NovelToon NovelToon
I WILL GET YOU

I WILL GET YOU

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Crazy Rich/Konglomerat / Idola sekolah
Popularitas:534
Nilai: 5
Nama Author: Citra_marbun

sebuah perjanjian muda antara sepasangan sahabat yaitu Gavin dan Morgan yang melibatkan anak mereka untuk menjalankan sebuah hubungan tak terduga yaitu perjodohan
bagaimana cerita selanjutnya ayok baca disini..... 😄😄😄

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra_marbun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

~•

"ya emang kenapa sih?" tanya cella kesal

"lain kali ga boleh gitu" bisik zayn pada cella

"suka suka gue dong, mulut mulut gue, bibir bibir gue, intinya ga ada sangkutannya sama Lo" ucap cella ketus

"bibir Lo itu milik gue" bisik zayn pelan ke telinga cella

cella berhenti sejenak memegangi bibirnya lalu berpindah tempat ke samping geo dengan cepat.

Geo yang melihat cella dengan sigap berlari ke samping nya merasa kebingungan

"Lo kenapa cella?" tanya geo

"ga ga papa kok, lagi pengen disini aja" jawab cella gugup sambil melihat Zayn yang terus terus menatap dirinya.

Regan yang sedari tadi berada di belakang dan berjalan di samping queen akhirnya membuka mulut.

"hai nama Lo queen ya?" tanya Regan menghadap ke arah queen

" iya emangnya kenapa? "tanya queen sinis.

" kenapa wajah Lo kelihatan kesal dan murung banget?" tanya Regan penasaran

"kepo banget sih Lo" jawab queen sinis

"gapapa cerita aja, gue bakalan denger kok"

"hm-yaudah jadi gini, gue itu kesal banget sama si cella itu,bisa bisanya si Zayn dekat banget sama dia, padahal gue udah kejar Zayn selama 2 tahun ini, tapi dia ga pernah nge notice gue, gue itu kesal banget" jelas queen

"oh gitu ya, tapi ya kelihatan sih kalo si Zayn itu kelihatan dekat sama si cella, tapi emang mereka kelihatan cocok banget sih" ucap Regan mangut mangut

"apa apaan sih lo, bukannya bantu malah bikin tambah emosi aja" jawab queen marah marah

" eits tunggu dulu, tapi menurut gue Lo itu ga terlalu cocok sama si Zayn itu"ucap Regan

" kenapa Lo bisa bilang gitu?"tanya queen kepo

" iya soalnya Lo itu lebih cocok kalo sama gue hehe"ucap Regan dengan percaya diri

" dih apaan sih Lo, najis banget tau, gue itu cuma cocok sama ayang bebeb Zayn, lagian Lo itu kan mocondo mana ada gue mau sama Lo idih, jauh jauh deh dari gue"ucap queen berjalan cepat di depan cella, geo dan Zayn.

" awas aja queen gue pasti bakalan dapetin Lo, secara kan Lo itu lebih cantik dan lebih kaya raya daripada si Cindy, intinya Lo udah masuk ke dalam permainan gue" gumam regan.

" eh lihat deh guys itu ada tanaman yang unik banget" ucap Regan tiba tiba berlari kecil ke arah tanaman kecil itu.

"cantik banget tanamannya gue suka banget" timpal cella kembali

"iya cantik kayak Lo" baik Zayn dari belakang telinga cella.

" dih " jawab cella sinis.

" udah ih fiks sih ini tanaman nya bagus banget, ambil gih" ucap geo pada cella.

Mereka segera mengambil daun dari tanaman itu dan segera menyimpannya.

Mereka menjalankan perjalanan mereka sedikit lebih jauh, akhirnya mereka sampai di tempat yang kedua.

" eh lihat ini ada tanaman yang lucu banget" ucap cella berlari kecil.

Zayn segera menarik tanaman itu dari tanah berserta dengan akar akarnya

Cella dan geo memasang wajah masam, sedikit terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Zayn.

