NovelToon NovelToon
MY ELITE LOVER

MY ELITE LOVER

Status: sedang berlangsung
Genre:Raja Tentara/Dewa Perang / Menikahi tentara / Dokter / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:10k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Di balik tatapan dingin seorang Komandan Elite, tersimpan rasa rindu yang terpendam bertahun-tahun.

Saga Pratama Dirgantara menyimpan cinta rahasia untuk sang primadona sekolah, Renata Admajha, adik kelasnya saat SMA. Sosok Saga yang dingin, pendiam, dan tertutup membuatnya hanya berani mengagumi gadis itu dari jauh tanpa berani mengutarakan isi hati.

Hingga saat keberaniannya mulai muncul untuk menyatakan cinta, kabar mengejutkan justru datang menyambar. Sang pujaan hati ternyata telah dipinang oleh saingannya sendiri.

Mendengar hal itu, Sang Komandan patah hati sebelum sempat memiliki. Namun, sebagai lelaki terhormat, tak ada yang bisa ia lakukan selain mundur dengan teratur, mengubur perasaannya dalam-dalam, walau harus menelan pil pahit sendirian.

Namun, takdir cinta sang komandan punya rencana lain yang tak terduga.

Mampukah Saga menemukan Cintanya?
Mau tahu kisah selengkapnya yuk! langsung baca aja ya!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19 My elite lover

"TERSERAH KAU MAU PIKIR ITU MASUK AKAL ATAU TIDAK! TAPI FAKTANYA SEKARANG PERUSAHAAN KITA SUDAH DI UJUNG TANDUK!" bentak Tuan Hartono dengan napas memburu, wajahnya pucat pasi menahan amarah dan kepanikan yang luar biasa.

"Kau tahu apa akibatnya kalau kita benar-benar mencari masalah dengan keluarga sekuat mereka?! Kita tidak hanya akan bangkrut, Sasa! Tapi nama baik keluarga kita akan ikut hancur total! Kita bahkan tidak akan bisa berdiri lagi di kota ini! Semua pintu akan tertutup rapat! Tidak ada yang mau berbisnis, tidak ada yang mau mengakui keberadaan kita!"

Sasa terdiam kaku, seluruh tubuhnya gemetar hebat. Kata-kata yang keluar dari bibir Papanya bagaikan petir yang menyambar di siang bolong, menghancurkan seluruh egonya dalam sekejap.

Pikirannya langsung melayang membayangkan nasib buruk yang akan menimpanya. Tidak bisa lagi berfoya-foya, tidak ada lagi pesta mewah, tidak ada lagi tas dan baju bermerek ... dan yang paling menakutkan, bagaimana dengan Rendy? Pria itu pasti akan langsung mencampakkannya begitu tahu ia jatuh miskin! Lalu bagaimana dengan anak yang tengah ia kandung? Apakah mereka harus hidup menderita kelak?

"Tidak ... tidak mungkin ... Kak Saga dan dua bocah ingusan itu ... benar-benar orang penting ...? Apa lagi Rena mana mungkin ia bisa sedekat itu sama keluarga yang sangat berpegaruh itu! Pasti ada kesalahan di sini?!" batinnya masih menolak untuk percaya. Namun rasa sombong dan angkuh yang tadi masih tersisa, kini lenyap tak berbekas, digantikan oleh rasa takut yang membekukan darah.

"Pa ... Pa ... apa yang harus kita lakukan sekarang?" suara Sasa bergetar parau, air mata ketakutan mulai mengalir deras membasahi pipinya. "Sasa tidak mau jatuh miskin Pa ... Sasa tidak mau kehilangan segalanya dan kembali hidup susah seperti dulu!"

Tuan Hartono menghela napas panjang, mencoba menenangkan detak jantungnya yang kencang. Ia berjalan mendekati putri semata wayangnya, wajahnya kini terlihat sangat serius dan penuh harap.

"Dengar baik-baik Sasa. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan perusahaan dan nama baik keluarga kita hanyalah satu ..." Tuan Hartono menatap tajam tepat ke manik mata putrinya. "Kau harus memohon ampun padanya. Kau harus meminta maaf dengan tulus. Jika perlu, kau harus bersujud di kaki Tuan Muda Dirgantara dan memohon agar dia mau mengampuni kesalahanmu."

Sasa terbelalak lebar, seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.

"A-apa?! Aku harus minta maaf dan bersujud?! Pa! Aku kan calon istri CEO Rendy Wijaya! Mana mungkin aku sujud dan memohon-mohon seperti pengemis pada dua bocah ingusan?! Mau ditaruh di mana muka aku nanti Pa! Aku malu Pa!" tolak Sasa keras, sisa-sisa gengsinya masih mencoba berbicara meski situasi sudah sangat genting dan mengancam nyawa.

"GENGSI?! KAU MASIH BICARA SOAL GENGSI?!" Tuan Hartono kembali meledak, suaranya menggelegar memenuhi ruangan. "Sekarang ini soal hidup mati kita Sasa! Kalau kau tidak mau memohon, lebih baik kita semua tamat hari ini juga! Pikirkan baik-baik! Kau mau hidup mewah seperti ratu atau jadi gelandangan yang tidur di bawah jembatan?! SEMUA ADA DI TANGAN MU SEKARANG! TINGGAL PILIH!"

Tepat saat suasana semakin memanas dan tegang, pintu utama rumah terbuka lebar.

Masuklah Nia Hartono, istri Tuan Hartono dan ibu kandung Sasa, dengan gaya yang sangat glamor dan mencolok. Tangannya penuh tentengan kantong belanjaan bermerek dari butik-butik ternama. Wajahnya terlihat segar dan sangat puas setelah seharian menghabiskan uang bersama geng sosialitanya.

