunggu jawaban Nada langsung menutup telfonnya.

"Kesal banget sama tuh bocah, gak bisa apa gak ganggu gue kalau gue gak lagi dirumah?" Gerutu Nada yang kini mulai menjalankan mobilnya.

Bertepatan dijalanan yang begitu sepi, Nada melihat ada seorang pria yang tergeletak dijalanan. Sontak Nada menghentikan mobilnya, tanpa berpikir panjang wanita itu keluar dari mobil untuk memeriksa orang itu. Namun sebelum Nada dapat melihatnya, tiba-tiba orang itu bangun dan langsung menodongkan pisau tajam kearah Nada. Nada begitu ketakutan dan kebingungan ketika melihat dua orang pria ikut datang kearahnya dengan wajah sangar mereka.

"A-ada apa ini?" Tanya Nada takut karena menyadari bahwa ini adalah tipuan seorang perampok.

"Serahkan barang berharga yang kamu bawa atau kami akan melukaimu dengan ini." Nada yang merasa ketakutan pun langsung menyerahkan tasnya, daripada nyawanya yang menjadi taruhannya.

"I-ini, sekarang pergilah." Nada semakin ketakutan ketika melihat ketiga pria berwajah menyeramkan dihadapannya malah tersenyum menyeringai, Nada merasakan ada hal buruk yang sebentar lagi akan menimpanya.

"Sepertinya tidak apa-apa jika kami bermain sebentar bersamamu, wajahmu cantik juga." Dengan lancang salah seorang pria berkalung besi itu mencolek dagu Nada membuat wanita itu merasa jijik.

"Saya sudah menyerahkan harta saya, silahkan kalian pergi!!"

"Waah ternyata galak juga ya? Terlihat sangat menarik sekali." Nada merasa sangat ketakutan ketika ketiga pria itu perlahan mendekatinya, siapapun tolong selamatkan Nada dari ketiga pria yang akan memperkosanya ini!!

BUKKK

Nada membuka kedua matanya ketika mendengar suara pukulan, terlihat seorang pria berhelm tengah menyerang ketiga preman tadi hingga babak belur. Mereka berkelahi dengan hebat, Nada meringis ketika melihat salah seorang preman menodongkan benda tajam pada pria berhelm itu.

Sreett

Nada menutup mulutnya ketika lengan pria berhelm itu dilukai oleh preman bersenjata itu, Nada harap-harap takut. Namun pria berhelm itu tak menyerah, ia menyerang tiga preman itu dengan buas. Nada tidak dapat membiarkan tiga preman itu menghabisi pria penolongnya, dia harus melakukan sesuatu untuk menyelamatkan dirinya dan pria itu.

"POLISI!!! POLISI!!!" Teriak Nada sambil menekan sirene suara mobil polisi yang ia setel melalui ponselnya, terlihat tiga preman itu langsung berlari tak tentu arah.

Nada menghampiri pria yang tengah terkapar diaspal sambil memegangi lengannya yang mulai mengeluarkan banyak darah, Nada membuka helm yang menutupi wajah pria itu. Wanita itu terkejut ketika melihat wajah pria penolongnya itu.

"Danu!??" Pekik Nada histeris.

"H-hai sayang." Danu berusaha tersenyum disela rasa sakit yang ia rasa.

"Tangan lo berdarah Danu, kita harus ke rumah sakit sekarang." Nada memapah Danu menuju mobilnya.

Nada langsung menghubungi Erik agar pria itu bisa mengambil motor Danu yang berada dipinggir jalan, wanita itu masih sedikit tak percaya dengan apa yang dilakukan Danu tadi. Suami berondongnya tadi berusaha melindunginya dari para preman yang akan memperkosanya, pria yang selama ini ia sangka kekanakan bisa melindunginya hingga terluka seperti ini.

"Pakai ini, tekan luka lo supaya darahnya gak merembes banyak." Nada menyerahkan sapu tangan miliknya.