"eh kok ikut akarnya?" tanya Regan

"apaan sih lo, ayang bebeb Zayn itu udah berusaha banget loh buat ambil ini, iyakan Zayn" ucap queen memeluk lengan Zayn

" awas" ucap Zayn ketus dan langsung melepaskan tangan queen dari lengannya

zayn langsung memberikan tanaman tersebut kepada cella.

"yaudah lah, kan Lo juga nanti yang nilai semua tanaman ini, yaudah deh" ucap cella pasrah.

" wkwk, pasrah aja kita ya kan cella?"tanya geo tertawa geli.

Zayn hanya bisa diam menatap tajam ke arah geo yang mulai dekat dekat dengan cella.

sementara itu di team 7

Cindy bersama seluruh team sedang berjalan menyusuri pepohonan yang ada disana.

" eh disana ada tuh" ucap Cindy berlari ke arah tanaman itu.

Saat hendak berlari Cindy tersungkur ke rumput kasar itu karena urat urat besar dari pohon tua yang ada di sana.

"aw sakit banget" Cindy meringis memegangi lututnya yang berdarah akibat gesekan dari rumput itu.

" aduh Lo kenapa Cindy?"tanya satu team nya

" cepat tolongin woi" ucap team nya yang lain.

Wili Yang sedari tadi memimpin team 7 di depan, setelah mendengar rintihan dari Cindy segera berbalik dan menghampiri Cindy.

melihat kondisi Cindy Wili segera membopong tubuh Cindy dengan enteng.

"kalian lanjutin aja dulu, gue antarin Cindy dulu nanti baru nyusul kalian lagi ya " ucap Wili.

"siap baik kak" ucap mereka bertiga serempak

Wili membawa Cindy ke arah tenda utama.

"udah turunin gue aja kak, kaki aku ga sakit kok cuma perih aja" ucap Cindy berusaha turun.

"udah diam aja, udah mau sampai kok" jawab Wili

mereka berdua masuk ke tenda utama yaitu tenda pak jaya.

Pak jaya yang sedang mengisi beberapa formulir siswa dan siswi disana segera sadar bahwa ada orang yang datang ke tendanya.

Melihat Wili datang membawa Cindy pak jaya segera menghampiri mereka.

"eh, kenapa nak?" tanya pak jaya panik

" ini pak tadi tersungkur di rumput terus kakinya lecet dan berdarah karena tergores ke rumput kasar di sana tadi" jelas Wili

"yaudah dudukin disini dulu, biar bapak periksa dan beri obat dulu" ucap pak jaya

Wili segera menurunkan Cindy perlahan lahan dan membantunya duduk di kursi yang ada di sana.

"sebentar ya nak, bapak bersihin dulu" ucap pak jaya

"aw sakit banget pak" rintih Cindy

"iya sabar ya nak" ucap pak jaya membersikan luka Cindy dan segera mengoleskan salep anti biotik dan Betadine, lalu membungkus lutut Cindy dengan kain kasa lembut.

" ini sudah, sekarang bawa ke tenda Cindy saja ya agar bisa beristirahat dulu, jika sudah seperti ini tidak boleh dipaksakan untuk melakukan kegiatan agar tidak terjadi hal hal yang tidak kita inginkan" jelas pak jaya

" baik pak" ucap Cindy dan Wili.

Wili segera membantu cindy berjalan ke arah tenda

"eh ga usah kak, aku bisa sendiri kok kak" ucap Cindy tersenyum kecil

" udah ayo aja, gue bantu Lo aja sampai ke tenda" ucap Wili dan diiyakan oleh cindy.

sesampainya di tenda Wili segera membuka tenda dan ternyata di dalamnya sudah ada Grace yang sedang asik menonton dan makan cemilan.

Grace segera melirik perlahan ke arah pintu tenda dan tersenyum kecil.

" eh ada kakak wakil organisasi, ngapain ke sini kak? " tanya Grace

" em ini tadi Cindy jatuh pas ada kegiatan jadinya diantar ke tenda biar istirahat disini aja sampai keadaan kakinya membaik" jelas Wili.

Lanjut Episode 22~•

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!