NovelToon NovelToon
Pengantin Tuan Moretti

Pengantin Tuan Moretti

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia / Balas Dendam
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Mylavender

" PLAAKK " Ester memegang pipinya yang terasa sakit karena tamparan dari seseorang yang ia sebut sebagai ibunya. " Anak tidak tahu diri, kau mirip dengan ibumu, wanita murahan " . " Setidaknya ibuku mendapatkan kasih sayang dari ayahku " Ucap Aster. . " Berani kau mengeluarkan suara lagi aku tidak segan-segan mengambil semua jatah bulananmu " Teriak Maria keras. Tetapi Ester tak perduli dengan apa yang diucapkan oleh wanita paruh baya itu. . Ester Castello putri dari Amir Castello dengan istri keduanya, ibu Ester awalnya selingkuhan dari ayahnya karena sedang hamil terpaksa harus menikah dan menjadi istri kedua ayahnya. Tentu hidupnya benar-benar seperti dalam neraka setelah kematian ibunya, karena sudah tidak ada lagi yang melindunginya dari kekejaman istri pertama ayahnya. Takdir mempertemukan dirinya dengan seorang pewaris dari keluarga Moretti, hingga membuat dirinya bisa melihat dunia yang selama ini belum pernah ia lihat sebelumnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mylavender, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dendam

Setelah mengangkat panggilan dari David, Ester berjalan kembali ke arah mereka yang sedang berkumpul lalu ia duduk berada di sebelah Ansel dan Devano.

" Miss Esca, silahkan dinikmati hidangannya " ucap Robby.

" Thank you " jawab Ester menikmati hidangan yang disediakan dengan memainkan ponselnya.

Devano terlihat antusias berbincang dengan Tommy, tatapan Tommy sesekali ke arah Ester yang terlihat begitu cuek.

" Miss Ester... aku tidak menyangka jika anda sekarang sudah menjadi model besar, lama tak bertemu dan ada banyak perubahan sekarang " ucap Peter kepada Ester

" Tentu setiap manusia bisa berubah kapan saja. Senang bertemu dengan anda kembali " jawab Ester, Peter melihat Ester tampak berubah Dia terlihat begitu tenang dan berbeda dengan dahulu, bahkan sekarang ia tampak anggun dan tak gentar ketika berada di depan bosnya.

Tommy hanya terdiam mendengarkan apa yang diucapkan oleh Ester, bahkan wanita itu tidak pernah melirik ke arahnya sekalipun, hanya tadi ketika berjabat tangan, ia tak menyangka jika Ester benar-benar dingin padanya, selama ini ia hanya dingin pada orang lain tetapi sekarang ia baru merasakan bagaimana rasanya ketika ada orang lain yang bersikap dingin padanya.

" Pemotretan akan segera dimulai lagi, Miss Ansel dan Miss Ester silahkan anda bersiap kembali " ucap Robby, mereka lalu masuk ke sebuah ruangan untuk berganti pakaian dan memperbaiki riasan. Sedangkan Devano dan yang lainnya masih berada di ruang santai tersebut, Tommy tampak terdiam dan pikirannya berkecamuk, perasaannya campur aduk entah kenapa ada rasa ingin marah dan emosi yang berada di dalam tubuhnya saat ini.

Ester dan Ansel keluar dari ruang persiapan, tatapan Tommy langsung terkejut melihat penampilan Ester yang begitu seksi dan tampak sangat menawan, tiba-tiba tangannya mengepal kuat ketika banyak laki-laki yang menetap ke arah Ester, Ester berjalan berlenggak-lenggok menuju area pemotretan dengan memakai set perhiasan berlian yang terlihat begitu pas dan cantik dipakainya. Tommy mengendorkan dasinya dengan menghela nafas berat, ia merasa dirinya sedang tidak baik-baik saja.

" Ada apa Bos ? " tanya Peter.

" No " Jawab Tommy singkat.

Tatapan Tommy tidak lepas dari Esther yang sedang berpose begitu cantik, bahkan Devano menatap ke arah Tommy yang fokus menatap ke arah Ester, tetapi Devano tak memiliki pikiran aneh ia merasa bahwa Tommy mulai tertarik memakai Ester sebagai model iklan di perusahaannya untuk kedepannya.

