NovelToon NovelToon
The God Ashura

The God Ashura

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Balas Dendam / Kebangkitan pecundang
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: jazzy bold

Dianggap sampah karena kehancuran jiwa beladirinya, Keluarganya di asingkan dan bahkan hampir mati dengan tulang belakang yang hancur.

Namun tidak ada yang tahu…

Di dalam tubuhnya bangkit jiwa beladiri ganda legendaris yang belum pernah muncul di dunia ini.

Dengan kehidupan kedua di tangannya, dia hanya memiliki satu tujuan..

Menginjak semua orang yang pernah merendahkannya dan berdiri tak terkalahkan di bawah langit.

Tapi saat rahasianya perlahan terungkap, musuh yang datang untuk menghancurkannya semakin kuat…

Akankah dia menjadi penguasa tak terkalahkan, atau justru jatuh sebelum mencapai puncak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jazzy bold, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membunuh Zhang Ziyi

  Zhang Ziyi membeku.

Darah mengalir seperti air mancur dari dua tubuh pengawal yang di tugaskan untuk melindunginya, padahal dua orang itu adalah sosok tangguh di alam pembuka Meridian. Namun saat ini, mereka berdua dibunuh dengan mudah bahkan tanpa di sadari oleh mereka berdua.

"Siapa kamu?" Zhang Ziyi menatap sosok yang membawa pedang yang masih meneteskan darah dari bilah pedang merah di tangannya.

 Sosok itu berdiri di depannya, namun dia hanya melihat punggung seorang anak kecil yang bahkan tidak berbeda jauh dengan dia.

Mendengar suara Zhang Ziyi yang sedikit gemetar, sosok itu berbalik. Lalu obor yang masih menyala di tanah menerangi wajahnya.

Melihat sosok pembunuh dua pengawalnya, Zhang Ziyi merasa kakinya menjadi dingin.

"Ka... Kamu..."

Tubuhnya bergetar karena syok dan ada rasa takut yang menyelubungi hatinya.

Di depannya, sosok Zhang Tiangxia berdiri dengan pedang di tangannya. Bilah pedang itu masih meneteskan darah dari ujung bilahnya ke tanah.

 Zhang Tiangxia menatap Zhang Ziyi dengan wajah datar, tanpa ada ekspresi apapun. Bahkan matanya terlihat sangat tenang.

"Tidak mungkin." Zhang Ziyi mundur ketakutan sambil menggeser pantatnya ke belakang. Matanya tidak percaya seolah-olah melihat hantu. "Kamu... Kamu sudah cacat. Jiwa beladiri mu sudah hancur. Bagaimana bisa.."

Zhang Tiangxia tersenyum kecil, "Bagaimana bisa aku membunuh mereka berdua dengan mudah?"

"Tidak mungkin kamu bisa membunuh mereka dengan kekuatanmu. Beberapa hari yang lalu kamu baru berada di alam ketiga Pemurnian tubuh, sementara pengawal yang di utus ayahku berada di alam meridian." Zhang Ziyi menggelengkan kepalanya tidak percaya.

Zhang Tiangxia tidak menanggapi pertanyaan Zhang Ziyi, matanya berubah dingin dan bertanya, "Berapa keping perak yang sudah kalian bayarkan ke Organisasi Bayangan untuk membunuhku?" Zhang Tiangxia bertanya dengan nada dingin.

Pupil mata Zhang Ziyi mengecil, wajahnya terlihat panik.

Namun, dengan cepat dia menggelengkan kepala lalu berkata, "Apa maksudmu? Organisasi bayangan apa? Aku tidak paham apa yang kamu bicarakan."

Zhang Ziyi tentu tidak akan mau mengakui bahwa dia terlibat dalam upaya pembunuhan yang di berikan pada organisasi bayangan. Namun jika dia mengakui itu sekarang, dia pasti akan mati seperti dua pengawalnya.

Oleh sebab itu dia berpura-pura tak mengerti apapun.

"Zhang Tiangxia, aku tidak mengerti apa yang kamu maksud." Zhang Ziyi berkata dengan cepat. "Karena kita sama-sama dari keluarga Zhang, maka aku akan menutup mata karena kamu sudah menghabisi dua pengawal yang di utus ayahku, namun aku harus kembali sekarang."

Mata Zhang Tiangxia di penuhi dengan kejutan. Dia awalnya berfikir Zhang Ziyi akan mengakuinya, namun dia dengan tegas mengelak. Bahkan untuk pertama kalinya Zhang Ziyi yang biasanya arogan bisa bersikap begitu acuh meskipun dua pengawalnya di bunuh di depan matanya.

"Apakah kamu tidak marah atau akan membalaskan dendam karena aku membunuh dua pengawalmu?" Zhang Tiangxia menatap Zhang Ziyi dengan ekspresi aneh.

