NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Arka

Kisah Cinta Arka

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Patahhati / CEO / Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.6
Nama Author: Sifa

Follow ig 👉 @sifa.syafii
Fb 👉 Sifa Syafii

Arka adalah seorang laki - laki anak semata wayang dari pasangan pak Hendro dan bu Widya. Dia tidak pernah jatuh cinta sebelumnya, hingga akhirnya cintanya berlabuh pada seorang gadis yatim piatu bernama Tia. Perjalanan cinta mereka tidak mudah tentunya lantaran kedua orang tua Arka menentang hubungan mereka.

Bagaimana akhir dari kisah cinta Arka? Dengan siapakah dia akan menikah? Yuk langsung saja simak ceritanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Di dalam mobil, Tia menangis tiada henti. Rasanya air mata mengalir tidak ada habisnya. Tia memandang jendela yang berada di sampingnya. Ia menggambar bentuk hati dengan jari telunjuknya pada kaca mobil yang berembun karena suasa sedang hujan deras. Seolah-olah langit ikut menangis atas perpisahn mereka.

“Terima kasih Pak,” ucap Tia pada supir Arka setelah menurunkannya tepat di depan kos-kosannya.

“Iya, Mbak,” balas supir Arka lalu melajukan mobilnya pergi memecah derasnya air hujan yang membasahi jalanan.

Tia melangkahkan kakinya masuk ke dalam kos-kosannya dengan langkah gontai tidak bersemangat. Ia membiarkan tubuhnya basah oleh air hujan.  Satu-satunya sumber penyemangatnya kini telah pergi jauh. Ia membuka kunci pintu kamarnya dengan termenung tanpa melihat lubang kuncinya.

Setelah pintu terbuka, ia melihat tempat tidurnya dan terlintas bayangan Arka yang sedang rebahan di sana dengan tersenyum padanya. Isak tangis Tia pun mulai terdengar kembali. Ia duduk di lantai di tepi tempat tidurnya dan menaruh kepalanya di atas kasur sambil melipat kedua lengannya. Ia menangis tersedu-sedu seorang diri. Kini hidupnya terasa sepi dan hampa.

“Arka … “ gumam Tia dengan suara lirih dan mencengkeram baju di dadanya. Hatinya sangat sakit.

Ia pun mengeluarkan ponsel dari tasnya lalu menelepon Salsa.

“Sa … hiks,” ucap Tia saat Salsa sudah menerima teleponnya.

“Kamu kenapa Tia?” tanya Salsa panik saat mendengar isak tangis Tia.

“Arka pergi Sa … “ jawab Tia dengan suara lirih.

“pergi ke mana?” tanya Salsa.

“Amerika,” jawab Tia singkat.

“APA? AMERIKA?” tanya Salsa terkejut. Ia mengira Arka akan kuliah di kampus yang sama dengan Tia. Ia tahu betapa besar cinta mereka berdua.

“Hmmm” gumam Tia.

“kamu serius?” tanya Salsa lagi tidak percaya. Salsa saja tidak percaya, apalagi Tia.

“Iya Sa … “ balas Tia lalu tangisnya pecah kembali.

“Tia … cup-cup, jangan menangis lagi. Aku mau ke tempat kamu, tapi sekarang sudah malam,” kata Salsa dengan sedih. Ia tahu Tia sangat terpukul saat ini dan butuh teman.

“Tidak usah Sa. Aku baik-baik saja,” balas Tia dengan tersenyum paksa.

“Yakin?” tanya Salsa ragu.

“Iya. Aku mau mandi dulu ya, aku lelah,” pamit Tia. Salsa pun menyetujuinya.

Setelah memutuskan sambungan teleponnya, Tia menghembuskan napasnya dengan kasar melalui hidungnya. Paling tidak sekarang perasaannya sedikit lebih tenang setelah curhat dengan sahabatnya.

Tia masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan keringat yang menempel pada tubuhnya serta bekas air hujan yang membasahi tubuhnya. Setelah mandi dan berganti baju tidur, ia membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil memeluk guling. Kemudian ia bernyanyi dengan suara yang sangat lirih.

