NovelToon NovelToon
Raihan Si Pria Arrogant

Raihan Si Pria Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: ainuncepenis

Sebelum membaca novel ini dipersilahkan dulu membaca novel yang berjudul sahabatku menghancurkan hidupku dalam 1malam.

Kalian akan mengetahui kisahnya dari sana terlebih dahulu.

Raihan merupakan anak dari CEO Perusahaan Adbver E-Group. Raihan akan memimpin Perusahaan itu setelah lama tinggal di Luar Negri.

Karena paksaan dari mamanya. Raihan akan kembali ke Indonesia dan memimpin Perusahaan dengan peraturan yang baru. Dengan keangkuhannya dan sifatnya yang Arogant.

Lalu bagaimana menjalani hidupnya di perusahaan dan akan sering bertemu dengan Nayra masa lalunya. Wanita yang selalu di hindarinya.

Kita akan melihat perjalanan cinta Raihan dan Nayra yang sangat rumit dan banyak cobaan.

Terima kasih

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 22

" Tapi aku tidak butuh tawaranmu, menyinggir dari ku," Raina memukul dada Raihan agar dia bisa lolos dan berhasil meloloskan diri. Raina sudah berdiri kembali

" Sekarang kamu keluar," usir Naira menunjuk arah pintu.

Raihan pun akhirnya bangkit dan duduk, Raihan menatap Naira dari bawah sampai atas dengan senyuman nakalnya.

" Aku tidak mau," jawab Raina dengan entengnya.

" Kak Raihan ini bukan tempatmu, pergilah dari sini," ujar Nayra lagi semakin kesal. Tetapi Justru Raihan tersenyum miring mendengar Nayra memanggilnya dengan sebutan kakak.

Yang menjadi panggilan kesayangan Nayra untuk mantan kekasihnya itu.

" Apa kau tidak bisa melupakan ku, sampai memanggilku, dengan sebutan itu," sahut Raihan dengan senyum miring di wajahnya.

Raina menjadi gugup seharusnya dia tidak menyebutkan itu. Sama saja Raihan akan terus menggodanya. Sekarang wajah Nayra menjadi merah.

" Terserah kau, mau berkata apa. Yang aku inginkan, pergi dari sini," usir Nayra kembali.

" Aku tidak mau, aku ingin tidur di sini. Apertemen ini milik keluarga ku, jadi aku ingin di sini. Tidak ada yang boleh mencegahku," ujar Raihan sangat keras kepala dan dengan entengnya kembali merebahkan dirinya di sofa

" Apa kau gila hah!" ujar Nayra semakin kesal.

Raihan tidak mendengarnya dan meletakkan 1 lengannya di matanya dan lengan satunya lagi di jadikannya untuk bantalnya. Raihan pun memulai tidurnya.

Dia tidak peduli Nayra mengijinkannya atau tidak. Dia sudah terlanjur datang. Lagi pula tidak mungkin dia mendengarkan dan menuruti Nayra.

" Hey," teriak Nayra dengan keras.

" Ihhhh dasar," desis Nayra dengan kesal. Menghempaskan kakinya kelantai. Nayra menarik napasnya. Sepertinya dia harus mengalah lagi.

Nayra mengambil tasnya dan langsung pergi membiarkan Raihan melakukan apa yang di maunya. Lagi pula Nayra sangat lelah.

Kepergian Nayra membuat Raihan tersenyum kemenangan. Lagi dan lagi dia menang dari Nayra.

Raihan kembali memejamkan matanya. Ya dia memang mau tidak mau harus menginap di Apertemen Nayra. Raihan mengetahui Apertemen yang di tempati Nayra adalah milik milik keluarganya.

Tetapi bukan itu alasan Raihan menginap di Apertemen itu. Karena dirinya memang sudah mabuk. Terlalu banyak minum membuatnya tidak berani pulang apalagi menemui mamanya.

Jika dia pulang dalam keadaan mabuk yang ada mamanya akan mengomelinya sepanjang hari dan mungkin akan mengomeli sampai pagi.

Jadi dia memilih Apertemen Nayra untung menginap. Karena Raihan tidak memiliki Apertemen.

Memang Zira tidak mengijinkan Raihan tinggal pisah rumah dengannya. Yang ada Raihan akan semakin tidak terkontrol.

Apertemen milik Nayra cukup besar. Namanya juga Apertemen milik keluarga Wijaya. Apalagi kalau bukan pemberian mamanya.

Nayra memang sangat dekat dengan keluarga Zira dan Addrian dan itu yang membuat Raihan semakin tidak suka dengan hubungan Nayra dengan keluarganya.

