NovelToon NovelToon
Nafsu Semalam Pria Impoten

Nafsu Semalam Pria Impoten

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rossy Dildara

Tampan, baik dan banyak uang saja itu tidak cukup menurut Rama. Buat apa mempunyai semua itu jika burungnya tidak bisa berdiri? Semua perempuan pasti tidak akan mau dengan pria impoten sepertinya.

Namun, suatu ketika, dia tak sengaja bertemu dengan gadis mabuk yang tengah berjalan sempoyongan seorang diri di sisi jalan raya.

Niat hati ingin menolongnya, sebab dia tengah diganggu oleh pria yang hendak melecehkannya. Akan tetapi, saat sudah berhasil dia bantu dan membawanya masuk ke dalam mobil, Rama justru merasa tergoda ketika melihat gadis itu mulai melucuti seluruh pakaian di tubuhnya.


Rama sendiri merasa bingung pada dirinya, mengapa dia memiliki nafsu yang tinggi hingga membuat miliknya tegak berdiri. Alhasil, tanpa disadari, akibat terbuai oleh kemolekan tubuh dan kecantikan gadis itu, Rama telah menggagahinya dalam semalam.

Siapakah gadis itu? Dan apakah dengan menggagahinya penyakit impoten Rama sudah sembuh?

Yuk, baca kisahnya sekarang juga~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossy Dildara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Apa perlu Daddy pelet Sisil

Gugun membeku dalam diam. Luapan kesedihan yang terlontar dari mulut pria itu seakan membuatnya bingung untuk menjawab apa. Alhasil dia hanya bisa melipat bibirnya dengan rapat.

'Kok aku jadi kasihan, ya, sama Pak Rama,' batin Gugun seraya melirik Rama yang duduk di sampingnya. Pria itu tengah mengacak-acak rambutnya sendiri. Dia terlihat begitu frustasi. 'Padahal kan dia yang memperk*sa Sisil, tapi kenapa justru dia lah yang terlihat teraniaya?'

'Kalau Sisil nggak mau menikah denganku, terus aku harus menikah dengan siapa?' batin Rama seraya menyeka air mata. Benaknya seketika teringat dengan ucapan dokter yang mengatakan kalau Sisil bisa jadi obat untuk menyembuhkan penyakitnya. Rasanya sekarang, harapan Rama sudah pupus. 'Apa mungkin aku ditakdirkan untuk tidak punya pasangan dan keturunan sampai mati? Tapi kenapa? Kenapa ya Allah? Apa salahku selama ini?' Rama kembali menangis sampai sesenggukan.

***

Ceklek~

Pintu apartemen Gugun buka setelah kuncinya terbuka. Keluarlah Mbah Yahya dari sana.

"Kamu ini songong, ya, sama orang tua! Bisa-bisanya aku dikurung di sini!" omel Mbah Yahya dengan mata yang melototi Gugun.

Bukannya menanggapi, Gugun justru merasa heran melihat penampilan Mbah Yahya dari ujung kaki hingga kepala. Tidak asing juga, seperti pakaian miliknya.

"Bapak kok pakai jas?" Gugun mendekat, lalu mencubit bagian depan jas di tubuh pria itu. Motifnya kotak-kotak kecil berwarna hitam abu, benar-benar seperti miliknya. "Ini seperti jas milikku, ya?" tebaknya.

"Iya. Ini jas memang milikmu. Aku pinjam," jawab Mbah Yahya santai seraya menepis kasar tangan Gugun. Dia merasa risih. "Bagus juga ternyata jasmu, meskipun agak sempit," tambahnya.

"Tapi kenapa Bapak musti memakai jasku? Memang di mana baju Bapak?!" Gugun tampak kesal. Wajahnya memerah. Itu semua disebabkan jas tersebut adalah jas baru, dan belum dipakai sama sekali. Hanya baru dicuci dari londry sekitar dua hari yang lalu. Gugun juga berencana akan memakainya besok, untuk menghadiri pesta pernikahan temannya.

"Bajuku kotor, Gun. Masa aku mandi nggak pakai baju ganti? Gatel dong burungku," jawab Mbah Yahya sembari menyentuh inti tubuhnya. Jelas kotor, memang pakaiannya sudah dipakai lebih dari dua hari. Berikut dengan isi-isinya.

"Apa jangan-jangan Bapak juga memakai celana dallamku?!" Gugun langsung menyentuh celana Mbah Yahya, tetapi pria itu kembali menepisnya kasar.

