NovelToon NovelToon
Cinta Beda Dunia

Cinta Beda Dunia

Status: tamat
Genre:Romantis / Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.7
Nama Author: Riska Almahyra

Vanessa seorang mahasiswi penyuka novel horor yang bertemu dengan Pria dingin di sebuah rumah kosong.

Vanessa terkejut saat mengetahui Nathan yang dia temui itu ternyata bukan seorang manusia.

Nathan meminta bantuan pada Vanessa untuk mencari seseorang yang sudah berani menusuknya.

Vanessa sudah jatuh cinta pada Nathan, setelah Vanessa menemukan orang yang menusuk Nathan, tiba-tiba arwah Nathan menghilang lenyap bagai di telan bumi.

Bagaimana di dunia nyata Vanessa bisa melihat manusia yang persis seperti Nathan apakah itu Nathan, atau hanya kebetulan mirip saja ?

Yuk baca dan ikuti kisah mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riska Almahyra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 (Bukan Orang Bisa)

Pagi itu Vanessa bangun dengan Nathan yang tengah memperhatikannya, “Kenapa?”  tanya Vanessa dengan suara khas bangun tidur.

Nathan malah diam memperhatikan Vanessa tanpa menjawab pertanyaan Vanessa.

Vanessa duduk dan membuka ponselnya melihat notif dari Putri dan Doni, Vanessa memilih membuka aplikasi untuk memesan tiket pesawat secara online.

Vanessa mencoba mencari transportasi yang bisa dinaikinya untuk kepulau itu, “Ini gak salah?” tanya Vanessa pada Nathan.

Nathan mendekati Vanessa dan duduk disampingnya, “Kenapa?” tanya Nathan santai.

“Ini liat selain naik pesawat kita juga harus naik perahu untuk sampai di sana … mahal banget ongkosnya!” ucap Vanessa setengah berteriak karena terkejut.

“Memang pulau itu gak terlalu besar, gak ada landasan pesawat.”

Vanessa menatap Nathan, “Pas lo di culik naik perahu juga?” tanya Vanessa penasaran.

Nathan menggelengkan kepalanya, “Enggak, yang aku ingat saat aku diseret masuk, aku mendengar suara helikopter dan kayanya yang menculik gue itu bukan orang biasa.”

“Maksud lo?” tanya Vanessa.

“Dia pasti orang kaya, dan hanya ada beberapa orang yang memilik lahan di pulau itu,” Vanessa menatap Nathan tidak percaya.

“Kok lo bisa tau sedetail itu?”

“Dulu gue pernah mau membeli lahan disana, tapi keburu di beli orang lain,” ujar Nathan.

“Memangnya murah harga lahan disana?” rasa penasaran Vanessa tidak bisa ia sangkal.

“Menurut gue murah, apalagi kalau dijadikan tempat wisata, akan banyak orang yang merasa terbantu perekonomiannya jika banyak wisatawan yang ingin pergi kesana.”

Vanessa rasa Nathan sepertinya bukan orang biasa, dari cara bicara dan pemikirannya sangat menunjukan dia orang yang cerdas seperti seorang pembisnis.

“Dulu lo kerja sebagai apa?” tanya Vanessa.

“Gue kerja apa yah?” Nathan malah balik bertanya.

“Yeh gue gak tau, kan lo yang kerja.”

Vanessa benar-benar tidak tau jalan pikiran Nathan, sebenarnya Nathan itu orangnya baik apalagi Vanessa dengar Nathan ingin membeli lahan di pulau itu untuk memajukan perekonomian rakyat disana, kalau saja Nathan manusia mungkin Vanessa tidak akan pernah melepaskan Nathan sedikitpun. Vanessa memang suka pada pria berpikiran dewasa dan menomor satukan kepentingan orang lain dari pada dirinya sendiri.

“Pesan saja tiketnya sekarang untuk penerbangan besok pagi,” ucap Nathan memerintah.

Vanessa lagi-lagi mengikuti perintah Nathan, padahal setelah kejadian kemarin rasanya tubuh Vanessa lelah dia ingin rebahan dua hari kedepan, tapi dia juga ingin cepat-cepat menyelesaikan permintaan Nathan, Vanessa menatap wajah Nathan ada kesedihan yang Vanessa lihat disana, “Sebenarnya aku masih ingin bersama mu, tapi aku juga ingin melihat mu tenang, tidak menjadi arwah penasaran seperti ini,” batin Vanessa.

“Yang ini aja,” tunjuk Nathan pada penerbangan pukul 10.00 siang.

Tanpa bersuara Vanessa langsung memesan penerbangan sesuai yang Nathan perintahkan.

“Sekarang cari penginapan,” Nathan memperhatikan wajah serius Vanessa, “Cantik,” batin Nathan.

“Penginapannya Cuma satu gak ada lagi,” ucap Vanessa masih mencari penginapan, siapa tau ada pilihan lain pikirnya.

“Di pulau itu memang baru ada satu penginapan,” Vanessa mengernyitkan dahinya menatap Nathan.

“Kamu kok tau banget tempat itu?” tanya Vanessa.

“Aku kan sudah bilang aku pernah ingin membeli lahan di sana, dan yang pasti aku sudah melakukan survey terlebih dahulu,” tegas Nathan.

“Yaudah kita ambil yang ini aja berarti,” tandas Vanessa dan langsung memesan penginapan lewat ponselnya.

“Lo gak pengen ke kamar mandi gitu,” ucap Nathan sambil menyeringai.

“Kenapa memangnya?” tanya Vanessa polos masih fokus pada ponselnya.

“Itu lo ileran,” sindir Natahan sambil menunjuk sudut bibir Vanessa.

Vanessa malu bukan main, dia langsung menutup wajahnya dan berlari menuju kamar mandi.

“Aaaa gue malu banget ya tuhan,” lirih Vanessa dan mencoba melihat dirinya di cermin.

“Nathaaan!” teriak Vanessa marah.

Vanessa semakin kesal saat mendengar suara tergelak Nathan yang memenuhi ruangan, “Sialan dia ngerjain gue!”

1
Shecilia Kristi
Kecewa
Shecilia Kristi
Buruk
Usmi Usmi
males dah baca nya SDH bulet
Usmi Usmi
gantian ya Thor koma🤣
Usmi Usmi
yg ingikutin Vanessa kayak nya kerjaan pak habdako deh yg anak nya d perkosa Nathan
Usmi Usmi
kok jd mistis sih Thor
Usmi Usmi
Vanessa harus dewasa Thor jangan menye2 terus
Usmi Usmi
gak akan mati Natan Nya kemungkinan setelah sadar akan lupa sama Vanessa
pejuang rupiah😶‍🌫️
Lumayan
pejuang rupiah😶‍🌫️
Luar biasa
ChaManda
langsung to the point ya 👉🏻👈🏻
ChaManda
naksir yaa bangg/Facepalm/
Nabila Aulia
wow
Dianwati
good
Ivana
sangat menarik thor
riskaalmahyra: terima kasih 💕
total 1 replies
Lily
Lumayan
Delvia Sari
kenapa gw harus suka gorengan,, gak elit x kan tor🤣😂
riskaalmahyra: definisi hidup sehat ni 😂
total 1 replies
Nur Adam
smgt untuk ktya mu thoor
Bhre Sandra
menhibur..good story
riskaalmahyra: terima kasih 💕
total 1 replies
Bundane Rafkawae
Kecewa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!