NovelToon NovelToon
Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Ternyata Aku Pewaris Ilmu Medis Kuno

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam / Penyelamat / Tamat
Popularitas:43.5k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Arif Wicaksono, pewaris ilmu medis kuno dan ketua organisasi rahasia Biro Akasa, turun gunung hanya untuk dihina dan ditolak mentah-mentah saat menagih janji perjodohan dari Keluarga Baskoro. Namun, nasib justru membawanya bertunangan dengan Shinta Liem, gadis bawel berenergi Yin murni penawar racun di tubuhnya, sekaligus memulai perjalanannya membuat orang-orang sombong yang meremehkannya berlutut menangis darah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Namun anehnya, Shinta sama sekali tidak meronta atau memaki Arif mesum seperti biasanya.

Tangan gadis itu malah tanpa sadar membalas pelukan Arif dengan menepuk pelan punggung pemuda itu.

"Istirahatlah dasar udik bodoh... sok kuat sih," bisik Shinta pelan di telinga Arif dengan nada yang sangat lembut.

Hana dan Rizki yang menonton adegan itu dari kejauhan saling berpandangan dengan rasa canggung.

Mereka baru saja melihat sisi rapuh dari Dokter Dewa yang sangat mengerikan itu.

Tapi yang lebih penting, nyawa Baskoro sudah selamat.

"A-ayah," panggil Hana pelan sambil mendekati tubuh ayahnya yang terbaring di rumput.

Baskoro menganggukkan kepalanya pelan, wajahnya sudah tidak sepucat tadi.

Dia perlahan mengangkat tangannya dan memberi isyarat pada Rizki.

Rizki langsung bergegas membantu ayah mertuanya untuk bangun dan duduk perlahan.

Baskoro menatap Arif yang masih bersandar di pundak Shinta dengan tatapan penuh rasa penyesalan dan ketakutan.

Pria tua itu akhirnya menyadari kebodohannya yang paling besar.

Dia telah membuang menantu dewa medis yang bisa menjamin keselamatan keluarganya seumur hidup.

"Bawa aku berlutut di depannya," perintah Baskoro lemah pada Rizki.

Rizki dan Hana membantu Baskoro merangkak mendekati posisi Arif dan Shinta.

Sesampainya di sana, Baskoro menundukkan kepalanya dalam-dalam di atas rumput.

"T-Tuan Arif... terima kasih... dan maafkan saya," ucap Baskoro terisak penuh penyesalan.

"Saya berjanji akan memberikan apapun yang Tuan minta sebagai ganti nyawa ini."

Arif masih bersandar di pundak Shinta, dia memiringkan kepalanya sedikit untuk menatap Baskoro dengan sebelah matanya yang terbuka.

"Aku sudah mengambil karmaku darimu," ucap Arif datar dan terdengar sedikit lelah.

"Pergilah, dan jangan pernah muncul lagi di hadapanku."

"Harta dan kekuasaanmu, bawa saja semuanya, aku tidak butuh sepeser pun."

Mendengar penolakan dingin itu, hati Baskoro terasa diiris pisau.

Dia sangat ingin menjalin hubungan baik dengan pemuda sakti ini, tapi pintu itu sudah tertutup rapat selamanya.

"B-baik Tuan Arif, kami mengerti," jawab Baskoro pasrah dan sangat menyesal.

Hana dan Rizki kemudian membantu ayah mereka berdiri dan menuntunnya kembali ke arah ambulans.

Tidak ada lagi kesombongan atau tatapan meremehkan dari Hana.

Gadis itu bahkan tidak berani menatap wajah Arif dan Shinta, dia hanya menundukkan kepalanya sepanjang jalan.

Pemandangan Keluarga Baskoro yang pulang dengan kepala tertunduk itu menjadi akhir dari drama kutukan lima hari yang menegangkan.

Setelah ambulans dan mobil Baskoro pergi dari halaman Keluarga Liem, suasana kembali kondusif.

Surya Liem menyuruh semua pelayan untuk kembali ke pekerjaan mereka masing-masing agar Arif bisa beristirahat.

