Slow update
Novel ini lanjutan dari Takdir Cinta Bella Season 1&2.
Kebahagiaan keluarga mereka semua semakin bertambah saat mengetahui istri mereka sedang hamil hasil dari buah cinta mereka. Mereka pikir kehidupan mereka akan berjalan dengan mudah dan mulus ternyata tidak banyak rintangan dan godaan yang menjadi bumbu kehidupan rumah tangga mereka.
Itulah yang di rasakan vino saat ini kehamilan citra membuat nya sangat pusing untuk menuruti semua kemauan citra, bukan hanya vino saja kedua sahabat nya juga mengalami hal yang sama. Mereka di wajib kan menuruti semua kemauan istri mereka tanpa bisa menolak nya sedikit pun.
Itu semua hanya segelintir kecil masalah yang mereka hadapi, orang-orang dari masa lalu mereka dan orang tua perlahan berdatangan untuk menguji kehidupan mereka.
Jangan lupa like komen dan vote ya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cerita_Bahagia12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
"Arga." ucap sambil mendorong Arga dari depan tubuh nya.
"Bentar cit, ada yang ingin ku katakan." ucap arga.
"Apa ga, ingat semua sudah berakhir ga." ucap citra.
"Berakhir kamu bilang, gak cit. Semua akan kembali seperti dulu." kata arga sambil menatap mata citra.
"Tidak ga, aku sudah menikah dan aku sangat mencintai suami ku saat ini." ucap citra yang membalas tatapan dari arga.
"Dengan manusia lumpuh itu." ucap arga dengan nada yang mengejek.
"Plakkk." satu tamparan mendarat di wajah arga.
"Jaga ucapan kamu ga, aku tidak peduli dia lumpuh atau tidak yang jelas aku sangat mencintai nya. Buang semua perasaan mu pada ku karena sampai kapan pun aku tidak akan pernah mencintai mu, dan ingat cinta mu lah yang menghancurkan persahabatan kita." ucap citra dengan penekanan nada dan langsung meninggal arga.
"Bagaimana dengan aska." ucap arga yang membuat citra menghentikan langkah kaki nya.
"Aku sudah melupakan nya, dan dia sudah lama pergi." ucap citra.
"Dia sudah kembali dan dia sedang mencari kita berdua." ucap arga.
"Aku tidak peduli ga, aku benar-benar sudah melupakan nya." ujar citra.
"Yakin kau melupakan nya dan dia melupakan mu. Seperti nya dia masih sangat mencintai mu, aku tidak yakin jika dia mengerti jika kau sudah menikah." ucap arga.
"Aku tidak peduli, itu urusannya bukan urusan ku." ucap. citra dan langsung meninggalkan arga.
"Kita lihat saja cit, tidak mungkin kau bisa melupakan cinta pertama mu, itu mustahil." batin arga.
Sementara itu vira dan vino sudah seperti semula lagi, dan vino sangat manja pada adik kesayangan itu.
"Kak kenapa manja sekali sih, malam sendiri kan bisa." ucap vira.
"Tidak, kau harus bertanggung jawab sepenuhnya pada ku, suapin aku makan sampai istri ku kembali. Jika kau sudah menikah aku tidak akan bisa seperti ini lagi." ujar vino sambil membuka mulut nya.
"Dasar manja." ucap vira sambil masukkan potongan buah kedalam mulut vino.
Tak lama citra datang kembali sambil tersenyum ketika melihat keakraban vira dan vino yang telah kembali.
"Sayang, kamu makan buah sebanyak ini." tanya citra.
"Iya kak, lihatlah kak vino sudah terlihat seperti ikan buntal." ujar vira.
"Apa salah." tanya vino.
"Tidak salah, tapi kamu akan kehilangan abs mu dan akan menjadi buncit." jawab citra.
"Kenapa tidak bilang dari tadi, ini semua salah vira." ucap vino yang takut jika tubuh yang dengan susah payah dia bentuk akan hilang. Ia juga takut jika citra akan meninggalkan jika ia sudah tidak memiliki tubuh yang indah.
"Salah ku, apa ini salah ku. Kenapa menjadi salah ku." tanya vira yang tidak terima jika di salahkan vino.
"Iya kamu salah, dan aku benar." jawab vino.
"Vino vira kenapa berdebat seperti anak kecil saja." ucap bella sambil berjalan mendekat.
"Kak vino mom, dia selalu menyalahkan ku, padahal ini semua atas perintah nya." ucap vira.
"Dasar pengadu." ucap vino.
"Vino." ucap bella sambil mencubit hidung mancung vino.
"Mommy sakit, ini salah satu aset ku." protes vino.
"Aset mu berasal dari mana." tanya bella.
"Dari mommy dan daddy." jawab vino.
"Jadi ini milik." tanya bella sambil menunjuk hidung vino.
"Milik mommy dan daddy." jawab vino dengan polos nya.
"Jadi, terserah mommy jika ingin mencubit hidung mu kan." ucap bella.
"Seperti nya sedang asik ni." ucap stiven yang datang dari arah belakang. Sebenarnya sedari tadi ia memperhatikan vino yang sudah mulai kembali seperti semula polos dan menjengkelkan.
"Tidak ada." ucap vino.
"Kau ya, semakin berani pada daddy mu ini." ucap stiven sambil memukul pelan kaki vino.
"Mas, kenapa di pukul." ucap bella.
"Tidak papa mom, aku juga tidak merasakan apapun." ujar vino yang langsung membuat suasana menjadi canggung.
"Vin, besok ini kita pulang ke kota, daddy sudah mempersiapkan kepulangan mu." ucap stiven yang memecah suasana kembali menghangat.
"Bagus lah dad, aku sudah tidak betah." ujar vino yang terlihat kesedihan di wajah nya.
Keesokan hari nya vino pulang ke kota dengan pengawasan dari beberapa dokter, mereka naik jet pribadi milik vins grup yang memang di siap kan khusus jika terjadi hal darurat seperti ini.
"Dad, aku ingin mempunyai jet pribadi atas nama ku." ucap vira.
"Berikan daddy cuci dahulu baru lah daddy akan membuat nya." ujar stiven.
"Yaaa.. masih lama dong, nikah saja belum." protes vira.
"Tidak ada penawaran, daddy masih mempersiapkan hadiah untuk empat kembar cucu daddy." ucap stiven.
"Terserah daddy saja lah. Yang terpenting jika aku hamil nanti tidak melupakan ku." ucap vira.
Note : Author mau jelasin kenapa amanda jarang muncul dan kesorot karena banyak yang tidak suka dengan karakter amanda, padahal amanda akan menjadi sesuatu yang penting di kemudian hari. Jika masih banyak yang tidak suka dengan terpaksa author akan menghilang karakter itu. Bagaiman menurut kalian?