mengisahkan tentang seorang pemuda bernama muhammad syarief amirullah.dia di jodohkan dengan putri rekan bisnis ayahnya,tapi syarif menolak,dia mencintai gadis berhijab bernama zahra,syarief di beri pilihan,menikah Dengan pilihan keluarga atau melepas semuanya.
syarif memilih melepas semuanya zahra,tapi malah zahra memutuskannya karena sarief miskin.bahkan dia di black dari perusahaan manapun.pertemuan tak terduga dengan cahaya,membuat mereka menikah karena jebakan seseorang.
Cahaya gadis yatim piatu,sederhana dan sholehah,menemani perjalanan hidup syarief yang serba kekurangan,akankah mereka kuat dan bahagia hidup sederhana dan jauh dari kata cukup. ditengah kejamnya hidup di kita metropolitan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ilham Dzaki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 22
Kami tidak level ya belanja di tempat kotor begini,kami belanjanya di mall,supermarket"ketus Zahra.
Mereka berlalu,pemilik warung itupun marah di bilang tempatnya kotor,dia sudah menyapunya beberapa kali dan mengelap buah buahnya dengan kinclong dibilang kotor.
"Enak saja kios gue di bilang kotor,dasar sombong,lihat saja pembalasan gue"kata pemilik toko itu dengan geram,dia kemudian melempar sapunya ke arah atas ke sebuah atap dari terpal,yang terdapat genangan air hujan bekas semalam.
Sapu itu melayang ke udara tepat membentur atap tersebut,karena suatu hantaman atap tersebut jebol atau bolong,sehingga air yang menggenang diatasnya jatuh ke bawah tepat diatas kepala Zahra,sementara sapunya mengenai kepala tomi.
Tubuh zahra basah kuyup dan berbau tak sedap,maklum airnya sudah semalaman tergenang disana.Pemilik toko buah itu seketika tertawa terbahak bahak melihat adegan itu.
"Hahahaha,sukurin,sekarang lihat siapa yang kotor,mulut dan tubuh lo yang kotor dasar orang sombong"ejek pemilik toko.
"Apa lo bilang,eh gendut sialan lo,tubuh gue bau nih,mana baju gue mahal,lo harus tanggung jawab,ganti baju gue"ucap zahra tidak terima.
Syarif dan cahaya menahan tawa mereka.melihat aksi pemilik toko buah itu.dan menyaksikan pertunjukan berikutnya.
"Apa lo bilang,gendut,seksi begini lo bilang gendut, buta lo ya,apa rabun"Pemilik toko me dekati zahra,dia memiting tubuh zahra di ketiak besarnya itu.
"Huek huek",zahra tidak bisa bernafas dan bergerak.
"Lo bilang apa tadi gue gendut,ini namanya seger bukan gendut,punya mulut di jaga,jangan asal ngomong,lo tadi menghina mereka juga kan,asal lo tahu,tanpa orang miskin orang kaya tidak bisa berbuat apa apa,mereka semua membutuhkan orang miskin,melihat kelakuan lo seperti ini,jangan jangan lo itu sama sama miskin tapi berlagak sok kaya,ha"Dia membentak Zahra tepat di telinganya sambil menghempaskan zahra ke tanah.
Pakaian zahra yang basah tambah basah dan kotor terkena tanah.
"Sayang tolong aku,wanita ini mau membunuhku"panggil zahra pada tomi dengan manja,tapi tomi malah kabur.
"Sori gue tidak bisa bantu dia mirip banteng betina yang lagi ngamuk dan lihat lo kotor banget,lo balik sendiri saja,sori mobil gue nanti bisa kotor dan bau.ucap tomi sambil berlari menjauh sambil memegangi kepalanya yang terkena sapu.
Orang orang yang melihat adegan itu sontak tertawa dan mencibir zahra.
"Baru pacarnya yang kaya ,lagaknya sudah selangit,jatuh baru tahu rasa lo"kata pemilik toko sambil melangkah pergi meninggalkan zahra yang masih dongkol di tempatnya.
Zahra bangun dan menghentakkan kakinya keras,baru dia pergi dengan rasa malu.Apalagi mereka menyorakinya dengan semangat. Pemilik toko kembali ke tokonya menemui aya dan syarif.
"Silahkan mbak dan masnya pilih lagi,maaf ada iklan lewat"katanya sambil nyengir kuda.
