NovelToon NovelToon
"Transmigrasi: Putri Lemah Berhati Bar-Bar!"

"Transmigrasi: Putri Lemah Berhati Bar-Bar!"

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi / Transmigrasi ke Dalam Novel
Popularitas:3.2k
Nilai: 5
Nama Author: acep maulana

PENGUMUMAN PENTING!

Saya Acep Maulana memohon maaf kepada para pembaca. Karena satu dan novel ini akan saya Remake Total.
Saya sadar masih banyak belajar sebagai pemula, dan saya ingin memberikan karya yang lebih layak untuk kalian baca. Versi baru akan segera hadir dengan judul yang sama namun dengan kualitas tulisan yang jauh lebih baik.

Sampai jumpa di versi terbaru yang lebih bar-bar!

‎"Sial beneran! Erika, mantan agen rahasia yang energinya tak habis-habis, malah transmigrasi ke dalam novel tragis menjadi Rosalind von Astride, sang Putri Terbuang yang lemah dan sakit-sakitan!
‎Lebih parahnya lagi, keluarganya adalah kumpulan orang 'Tampan tapi Telmi (Telat Mikir)' yang ditakdirkan hancur total dalam dua tahun. Beruntung, Erika punya Sistem Makan Melon (Gosip) yang bisa membongkar semua rahasia musuh.
‎Sambil menikmati martabak diskon dari Ruang Sistem, Erika bertekad merombak takdir tragis keluarganya. Tapi masalahnya... radio batin Erika ternyata bocor ke seluruh keluarganya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon acep maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 Mawar di Tengah Lumpur & Melon Termanis

......................

...----------------...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

​Keheningan yang mencekam pasca-penyeretan Ferdyan Santo ke penjara bawah tanah masih menyisakan getaran di udara ruang keluarga utama. Duke Lyon masih menggenggam sisa-sisa dokumen yang hancur di tangannya, sementara Xander duduk kembali dengan wajah kaku, berusaha menetralkan debar jantungnya setelah melakukan "interupsi taktis" terhadap batin adiknya.

​Erika, dalam Tubuhnya Rosalind yang rapuh, bersandar lebih dalam ke bantal beludru barunya. Ia merasa sedikit kesal karena naskah ghibahnya dicuri oleh Xander, namun saldo poin melon yang bertambah 500 poin cukup untuk mengobati luka hatinya. Matanya yang ungu jernih mulai memindai sekeliling lagi. Ia butuh sesuatu yang lebih menenangkan daripada korupsi judi.

​[ (Rosalind):]

​["Hah... satu tikus bandar judi sudah keluar. Tapi Nana, aku butuh sesuatu yang beda. Masa isinya cuma orang jahat doang di rumah ini? Apa nggak ada satu pun orang yang beneran tulus? Rasanya kayak lagi baca novel tragedi tanpa akhir kalau isinya pengkhianat semua. Coba scan lagi, Nana. Cari seseorang yang nggak bikin tensiku naik!"]

​[Sistem Peri Nana (Terbang rendah dengan pendar cahaya hijau lembut):]

​{"Ding dong! Deteksi Melon Spesial, Nona! Tapi kali ini bukan melon busuk yang bau sampah, melainkan 'Melon Madu' yang sangat manis! Lihat ke arah pintu samping, di dekat pilar ketiga. Ada target bernama Nanchi."}

​Rosalind memutar kepalanya perlahan, gerakannya tetap ia jaga agar terlihat lemah dan elegan. Di sana, berdiri seorang pelayan muda berusia sekitar sembilan belas tahun. Namanya Nanchi. Berbeda dengan pelayan lain yang menatap Rosalind dengan ketakutan atau rasa jijik yang disembunyikan, Nanchi berdiri dengan kepala sedikit menunduk, tangannya memegang baki perak berisi handuk hangat yang baru saja diperas.

​Sorot mata Nanchi saat sesekali melirik Rosalind bukan berisi rasa ingin tahu yang jahat, melainkan kekhawatiran yang murni. Begitu dalam hingga sistem Nana memberikan tanda hati berwarna merah muda di atas kepalanya.

​[ (Rosalind):]

​["Oalah... si Nanchi ini? Dia kan pelayan tingkat rendah yang dulu sering dibully sama rombongan Maid Esra karena dianggap terlalu 'lemah' dan 'lambat'. Tunggu, Nana... buka catatan hidupnya. Aku mau liat apa dia juga punya agenda terselubung mau ngeracunin aku pake pewangi ruangan."]

​[DATA MELON MANIS: NANCHI]

*​*Status: Pelayan Kelas 3 (Baru dipromosikan ke paviliun utama atas perintah mendadak Duke).

*​*Riwayat: Satu-satunya orang yang secara diam-diam menyisihkan jatah rotinya yang masih layak untuk diletakkan di depan pintu paviliun Rosalind saat musim dingin lalu, tanpa pernah memberitahu siapa pun.