Dia selalu merasa jika Nayra hanya bersandiwara saja. Bahkan dia selalu berpikir Nayra hanya memanfaatkan keluarganya untuk memenuhi kehidupan Nayra.

Nayra juga sering ada di acara-acara penting keluarga Admaja Wijaya. Dalam hal apapun Zira dan Addrian memang pasti melibatkan Nayra.

**********

Nayra keluar dari kamar mandi menggunakan piyamanya. Dia sangat lelah hari ini. Dan belum afdol jika dia tidak mandi sekedar membersihkan dirinya.

Nayra mendekati pintu kamarnya dan mengintip sedikit. Nayra melihat Raihan masih tetap pada posisi awalnya, sewaktu di tinggalkannya.

" Ahhhh aku harus waspada," gumam Nayra mengunci pintu kamarnya. Dia sangat hati-hati dan harus berjaga-jaga. Jangan sampai Raihan kecolongan.

Setelah merasa aman. Akhirnya Nayra merebahkan dirinya di atas ranjang. Nayra menarik selimut dan mulai memejamkan matanya.

Sudah hampir 2 jam untuk tidur. Tetapi Nayra belom juga bisa tidur. Dengan bersusah payah dia memejamkan matanya, ager tertidur.

Tetapi malah tidak bisa. Dia terus gelisah saat tertidur, mungkin tidak tenang karena ada Raihan di Apertemennya atau karena hal lain.

" Kenapa susah sekali untuk tidur," ujar Nayra langsung duduk.

Nayra menoleh ke arah samping kirinya. Melihat jam Beker yang ada di atas nakas. Menunjukkan pukul 1 pagi.

Nayra pun bangkit dari ranjangnya. Menuju lemari Nayra membuka pintu lemari berjinjit mengambil tumpukan selimut yang berada di rak paling atas di dalam lemari.

Nayra langsung keluar dari kamar. Dia masih mengingat Raihan yang tertidur di sofa ruang tamu.

Naiya langsung keruang tamu. Nayra menarik napasnya saat sudah berada berdiri di depan Raihan.

Raihan masih tertidur pulas, ke - 2 tangannya di lipatnya ke dadanya. Mungkin Raihan kedinginan.

Dengan cepat Nayra mengembangkan selimut, menutupkan ke tubuh Raihan. Sampai ke dadanya.

Raihan memang terlihat sangat kedinginan. Raihan lebih memilih ke dinginan dari pada harus pulang.

Mana mungkin dia pulang dalam kondisi mabuk berat. Yang ada Zira akan steres melihat Raihan.

Zira pasti akan mengomelinya. Makanya Raihan lebih suka tinggal di New York dari pada di Indonesia. Di sana Dia bebas dengan semua yang dia lakukan tanpa ada yang melarangnya.

Carey memang mata-mata mamanya. Tetapi Carey sepertinya lebih patuh pada Raihan. Dibandingkan Zira.

Dia juga sering bohong pada Zira karena permohonan Raihan kepadanya. Jadi jelas Raihan merasa sangat aman.

Setelah melihat Pria itu sebentar. Nayra kembali kekamarnya. Nayra merebahkan kembali dirinya di atas ranjang dan perlahan memejamkan matanya.

***********

Pagi hari kembali. Raihan yang merasa sudah lama tidur, mengerjapkan matanya perlahan. Raihan memijat pelipisnya. Jelas dia sangat pusing dengan alkohol yang di minumnya.

Raihan melihat tubuhnya sudah memakai selimut. Raihan menyunggingkan senyumnya. Ketika mendapatkan dirinya tertutupi selimut itu.

Yang dia tau pasti itu kerjaan Nayra, siapa lagi kalau bukan Nayra. Nayra kan tinggal sendiri di Apertemen itu. Raihan sepertinya mulai kegeeran mendapat perlakuan manis dari Nayra.

Raihan pun duduk masih dengan senyum di wajahnya. Tangannya masih memegang keningnya yang terasa pusing. Alkohol di minumnya terlalu banyak.

Untung saja dia tidak muntah-muntah di Apertemen Nayra. Yang adanya Nayra akan semakin kesal dengan Raihan.

" Sudah bangun," ujar Nayra dengan ketus yang tiba-tiba datang.

Nayra berdiri di depan Raihan. Raihan melihat wanita itu dari bawah sampai atas yang sudah rapi.

" Buruan keluar," usir Nayra tu the point melipat tangannya ke-2 ke dadanya.

" Apa kau tidak bisa menutup mulutmu. Ini masih pagi. Sebaiknya kau ambilkan aku air putih," sahut Raihan memerintah Nayra dengan suara datarnya

" siapa dirinya menyuruh- nyuruh," gumam Nayra kesal dengan pelan.

