NovelToon NovelToon
Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Cintaku Nyangkut Di Surat Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: ewie_srt

"aku terima syaratmu, tapi terima juga syaratku, kael.."
mahiya melotot kesal,pria dingin itu hanya mengangguk datar.
"okeyyy..deal"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ewie_srt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21

Mahiya nyengir ketika turun dari mobil kael, gaby dan beberapa teman secirclenya,nge-cengcengin dia habis-habisan.

Apalagi kael sampai turun, pakai drama kiss forehead pula, waduh makin ramai suara siulan dari teman-teman mahiya yang rata-rata otaknya somplak kek dia.

"nanti kakak jemput, jangan pulang sendirian yah sayang" ujar kael santai but sure, di depan para jomblowati yang terperangah melihat ke so sweetan mereka. Mahiya ngakak dalam hati, lucu melihat ekspresi teman-teman tercintanya.

"kakak jemput jam berapa?"

Eh si kael, nggak ada simpati-simpatinya ngelihat teman-teman mahiya yang udah pada ngiler, malah pakai nanya sambil mengelusi pipi mahiya lagi.

Tatapan mata para jomblowati itu,menatap penuh keiri dengkian, apakah mahiya perduli, tentu tidak. Gadis somplak itu semakin semangat pamer kemesraan di depan para gadis yang menatapnya dengan tatapan kelaparan, lapar kasih sayang dan belaian.

"jam 2 kak, selesai ujian jam 2 an"

"tunggu kakak, jangan makan siang ama yang lain, tunggu kakak yah sayang"

Mahiya meremang, sejujurnya rasa geli sudah menjalari punggungnya, mahiya hampir bergidik, tapi ditahan sekuat hati.

Wajah para gadis kelihatan jengah, ada yang ngelihat mahiya dan kael dengan ekspresi eneg kek orang mau muntah.

Mahiya tertawa ngakak saat berjalan menuju teman-temannya setelah kael pergi.

Nora, si gadis yang wajahnya selalu bersubtitle, menatap mahiya males, ekspresi wajahnya kek emak-emak hamil 2 bulan, penuh rasa kemuakan dan pengen muntah.

"jijay amat gua ngelihat elu, sok mesra euwwww"

Mahiya masih ngakak, gaby, desi dan eko ikutan ngakak. Mereka semua emang rada-rada aneh, kalau teman sekelas lain ngatain mereka mah kumpulan manusia langka, tapi jangan salah mereka berlima adalah orang-orang terpintar di kelas, dan cantik-cantik tentunya, kecuali eko si laki-laki jadi-jadian.

"nikah jumat, resepsi sabtu, kamu nggak bulan madu neng?"

Eko dengan suara kemayu dan lambaian tangannya yang lentik, menatap mahiya kepo. Dan nular, yang lain pada menoleh ke arah mahiya, matanya udah pada kek detektif kasus pembunuhan, tajem banget.

"bulan madu dong cuk, tapi entar, pas libur semester" jawab mahiya asal, beneran asal. Karena emang dia ataupun kael nggak ada ngebahas bulan madu sama sekali.

Mahiya sengaja jawab begitu, biar para pemilik lambe-lambe reseh makhluk langka ini pada berhenti kepo.

"mahi.." jawil desi yang sedari tadi diam kek orang bener, padahal mahiya tahu, isi kepala nih cewek pasti juga berisik habis, mata dan bibirnya kelihatan banget penasaran dan pengen ngegibah

"malam pertama dengan pak kael, berapa ronde?"

Mahiya tersedak, mana lagi ngunyah bakwan, mahiya batuk-batuk sambil memegangi tenggorokannya yang terasa pedas nauzubillah. Mata mahiya mendelik kek orang sedang di datangi malaikat maut.

Serentak para temannya menepuki punggung mahiya kompak.

"elu sih, nggak kira-kira nanyanya" sembur eko gemas menatap desi yang cuman cengengesan.

"untung mahiya nggak kolaps, kalau kolaps, emang lu mau jadi pengganti mahiya?jadi istri pak kael"

"mauuuu donggg" teriak desi penuh semangat 45, sontak temannya pada gemas, bukannya insyaf kok malah ngelunjak.

Mahiya yang mengusap ingusnya yang meleleh gegara tersedak, melotot sewot.

"sialan lu!"

Suara mahiya sengau, air matanya meleleh karena pedihnya.

"untung gua cuman keselek bakwan, kalau sampai keselek monas, bisa di penjara gua seumur hidup"

Desi nyengir lagi, kini wajah cantiknya kembali penasaran.

