Sinopsis
Menikah dengan pria yang kita cintai dan keluarga nya pun menerima kita dengan baik, jelas membuat kita bahagia tapi semua nya ngak akan semudah itu dalam mencari kebahagiaan . Karena saat ini suami nya malah meninggal dalam kecelakaan, selama itu juga Anggita tak pernah sama sekali menikah .
Apalagi dirinya hanya seorang anak yatim piatu, tidak memiliki keluarga sama sekali dan dibesarkan di panti asuhan di daerah pinggiran kota. Setelah suami nya meninggal, dia tak pernah menikah lagi hingga kedua mertua nya berniat menjodohkan nya dengan adik ipar nya yang usia nya tiga tahun di bawah nya .
Adik ipar nya sama sekali menolak dijodohkan, dia malah menganggap kalau kakak iparnya hanya ingin mencari keuntungan dari keluarga nya tapi saat malam itu dia masuk dan memaksa kakak ipar nya untuk melakukan hubungan suami istri karena dia mabuk tapi ternyata kakak ipar nyaaaaa.....
Bagaimana nasib Anggita kedepan nya ? Yuk mulai ikuti novel ku ya ,makasih 🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana sulas
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
"Aku bisa mendapatkan harga tiga kali lipat kalau dia masih perawan ? Waaah.....aku yakin dia perawan, aku akan membawa nya kesana tapi tunggu lima bulan lagi"
"Aku ngak mau dia curiga ,aku akan membawa nya saat ulang tahun nya. Aku akan berpura pura merayakan ulang tahun nya disana ,di cafe milik mu "
"Hhmmm.....dia ngak punya kekasih ,jadi ngak mungkin dia akan melakukan nya dalam waktu dekat ini. Dia hanya sibuk bekerja dan memberikan uang pada kami ,kau tenang saja "
Malam itu ,Sulas yang baru saja pulang dari rumah sakit mendengar ayah nya berbicara di telpon. Dia yakin kalau yang di bicarakan oleh ayah nya adalah dirinya, dia masih berdiri mematung di depan pintu rumah nya dan berniat masuk sambil berpura pura tidak mendengar apa pun tapi baru saja ingin masuk . Terdengar suara ayah dan ibu nya bicara didalam, membuat dada nya terasa sesak
"Bagaimana ? Apa Erna mau menerima Sulas ? "
"Ya....kamu yakin dia masih perawan kan ? Kalau dia masih perawan maka kita akan dapat bayaran tiga kali lipat, kalau dia ngak perawan lagi maka dapat nya sedikit dan jangan sampai dia hamil karena kalau hamil atau dia pernah keguguran maka erna ngak akan mau menerima nya "
"Tenang aja yah ,Sulas masih perawan. Aku jamin ,dia ngak pernah dekat sama siapa pun. Dia cuma suka sama salah satu dokter saja ,dia kan selalu curhat sama ibu "
"Bagus ,kita akan jual dia sama erna . Lagi pula dia sudah banyak kita bantu ,kalau dia tau maka kita bisa bilang kalau dia harus membalas jasa kita yang sudah menyelamatkan nya. Kalau ngak ada kita ,mungkin dia akan mati kedinginan di luar "
"Iya ....iya....ibu yang akan katakan itu sama dia ,dia itu cuma anak yang kita selamatkan dari hujan angin waktu itu. Dia pasti akan balas jasa kita, ayah ngak usah khawatir "
Tangis Sulas pecah ,tapi dia berusaha menahan nya. Dengan perlahan, Sulas berjalan pergi dari sana dan kembali ke rumah sakit. Dia tidur di ruangan yang memang khusus untuk perawat jika sedang dinas malam ,dia tidur sambil memikirkan hal ini .
Sulas berhenti menangis, dia berpura pura tidur saat dia mendengar pintu ruangan perawat itu di buka . Dia tau kalau dirinya harus siap kapan saja ,tapi dia yakin kalau kedua perawat itu tidak mengetahui keberadaan nya.
"Aku dengar pasien dokter Rendra kejang kejang terus pingsan ,kita harus segera menghubungi dokter Rendra dan perawat Sulas "
"Tapi aku dengar, dokter Rendra baru menikah. Apa ngak apa apa kalau kita hubungi dokter Rendra ?"
