NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Almira

Cinta Untuk Almira

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: Deche

Kata kunci masuk GC : Siapakah nama paman Almira?

Pernikahan yang dibina Almira selama setahun kandas di tengah jalan. Tomy. suami yang dicintainya menghamili sekertarisnya. Almira yang kecewa dengan suaminya langsung kabur dari rumah untuk menghindari suaminya dan mertuanya.

Tanpa sengaja Almira bertemu kembali dengan Tomy di kantor tempat Almira bekerja, karena atasan Almira adalah teman Tomy. Semenjak itu Tomy kembali mendekati Almira. Almira tidak ingin kembali ke mantan suaminya dan hanya ada satu cara agar Tomy berhenti mengejar Almirah lagi, yaitu menikah dengan atasannya yang bernama Faisal Yudhatama.

Faisal Yudhatama adalah pemilik perusahaan tempat Almira bekerja Faisal adalah seorang duda yang memiliki tiga anak, istrinya meninggal karena sakit kanker yang di deritanya.

Demi menolong Almira dari gangguan Tomy, Faisal meminang Almira. Akankah Almira menerima pinangan Faisal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Deche, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Adit

Namun tiba-tiba ada seseorang yang menghalangi jalan Faisal. Seorang lelaki bertubuh tegap menghalangi jalannya.

“Eh…lu, Dit. Gue kirain siapa, ngehalangin jalan orang saja,” seru Faisal ketika melihat laki-laki yang menghalangi jalannya ternyata temannya yang bernama Adit. Lalu mereka melakukan salam kepal.

“Elo mau booking tempat buat pernikahan siapa?” tanya Adit dengan curiga.

“Kok tau?” tanya Faisal kaget.

“Taulah, kan gue dari tadi berdiri di sebelah lu. Elu aja yang nggak sadar kalau gue ada di sebelah lu,” jawab Adit.

“Oh…Gue mau booking tempat buat pernikahan Dini adik gue,” jawab Faisal.

“Gue kirain elu booking tempat buat pernikahan lu,” kata Adit.

“Gue nikahnya entar aja. Sekarang adik gue dulu yang nikah,” jawab Faisal.

Tak ingin berbicara panjang lebar dengan Adit, cepat-cepat Faisal pamit ke Adit.

“Udah ya, kasihan Ibu bos menunggu,” pamit Faisal.

Mendengar kata-kata Ibu bos membuat Adit menjadi penasaran.

“Eh…Ibu bos siape?” tanya Adit penasaran.

“Itu tuh Ibu bos gue.” Faisal menunjuk kearah Almira yang sedang memperhatikan Faisal dan Adit.

Adit memicingkan matanya ketika melihat Almira.

“Kok kayaknya gue kenal deh sama tuh cewek,” ujar Adit.

“Ah…elu, semua cewek pasti elu bilang kenal,” jawab Faisal.

Padahal di dalam hati Faisal sempat deg-degan, karena Adit berteman dengan Tomy. Sudah pasti tahu siapa Almira. Tapi Adit pasti belum tau kalau Almira sudah bercerai dengan Tomy

“Udah, ya kasihan Ibu bos gue kelamaan menunggu,” ujar Faisal sambil menepuk bahu Adit.

Lalu Faisal pergi meninggalkan Adit.

“Eh, Faisall kenalin dong sama Ibu bos lu,” seru Adit dengan suara agak kencang.

“Entar kapan-kapan,” sahut Faisal tanpa menoleh ke Adit.

Faisal menghampiri Almira yang sedang menunggunya.

“Maaf, ya lama. Soalnya ketemu teman lama,” kata Faisal.

“Nggak apa-apa,” jawab Almira.

“Yuk kita pulang sekarang,” ajak Faisal.

“Bagaimana dengan managernya? Ada tidak?” tanya Almira sambil menyelempangkan tali tasnya.

“Nggak ada, managernya sedang keluar. Tapi Mas sudah minta nomor telepon café ini,” jawab Faisal.

“Ya sudah. Ayo kita kembali ke kantor saja,” kata Almira lalu bangun dari tempat duduknya dan berjalan menuju pintu keluar café. Faisal berjalan di sebelah Almira.

Tanpa Faisal dan Almira sadari, Adit sedang memperhatikan mereka dari jauh.

Kok kayaknya gue kenal itu cewek, tapi siapa, ya? Gue lupa, kata Adit di dalam hati sambil memperhatikan Faisal yang keluar dari café bersama Almira.

Di dalam mobil Faisal tampak lebih banyak diam dari biasanya. Tidak ada satu katapun keluar dari bibir Faisal. Menyadari Faisal yang tidak seperti biasanya Almira melirik ke arah Faisal.

Mas Faisal kenapa? Tidak biasanya diam seperti itu, bisik Almira di dalam hati.

“Mas, sekarang kita mau kemana?” tanya Almira.

Faisal diam tidak menjawab pertanyaan Almira.

“Mas?” Faisal tetap diam.

“Mas?” Faisal tetap saja diam fokus menyetir mobil.

“Mas!!!” panggil Almira dengan keras.

Mendengar panggilan Almira yang keras, Faisal langsung kaget.

“Iya, Mir,” jawab Faisal dengan kaget.

“Mas kenapa? Jangan menyetir sambil melamun begitu! Bahaya, Mas,” tegur Almira.

