NovelToon NovelToon
Aku Sayang Kakak Iparku

Aku Sayang Kakak Iparku

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Penyesalan Suami / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: B.E.P

Rara terpaksa tinggal dirumah kakaknya untuk sementara waktu. Ia terpaksa karena ada masalah financial yang menimpanya.

Ia adalah wanita yang manis, menarik dan menggoda. Tak ada satu pun pria yang bisa memalingkan wajah saat melihatnya.

Sejak Rara melihat malam yang penuh gairah dikamar kakaknya. Ia perlahan mulai ada ketertarikan dengan suami dari kakaknya. lambat laun perasaan yang seharusnya tak ia selami terlalu dalam, berubah menjadi keinginan untuk memikat pria yang atletis itu.

Lalu gimana dengan perjalanan rumah tangga kakaknya ?. Ikuti kisahnya disini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon B.E.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#Bab 20

Matahari perlahan mulai terbit dari timur. Sinarnya bergerak menggantikan kegelapan malam. Bulan bergerak turun merelakan posisinya digantikan oleh matahari.

Jam dinding menujukkan pukul 5 lebih 30 pagi. Nadia dan Rio hampir selesai mempersiapkan barang untuk dibawa liburan. Rio sibuk di bagasi mobil, sementara Nadia menyempatkan sebentar untuk menyiram tanaman yang ada diteras maupun di halaman belakang.

"ayo sayang semua udah siap," ajak Rio. Ia menghampiri istrinya di halaman belakang.

"iyaa," jawab Nadia lembut. Ia masuk kedalam rumah. Mencuci tangannya lalu beranjak keluar. Ia menghentikan langkah saat lewat tangga. Ia teringat untuk pamitan dulu pada adiknya.

Ditempat lain, dikamar tidur lantai 2. Rara masih tertidur pulas. Tadi malam, ia pulang sampai larut malam. Sudah jadi kebiasaannya juga kalau ia selalu bangun saat matahari sudah mulai tinggi.

Nadia melangkah menuju kamar adiknya. Ia berdiri didepan pintu dan mengetuknya.

"ra, kakak tinggal ya," ucap Nadia. Tak terdengar balasan dari dalam kamar. Ia mengetuk kembali pintu.

"ra, kakak pergi ya," ucap Nadia lagi.

Rara perlahan mengerjapkan matanya, namun rasanya masih berat untuk membuka mata.

"iya kak, hati-hati dijalan," Jawab Rara.

"baik ra, kakak tinggal," kata Nadia. Ia lalu melangkah turun ke bawah. Ia menutup pintu utama dan masuk ke mobil Pajero putih bersama Rio. Setelah itu, mobil dikendarai Rio menuju tempat liburan mereka berdua.

Rara membuka matanya tepat pukul 8 lebih 15 pagi. Ia duduk di pinggir kasur sambil meregangkan badannya. Lalu ia membuka tirai jendela. Cahaya matahari kini menyilaukannya.

Rara membuka pintu kamar. Ia ingin mandi. Tidak lupa, alat mandi dan pakaian ganti sudah ia bawa. Nampak suasana dilantai bawah sepi. Kini didalam rumah tinggal ia sendiri. Dengan tatapan sayu dan sesekali masih menguap, perlahan ia masuk ke kamar mandi. Setelah mandi, badannya langsung terasa segar dan pikirannya jernih.

Rara sudah kembali ke kamar. Ia mengambil ponselnya di atas nakas. Grup pesan ia buka. Nampak foto dan video keseruan tadi malam. Seperti biasa grup selalu diramaikan dengan obrolan keseruan atau kiriman foto bahkan video saat di kelab malam Velvet & Gold.

Beberap saat kemudian notifikasi dari mobile banking muncul di bagian atas layar. Ternyata ada kiriman uang. Nominalnya lumayan besar. Ia lalu klik notifikasi itu ingin tahu siapa yang mengirimnya

Rara menekan nomer pinnya, lalu diarahkan ke beranda aplikasi mobile banking. Ia menekan menu mutasi. Disitu tertera nama Hartono Wijaya. Ia lalu klik nama itu, siapa tahu ada keterangan kenapa pria ini mentransfer uang ke dirinya.

Terima kasih sudah menemani anak saya.

Membaca keterangan itu, Rara sadar. Uang itu kiriman ayah dari Bramantyo Wijaya.

Bramantyo Wijaya adalah pria baru yang Rara temui setelah memutus kontrak dengan Rudi. Ia berharap setelah menerima kontraknya, bisa memulihkan masalah keuangannya dan bisa lepas dari ancaman Rudi.

Rara menyadari bahwa yang dikatakan Stevan benar. Bram bukan pria biasa. Ia seorang pria yang kaya dan tidak terlalu menyombongkan harta seperti Rudi.

Rara kini beralih melihat saldo di rekeningnya. Sudah ada lebih dari 10 juta. Ia langsung bahagia. Paginya langsung berubah dengan penuh keceriaan.

"mantaap, yeeeaaah," gumam Rara di kamar.

Meninggalkan kebahagiaan Rara dipagi harinya, malamnya ia seperti biasa pergi ke Velvet & Gold. Ia berjalan melenggang masuk dengan penuh kebahagiaan dan tenang.

Rara langsung duduk di sofa. Dengan duduk menyilang paha, ia menunggu teman-temannya datang. Tidak biasa ia datang lebih dulu seperti ini. Di malam-malam sebelumnya ia selalu datang setelah Stevan atau Susan.

Tidak lama kemudian, Stevan, Indri, Susan dan Alisha menghampiri Rara. Semuanya langsung keheranan melihat sikapnya yang lebih bahagia malam ini.

"Tumben ra lo datang dulu, nggak biasanya," tanya Susan dengan heran.

"jelas harus bahagia dong. Soalnya dia dapat tranferan cukup gede. Spill dong ra berapa nominalnya ?" ujar Stevan yang duduk di samping kiri Rara.

"bisa dong malam ini traktir kita," kata Alisha yang duduk di samping kanan Rara.

" tenang guys, malam ini gue yang traktir," jawab Rara dengan sedikit sombong. Semuanya yang duduk di sampingnya langsung menyambutnya dengan sorak-sorai gembira dan tepuk tangan meriah. Ada yang langsung menepuk pundaknya, ada pula yang buru-buru menggil pelayan untuk memesan makanan dan minuman paling mahal di kelab malam itu.

Malam ini Rara merasa bebas. Diperasaannya tidak lagi dipenuhi rasa cemas, frustasi ataupun rasa bersalah seperti yang ia rasakan dimalam-malam sebelumnya. Mungkin disebabkan ia dirumah tinggal sendiri, jadi ia bisa melanggar batasan yang diberikan Nadia karena kakak iparnya juga tidak ada dirumah sementara waktu.

Malam ini terasa seperti malam-malam sebelum ada masalah keuangan yang menimpanya. Ia sangat ceria dan pikirannya ringan. Ia kini bisa menikmati alunan musik yang dimainkan disc jockey dengan bebas. Ia dan teman-temannya pun terlena dalam keriuhan ditengah ruangan.

1
Rumah Pena
lanjutt thorrr..
Pena Biru
jangan lupa like yaa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!