Tommy berdiri dari tempat duduknya, ia berjalan ke arah di mana Ester sedang melakukan pemotretan, bola mata Ester menatap ke arah Tommy dengan perasaan deg-degan bukan main, ia melihat jika Tommy menatapnya dengan tajam tetapi Ester sering membuang muka dan terlihat tampak menantang dan tak takut sama sekali.

" Nona Ester terlihat sangat berubah Tuan," lirih Peter.

" Ya dia tampak sombong dan tak takut sama sekali " jawab Tommy.

" Pasti dalam hatinya begitu marah dan benci pada Tuan, karena apa yang telah dilakukan Tuan di masa lalu padanya " ucap Peter.

Tommy langsung menoleh ke arah Peter karena berani mengatakannya seperti itu tentang dirinya.

" Hehehe.. bukan maksudku Boss " ucap Peter dengan cengirannya.

Setelah melakukan pemotretan, Ester berjalan ke arah sofa dan meminum jusnya, Tomi berjalan ke arahnya dengan santai.. Ester tahu ketika Tommy berjalan ke arahnya, ia sudah memprediksi hal itu.

" Aku tidak menyangka seorang Ester Castello bisa sampai berada di tahap seperti ini." ucap Tommy.

Ester berdecih dan melirik ke arah Tommy.

 " Aku juga merasa bangga pada diriku sendiri " santai Ester.

" jika ada waktu aku ingin kita berbicara lebih pribadi, mungkin makan malam bersama ? " ajak Tommy.

" Sorry Mr Tommy sekarang aku adalah seorang model papan atas aku tidak sembarang keluar dengan seseorang, terlebih jika baru kenal dan hubungannya tidak terlalu baik "

Tommy mengepalkan tangannya kuat, ia merasa jika Ester sama saja menghinanya dan menyamakan dengan sembarang orang.

" Memang uang dan popularitas bisa membuat seseorang berubah " tajam Tommy.

" Setidaknya aku bukan orang licik yang memanfaatkan orang lain demi uang dan kekuasaan, " sindir Ester lalu ia berdiri dan berjalan meninggalkan Tommy yang emosi dengan ucapan Ester.

" Devano.. pemotretan sudah selesai, aku harus pulang dulu " ucap Ester.

" Kenapa buru-buru? tunggu kita keluar bersama-sama" Devano berdiri dan berjalan ke arah Tommy.

" Mr.. pemotretan sudah selesai, besok tinggal pembuatan iklan " ucap Devano.

" Ya.. " jawab Tommy singkat.

" Mari saya antar " ucap Peter pada mereka.

" Devano.. aku pergi dulu.. "

" Kenapa? " tanya Devano.

" David menjemputku " ucap Ester

Ansel melihat hal lain pada tingkah Ester, bukannya selama ini ia jarang merespon David, tapi kenapa saat ini terlihat jika Ester antusias pada David seperti sepasang kekasih.

" Baiklah.. salam untuknya dariku " ucap Devano dan Ester melambaikan tangannya lalu pergi.

" Apa mereka resmi jadian? " tanya Devano pada Ansel.

" Sepertinya... aku belum tahu " ucap Ansel.

Devano menggelengkan kepalanya dengan kekehan kecil.

Tommy yang mendengar ucapan mereka hanya diam tak berbicara apapun.

1
Octopus🐙🌸
Lanjut thorr
rian aja
Kapan up.lagi thor
Octopus🐙🌸
Semangattt thorrr
rian aja
dobel up thor
Ajs
wah apa nih yg terjadi selanjutnya
Ajs
tommy lama2 makin aneh n gak punya malu 🤭
Ajs
petter ganggu aja orang nyamar
Ajs
ngakak kelakuan tommy astaga 🤣🤣🤣
Fajar Anggraeni
kaaa belum uppp nih
Santy Funay
belum uppp udah mondar-mandir cek novtoon yg ke 10000 kali Lo🥹🥹🥹🥹🥹😭😭😭
sukakeju
kk thorr kapan up 😭 dari tadi bolak balik ternyata blum up juga😭😭
Octopus🐙🌸: Iyaaa sama kak
total 1 replies
Octopus🐙🌸
Kapan up kak
Sindi Putri
seruui8
Sindi Putri
up thorrrr
Octopus🐙🌸
Uppp
Oktavirana
Buat tommy tergila2 thorr
Ajs
lanju Thor
Ajs
Monica ganggu aja
Octopus🐙🌸
Upp
Ukhy Setian
good
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!