​Motivasi: Nanchi adalah anak dari seorang penjahit desa yang dulu pernah dibantu oleh mendiang ibu kandung Rosalind. Ia masuk ke kediaman Duke hanya untuk satu tujuan: Membayar hutang budi dengan melindungi putri dari penolongnya.

​Fakta Tersembunyi: Nanchi saat ini sedang menabung uang gajinya yang kecil untuk membelikan Rosalind vitamin dari pasar kota, karena ia tahu Rosalind tidak pernah diberi obat yang benar.

*​**Rosalind** tertegun. Di duniaku dulu sebagai agen rahasia, pengabdian tanpa pamrih adalah hal yang mustahil. Semua orang bergerak karena uang atau ancaman. Tapi gadis ini... Nanchi ini... dia melakukan semua itu dalam diam***?

​[ (Rosalind):]

​["Nana... kau serius? Dia menyisihkan rotinya sendiri? Padahal pelayan kelas 3 itu makannya cuma dapet jatah kerak gandum yang kerasnya kayak batu bata. Dan dia mau beli vitamin pake uang gajinya yang receh itu? Gila... ini anak beneran malaikat nyasar apa gimana? Di tengah sarang ular Wiraatmadja, ternyata ada mawar putih yang tumbuh sendirian."]

​Duke Lyon, Duchess Elena, Xander, dan Evelyn yang mendengar narasi batin ini merasa seolah-olah hati mereka ditusuk oleh ribuan jarum rasa malu. Terutama Duke Lyon. Ia memandang Nanchi yang berdiri gemetar di pojokan. Seorang pelayan kecil melakukan lebih banyak untuk putrinya daripada ia sendiri sebagai ayah kandung.

​Rosalind menutup wajahnya dengan sapu tangan. 'Ya Tuhan... putriku selamat selama ini karena kebaikan seorang pelayan rendah, sementara aku hanya sibuk dengan duka dan rajutan ku,' batin Elena penuh penyesalan.

​[ (Rosalind):]

​["Lihat tuh cara dia pegang baki. Tangannya merah-merah karena kelamaan kena air es buat meras handuk hangat. Dia pasti mau mastiin suhunya pas buat ngelap tanganku yang 'katanya' kotor karena debu paviliun lama. Aduh, Nanchi... kamu bikin aku pengen nangis beneran, bukan nangis akting ala Oscar lagi."]

​Rosalind berdeham kecil, sebuah suara yang membuat Nanchi berburu lari kecil namun segera melangkah maju dengan penuh hormat.

​"N-Nona Rosalind... permisi. Bolehkah saya membersihkan tangan Nona dengan handuk hangat?" suara Nanchi sangat lembut, penuh getaran ketulusan yang bahkan membuat aura dingin di ruangan itu sedikit mencair.

​Rosalind menatap Nanchi. Melalui Penglihatan Taktis, ia melihat status mental Nanchi: [Setia: 100%, Ketulusan: Maksimal, Ketakutan: 10% (Takut tidak bisa melayani dengan baik)].

​[ (Rosalind):]

​["Sini, Nanchi. Sini malaikat kecilku. Mulai hari ini, aku nyatakan kau adalah 'Aset Utama' Ghost Viper. Siapa pun yang berani nyentuh satu ujung rambutmu, bakal aku kirim ke planet Mars tanpa oksigen! Nana, ada fitur nggak di mall sistem buat ngasih 'Buff Keberuntungan' atau 'Perlindungan Fisik' buat Nanchi? Aku nggak mau orang sebaik dia kena imbas drama politik keluarga ini."]

​[Sistem Peri Nana:]

​{"Tentu ada, Nona! Tapi harganya 1.000 Poin Melon. Mengingat saldo Nona sekarang 500, Nona harus cari satu atau dua skandal lagi untuk melindungi mawar putih Anda ini!"}

​[ (Rosalind):]

​["Oke! Tantangan diterima! Siapkan melon berikutnya, Nana! Aku butuh poin buat proteksi Nanchi. Tapi sebelum itu... mari kita buat Nanchi naik jabatan secara instan."]

​Rosalind mengulurkan tangannya yang mungil dan kurus ke arah Nanchi. Saat tangan mereka bersentuhan, Nanchi memegang tangan Rosalind dengan sangat hati-hati, seolah-olah ia sedang memegang sayap kupu-kupu yang sangat langka.

​"Tanganmu... hangat sekali, Nanchi," ucap Rosalind dengan senyum yang kali ini tidak mengandung sarkasme. Senyum yang tulus, yang langsung membuat wajah Nanchi merona merah karena bahagia.

​[ (Rosalind):]

​["Ayah Lyon, liat nggak? Liat nggak pelayan emas ini?! Kalau Ayah nggak jadiin dia kepala pelayan pribadiku sekarang juga, aku bakal nyanyi lagu 'Oplosan' versi death metal di kepala Ayah sampai Ayah lupa nama sendiri! Cepetan kasih dia kenaikan gaji!"]

​Duke Lyon yang mendengar ancaman 'Death Metal' itu langsung bergidik ngeri. Ia segera berdeham, mencoba mengembalikan wibawanya yang hampir hilang.

