NovelToon NovelToon
Antara Masa Depan Dan Dia

Antara Masa Depan Dan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:650
Nilai: 5
Nama Author: jestimjaber

mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketukan pintu

_ini hotel kok sepi amat kaya horor gitu_ batin Vara.

"Vara kamar kamu dipojok itu ya, saya dan Reza disebelah sana" pandangan Vara mengikuti kemana jari telunjuk Sena menunjuk kamar nya.

"Baik pak" jawab Vara, jarak kamar Vara dengan kamar sena dan Reza sedikit agak jauh berjarak sekitar dua kamar.

Sesampainya dikamar Vara langsung merebahkan dirinya di kasur sembari bermain ponsel.

Pagi tadi Vara dan Sena serta asisten nya baru saja tiba di Jakarta, Sena mendapatkan kasus baru dan ia ditugaskan untuk terbang ke Jakarta hari itu juga, dan tentunya Sena mengajak asisten nya serta Vara untuk ikut dengan nya untuk membantu menangani kasus tersebut.

Mereka sampai dihotel pukul sembilan malam karena mereka pergi dari kantor setelah jam kerja selesai.

"Bersih-bersih dulu kali ya" ucap Vara sendiri, ia pun berdiri membuka koper nya dan mengambil peralatan mandi lalu berjalan menuju ke kamar mandi.

Tak berselang lama ia keluar dengan masih menggunakan pakaian mandi nya, baru saja ia hendak mengambil ponsel nya di atas meja rias tiba-tiba saja dikejutkan dengan suara ketukan pintu dari luar sebanyak dua kali.

tok tok

"Aduh itu pasti pak Reza atau pak Sena, aku belum pakai baju lagi aku pakai mukena dulu aja lah" Vara langsung membuka mukena nya dan segera memakai nya.

dan saat ia membuka pintu di luar tidak ada siapa-siapa, ia menoleh ke kanan dan ke kiri namun tidak ada tanda-tanda orang datang.

"Siapa si, iseng banget. Kalo pak Sena/pak Reza ngapain langsung pergi gitu aja perasaan aku engak terlalu lama deh keluar nya" ujar Vara pelan, ia pun kembali masuk sembari mengunci pintu nya.

Setelah Vara sudah menggunakan pakaian rapi untuk tidur ia kembali merebahkan diri nya dikasur, dan segera menutup mata nya karena ia sudah merasa sangat mengantuk.

Pagi hari nya pukul tujuh pagi Vara sudah rapi dengan pakaian kerja nya, ia sengaja bersiap-siap lebih pagi agar waktunya terburu tidak sampai ditunggu oleh kedua bos nya, setelah selesai bersiap ia keluar untuk menunggu di depan.

"Vara" Vara terkejut mendengar suara Sena, Sena yang melihat itu langsung ketawa.

"disapa doang kaget nya kaya gitu var haha.." Vara hanya bisa tersenyum malu kepada bos nya itu.

"Kita turun kebawah sekarang yaa Reza sudah menunggu, kita sarapan dulu" vara mengangguk dan mengikuti Sena untuk turun ke bawah.

Sebelum mereka menuju ke tempat klien ia bertiga menyempatkan untuk sarapan terlebih dahulu, karena bagaimanapun bekerja membutuhkan banyak tenaga jadi sudah wajib bagi mereka untuk mengisi perut nya terlebih dahulu sebelum beraktivitas.

"Pak Reza pak Sena maaf, saya mau tanya apa semalam bapak ada yang mengetuk pintu kamar saya?" tanya Vara penasaran, sebenarnya ia tidak ingin menanyakan itu tapi entah kenapa rasa penasaran nya semakin menggebu-gebu.

"Kalo saya engak, saya semalam langsung tidur" jawab Sena, sembari menyuapkan nasi kedalam mulut nya.

"engak mba, saya juga semalam langsung mandi terus tidur" sahut Reza, Vara hanya terdiam sembari melamun ia masih kepikiran apa dirinya yang salah dengar atau bagaimana.

"Memang nya kenapa?" tanya Sena penasaran, karena ia melihat Vara hanya terdiam.

"engak papa pak" Vara hanya tidak ingin memperpanjang masalah ini, ia takut dirinya yang salah dengar mungkin.

Setelah sarapan mereka pun langsung menuju ke rumah klien, disana seperti biasa mereka akan diskusi dan membahas permasalahan klien agar mereka dapat memberikan titik terang untuk membantu nya.

"Kamu ke kantor sekarang ya za ajak Vara, pak Obi sudah datang kata nya" perintah Sena kepada sekertaris nya.

"Baik pak, ayo mba Vara" Vara mengangguk dan segera mengikuti Reza untuk menuju ke kantor hukum dijakarta.

Sembari menunggu perjalan ke kantor di mobil Vara sempet membaca-baca kasus yang ada di file yang dipegang nya supaya nanti ia bisa sedikit membantu pekerjaan Reza maupun Sena.

"Ayo mba, kita langsung masuk saja karena sudah ditunggu" mereka berdua segera turun dari mobil dan menuju ke kantor hukum untuk bertemu founder hukum terlebih dahulu.

Vara dan Sena beserta sekertaris nya mungkin akan sedikit lama berada di Jakarta karena kata Sena kasus kali ini bisa dikatakan lebih berat dari kasus-kasus yang ia tangani selama ini, namun Vara berharap semoga bisa cepat selesai agar ia tak perlu berlama-lama tinggal dijakarta, bagaimana pun ia lebih nyaman tidur dirumah dan bertemu keluarga.

...________________...

1
nana bubu
lanjut dong min 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!