NovelToon NovelToon
Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Ingatanku Kembali Ke Usia 18 Tahun

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / CEO / Nikahmuda
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Saat membuka matanya, Clarissa Wilson tidak mengingat, kapan dia telah menikah dengan Stephen Sylvester, lelaki yang sudah lama ia suka.

Clarissa ingat, kalau ia baru saja menyatakan rasa sukanya pada Stephen, di acara kelulusan Sekolah mereka, tapi.. kenapa tiba-tiba saat membuka mata, ia sudah memiliki seorang putri berusia lima tahun bersama Stephen?

Apa yang sebenarnya terjadi? Clarissa merasa ada yang ia lewatkan, begitu ia terjatuh saat ingin memeluk Stephen.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 32.

Sorot mata Clarissa tajam memandang Ethan yang tersenyum senang.

Ethan tersenyum lebar semakin bersemangat melihat Clarissa yang tidak berhasil menamparnya.

"Dasar gila! tidak punya rasa malu! nak, ayo kita pergi!"

Clarissa meraih Aurora yang masih duduk di atas sepeda motor listriknya.

Ethan memandang sepeda motor listrik Clarissa, "Kenapa? apakah Stephen sudah bangkrut, sampai mobil saja tidak dapat ia beli untukmu!'

Sorot mata Clarissa kembali tajam memandang Ethan, "Kamu yang bangkrut! dia tidak akan bangkrut!!"

Clarissa menurunkan Aurora dari atas sepeda motor listriknya, lalu meraih bekal makan siang Stephen.

Stephen yang masih melihat ke arah Ethan dan Clarissa, diam berdiri memandang, bagaimana Clarissa terlihat ketus kepada Ethan.

"Ayo, kita antar makan siang Papa!" Clarissa meraih tangan Aurora, lalu melangkah menuju pintu lobby gedung kantor Stephen.

Saat mereka akan mendekati pintu, Clarissa melihat Stephen sedang memandang ke arah mereka dari kaca tempered dalam lobby.

Clarissa menghentikan langkahnya memandang Stephen.

Mereka saling memandang, dan Clarissa perlahan melemparkan senyumannya kepada Stephen.

Stephen tetap diam tempatnya berdiri, dan mencoba membalas senyum Clarissa, tapi senyum itu nyaris tidak terlihat sama sekali.

Clarissa dan Aurora kembali melanjutkan langkah mereka menuju pintu lobby.

Stephen tetap berdiri di tempatnya menunggu Clarissa dan Aurora.

Ethan melipat lengannya ke dada memandang Clarissa yang melangkah masuk ke dalam lobby.

"Sebelumnya berkeliaran di sekitarku, seperti perempuan penjilat, sampai aku merasa muak padanya! sekarang dia jadi terlihat begitu menarik, dan sulit didapatkan! aku jadi penasaran padanya!"

Ethan tersenyum memandang Clarissa yang sudah masuk ke dalam lobby gedung.

Sementara itu di dalam ruang kantor Stephen.

Clarissa meletakkan bekal makan siang ke atas meja, dan membuka bekal untuk diberikan kepada Stephen.

"Jangan salah paham, aku sudah tidak pernah lagi mengontak nya! semua kontak nya sudah kuhapus!" kata Clarissa menjelaskan kepada Stephen, tentang ia dan Ethan tadi bicara di depan gedung.

Clarissa meletakkan makan siang Stephen ke atas meja di depan Stephen.

"Ethan Grayson datang hari ini membahas tentang proyek pinggiran kota!" Stephen menjelaskan kalau ia tahu kenapa Ethan datang ke perusahaannya.

"Oh!"

Clarissa menanggapi dengan acuh tak acuh, mengetahui kenapa Ethan bisa bertemu dengannya di depan gedung kantor Stephen.

"Apa dia tidak bilang sama kamu?" tanya Stephen memandang Clarissa.

"Aku tidak akrab dengannya, kenapa dia harus bilang ke aku?" tanya Clarissa masih acuh tak acuh membahas tentang Ethan.

"Makan, nanti keburu dingin!" Clarissa memberikan sendok makan kepada Stephen.

Stephen menerima sendok, dan diam-diam tersenyum melihat sikap acuh tak acuh Clarissa membicarakan tentang Ethan.

Aurora mendekati Stephen untuk memberikan tissue kepada Ayahnya itu.

"Putri yang baik, terimakasih!" Stephen tersenyum menerima tissue yang diberi Aurora, lalu ia mencubit lembut pipi Aurora merasa gemas pada putrinya itu.

Clarissa ikut tersenyum melihat Stephen berterimakasih pada Aurora.

"Nah, aah!" Stephen menyuapkan satu sendok makan siangnya kepada Aurora.

Aurora membuka mulutnya dengan lebar menerima suapan dari Ayahnya.

"Mmm, enaknya!" Clarissa tersenyum senang melihat Aurora, yang terlihat begitu suka mengunyah makanan yang disuap Stephen.

Aurora kemudian meletakkan tubuhnya duduk ke sofa.

Stephen menoleh ke arah Clarissa, "Apakah kamu sudah makan?"

"Sudah!"

Stephen pun kemudian makan, setelah mendengar jawaban Clarissa.

Tatapan mata Clarissa lurus ke depan, duduk di samping Stephen menyanggah kan dagunya pada punggung tangannya, dengan menopang kan siku lengannya di atas ke dua lututnya.

"Stephen!"

"Mm.. !"

"Tadi malam aku kurang cairan!" kata Clarissa dengan raut wajah lemas, dan terlihat sangat letih.

Stephen menghentikan sendoknya menyuapkan makanannya, ia menoleh ke arah Clarissa yang tampak lesu.

"Kurang cairan?"

Clarissa menganggukkan kepalanya terlihat tidak bersemangat.

"Kenapa bisa kurang cairan?" tanya Stephen tidak mengerti memandang Clarissa dari atas kepala sampai bawah kaki Clarissa.

"Kurang cairan cinta kamu dimalam hari" jawab Clarissa sembari tersenyum mendekatkan wajahnya menatap Stephen.

"Uhuk-uhuk!!" Stephen seketika tersedak mendengar jawaban Clarissa.

Bersambung.......

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
tu kan salah paham lagi....
ihhh gemesss deh kenapa gk saling jujur gtu. atau komunikasi kek bir gk salah paham... 😭
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
wahh Clarissa kamu dibohongin.
memang benar sekertaris nya ettan berbohong.baru aj mulai baikan udah mau salah paham lagi...
Dilla Fadilla
lanjut thor up yg bnyk
kymlove...
bagus Clarissa dan Stephen.. bila perlu hancurkan keluarga anak nakal itu!!
kymlove...
Stephen mana weee
Guest
crazy up thor 😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!