NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti Sang Mafia

Pengantin Pengganti Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Mafia / Cintapertama
Popularitas:322.1k
Nilai: 5
Nama Author: kenz....567

Dipaksa menjadi pengantin pengganti demi melunasi utang lima miliar keluarga angkatnya, Kiyora Aleena pasrah dibawa oleh penguasa mafia Italia yang paling ditakuti—Salvatore.

Namun, alih-alih dijadikan tawanan atau simpanan, pria dingin nan kejam itu justru memperlakukannya bagai seorang ratu. Puncaknya terjadi saat sebuah bisikan misterual membakar ingatan masa lalunya.

"Aku tidak pernah salah mengenali milikku," bisik Salvatore rendah, menatap gelang perak berbandul merah di pergelangan tangan Kiyora.

"Kamu adalah Istriku. Ratu dari seluruh kerajaanku ... Alaura."

"N-Nama aku Kiyora, Om Tuan Mafia! Salah orang kali!" pekik Kiyora panik dengan mata bulatnya yang berbinar kaget.

Siapa sebenarnya Alaura? Dan mengapa takdir mempertemukannya kembali dengan Salvatore di tengah ancaman perang berdarah antar-klan mafia yang siap membongkar rahasia besar tentang identitas aslinya?

Terlebih, ada bocil cadel menggemaskan yang merecoki kisah percintaan mereka.

"Ini Mama Milooo!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kenz....567, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesedihan Kiyora

Amoera mencoba melajukan mobilnya lebih kencang dengan kecepatan tinggi. Kakinya menginjak pedal gas lebih dalam agar mobil pick-up di depannya bisa terkejar. Sayangnya, sebuah mobil boks mendadak berbelok tajam tepat di hadapannya, membuat Amoera terpaksa menginjak pedal rem sekuat tenaga.

CKIIIIIT!

Suara decitan ban bergesekan kasar dengan aspal bergema nyaring.

"Ah, sial!" desis Amoera penuh kekesalan.

Ia mencoba melongokkan kepalanya ke luar jendela, tetapi sayang, mobil pick-up tua yang membawa gadis itu sudah menghilang ditelan keramaian lalu lintas. Tak ingin putus asa begitu saja, Amoera kembali menginjak gas, membelah jalanan kota demi mencari keberadaan mobil itu. Namun, sejauh mata memandang di antara lautan kendaraan, mobil itu tak lagi ditemukan.

"Alaura ... Alauraku ...," lirih Amoera dengan suara bergetar.

Tangannya mencengkeram erat lingkar kemudi, sementara air mata yang sejak tadi ditahannya akhirnya luruh membasahi pipi. Dadanya terasa sangat sesak hingga sulit bernapas, dan seluruh tubuhnya berguncang hebat. Untuk beberapa saat, yang membayangi pikirannya hanyalah raut wajah gadis manis di bak mobil tadi, wajah yang begitu identik dengan garis-garis keturunan suaminya.

Tok! Tok!

Ketukan keras di kaca jendela membuat Amoera tersentak dari histerianya. Ia menoleh patah-patah ke arah luar dan mendapati Leon sedang menatapnya dari balik kaca dengan raut wajah sangat cemas. Amoera yang gemetar bergegas membuka pintu mobil. Tanpa membuang waktu, Leon langsung meraih kedua lengan istrinya.

"Aku lihat mobilmu tadi melaju sangat ngebut. Ada apa? Apa yang terjadi, Sayang?" tanya Leon penuh kekhawatiran, matanya memindai seluruh tubuh Amoera untuk memastikan wanita itu baik-baik saja.

Amoera justru makin terisak, menumpahkan tangisnya seraya menggelengkan kepala. Leon bisa merasakan betapa dingin dan bergetarnya kedua tangan sang istri.

"Mana obatmu? Kamu tidak meminumnya lagi hari ini? Di mana obatmu?" cecar Leon panik, menduga halusinasi atau trauma lama istrinya kembali kambuh.

"Aku lihat Alaura ... Aku benar-benar lihat putri kita, Leon!" ucap Amoera dengan nada memohon agar dipercaya.

Leon membeku, menatap dalam-dalam ke dalam manik mata istrinya yang basah. "Kamu tidak meminum obatmu, kan?" tanya Leon pelan, suara beratnya menyiratkan rasa cemas dan keputusasaan.

Amoera menggeleng keras. Leon melepas genggamannya, masuk ke dalam mobil Amoera untuk menyambar sebuah botol obat kecil dari dasbor. Ia kembali melangkah cepat, menuangkan beberapa butir tablet ke telapak tangannya, lalu menyodorkannya ke bibir sang istri.

Namun, Amoera menepis tangan Leon hingga butiran obat itu terlontar dan berserakan di atas aspal!

"AKU GAK GILA! AKU BENERAN LIHAT PUTRI KITA, LEON! AKU LIHAT DIA! AKU LIHAT ALAURAKUUUUU!" histeris Amoera meledak di tengah jalan.

Leon syok luar biasa. Tanpa berkata-kata lagi, pria tegap itu langsung menarik tubuh Amoera ke dalam pelukan hangatnya, mendekapnya erat-erat saat wanita itu terisak makin keras di dadanya. Leon mengusap lembut punggung Amoera yang gemetar hebat, berusaha menyalurkan ketenangan meski hatinya sendiri ikut teriris.

"Sudah ya ... Sudah, Sayang ...," bisik Leon lembut di telinganya. Dengan tangan kanannya yang bebas, ia meraih ponsel dari saku jas dan menekan tombol panggilan cepat.