"Udah sih, Gun, pinjem doang. Kenapa pelit banget sih kamu sama besan sendiri?" omelnya kesal. "Nggak boleh pelit tahu jadi manusia, nanti kuburanmu sempit!"

"Bukan masalah pelit. Tapi kenapa Bapak pinjam nggak ngomong dulu? Kenapa asal pakai? Itu baju baruku tahu! Dan harganya mahal, Pak!" geram Gugun emosi.

"Nanti aku ganti. Berapa sih paling. Sama batu akikku juga lebih mahal batu akikku kali!" teriak Mbah Yahya. Dia lantas melepaskan cincin batu akiknya, kemudian memberikan kepada Gugun secara paksa. Pria itu ingin mengoceh lagi lantaran tak terima, tetapi semuanya urung terjadi sebab terhalang oleh Rama yang berbicara.

"Besok aku ganti, aku carikan stelan jas yang persis seperti itu, Kak," ujar Rama dengan wajah yang masih becek karena air mata. Perlahan dia mengusapnya, lalu menggenggam tangan Daddynya dan menariknya untuk pergi. "Aku pergi dulu. Assalamualaikum."

"Walaikum salam," balas Gugun dengan kedua kepalan tangan yang mengeras. Perlahan dia pun mengelus dada. Mencoba menghilangkan emosi di dalam sana sambil menghembuskan napasnya perlahan. "Kenapa nasib Sisil bisa sial begini?! Kalau Arya sampai nggak mau menikah dengannya, hidupku juga berantakan gara-gara berbesanan dengan pria tukang sembur macam Yahya itu!" umpatnya dengan penuh kekesalan. Lantas Gugun masuk ke dalam apartemennya.

***

"Kita mau ke mana dan kamu kenapa, Ram?" tanya Mbah Yahya sembari menoleh ke arah Rama. Mereka berdua kini menunggangi mobil, Rama lah yang mengemudi.

Namun, Mbah Yahya sendiri merasa bingung pada Rama yang ingin mengajaknya ke mana. Disisi lain, sejak tadi bertemu dia melihat wajah anaknya tampak muram tak bergairah. Seperti ada sesuatu yang belum Mbah Yahya ketahui.

"Kita pulang, Dad," lirih Rama dengan lesu.

"Kok pulang? Eh, terus bagaimana dengan Sisil?" Mbah Yahya memiringkan posisi duduknya untuk lebih dekat pada Rama, lalu menepuk pelan lengannya. "Kamu sudah ketemu dia 'kan tadi sama Gugun?"

Rama hanya menjawabnya dengan anggukan kepala. Dan itu begitu pelan.

"Terus bagaimana? Ceritakan sama Daddy dong, Daddy penasaran banget. Tapi kamu sudah melamarnya, kan?" Bertubi-tubi Mbah Yahya memberikan pertanyaan. Wajahnya juga terlihat begitu antusias sekali ingin mendengar apa yang sudah Rama alami.

"Dia menolakku, Dad."

"Menolak?!" Kening Mbah Yahya mengerenyit. "Menolak bagaimana maksudnya?"

"Ya aku ditolak!" Rama menoleh sebentar menatap sang Daddy. Bola matanya sudah mulai berair lagi.

"Masa sih, Ram?" Mbah Yahya tampak tak percaya.

"Memang itu kenyataan, Dad. Sisil bilang nggak mau menikah denganku. Dan kata Kak Gugun ... dia malah inginnya Arya yang menikahinya," ujarnya sambil menangis.

"Arya itu siapa?"

"Pacarnya Sisil."

"Memangnya si Arya Arya itu bersedia menikahi Sisil?"

"Nggak tahu aku, Dad." Rama menggeleng frustasi.

"Pasti dia nggak bakal mau, Ram." Mbah Yahya mengelus bahu Rama, mencoba menghilangkan kesedihan di wajahnya.

"Masa nggak mau. Pasti maulah, Sisil 'kan cantik." Rama menyeka air matanya yang baru saja mengalir membasahi pipi.

"Iya, Sisil memang cantik. Tapi 'kan bisa saja dia nggak mau. Kan Sisil sudah kamu nodai," jelas Mbah Yahya dengan yakin. "Daddy pernah dengar lagu yang judulnya orang makan nangkanya, tapi aku dapat getahnya, Ram."

"Hubungannya apa?"

"Ya itu menceritakan tentang seorang suami yang menikahi istrinya, eh pas gitu si istrinya malah nggak perawan pas pertama mereka melakukan berhubungan badan. Jadi kecewa lah si suaminya, terus nggak lama mereka bercerai," jelas Mbah Yahya bercerita.