Di tengah taman, Shinta masih setia menopang tubuh Arif yang bersandar padanya.

"Hei udik, mereka sudah pergi," panggil Shinta pelan menepuk punggung Arif.

"Kau bisa bangun sekarang kan? Jangan bilang kau mau pura-pura pingsan biar bisa bersandar lama-lama di pundakku!"

Arif tertawa kecil dengan suara seraknya.

Dia perlahan mengangkat kepalanya dari pundak gadis itu dan menatap wajah Shinta dari jarak dekat.

"Terima kasih Nona cerewet," ucap Arif tersenyum tulus untuk pertama kalinya.

"Energi Yin milikmu menyelamatkanku hari ini."

Jantung Shinta langsung berdebar sangat kencang melihat senyum tulus itu.

Biasanya wajah Arif selalu datar atau menampilkan senyum sinis yang menyebalkan.

Baru kali ini dia melihat sisi lembut dari pemuda misterius ini.

"Cih! Jangan besar kepala! Aku membantumu karena aku kasihan padamu, bukan karena aku peduli!" bantah Shinta memalingkan wajahnya yang memerah.

"Lagi pula kalau kau mati di halamanku, nanti tamanku jadi angker!" kilahnya dengan alasan yang sangat kekanak-kanakan.

Arif hanya menggelengkan kepalanya geli melihat sikap tsundere gadis itu.

Dia mencoba untuk berdiri, tapi kakinya masih sedikit gemetar karena kehabisan tenaga.

"Biar kubantu Tuan Arif," ucap Nana yang tiba-tiba sudah berdiri di dekat mereka.

Nana memegang lengan kanan Arif dan membantu pemuda itu berdiri perlahan.

Shinta juga refleks memegang lengan kiri Arif agar pemuda itu tidak jatuh.

Mereka bertiga berjalan pelan kembali menuju ke dalam rumah mewah tersebut.

"Tuan Arif, pengobatan barusan sangat luar biasa," puji Nana saat mereka berjalan.

"Namun sepertinya menggunakan energi yang besar sangat berbahaya bagi kondisi tubuh Anda."

Arif menghela nafas pelan.

"Memang, Racun Api ini sangat membandel," jawab Arif jujur.

"Selama racun ini belum disingkirkan sampai ke akar-akarnya, aku tidak boleh sembarangan menggunakan kekuatan penuh."

Shinta yang mendengar hal itu langsung mengerutkan keningnya khawatir.

"Lalu bagaimana cara menyingkirkan racun itu sampai ke akarnya?" tanya Shinta tanpa sadar menunjukkan kepeduliannya.

Arif menoleh ke arah Shinta dan senyum jahilnya kembali muncul di wajahnya.

"Ada satu cara untuk menghilangkannya secara permanen," jawab Arif dengan nada misterius.

"Apa itu? Kenapa tidak kau lakukan dari dulu?" cecar Shinta polos.

"Cara satu-satunya adalah... aku harus menikah dengan gadis yang memiliki energi Yin murni, dan kami harus melakukan penyatuan energi secara utuh."

Langkah Shinta langsung terhenti dan wajahnya memerah padam dalam sekejap mata.

Penyatuan energi secara utuh adalah bahasa halus untuk sesuatu yang sangat intim bagi sepasang suami istri.

"M-maksudmu... kita berdua harus..." Shinta tidak sanggup menyelesaikan kalimatnya karena terlalu malu.

Arif tertawa terbahak-bahak melihat reaksi salah tingkah gadis itu.

"Hahaha! Jangan panik begitu Nona cerewet, aku tidak akan memaksamu," goda Arif.

"Untuk sementara waktu, berpegangan tangan atau pelukan kecil sudah cukup untuk menekannya."

"Dasar udik mesum gila! Mati saja kau sana!" teriak Shinta melepaskan pegangannya dari lengan Arif dan memukul punggung pemuda itu.

Plak!