"Coba aja deh ,siapa tau bisa keluar. Lebih baik sekarang menghubungi nya, sebelum sesuatu terjadi pada pasien nya "
Sulas melotot, dia memang menyukai Rendra tapi tak pernah mengharapkan lebih . Dia tau status mereka berbeda dan ngak mungkin dia bakalan di terima oleh keluarga rendra, tapi tiba tiba dia mengingat ucapan ibu dan ayah nya.
"Jangan sampai dia hamil "
Sulas pun tersenyum dengan lebar ,dia akan membuat dirinya hamil. Dia akan merelakan masa muda nya menjadi ibu, dia ngak akan menikah dengan pria mana pun dan akan membesarkan anak nya . Dia yakin kalau dia bisa ,dia ngak mau jadi orang tua yang tidak bertanggung jawab.
Kriiing....kriiing
Ponsel Sulas berdering ,membuat kedua perawat yang berada disana terkejut . Begitu juga dengan Sulas tapi dia berusaha untuk tetap berpura pura bangun, dia menatap ke arah kedua perawat yang ada disana
"Eeennghh....eh,kalian yang nelpon ? Ada apa ?" tanya Sulas yang berpura pura baru bangun tidur
"Lho ? ners Sulas ngak pulang ? Kok masih disini ?"
"Udah jam berapa sih ? Tadi mau geletakan bentar ,malah ketiduran " jawab Sulas sambil tersenyum dan menatap ke arah jam yang ada di dinding, dia pun kembali berpura pura terkejut
"Eh...udah malam aja ,kalau gitu aku pulang dulu ya " ucap Sulas yang bangkit dari tidur nya, kemudian dia berniat untuk berdiri tapi di tahan oleh perawat yang ada disana
"Pasien dokter Rendra kejang kejang ,kami sudah menghubungi dokter Rendra. Mungkin bentar lagi dokter Rendra sampai ,pas ners Sulas sudah disini . Ayo siapkan ruang operasi ,kayak nya bakalan harus di operasi " jelas ners lainnya
Sulas pun bangkit ,dengan cepat dia berjalan menuju ruangan operasi. Menyiapkan segala sesuatu nya untuk operasi bersama dokter magang dan dokter jaga yang sudah ada disana, mereka pun menunggu Rendra datang
Tak lama rendra datang ,memeriksa semua nya dan segera melakukan operasi. Kini operasi pun berjalan lancar ,Rendra kembali ke ruangan nya untuk merilekskan tubuh nya sebentar sebelum pulang. Sulas melihat hal itu ,dia segera memeriksa keadaan pasien nya yang sudah baik baik saja kemudian menyusul rendra ke ruangan nya dengan membawa segelas susu
Sulas akan menjalankan rencana nya, dia sudah memikirkan matang matang dan menjadikan rendra sebagai ayah dari anak nya tapi dia ngak akan minta tanggung jawab rendra karena dia yakin kalau dirinya ngak akan bisa menjadi bagian dari keluarga rendra
Sulas tau kalau Rendra sudah menikah dan ngak akan menikahi nya juga, dia hanya butuh benih dari rendra agar di tidak dijual oleh kedua orang tua yang sudah membesarkan nya. Walaupun Sulas tau kalau dirinya bukan anak kandung ,tapi jelas dia ngak mau di jual oleh kedua orang tua nya dan tetap menganggap mereka orang tua kandung nya.
"Apa yang kau lakukan Sulas ?" bentak rendra yang terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Sulas, dia bisa melihat air mata Sulas mengalir di pipi nya
"Maaf dok,saya terpaksa melakukan nya . Saya janji saya ngak akan meminta tanggung jawab anda ,saya butuh pertolongan anda dok " jawab Sulas yang sudah menangis, dia menunggu obat yang dia suntikan bekerja dan hanya beberapa menit akhirnya tubuh rendra merasa panas dingin.
Rendra menatap tajam pada Sulas, dia ingin marah dan pergi dari sana tapi tubuh nya tak bisa menahan nya lagi . Apalagi Sulas sudah membuka seluruh seragam perawat nya ,ber te lan jang didepan rendra membuat rendra memejamkan mata nya
"Bantu saya dok ,saya janji . Hal ini ngak akan diketahui oleh siapa pun, saya ngak akan cerita pada siapa pun. Saya hanya butuh benih anda dok ,saya ingin hamil anak anda " ucap Sulas dan langsung menarik wajah rendra ,meraup bibir nya hingga terjadi ciuman panas di ruangan itu
Bersambung
Jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