"Jadi maksud Daddy, aku musti nunggu Sisil diceraikan si Arya dulu, kalau mereka sudah menikah?"

"Nggak perlu menunggu Sisil diceraikan."

"Terus?"

"Sebelum mereka ijab kabul, kita bikin kekacauan," jelas Mbah Yahya. "Kita datang dan memberitahu kalau Sisil itu udah kamu nodai. Pasti Arya atau pihak keluarganya nggak terima, dan memilih mengakhiri hubungan mereka. Kemudian setelah itu kamu nikah deh sam Sisil. Beres, kan?" Mbah Yahya langsung membayangkan momen itu. Sangat mudah menurutnya.

"Kalau kayak gitu kasihan di Sisilnya dong, Dad. Secara nggak langsung kita menjatuhkan harga dirinya." Rama tampak tak setuju.

"Menjatuhkan harga dirinya bagaimana, sih? Kan memang sudah kamu renggut kesuciannya. Udah nggak punya harga diri lagi lah si Sisil."

"Tapi 'kan nggak boleh juga mempermalukannya didepan umum, Dad. Yang ada Sisil marah. Nanti sama saja dia nggak mau menikah denganku dan malah membenciku." Rama merengut lesu. Saran dari Daddynya itu sangat tidak bagus menurutnya.

Mbah Yahya terdiam sebentar, sekitar beberapa menit akhirnya dia berkata, "Apa perlu Daddy pelet Sisil supaya dia tergila-gila padamu?"

...Iya, pelet aja, Mbah 🤣 tunjukkan skillmu 😎...

1
bhunshin
🤣🤣🤣🤣 emng special cucu Mbah dukun mah,bisa terbang😅
bhunshin
modus janda gatel si fuji
bhunshin
wah jangan jangan ada yg ngintip 😅🤣
Nami chan
lg tester elemen udara 🤣
Nami chan
mama nya ditinggalin??? 🤣🤣🤣
Nami chan
Marah oke wajar, bijak perlu. Masih untung gugun pny etika. nemuin ortunya dipulangin baik2. ga asal mutusin sepihak ke risma doank
Nami chan
utu gara2 semua disekitar gugun tuh tll maksain gugun yg ga enakan..
move on mah move on, tp bairkan dia berproses jg, lagian putus ama tuti blom lama
Nami chan
Apa kalo cowo yg hirup aromanya bau kambing ya? tp kalo cewe ga kecium
Nami chan
Karna td dia terbang mom 🤣🤣🤣
Nami chan
minta duit buat jajan 😂
Nami chan
masih kayanya, makanya kesakitan dia
Nami chan
wahh murce kali gisel
visi Sembiring
thor saya fokusnya bkn bayinya terbang tapi fokus ke mba yahya yg cari cucunya ke kolong tempat tidur emang bayi yg baru lahir sdh bergerak smpe jàtuh dr tempat tidurnyà 😁😁😁😁
IG: @rossy_dildara: namanya orang panik 🤣
total 1 replies
fee2
cus yuk liat... kak rossy ceritanya uinik2...
Bunda silvia
Walah sisil jangan sampe kena sindrom baby blouse
Bunda silvia
Cukup pak rama buat aq juga cukup banget 🤭🤭🤭
Bunda silvia
Sebenarnya dalam masalah ini tidak sepenuhnya salah gugun, risma juga salah sudah memaksa gugun menjalin hubungan di saat gugun patah hati karena tuti putusin secara sepihak. Salah gugun cuman kurang tegas menyikapi risma
Nur Adam
smgt untyk krya mu thoor
IG: @rossy_dildara: makasih kak. jgn lupa mampir yaa🙏
total 1 replies
Fri5
selamat ya Om Gugun & Tuti, akhirnya kalian bisa bersatu 😍.....

Terima kasih Author atas karyanya. Semoga tambah sukses selalu 🙏🥰😍🤗
IG: @rossy_dildara: Amin, kak. Jangan lupa mampir di novel baru yaa
total 1 replies
Pisces97
males deh akhirnya menikah ada kdrt gk tuh kedepannya hahahahha 🤣🤣🤣🤣
tapi seenggaknya Tuti gk lebih cantik dari citra 🤪🤪🤪
secara citra paling cantik dan om ganteng paling hot tak ada tandingannya 🙈😂😂😂😂
IG: @rossy_dildara: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!