Dia maju dua langkah sampai di depan Zhang Ziyi, kemudian memainkan pedang di tangannya dengan santai.

Wajah Zhang Ziyi langsung berubah, "Kamu, apa yang kamu lakukan. Jangan kesini," Zhang Ziyi berteriak panik. "Benar, aku tidak akan mempermasalahkan mereka berdua, namun aku harus kembali sekarang karena aku perlu menyembuhkan diri."

Dia melanjutkan lagi, "Aku juga tidak tahu apa yang kamu bicarakan tentang organisasi bayangan. Bagaimana mungkin keluarga kita bisa memiliki kontak dengan organisasi gelap itu."

Setelah berkata, ada ekspresi kebencian di mata Zhang Ziyi seolah-olah dia sangat membenci organisasi bayangan.

Melihat Zhang Ziyi yang terlihat santai dalam keadaan berbohong, Zhang Tiangxia menggeleng kepala sambil menghela nafas.

Jika sebelumnya dia tidak mendengar langsung, dia mungkin akan percaya apa yang di katakan Zhang Ziyi, sebab wajahnya terlihat sangat meyakinkan.

Dia menatap Zhang Ziyi yang sedang berusaha menyembuhkan tubuhnya dengan gila gilaan. Lalu dia menunjuk pengawal tua yang tanpa kepala lalu berkata, "Tadi dia bilang tugas sudah di terima oleh organisasi bayangan. Itu juga karena bantuan ayahmu yang mengenal salah satu tetua disana sehingga tugas untuk membunuhku langsung di terima. " Zhang Tiangxia melangkah maju lagi satu langkah. "Sebelum pertemuan tahunan. Itu yang kamu bilang.. Mereka akan menghabisi nyawaku?"

Zhang Ziyi menggelengkan kepala seperti mainan. Sambil terus berusaha mundur dia berkata, "Tidak benar, itu tidak benar." Zhang Ziyi mengangkat dua tangannya di udara, "Aku bersumpah benar-benar tidak mengerti apa yang kamu maksud dengan organisasi bayangan itu."

 Sembari berkata, dia terus mundur dengan wajah yang pucat karena ketakutan.

Namun dari kedalaman matanya ada niat membunuh yang mengerikan. Dia bertekad jika dia berhasil kembali ke keluarga Zhang, dia akan meminta ayahnya untuk membantai seluruh keluarga Zhang Tiangxia.

Melihat Zhang Tiangxia terus mengikutinya sambil membawa pedang yang masih meneteskan darah, Zhang Ziyi semakin panik.

"Jangan kemari." Zhang Ziyi memelototi Zhang Tiangxia dengan ekspresi marah, "Jika kamu berani menyakitiku, aku akan melaporkan ini pada ayahku kalau kamu sudah membunuh dua pengawal keluarga Zhang. Jika ayahku tahu, kamu dan keluargamu akan di hukum mati."

Zhang Tiangxia terkekeh pelan.

"Apakah kamu pikir ayahmu bisa tahu apa yang terjadi saat ini? Apakah kamu berfikir aku adalah orang bodoh yang akan percaya kata-katamu?"

Zhang Tiangxia menggelengkan kepala dengan wajah datar, "Jangan bilang kamu juga tidak tahu tentang kejadian gelombang monster di gunung Tuanling? Jangan bilang kamu tidak tahu apapun tentang kamu dan ayahmu bersekongkol untuk menghancurkan jiwa beladiri ku?"

Mata Zhang Tiangxia menjadi sedingin es saat kembali menatap Zhang Ziyi. Dia tentu tidak akan membiarkan Zhang Ziyi kembali kerumah keluarga Zhang. Alasan dia masih belum membunuhnya karena ingin mengetahui berapa uang yang mereka keluarkan untuk membunuhnya, dan siapa tetua yang ada di organisasi bayangan yang di kenal oleh Zhang Wugao.

Dengan begitu, dia bisa mempersiapkan diri dan menjaga keluarganya lebih awal.

Pupil mata Zhang Ziyi mengecil membentuk garis, matanya menatap Zhang Tiangxia dengan ekspresi ketakutan.

Benar, dia sebenarnya lupa kalau dia dan ayahnya yang menghancurkan jiwa beladiri Zhang Tiangxia, namun mereka berfikir Zhang Tiangxia sudah mati. Tapi sekarang bukan hanya dia tidak mati, tapi bahkan bisa membunuh dua pengawal alam pembuka Meridian.

"Saudara Zhang." Zhang Ziyi memasang wajah tersenyum. "Yang terjadi saat itu adalah perintah dari kepala keluarga yang di tugaskan pada ayahku. Aku hanya ikut melihat, jadi aku tidak ada kaitannya dengan jiwa beladiri mu yang hancur."