“Mas tidak sedang melamun, Mir. Hanya saja…..” Faisal tidak melanjutkan perkataannya.

“Hanya saja apa, Mas?” tanya Almira.

“Mir, kita kembali ke kantor, ya? Ada yang hendak Mas ceritakan sama kamu,” kata Faisal.

“Apa harus bicara di kantor? Apa tidak bisa di bicarakan di tempat lain? Ini kan bukan membicarakan urusan kantor,” tanya Almira.

“Bisa Mir. Kita cari tempat untuk berbicara,” jawab Faisal.

Dan kini Faisal dan Almira sedang berada di sebuah kedai baso di pinggir jalan. Mereka sedang menunggu pesanan mereka, yaitu es teller.

“Bicaralah, Mas,” kata Almira setelah memesan es teller.

“Mir, Mas mau tanya apakah kamu siap jika keberadaanmu diketahui oleh Tomy?” tanya Faisal.

“Maksud, Mas?” tanya Almira tidak mengerti.

Lalu Faisal menceritakan pertemuannya dengan Adit.

“Tadinya Mas kira Adit tidak akan ingat wajahmu. Tapi ternyata Mas salah, Adit berkata seperti mengenalmu. Makanya tadi Mas buru-buru mengajakmu pergi, Mas takut Adit menghampiri kita,” kata Faisal.

Merasa tidak mengenal Adit Almira malah balik bertanya.

“Mas, Adit itu siapa?” tanya Almira yang tidak mengerti.

Faisal menoleh ke arah Almira.

“Adit itu temannya Tomy. Apa kamu tidak tahu?” tanya Faisal.

“Tidak,” jawab Almira.

“Kamu tidak pernah dikenalkan ke teman-teman Tomy?” tanya Faisal.

“Tidak pernah. Makanya saya kaget waktu Mas mengenal saya,” jawab Almira.

“Mas tau saya menikah dengan Pak Tomy darimana?” tanya Almira penasaran.

“Waktu kalian menikah Mas diundang. Di situlah Mas mengenalmu sebagai istri Tomy. Dan Mas pernah melihat kalian sedang makan di sebuah restaurant,” jawab Faisal.

“Tadi sebelum masuk café Mas bilang kalau bertemu Pak Tomy di café saya harus tenang. Apa itu berarti Pak Tomy sering ke café itu?” Tanya Almira dan ia merubah panggilan Tomy yang tadinya Mas menjadi Pak Tomy.

Tak ada gunanya memanggil Pak Tomy dengan kata-kata Mas. Toh Pak Tomy bukan siapa-siapa aku lagi, bisik Almira di dalam hati.

1
ayu cantik
suka
Deche
Terima kasih.
Ira Herawati
Luar biasa
Deche: Terima kasih
total 1 replies
Liliek Retno Yuwanti
tidak semua pengantin baru belah duren
Liliek Retno Yuwanti
saaaah....Alhamdulillah...semoga SaMaWa...Aamiin YRA
Liliek Retno Yuwanti
rasain Tomi...baru tahu kan...gimana rasanya kehilangan....
Liliek Retno Yuwanti
dinikahi....
Liliek Retno Yuwanti
rencana mas Faisal ...dinikmati gitu...lah belum tentu Tomy gak ganggu lagi... lanjuuut Thor bagus ceritanya.../Good/
Liliek Retno Yuwanti
kalau ada anak kembar yg rewel cari ibunya jadi ingat saudara ipar sepupuku, anaknya kembar,ibunya meninggal 10 hari ssdh melahirkan
Liliek Retno Yuwanti
Mas Faisql gercep banget yaaa
Liliek Retno Yuwanti
Waoow..Mas Faisal..iman dan iminnya sama2 kuat...Alhamdulillah...duda idaman tuuu...
Liliek Retno Yuwanti
gak salah kalau selalu ada cerita boss sama sekretarisnya jatuh cinta...
karena setiap hari ketemu....
pepatah Jawa mengatakan tresno jalaran seka kulino....
Liliek Retno Yuwanti
YangTi...panggilan singkat dari Eyang Putri = nenek
Liliek Retno Yuwanti
alasan klasik...KHILAF..../Awkward/
Paulina H. Alamsyah Asir
Done votenya oma. 😍❤🙏
Deche: terima kasih
total 1 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
Luar biasa.... Joss... Joss.... 😍❤🙏😛💪
Veronica Maria
eyang putri
mbah putri
uti
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓴𝓮𝓻𝓮𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷𝓷 𝓬𝓮𝓻𝓲𝓽𝓪 𝓷𝔂𝓪 𝓰𝓪𝓴 𝓫𝓮𝓻𝓽𝓮𝓵𝓮 𝓽𝓮𝓵𝓮 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Deche: Terima kasih
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓕𝓪𝓲𝔃𝓪𝓵 𝓪𝓷𝓪𝓴𝓷𝔂𝓪 𝓫𝓷𝔂𝓴 𝓷𝓲𝓱 😅😅😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝓼𝓮𝓵𝓪𝓶𝓪𝓽 𝔂𝓪 𝓐𝓵𝓶𝓲𝓻𝓪 𝓪𝓽𝓪𝓼 𝓴𝓮𝓵𝓪𝓱𝓲𝓻𝓪𝓷 𝓝𝓪𝓳𝓵𝓪 👏👏👏👏👏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!