" Kenapa masih diam apa kau tuli?" ujar Raihan yang tidak melihat Nayra bergerak. Raihan juga mendengar keluhan Nayra kepadanya.

Dengan terpaksa Nayra pun mengambilkan air putih kepada Raihan. Nayra kembali datang dan menyodorkan segelas air putih pada Raihan.

Raihan langsung mengambilnya lalu meneguknya. 1 kali tegukan segelas air putih itu langsung habis. Raihan memberikan kembali gelas itu kepada Nayra.

Nayra pun duduk berhadapan dengan Raihan.

" Kau ingin kekantor?" tanya Raihan melihat ke arah Nayra.

" Hmmm, mau kemana lagi," sahut Nayra dengan ketus.

" Kita pergi bersama!" ajak Raihan.

" Kau ingin kekantor dengan penampilanmu seperti itu. Dengan pakainmu yang bau alkohol itu," ujar Nayra dengan sinis menyindir Raihan.

Raihan yang mendengar perkataan Raihan langsung mengendus bajunya yang memang bau alkohol.

" Jangan banyak cerita, ayo ikut!" ujar Raihan langsung berdiri.

" Dia pikir dia siapa, menyuruhku seenaknya," gerutu Nayra mengoceh dengan sendirinya.

Raihan yang masih berdiri di belakang Nayra dia mendengar ocehan Nayra.

" Buruan!" ujar Ilham yang tidak melihat Nayra bergerak.

...Bersambung.........

1
Dyah Oktina
hah...tegang.. hampir dara ada yg nemukan.. eh.. ngak jadi.. kasihan dara.. 😢
Dyah Oktina
emang perutnya ngak sakit ...kan baru brp hari oprasi pasca d tusuk bertubi sama c keran.. 🤭
Dyah Oktina
ada yg ketembak kah???itu bunyi nya doooorrrrrr... kla meledak duaaaarrrrrrrrr 🤭
Dyah Oktina
iya lah..udah pasti..kamu menyakiti hati anakmu della....dah tahu angga punya pacar..apa pun kelakuan pacarnya angga.. juga status rahasianya
Dyah Oktina
kesintingan...maksutnya...????🤔
Dyah Oktina
vira...kamu ya...bener2 orang ngak tahu diri.. dah banyak d bantu sm dara d tampung d apartemen nya..masih aja jahat ke dara..hanya krn dara sm sony masih saling cinta.. walau kamu emang jd korban sony juga mama angkatmu.. ikhlas aja ..kenapa sih...dasar ..emang didikan mamah mu yg jahat jd jahat terus..
Dyah Oktina
pakai bingung kan dah tahu mamamu ngak suka sama karen..kamu juga lagi pdkt lagi sm della..ngapain mau ngajak karen.. dasar plinplan....aneh
Dyah Oktina
mendorong atau menjalankan kursi rodanya nih thor...kla mendorong berarti della sdh bisa jalan
Dyah Oktina
hah...diki...anaknya dion?????
Dyah Oktina
nah kan ketempuhan.. kla nnt dah nikah ngak bahagia kamu juga yg d salahkan loh dara..
Dyah Oktina
wah....kamu jahat ternyata ya...karen!!!
Dyah Oktina
iya ...emang kamu bodoh sony.. makanya ngak berjodoh dgn dara ..yg cinta nya tulus padamu...emang jodohmu cocoknya dgn vira sama2 kacau ...😁
Dyah Oktina
akhir nya. ... adem bacanya.. mudah2an bahagia terus ya carey..
Dyah Oktina
ngigau sampe carey panas... apa vira yg d igau dion...wah emang parah ya ..dion cinta sm vira...sampe sigitunya kalian ber2
Dyah Oktina
blm boleh berhubungan intim ya.. harus tunggu 40hr
Dyah Oktina
icu apa igd nih...atau juga ruang operasi?
Dyah Oktina
kok ponakan sih thor... kan amira cucunya zira... 😁😁😁
Dyah Oktina
kla d bilang sakit... kok jauh banget ya typo mu.. jd kasir thor.. 🤭😁😁
Dyah Oktina
iya dara sibuk ngurusin orang.. kapan ngurus dirimu sendiri.. lagian apa kamu ngak kerja.. ngak ada d singgung kegiatan dara thor
Dyah Oktina
iya ...istri mana yg ngak cemburu kla suaminya terus memikirkan wanita lain.. kenapa ngak nikah aja sama wanita itu.. jd ikut kesel sama dion ..ngak punya rasa empati bener sama istrinya...kasihan carey
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!