"Tidak apa apa mbak,tolong di bungkus jadi parsel ya buah yang saya sisihkan ini"ucap cahaya sopan.
"Siap neng cantik"ucap si penjual,dia mengemas apik buah buahan segar yang sudah di pilih cahaya.Sambil menunggu buah mereka di bungkus syarif mencoba bertanya tentang ruko yang ada di depan blok 3.
"Mbak,kalau ruko kosong yang di depan itu punya siapa ya?"tanya syarif.dia menunjuk sebuah ruko besar di depan.
"Oh itu milik wak haju soleh,semua ruko,kedai dan pasar ini pak sholeh yang punya,apa mbak dan mas mau menyewa ruko itu?"tanya penjual.
"Rencananya seperti itu mbak"Jawab syarif.
"Sudah setahun ruko yang satu ini kosong,tidak ada yang berani menyewa,katanya angker mas,mbak,dulu sering ada yang menyewa,tapi mereka cuma tahan paling lama 1-2 bulan,itu saja susah bagus."jawab penjual.
"Karena adanya hantu itu,apa mbak sudah pernah melihat hantunya?"tanya syarief.
"Belum sih mas,cuma katanya saja,hehe"jawabnya lagi.
"Mbak tahu dimana kami bisa menemui pak sholeh?"tanya syarif.
"Oh itu mas,di ujung ruko,deretan ruko yang mas sebut tadi,tapi plg ujung cat warna navy,ada tulisannya kantor pemasaran"penjual itu menunjukkan arah menuju ke kantor pak haji sholeh.
Syarif mengangguk mengerti.
"Ini mbak buahnya sudah jadi"penjual menyerahkan parsel buah itu ke cahaya.
"Cantik sekali mbak,berapa?"ucap cahaya.
"100 rb neng"jawab penjual
Cahaya menyerahkan selembar yang merah pada penjual tersebut.
"Mas,neng benar mau nyewa ruko itu?"tanya penjual.
"Insyaallah mbak ,kita lihat lihat dulu"jawab cahaya.
"Semoga cocok ya neng,saya bilangin neng,ini resep dari kakek saya,kalau mau menempati rumah atau toko yang sudah lama tidak di tempati,neng dan mas harus mengadakan istighisah dan sedekah sebelum di tempati,untuk membuang balak"penjual menceritakan nasehat kakek ya dulu.
"Siap mbak,terima kasih ya resepnya,akan kami praktekkan,seneng punya tetangga seperti mbak nantinya,pasti seru" jawab cahaya antusias.
"Thank neng,nama saya cinta,kalau neng,dan mas?"tanya penjual
"Saya cahaya mbak,panggil saja aya,ini suami saya syarif,"cahaya mengenalkan diri mereka.
"oke neng aya dan mas sarif,hati hati ya neng,suami neng ganteng begini pasti banyak yang naksir,apalagi ibu ibu pasar pasti heboh,hehe!"kata cinta.
"Terima kasih mbak sudah diingatkan,nanti aya akan belajar dari mbak cinta bagaimana menghadapi bibit bibit pelakor itu"bisik cahaya.
"Siap neng,nanti akan di ajari jurus jurus maut leluhur cinta"jawabnya semangat.
"Oke mbak cinta,kami permisi dulu ya,nex bertemu lagi"pamit cahaya.
"Iya aya,lo akan gue anggap adik gue sendiri nanti"cinta memeluk cahaya erat sampai dia terbatuk batuk.
"uhuk uhuk"Cinta segera melepas pelukannya dan cengengesan sendiri.
"Sori terlalu semangat"jawabnya.
"Tidak apa apa mbak cinta,aya senang punya saudara seperti mbak cinta,seru orangnya,lagian aya tidak punya saudara cuma anak yatim piatu"cerita aya singkat akan dirinya.
Cahaya dan syarif menemui haji sholeh,mereka melihat lihat ruko yang di kabarkan berhantu itu,tapi begitu melihat kondisinya,letaknya. serta harganya mereka cocok dengan ruko tersebut,kalau soal hantu,mereka akan pergi ketika rumah kita akan di pakai untuk beribadah dan mengaji,jadi cahaya dan suaminya akan menyewa ruko itu.
Mereka segera pulang dan mampir ke pasar membeli sayur untuk jualan besok pagi.
Malam itu cahaya dan syarif ke rumah kak radit,mau ikut menjenguk bu rosa yang kabarnya akan dinikahi oleh radit.