Sing a song

Meski dirimu bukan milikku

Namun hatiku tetap untukmu

Berjuta pilihan di sisiku

Takkan bisa menggantikanmu

Walau badai menerpa

Cintaku takkan kulepas

Berikan kesempatan

Untuk membuktikan

Kumampu jadi yang terbaik

Dan masih jadi yang terbaik

Kuakan menati

Meski harus penantian panjang

Kuakan tetap setia menunggumu

Kutahu kau hanya untukku

Biarlah waktuku

Habis oleh penantian ini

Hingga kau percaya betapa besar

Cintaku padamu

Ku tetap menanti

Air mata pun menetes membasahi pipinya dan jatuh ke bantalnya. Setelah itu ia memejamkan matanya dan akhirnya tertidur lelap karena kelelahan.

***

Keesokan paginya, Tia membuka mata dan segera mencari ponselnya. Ia berharap Arka akan mengirim pesan ucapan selamat pagi seperti biasanya. Ia pun tersenyum saat melihat tanda pesan masuk pada ponselnya. Namun, senyum itu tiba-tiba memudar saat ia membuka pesan itu ternyata bukan dari Arka melainkan Salsa.

Salsa : Tia, apa kamu baik-baik saja sekarang?

Tia : Iya, aku baik-baik saja Sa ….

Meskipun itu bukan pesan dari Arka, Tia masih bersyukur masih memiliki teman yang perhatian padanya. Setelah itu ia bangkit dan mandi untuk bersiap-siap berangkat kerja. Apapun yang terjadi sekarang, ia harus tetap semangat bekerja untuk menyambung biaya hidupnya. Ia tidak punya siapa-siapa di dunia ini, kalau tidak bekerja, kepada siapa dia akan meminta?

***

Amerika

Selisih waktu Amerika dan Indonesia adalah sebelas jam. Jadi ketika di Indonesia pukul lima pagi, di Amerika pukul enam sore. Kini Arka sudah di dalam apartemen yang dipersiapkan Pak Hendro sebelumnya. Semua kebutuhan Arka selama di Amerika sudah dipersiapkan Pak Hendro sejak lama.

Arka berdiri di balkon apartemennya dengan menumpukan kedua lengannya pada pagar sambil menatap mega di langit. Ia masih terbayang-bayang wajah Tia yang menangis saat ia pergi. Sungguh ia sangat tidak tega, tapi ia terpaksa melakukannya. Ia ingin menghubungi Tia, tapi operatornya tidak berlaku di Amerika.

“Arka, ayo makan dulu,” panggil Bu Widya yang baru saja pulang membeli makanan bersama Pak Hendro. Tadinya mereka mau makan di luar sekalian, tapi Arka menolaknya.

Arka pun masuk dan duduk di meja makan bersama orang tuanya. Terlihat sekali wajahnya sedih. Ia makan dengan malas. Bagaimanapun keadaan hatinya sekarang, ia harus tetap makan. Ia harus kuat menjalani hidupnya saat ini dan tidak boleh sakit. Ia tidak mau kuliahnnya tertunda hanya karena sakit yang bisa mengakibatkan semakin lama ia tinggal di Amerika.

Setelah makan ia masuk ke dalam kamarnya dan duduk di meja belajar. Ia membuka galeri ponselnya dan melihat foto-foto Tia yang ia ambil saat mereka jalan-jalan bersama. Di foto-foto itu Tia selalu menunjukkan senyum dan tawa bahagianya. Arka pun tersenyum sambil membelai wajah Tia yang ada di layar ponselnya.

Tidak lama kemudian ia melipat lengan di atas meja dan menyembunyikan wajahnya di sana. Bahunya bergetar dan ia menangis meluahkan rasa sedih yang ia rasakan.

Ia merasa sedih karena tidak bisa menjaga gadis yatim piatu yang kini menjadi kekasihnya itu di sisinya. Ia membayangkan Tia yang hidup sebatang kara tanpa keluarga atau pun dirinya di sisinya. Bagaimana kalau ada apa-apa dengannya? Siapa yang akan menjaganya?

***

Indonesia

Di tempat kerja Tia mencuci piring dengan melamun. Pekerjaanya menjadi telat dan tidak selesai-selesai.