"habisnya penasaran,pak kael setinggi dan segagah itu, kira-kira kalau di tempat tidur yahud nggak?"

"emangnya kalian pada nggak penasaran?" mata desi memandangi teman-temannya satu persatu, seperti meminta dukungan.

Pada ngangguk sih, malah matanya pada mutar-mutar semua, entah mikirin apa.

"cerita dong..kami pengen tahu" serentak ke 4 manusia aneh itu mengerjabkan matanya penuh harap.

Mahiya melengos jijay, mana pada sok imut lagi, euwww najis bingit.

"gila lu semua, ntuh urusan ranjang nggak boleh di umbar, dosa tahu! Dosa!"

Apakah teman-temannya perduli, no. Mereka tetap memaksa mahiya bercerita, bahkan mahiya yang kepengen melarikan diri, nggak berhasil.

"besok deh aku ceritain, bentar lagi kita ujian fokus dulu, ntar kalau aku cerita sekarang. Lu pada nggak bisa fokus ujian"

Mahiya menyelamatkan mulutnya dari berbohong, yah gimana coba, apa yang mau dia ceritakan. Boro-boro malam pertama, kiss aja baru tadi, itupun di jidat.

"janji yah!"

Mahiya ngangguk, biarin aja deh yang penting hari ini dia selamat. Besok ma beda lagi, ntar malem dia nanya dulu ama kael gimana bagusnya.

******

"mahi..."

Dihya, ketua leting kelas mereka, nyamperin mahiya yang sedang beberes.

Mahiya menoleh, alisnya naik turun, nanya maksud pria tampan itu memanggilnya.

"kamu beneran udah nikah?"

Mahiya mengangguk, senyum doang, nggak menjawab.

"kok kamu nggak ngomong ke aku?"

"hah?" mata mahiya memicing heran, kok harus yah dia ngomong ke cowok ini. Maklum mahiya rada goblok kalau urusan hati, padahal teman sekelas aja semua menyadari kalau dihya suka ama dia.

"maksud kamu apa?"

Dihya menggeleng, kelihatan banget cowok itu kecewa. Siapa yang nggak kecewa coba, udah nahan-nahan perasaan nggak mau ngajak pacaran karena tahu mahiya nggak pacaran, tetiba aja dengar pujaan hati menikah ama orang lain.

"kamu tega mahi" keluh pria tampan itu sendu.

Mahiya makin bingung, kerutan dikeningnya makin menebal. Apalagi habis ngomong gitu, dihya langsung pergi, mahiya menatap langkah cowok itu heran, dan akhirnya mengedikkan bahunya.

"apa kamu nggak sadar. Kalau dihya suka ama kamu?"

Tiba-tiba gaby, yang entah datang darimana. Duduk di depannya dan ngomong gitu dengan sok dewasanya.

Mahiya tersentak, matanya membola kaget. Gaby dah kaya' jailangkung tetiba aja hadir tanpa diundang.

"ngarang kamu ahh"

"dihhh dibilangin kagak percaya, batu amat si lu" sembur gaby gemas, gadis tinggi langsing itu mengikuti langkah mahiya.

"kamu bebal banget deh cyiin, dari semester satu dihya udah kelihatan banget suka ama kamu"

Mahiya menoleh, raut wajahnya nggak kelihatan senang, biasa aja.

Mahiya sebenarnya juga heran ama dirinya sendiri, sampai detik ini mahiya belum pernah suka ama makhluk yang namanya laki-laki, mungkin ini karena doktrin pak rustam babenya, merasuki alam bawah sadarnya dan mengakar kuat di sana.

"kasihan bocah itu, padahal dia suka banget ama kamu"

"yah udah deh buat elu aja!"

Dengan santainya mahiya nyeletuk, kek nggak ada beban, yang kasihan gaby, biji matanya sampai hampir lepas karena pelototannya gede banget.

"parah lu, dikata dihya benda kali. Tapi kalau yah dianya mau ama aku yah boleh juga sih heheheh"

Gaby cengengesan, mahiya malah ngakak. Sebenarnya mahiya juga tahu dihya punya perasaan ama dia, tapi mahiya juga tahu kalau gaby juga suka cowok itu.

Sesomplak-somplaknya mahiya, rasa setia kawan di hatinya patut di acungi jempol sih.

Bersambung...

1
Rina Zulkifli
maratahon 22 part. mantul n seru ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!