"Motor lo biar nanti diambil Erik, lo gak perlu khawatir." Nada ikut meringis melihat luka Danu yang tercetak bekas sayatannya dibalik jaket kulit berwarna hitam yang tengah pria itu pakai, wanita itu menjalankan mobilnya dengan kecepatan penuh menuju rumah sakit terdekat. Danu harus diberikan perawatan secepat mungkin, lukanya semakin besar dan darahnya banyak merembes padahal pria itu sudah menekannya menggunakan sapu tangan milik Nada yang kini tercetak noda darah.

1
kalea rizuky
nada ne istri rasa. pelacur kayaknya pakaiannya gk pernah sopan pdhl uda nikah
Evi
😅😅😅😅😅😅
Pa Muhsid
katanya orang berpendidikan walaupun suami mu masih bocah tetap dia imam kamu disemua agama juga gitu kalo gak salah,,, lah ini ko ga ada harga nya sama suami istri macam apa kau
Nur Aliah
ko di skib adengannya
Zakaria
kerasa kayak sinetron indosiar tapi versi cetak, bisa dengerin dan baca Omelan dalam hati 🤣
Esih Mulyasih
menguras kesabaran tapi happy ending sich...👍🏼👍🏼👍🏼😉💪😁
Esih Mulyasih
semangat Danu..💪😁
💞N⃟ʲᵃᵃ࿐yENni💖
ternyata umur memang tak menjamin kedewasaan dan pemikiran yg matang, seperti Dara walaupun dia merasa lebih tua umurnya daripd Danu tapi sikapnya dan kata2 nya lebih parah dripd Danu yg notabene nya lebih muda dri Dara... 🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
💞N⃟ʲᵃᵃ࿐yENni💖
biasanya yg mnt pertanggung jawaban itu yg cwek ini kenapa yg ngotot mau bertanggung jawab malah yg cwoknya ya😄😄😄😄😄
Dewi Tarra
nada nadaa ....bukanya bagus yahh si danu mau tanggung jawab,,blom tentu laki" lain bisa nerima keadaan kamu nada
Alfatia Desi
Danu tuh laki laki yg gak punya harga diri harusnya walau ia jauh umurnya lebih muda dengan c nada tetep lakimah harus punya harga diri sbagai suami ..Coba tinggali c nada dulu biar dia ngerasa kehilangan
Ayu Nuraini
bucin abis Danu🤪🤪
Sulaiman Efendy
SUKA , MSKI BIKIN EMOSI JUGA CERITANYA..
Sulaiman Efendy
SAYANGNYA TU DANU GK HAJAR DLU TU SI ALDO,,, HARGA DIRI SBAGAI SUAMI DIMANA, DAYYUTS SUAMI YG GK CEMBURU, KLO GK DIHAJAR, GK KAPOK TU SI ALDO GANGGU2, RMH TANGGA LLO
Sulaiman Efendy
JGN DIKASI ALAMAT BARU LO, GK WAJIB...
Sulaiman Efendy
DIHAPUS DN BLOKIR SAJA NO ALDO, GK PANTAS WANITA YG UDH BRSUAMI MSH SIMPAN NO MANTAN, SALAH SATU SILATURAHMI YG TDK WAJIB UNTUK DIJALIN ADALH TTP JALIN SILATURAHMI KPD MNTAN
Sulaiman Efendy
YG HERAN2, TEMAN2 NADA TEMASUK FANI SEPUPUNYA GK TAU KLO NADA MAU DIKERJAIN ORG....
Sulaiman Efendy
PESTA PERNIKAHAN KOQ ADA ACARA2 DJ GITU, DN ADA MINUMAN ALKOHOL, YG NIKAH PSTI KAFIR TUU
Sulaiman Efendy
KASIAN SI DANU, HRSNYA NADA NGOMONG, TRMASUK DANU JUGA HRS NGOMONG TU SAMA IBUNYA ALDO
Sulaiman Efendy
BIKIN EMOSI LO THOE
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!