Arif hanya tertawa lepas menghindari pukulan Shinta, sementara Nana ikut tertawa melihat interaksi menggemaskan mereka.

Setelah ketegangan yang mendebarkan, hari itu ditutup dengan tawa hangat di kediaman Keluarga Liem.

Keluarga Baskoro telah tersingkir dari cerita, tapi Arif tahu, perjalanannya di Jakarta masih sangat panjang.

Biro Akasa masih menunggu perintahnya, dan Racun Api di tubuhnya masih menjadi bom waktu yang harus segera diatasi.

Dan tentu saja, dia harus menemukan cara untuk meluluhkan hati harimau betina tsundere yang perlahan mulai memikat perhatiannya ini.

1
brajamusti
pertanyaan yg sama yg ga bisa dijawab.. asuuuuu
Utuh Gelapung
shinta mati cari pacar baru.gitu aja repot.repot aja gk gitu.
kiyoe: kan Shinta yang punya energi yin murni kak
total 1 replies
Was pray
gak bisa apa-apa ngeyelan lagi, cewek begini kok dipiara
Was pray
alur cerita mengupas tuntas kecerobohan dan dampak percaya diri yg berlebihan dari Arif dan kebohongan tingkat dewa shinta
Abady Ehm
kalo sudah perempuan ikut campur, hancurlah semuanya, dasar cerita sampah,.....
Night Watcher
kan didepan matamu arya... kok "kudengar"?... haddduhhhh.. ni cerita minta diapain ya...?
hapus ajalah.. cerita asal tulis ini mah..🤦
Night Watcher
ini lagi... macan putih dan naga hitam kan suruhan reyhan bambang...
Night Watcher
kata suster "jangan kena air dulu dua hari", tapi mau dikompres...🤦
Night Watcher
yg mahasiswa baru kan arya, kok malah dia ngatain arif mhsw baru?🤦
Night Watcher
lah.. jelas² duduk di kursi sampingnya, masih ditanya "teman sekelas?"
ini di kantin atau di mana?
Night Watcher
gelar master itu apa gak S2 atau ditempuh setelah lulus S1 ya?
kok kembali ke...
duh bingung aku... gak pernah makan bangku kuliah sih...🤭🤭
Night Watcher
cerita dunia bawah tanah...
menyerahkan musuhnya ke pihak berwajib??? khaaahhhh..!!!
Night Watcher
ada ya jalan tol macet?😇
Night Watcher
perasaan sebelumnya reyhan dkk br muncul dr pintu kantin, tau² udah ada makanan yg penuh saus...
Was pray
kok lama lama bosan ya baca cerita ini.....
Abady Ehm
lama lama kok seperti cerita sampah ini, mana pasukan bayangan malam pelindung keluarga?....
Abady Ehm
mantap ceritanya, lanjut Thor, aku suka kata kata yg sebenarnya, gak dibuat buat,...
Risman Caniago
sekolah aja nggak pernah.....tau2 kuliah.....halu cerita nya lebih mirip dongeng bobok balita..... nggak ada bobot nih cerita.....
Adelina Lin
Saya gk suka dengan sifat Sinta yang selalu memanggil arif, dengan udik, ganti panggilan Sinta ke si arif, jangan dipanggil udik si arifnya
Was pray: Arif dan Shinta cocok jadi pasangan... yg laki laki bermulut pedas dan sering tertipu oleh truk murahan musuh2 nya, sedangkan yg wanita gak menghargai calon suaminya.... masak manggil calon suami udik. .dibilang bodoh kok statusnya mahasiswi tapi mau bilang cerdas tapi pemikirannya kayak bukan mahasiswa. ..... 😄😄
total 2 replies
kiyoe
iyaa kak biar cerita nya menantang hehe tapi next nya udah clear kok pasti
Was pray: bukan bikin cerita lebih menantang Thor, tapi menunjukan kelemahan fatal Arif yang katanya agoan tapi kenyataan nol besar... dan itu jadi alur cerita yg membosankan, segala sepak terjangnya cuma bikin orang2 terdekatnya jadi kurban
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!