"Kepala keluarga merasa keluarga kalian terlalu menghamburkan sumberdaya, jadi dia memerintahkan ayahku untuk menghabisi mu lalu dia akan punya alasan untuk mengusir keluargamu dari keluarga Zhang."

Zhang Ziyi tentu saja tidak akan mengakuinya secara langsung, karena dia tidak ingin mati. Dia ingin melampiaskan kesalahan itu pada kepala keluarga.

Dengan kekuatan kepala keluarga yang berada di puncak alam pembuka Meridian, Zhang Tiangxia tidak mungkin berani melawannya.

Apa yang dia katakan adalah bagian pertama adalah kebohongan, sementara bagian terakhir adalah kenyataan yang di inginkan kepala keluarga Zhang.

Zhang Tiangxia menatapnya dengan mata yang tidak bergerak. "Apakah kamu pikir aku tidak tahu apa yang kalian lakukan sebelumnya? Kalian ayah dan anak menghancurkan jiwa beladiriku agar keluarga kami makin terpuruk."

"Tidak." Zhang Ziyi menggeleng cepat. "Itu tidak benar. Itu adalah kesalahan ayahku yang di perintahkan kepala keluarga. Jika kamu ingin membalas, kamu bisa datang dan membunuh ayahku."

Di matanya ada kepanikan yang tidak bisa disembunyikan. Dia takut Zhang Tiangxia tidak akan percaya kata-katanya lalu membunuhnya disini.

"Dengarkan aku." Zhang Ziyi mengangkat tangannya. "Biarkan aku kembali malam ini. Lalu aku akan minta pada ayahku dua ratus ribu keping perak lalu aku akan berikan padamu sebagai kompensasi, bagaimana?"

Namun Zhang Tiangxia tidak menjawab. Matanya menatap mata Zhang Ziyi dengan tatapan dingin. Jelas dia bisa melihat niat membunuh di kedalaman matanya.

Jika malam ini dia membiarkan Zhang Ziyi kembali ke keluarga Zhang, maka masalah yang akan dia hadapi akan semakin besar. Oleh sebab itu lebih baik menyelesaikan masalah secepatnya.

Pedang di tangannya terangkat.

"Tunggu..."

Zhang Ziyi berusaha menghentikan Zhang Tiangxia. Namun sebelum kata-katanya selesai di ucapkan, kepalanya sudah terlepas dari tubuhnya.

Sret.

Kepala Zhang Ziyi jatuh ke tanah.

Tubuhnya berdiri satu detik sebelum akhirnya roboh ke samping.

Zhang Tiangxia menyarungkan pedangnya lalu berjongkok di depan bangkai Zhang Ziyi.

Dia menendang kepala Zhang Ziyi yang yang masih memperlihatkan ekspresi ketakutan di wajahnya, lalu tangannya memeriksa kantong di pinggangnya.

 Di dalam kantong, Zhang Tiangxia menemukan ada dua inti jiwa binatang monster kelas empat yang sudah dikumpulkan sebelum mereka bertemu monster kelas enam tadi.

Juga ada beberapa ratus ribu keping perak dalam kantong kecil. Satu botol pil pemulih Qi.

Dia mengambil semuanya dan memasukkannya ke dalam cincin penyimpanan.

"Tidak menyangka, bahkan berjalan di hutan pun masih membawa uang sebanyak ini." Zhang Tiangxia menggelengkan kepala.

Lalu dia berdiri dan mulai mengambil kantong yang di bawa dua pengawal yang dia bunuh sebelumnya. Tak lupa juga dia mengambil senjata yang mereka bawa dan inti jiwa binatang monster yang belum berhasil di ambil sebelumnya.

Zhang Tiangxia tidak berlama-lama.

Dia berbalik dan berjalan keluar dari hutan dengan langkah cepat.

Di dalam kepalanya ada satu hal yang membuatnya khawatir.

Itu adalah Organisasi Bayangan.

1
syarif ibrahim
jauhnya dari siang sampai sore baru sampai.... 🤔🤔🤔
aldo
up lah author
Ibad Moulay
Gasss terus, jangan kasih kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥🔥
aldo
lanjut author semangat terus🙏🙏🙏🙏
selenophile
min jiwa beladiri gk ke pake ya...
Ibad Moulay
Pemburu
Ibad Moulay
Kelompok
Ibad Moulay
Uraaa🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
ammank firman
heran kenapa harus jual air roh kalo hanya untuk membeli pil kan koin emas banyak di cincin
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Gasss Terus,,,Jangan Kasih Kendor 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Teknik Bayangan Kematian
Ibad Moulay
Rubah Roh Ungu
Ibad Moulay
Token
Ibad Moulay
Cairan Spiritual
Ibad Moulay
Walikota
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!