Namun, senyum sumringah di wajahnya langsung pudar seketika saat melihat suami dan putrinya sedang berhadapan dengan wajah pucat dan menakutkan.

"Ada apa ini? Kenapa suasananya kaku dan tegang sekali?" tanya Nyonya Hartono bingung, sambil meletakkan barang-barang belanjaannya di atas meja dengan sembarangan. "Ada apa Pa? Kenapa marah-marah begitu? Apa karena Sasa habiskan limit kartu kredit lagi bulan ini? Ya sudah nanti bayar saja, masa untuk hal kecil saja ribut sih!"

Tuan Hartono menoleh perlahan ke arah istrinya. Ia tidak berteriak, melainkan menyeringai sinis, senyum yang justru jauh lebih menakutkan daripada teriakan.

"Kartu kredit?" ucapnya pelan namun dingin menusuk. "Sekarang kau tidak perlu lagi pusing ngurus soal tagihan kartu kredit, Ma. Mulai hari ini, sebaiknya kau dan putri mu belajar menghemat uang. Sangat hemat. Jangan belanja sembarangan lagi. Jual saja barang-barang mewah kalian kalau perlu, mungkin masih bisa buat makan kita beberapa hari kedepan!"

Nyonya Hartono terbelalak, matanya mengerjap tak mengerti arah pembicaraan suaminya.

"Maksud Papa apa sih? Ngomong aneh-aneh. Kenapa harus hemat? Kan perusahaan kita lancar-lancar saja selama ini? Apalagi sebentar lagi kita juga akan punya menantu seorang CEO dari keluarga Wijaya! Pasti dengan itu keluarga dan perusahaan kita akan semakin sukses dan kaya raya! Jadi apa yang harus kita takutkan Pa?" ucapnya masih merasa aman dan nyaman.

"LANCAR?!" Tuan Hartono tertawa sinis penuh kepahitan. "Salah besar! Sangat salah! Perusahaan kita sedang di ambang kehancuran, Ma! Kita sedang diancam bangkrut total! Grup Dirgantara sedang menekan keuangan perusahaan kita perlahan-lahan sampai kering! Mereka memblokir semua akses kita! Dan semua ini ... semua ini gara-gara ulah putri kesayanganmu yang tidak tahu diri itu!"

Tuan Hartono menuding tajam ke arah Sasa yang kini menunduk dalam, gemetar ketakutan.

"B-Bangkrut?!" Nia ternganga, wajahnya langsung berubah pucat pasi, kakinya lemas seketika hingga ia harus berpegangan kuat pada sandaran sofa. "Tapi ... kenapa? Bukankah selama ini kita tidak pernah menyinggung keluarga Dirgantara? Kita kan selalu menjaga sikap di hadapan mereka ..." isaknya pelan, keringat dingin mulai membasahi punggungnya.

"Sikap?!" Tuan Hartono mendengus kasar. "Putrimu itu sudah menyinggung penerus keluarga Dirgantara secara langsung! Dia menghina orang yang seharusnya dia hormati! Dan sekarang kita harus ikut menanggung akibatnya!"

"Aku tidak bercanda Ma!" lanjut Tuan Hartono tegas saat melihat istrinya masih terlihat ragu. "Sekarang kita tidak punya waktu untuk main-main. Satu kesalahan kecil saja, dan aku pastikan kita semua akan tidur di jalanan sesegera mungkin!"

Sasa dan ibunya saling pandang dengan wajah pucat dan mata penuh ketakutan. Dunia mewah yang selama ini mereka banggakan, seakan runtuh dan hancur berkeping-keping hanya dalam waktu hitungan menit.

Bersambung ...

 

1
sri hastuti
siippp ,luarr biasaaa 👍👍👍👍
Marifatul Marifatul
😇😇🤔
Munas Tuti
aduuuh Sasa kok gak kapok yaa, bener2 gak tau diri ....gak tau apa siapa Sagav
Rahma Inayah
pasti orang suruhan. Sasa nnt klu rencana mu gagal dan km seblak nya yg ketangkap org saga ketar ketir mnt maaf .km Lp klu saga pasukan elite BKN tu aja mata dan telingaj nya ada dmn mn klu ada sinyal yg kurg baik lngsung terkoneksi ke saga
Elsa
makin seru aja nih ceritanya. lanjut baca lah
Elsa
wah gercep juga mommy Saga
Elsa
akhirnya bisa jujur juga saga/Shhh/
Elsa
Kevin sangat jahil ya/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Rahma Inayah
knp gk km aja yg ngantr Rena kerumh sakit saga hrs pake 2 mobil pulg nya BS km jmpt lgi dan bs jln2;walau hanya sbntr ngilngi penat
Munas Tuti
wouuuuw romantisnya Saga...pacar mau dines dikawal, semangat yaa Saga😍
Elsa
cerita yang seru untuk di ikuti
Elsa
lanjut Thor semangat ya
Elsa
sangat bagus😍😍💪💪💪💪💪💪
Elsa
awal baca sudah menarik dan penasaran aku suka
Surya
lanjut up kak, aku semakin penasaran bagaimana kelanjutannya/Smile//Smile/
Surya
rencana yang keren Saga/CoolGuy//CoolGuy//Kiss/
Munas Tuti
keren Saga BTL ke Rena, ternyata gayung bersambut.....buat Sasa kuapooook dehh, makanyajd org jangan sok
Rahma Inayah
good saga
sri hastuti
siipp Saga ,kasih pelajaran orang2 sombong itu , 👍👍👍
❥␠⃝ ͭ🍁YW💋🆂🆄🅼🅰🆁🅽🅸👻ᴸᴷ
Klo Rena tau ini, auto tmbh love² ama Saga 😎😍🤩
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!