"Dokter, datanglah ke mansion sekarang. Sepertinya ada hal yang kembali terjadi pada istriku," ucap Leon tegas pada seberang telepon.

Amoera tersenyum getir di balik dekapan suaminya. "Kamu tidak percaya padaku? Tadi aku lihat anak kita, Leon. Aku benar-benar melihatnya ... aku melihat Alauraku ...," suara Amoera makin melemah, air matanya terus berderas turun seiring matanya yang mengedip kencang, menahan sesak yang tak tertahankan.

Leon menatap istrinya dengan sorot mata penuh duka dan rasa bersalah yang mendalam.

.

.

.

.

Sementara itu, di tempat lain yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, mobil pick-up tua yang ditumpangi Kiyora akhirnya berhenti di dekat pemakaman umum yang asri dan sepi. Setelah mengucapkan terima kasih pada sopir tua yang baik hati itu, Kiyora turun dan melangkah perlahan memasuki area pemakaman.

Tujuannya hanya satu, pemakaman keluarga tempat kakeknya dimakamkan. Langkah kakinya yang lelah membawanya menyusuri jalan setapak di antara batu nisan, hingga berhenti tepat di depan sebuah gundukan tanah berumput hijau yang terawat rapi dengan batu nisan marmer putih.

Kiyora perlahan berlutut di sebelah nisan sang kakek. Ia mengusap lembut ukiran nama di batu dingin itu, membiarkan pertahanannya yang sejak tadi ia bangun akhirnya runtuh seketika.

"Kakek ...," lirih Kiyora, suaranya pecah di tengah heningnya kompleks pemakaman.

Airmata yang ditahannya selama melarikan diri dari mansion Salvatore kini menetes satu per satu, membasahi rumput di bawahnya.

"Kiyora datang, Kek ... maaf kalau Kiyora baru bisa berkunjung lagi sekarang," cicitnya seraya memeluk gulingan batu nisan tersebut, seolah sedang memeluk sosok kakeknya yang dulu selalu menjadi tempatnya bersandar.

"Kiyora capek banget, Kek ... Hidup Kiyora rasanya makin kacau setelah Kakek gak ada," curhat gadis itu dengan dada naik-turun menahan isak. "Kiyora dikurung sama pria aneh ... Dia pria berbahaya, Kek. Dia pemimpin mafia yang ditakuti semua orang. Awalnya dia baik, tapi Kiyora takut ... Kiyora takut dia cuma jadikan Kiyora mainan atau sewaktu-waktu bakal menyakiti Kiyora."

Kiyora mengusap air matanya dengan punggung tangan yang kotor, mencoba tersenyum di balik tangisnya.

"Tapi Kiyora pintar kan, Kek? Hari ini Kiyora berhasil kabur! Dibantu sama anak kecil gembul yang lucu banget ... walaupun Kiyora gak tahu harus lari ke mana lagi setelah ini. Rumah kita udah gak ada, Kakek juga udah gak ada di sisi Kiyora,"

Angin sore berembus pelan, menerpa rambut panjang Kiyora dan menggoyangkan dedaunan pohon di sekitarnya, seolah-olah sang kakek sedang mengusap kepala cucu kesayangannya dengan lembut.

"Kiyora sendirian sekarang, Kek ... Kiyora sebatang kara. Kalau Kakek bisa dengar Kiyora, tolong peluk Kiyora dari sana, ya? Kiyora sendirian sekarang ...," bisik Kiyora pilu, menyandarkan keningnya di atas batu nisan dingin itu, menumpahkan segala rasa sepi dan lelah yang mendekam di jiwanya.

_______________________

2 lagi yaww🤣🤣

1
Rudy satria
lagi kak ,part selanjutnya pasti Amora ketemu kiyora iiih biarkan mereka bersama🙏
Hanima
hmmmmmm 🤭
Yuliansz_Rhevano
yahhhhhh tebakanku zonk 😁 kirain pamannya kael ternyata Eren pelakunya🫣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
nah pertanyaan thomas adalah pertanyaan ku wkwk masalahnya kalo cara kael pake perempuan lain biar kiyora ngejauh kalo aku jd kiyora sih bakal ngejauh tp jalur ilfeel trus gamau lagi deket2 sama cowok kayak gt lagi wkwk
zeni aksara
lagi dong kak🤭🤭
MamDeyh
Lagiii kak...
Irma Juniarti
pergi aja sana,hus...hus...hus...
Syifa Azhar
lagi kak😂😂😂
gak sabar lihat salvatore di tinggal kabur sama kyora😂😂
Irma Juniarti
awas aja kamu akan menyesal kael sudah menyia iya kan kiyora.
Irma Juniarti
memang kiyora wanita baik.
MamDeyh
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Cristella Tella
lgi donk... pngen liat penyesalan sang mafia....
Hanima
semoga ketemu keluarga mu Kiyora
Irma Juniarti
makanya sama keponakan jangan buat masalah apa lagi pada orang yg di sanyangi milo🤣
Irma Juniarti
Milo berdrama ria🤣🤣🤣🤣
ℳ𝒾𝒸𝒽ℯ𝓁𝓁 𝒮 𝒴ℴ𝓃𝒶𝓉𝒽𝒶𝓃🦢
maaf ya aku orang nya gampang ilfeel sm cowok kayak gini wkwk 🙏🏻🙂 saran aku sih kiyora sama yg lain aja ☺️
AFPA
Baguss..alaur..sekarang berlatih senjata dulu..trus nanti kabur aja
Irma Juniarti
colok mata ungkel mu milooo😁
moureza
lagi kak
dyah EkaPratiwi
semoga amoera ketemu kyora ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!