NovelToon NovelToon
MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

MALAIKAT KECIL PAPA DAN MAMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Anak Genius / Penyesalan Suami
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: odee_eeeee15

Sepuluh tahun pernikahan, tujuh tahun penantian panjang yang diwarnai doa dan air mata, hingga akhirnya Aira lahir sebagai keajaiban pertama bagi pasangan Nala (30 tahun) dan Arka (33 tahun).

​Arka, seorang Lead Structural Engineer yang tegas, kaku, dan biasa menaklukkan proyek-proyek raksasa di lautan lepas, harus merelakan seluruh gengsinya runtuh tanpa sisa saat melangkah pulang. Kepulangannya ke rumah justru disambut kepolosan Aira (3 tahun) yang cadel dan dengan polosnya memanggil sang ayah "Om asing yang keluar dari HP".

​Di saat Arka sibuk meluluhkan hati putri kecilnya dan memanjakan Nala setelah bertahun-tahun terpisah jarak, kebahagiaan mereka kembali diuji dengan kejutan indah: kehadiran calon bayi kedua mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon odee_eeeee15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

DI OMELIN

Sinar matahari pagi menerobos masuk melalui celah gorden kamar 304 Rumah Sakit Medika, membawa kehangatan yang menenangkan. Suasana kamar rawat inap yang tadinya tegang dan penuh keharuan kini berganti menjadi lebih hangat.

Di atas tempat tidur, suhu tubuh Aira sudah kembali normal. Efek obat penurun panas dan cairan infus sepanjang malam berhasil meredakan demam tingginya. Pipi mungilnya yang kemarin memerah membara kini kembali cerah, meski selang infus kecil masih menempel rapi di punggung tangan kirinya.

Di samping tempat tidur, Arka tertidur pulas dalam posisi membungkuk dengan kepala bersandar di tepi kasur. Pria bertubuh tegap dan kekar itu masih mengenakan kemeja kerja kemarin yang sudah sangat kusut. Wajah tegapnya yang biasa nampak kaku dan tegas kini terlihat amat lelah. Kedua kelopak matanya membengkak besar dan memerah—jejak nyata dari tangisan sesenggukan semalaman karena rasa bersalah dan cemas yang membuncah.

Aira perlahan membuka matanya. Ia mengusap matanya yang masih agak berat dengan tangan kanannya yang bebas. Begitu menoleh ke samping, pandangan pertamanya langsung tertumpu pada Papanya yang tertidur sambil memegang erat jemari tangannya.

Aira memiringkan kepalanya, menatap wajah Arka dari dekat. Jari mungil Aira bergerak perlahan, menyentuh kelopak mata Papanya yang bengkak.

"Papa ..." panggil Aira dengan suara serak khas bangun tidur, tapi nadanya sudah kembali segar.

Arka yang sejatinya hanya tertidur ayam seketika terperanjat bangun. Pria itu langsung menegakkan punggungnya, matanya yang sembab membelalak panik.

"Aira?! Aira sayang?! Ada apa, Nak?! Tangan kamu sakit?! Mau minum?! Perutnya mual?!" cecar Arka bertubi-tubi dengan nada heboh, tangannya refleks menyentuh kening Aira untuk memastikan suhunya.

Nala yang baru saja kembali dari kamar mandi membawa handuk basah hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala melihat suaminya yang langsung dalam Mode Panik Level Maksimal.

"Mas... santai, Mas. Aira baru bangun, bukan mau perang," kekeh Nala lembut sambil menyodorkan segelas air hangat.

Aira menatap Papanya tanpa berkedip. Bukannya takut melihat kepanikan Arka, bocah balita berusia tiga tahun itu justru mengerutkan dahi mungilnya, menatap Arka dengan pandangan menelisik yang amat serius ala seorang wartawan senior.

"Papa ..." panggil Aira tegas.

"I-iya, sayang putri papa yang imut ?" sahut Arka gugup.

"Papa habis menangis ya?" tanya Aira polos tanpa dosa sambil menunjuk mata Arka.

Wajah tegap Arka seketika memerah menahan malu. Pria yang disegani ratusan teknisi di proyek infrastruktur besar itu buru-buru memalingkan wajah dan mengusap matanya. "E-enggak... Papa gak menangis. Mata Papa cuma... kemasukan debu kamar sakit."

"Bohong!" seru Aira cepat, menepuk kasur dengan tangan kanannya. "Mata Papa bengkak kayak bakpao cokelat! Muka Papa juga jelek banget!"

Nala yang sedang melipat selimut seketika meledak dalam tawa renyah. "Hahaha! Kan, Mas... aku bilang juga apa. Anak sendiri aja tahu kamu nangis kejer semalaman!"

"sayang ... jangan diperjelas," ringis Arka pasrah, menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Aira berkacak pinggang kecil dari atas kasur, menatap Papanya dengan gaya sok dewasa yang sangat menggemaskan.

"Papa ini gimana sih..." omel Aira dengan nada menghakimi. "Kemalin Aila yang sakit, kenapa Papa yang menangis kencang banget? Sampai mata Papa bengkak kayak gitu! Aila aja cuma nangis sedikit!"

"Papa kan sedih dan panik gara-gara Aira diinfus, Nak..." Arka membela diri lemas, berlutut di samping kasur agar posisinya sejajar dengan Aira.

"Papa gak boleh menangis lagi! Papa kan udah gede, badannya kayak lemari!" cetus Aira polos. "Papa harus kuat, biar bisa jagain Aila sama Mama . Kalau Papa menangis terus, nanti yang jadi pengawal siapa?"

Arka menatap putri kecilnya yang kini sudah bisa mengomeli dirinya panjang lebar. Rasa haru dan gemas bercampur menjadi satu di dada Arka. Pria itu menyunggingkan senyum hangat, lalu mengusap rambut halus Aira.

"Iya, Bos Kecil... Papa janji gak bakal menangis lagi. Tapi Aira juga harus janji, cepat sembuh ya biar kita bisa pulang?" ujar Arka lembut.

"Siap, Papa!" jawab Aira mantap, lalu mengulurkan jari kelingking mungilnya yang bebas dari infus.

Arka menyambut kelingking kecil itu dengan jari kelingking kekarnya, mengikat janji hangat di antara mereka berdua.

1
Irmaputri
aku kira nggak bakalan up kak ,hari ini 😭😭😭
Irmaputri
lanjut kak😭
sekarang mama Nala ,juga ikut dramatis
Afifah
hahaha lucu kak, aku suka 😭❤️❤️
Irmaputri
😭😭😭lucu banget🤭
Irmaputri
😭😭😭ngaka
Irmaputri
pusing tiap hari ortunya Aira ,hadapin tingkahnya 😭😭
Irmaputri
Aira ceplas ceplos mulutnya 😭😭
Irmaputri
🤣🤣Aira gen alpha ya 😭😭
syora
kuarga yang wow ambyarrrr 🤣
𝐈𝐬𝐭𝐲
ceritanya bagus, lucu dan bikin gemes...😍
Luffytaro
ceritanya lucu 😍😍
Laila Jalil
ceritanya lucu😍😍
Laila Jalil
Aira lucu banget 😭🤣
Laila Jalil
hahahh🤣🤣😭
mau di bilang benar tapi nggak benar juga
Laila Jalil
hahaha lucu🤣
Nur Atika Hendarto
suka sangat ceritanya 😍😍tidak berat jalan alurnya
Nur Atika Hendarto
suka banget cerita nya tak terlalu berat tapi lucu😍😍😍
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
Irmaputri
ceritanya lucu
Brooklyn: terimakasih atas ulasannya 🫶😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!