“Tia cepat! Pelanggan semakin banyak yang datang,” tegur pegawai yang bagian mengelap piring. Tia pun terkejut dan menoleh pada sumber suara.

“I-iya maaf,” ucap Tia seraya tersenyum paksa. Ia pun mempercepat pekerjaanya supaya segera selesai. Febri yang sedang mengupas sayuran segera menghampiri dan membantunya.

“Terima kasih,” ucap Tia seraya tersenyum. Febri pun membalas senyumnya.

Ketika waktunya jam makan siang, Farel memanggil Tia untuk menghadapnya. Dua hari ini ia melihat Tia tidak fokus bekerja dan matanya selalu sendu dan bengkak. Kalau memang ada masalah, ia ingin membantu Tia karena ia sudah menganggap Tia seperti adiknya sendiri.

1
Wanda
lanjut kk making seru ceritanya
Mafie Rumiedhy
Kecewa
Mafie Rumiedhy
Buruk
Roshalyndhaa Ajj Daahh
akhirnya yg kutakutkan terjadi🤦‍♀️, tpi yang kuharapkan juga terjadi🤣😂🤭
Roshalyndhaa Ajj Daahh
disini jujur agak tak suka dengan sosok Tia, semoga pas baca novel mereka bisa merubah pandanganku terhadapmu Tia
Roshalyndhaa Ajj Daahh
walau begitu kamu juga tidak bisa berbuat apa-apakan Arka?
mending buka hati dan belajar mencintai Jasmin
Roshalyndhaa Ajj Daahh
eh ternyata sama, kirain Bu Tari tak seperti ibu Widya...tapi syukurnya Rehan tak seperti Arka yang berjuang mndpatkan Tia dan tetap bisa buat ibu dan istrinya akur, walau ibu Tari tetap berusaha mereka bercerai sih
Roshalyndhaa Ajj Daahh
jujur, saya lebih suka cerita Arka dan Jasmin, lucu dan mengalir apa adanya. Semoga mereka jadi keluarga bahagia.
Roshalyndhaa Ajj Daahh
masa sih cuman Arka dan Tia yg tau, emang Salsa dan orang tua Arka tidak datang yah?
padahal penasaran gimana respon ibu Widya melihat Tia, yg lebih dulu jadi menantu pak Adam dan Bu Tari.
Roshalyndhaa Ajj Daahh
walau Tia dan Arka tak berjodoh, tapi mereka selalu di pertemukan 🤭. Gagal jdi suami istri berakhir jadi adik dan kakak ipar.
untung Ibu Tari tak seangkuh ibu Widya, walau awalnya sama tapi akhirnya ia direstui juga
Roshalyndhaa Ajj Daahh
ginikan bagus, tidak saling menyakiti dan mengkhianati.
Roshalyndhaa Ajj Daahh
curiga jodoh Arka Salsa🤔
Roshalyndhaa Ajj Daahh
lirik lagunya pas menggambarkan perasaan Arka, jadi ikut nyanyi🤭
Roshalyndhaa Ajj Daahh
sepertinya selama di Amerika Arka bukan hanya melihat tapi juga ikut terpengaruh budaya di sana, karna suda biasa makanya ketemu Tia langsung nyosor😂.
yah Tia kok jadi perempuan juga terima-terima saja, mau dinikahi ia, dicumbui sama pacar LDR juga ia. antara Cinta dan Nyaman yah Tia🤭
Roshalyndhaa Ajj Daahh
masa gituh sih, adegan tiup mata dianggap mesum🤭🤣😂, klau warga yg dapat mungkin masuk akal yah. Tapi ini dosen, orang ya terpelajar dan pastinya realistis, bisanya paksa nikah rekan sejawat dan mahasiswa sendri, emang mereka ke Swalayan telanjang bulat yah smpe di bilng mesum🤣🤦‍♀️.
lucu aja Thor, penasaran dengan respon Arka🤔
Roshalyndhaa Ajj Daahh
menarik
Retty Nopita
kpn d lanjut lg?
Eliyanah
kpn up nya ya
Cut shaliha
salam baru mampir
Cut shaliha: iya kak 😁😁
total 2 replies
Endang
ini kapan up ya ko lama banget sihhh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!