​"Ehem! Nanchi, benar namamu Nanchi?" tanya Lyon dengan suara yang dibuat selembut mungkin, meski tetap terdengar menggelegar bagi pelayan kecil itu.

​"I-iya, Tuan Duke," Nanchi bersujud gemetar.

​"Mulai detik ini, kau bukan lagi pelayan kelas 3. Kau dipromosikan menjadi Pelayan Pribadi Utama Putri Rosalind. Gaji mu akan dinaikkan sepuluh kali lipat, dan kau bertanggung jawab langsung padaku dan Duchess. Jika ada pelayan lain yang berani memerintah mu atau mengganggumu, laporkan langsung pada ksatria penjaga!" perintah Lyon tegas.

​Nanchi terbelalak. Seluruh ruangan terdiam. Kenaikan sepuluh kali lipat?! Itu adalah gaji yang lebih besar dari kepala pelayan di beberapa rumah tangga Baron!

​[ (Rosalind):]

​{"Wuih! Ayah Lyon gercep juga ya kalau diancam lagu metal. Sepuluh kali lipat? Mantap! Nanchi, sekarang kamu bisa beli vitamin sekalian sama tokonya! Hahaha! Puas banget liat muka Bibi Ratna yang melongo itu. Pasti dia mikir, 'Kok pelayan dekil dapet gaji gede?'. Iri bilang bos! Hahaha!"}

​Bibi Ratna memang sedang melongo, tangannya memegang kipas dengan kaku. Sementara Julian dan Celine menatap Nanchi dengan pandangan tidak percaya. Namun, mereka tidak berani protes. Siapa yang berani memprotes keputusan Duke yang sedang dalam mode "penebusan dosa" akut?

​Xander menatap adiknya dengan tatapan yang lebih hangat. 'Rosalind, kau benar-benar memiliki mata yang tajam untuk melihat hati seseorang. Kakak akan memastikan Nanchi aman, agar kau tetap bisa tersenyum tulus seperti itu,' batin Xander.

(Rosalind) membiarkan Nanchi menyeka tangannya. Ia merasa sedikit lebih damai. Ternyata di dunia novel yang berantakan ini, masih ada fragmen-fragmen kebaikan yang tersisa.

​[(Rosalind):]

​{"Nana, simpan profil Nanchi di folder 'Orang Baik'. Sekarang, kembali ke bisnis. Berapa poin yang kudapat dari menaikkan derajat Nanchi?"}

​[Sistem Peri Nana:]

​{"Selamat! Nona mendapatkan 'Poin Kebaikan Tak Terduga' sebanyak 200 Poin! Saldo Nona sekarang 700 Poin. Tinggal 300 lagi untuk membeli Perlindungan Fisik untuk Nanchi!"}

​[ (Rosalind):]

​{"Cuma 200? Pelit amat! Ya sudah, mana melon berikutnya? Aku liat asisten Paman Baskara yang namanya Hans itu belum dieksekusi kan? Mari kita kuliti dia sampai ke akar-akarnya! Paman Baskara, siap-siap ya, tensi darahmu bakal naik lagi!"}

​Paman Baskara yang mendengar namanya disebut dalam batin Rosalind langsung memegang dadanya yang mendadak sesak. Ia merasa ajalnya sudah dekat setiap kali Rosalind mulai memanggil "Nana".

*​**Ruang tamu Duke** kini tidak lagi terasa seperti tempat penyiksaan, melainkan tempat di mana keadilan mulai ditegakkan satu per satu. Dan bagi Nanchi, hari ini adalah hari di mana keajaiban benar-benar terjadi karena seorang putri yang dianggap sampah, namun memiliki hati (dan sistem**) yang luar biasa*.

​"Terima kasih... Nona," bisik Nanchi dengan air mata kebahagiaan yang mulai jatuh.

​Rosalind mengelus pipi pelayannya itu dengan lembut. "Jangan menangis, Nanchi. Di sisiku, kau hanya boleh menangis karena bahagia. Karena mulai sekarang, akulah yang akan menjadi badai bagi mereka yang berani membuatmu menderita."

​Kata-kata itu terucap lisan, sangat tenang, namun membuat Duke Lyon dan Xander sadar: Rosalind benar-benar telah berubah menjadi mawar berduri yang sangat mematikan bagi musuh, namun sangat pelindung bagi mereka yang setia.

1
Manusia Ikan
sistem b like :
Manusia Ikan
ooh ada sistem nya😏👍
Manusia Ikan
bro kena mag :v
Manusia Ikan
jangan remehkan kekuatan dari lantai yang licin di kamar mandi😂
Manusia Ikan
ah biasa ini mah😏
Rina Yuli
celana dalam lagi 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli
urusan celana dalam pakek mau dibongkar segala lagi 🤣🤣🤣🤣🤣
Rina Yuli: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
acep maulana
sama 2 kk maaf kalau cerita sebelumnya saya hapus 🤣🤣🤣🤣
acep maulana: rekomendasi untuk bab berikutnya hehehe
total 2 replies
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Manusia Ikan: hadir thor
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!