Ini Season 2 dari novel →Time Travel Jenderal Jia Li←
Kisah perjalanan balas dendam seorang putra terbuang, lalu tak sengaja bertemu gadis cantik yang memiliki sifat dingin seperti nya tapi seiring waktu mampu memikat hati dingin nya.
Berawal dari ambisi yang ingin menghabisi gadis dingin itu, karena telah lancang mengetahui rahasia terbesar nya.
Tapi malah berujung mencintai nya.
Lika liku kehidupan yang menyesakkan dada, di alami seorang pria tampan yang tak di anggap oleh keluarga nya.
Dan lika liku kisah perjalanan cinta pria itu saat tau bahwa orang tua gadis yang di cintai nya, ternyata musuh bebuyutan orang tua nya.
Akankah pria itu berhasil membalaskan dendam nya? dan akankah dia berhasil mendapatkan restu dari keluarga gadis yang di cintai nya?.
.
.
.
.
Selamat membaca❤️🥰.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Temu Samini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 21 "Alasan"
“Han Qiancheng! kenapa kau tidak menjawab pertanyaan ku?!” tanya Freya dengan kesal
Pangeran Han Qiancheng yang mendengar pertanyaan Freya kembali menghentikan langkahnya, dan membalikkan tubuhnya menghadap Freya
“Kau akan menyesal jika kau mengetahui nya!” jawab nya dengan dingin
Freya yang mendengar itu mengernyit bingung dan menatap mata coklat pria di depan nya
“Aku tidak akan menyesal!” jawab nya yakin
Han Qiancheng tersenyum sinis dan memiringkan kepalanya
“Heh, apa kau yakin?”
“Ya!”
“Walaupun begitu aku tidak akan pernah menjawab pertanyaan mu Freya Benedict!” Han Qiancheng tersenyum sinis dan kembali melanjutkan perjalanan nya
Freya yang mendengar itu menggeram marah dan berteriak kesal
“Dasarrr Han Qiancheng sialannn!! aku bunuh kau brengsekk!!” teriak Freya marah dan berlari setelah itu melompat ke punggung pangeran Han Qiancheng
Pangeran Han Qiancheng yang mendapatkan serangan tiba-tiba itu terhuyung karena tidak siap saat Freya melompat ke punggung nya.
“Gadiss gila turun kau sialan!” bentak pangeran Han Qiancheng dengan kesal
Freya tidak menghiraukan ucapan pangeran Han Qiancheng dan mulai menjepit leher pangeran Han Qiancheng dengan tangan nya, pangeran Han Qiancheng yang di perlakukan seperti itu merasakan sakit di lehernya dan mulai kehabisan nafasnya
”F-freya le-lepas-kan uhuk uhuk, a-aku ti-tidak bi-bisa ber-berna-fas si-sialan uhuk uhuk!!” ucap pangeran Han Qiancheng dengan terbata-bata
“Tidak akan! sebelum kau mau mengatakan yang sebenarnya kenapa kau membenci kedua orangtua ku!” Freya semakin mengencangkan jepitan tangan nya pada leher pangeran Han Qiancheng
“Ba-baik-lah a-aku a-akan uhuk me-mengatakan nya uhuk uhuk” pangeran Han Qiancheng kembali terbatuk karena dia sudah merasakan udaranya semakin menipis
Freya yang mendengar ucapan pangeran Han Qiancheng melepaskan cekikan nya itu dan melompat turun, setelah itu dia tersenyum puas
“Uhuk uhuk, dasar kau gadis gila!!” maki pangeran Han Qiancheng dan setelah itu kembali terbatuk
Sedangkan Freya hanya mendengus dingin dan menatap pangeran Han Qiancheng dengan malas
“Cepat katakan, kenapa kau sangat membenci kedua orang tua ku” Freya berucap dengan tidak sabar
Pangeran Han Qiancheng yang mendengar itu menegakkan tubuhnya dan menatap Freya dengan tajam, dia akan membalas perlakuan Freya tadi padanya
“Karena kami sebelum nya memiliki beberapa masalah yang tidak di ketahui oleh siapapun kecuali kami bertiga!” ucap pangeran Han Qiancheng dengan acuh dan kembali melanjutkan langkah nya tanpa menatap Freya
Freya yang mendengar ucapan pangeran Han Qiancheng menatap pangeran Han Qiancheng dengan kesal, dia tidak membutuhkan jawaban itu yang dia butuhkan itu alasan nya! sekali lagi Freya tegaskan alasannya!!
“Han Qiancheng sialan! jelaskan lebih rinci lagi! aku ingin mengetahui alasan mu membenci kedua orang tua ku bukan hanya itu saja!” Freya kembali mengejar langkah pangeran Han Qiancheng
“Bukankah aku sudah mengatakan nya, kami sebelum nya memiliki beberapa masalah! apa kau bodoh?!” ucap pangeran Han Qiancheng dengan sinis
“Tapi alasan macam apa itu hah?!” protes Freya dengan kesal
“Ya alasan! aku rasa kau benar-benar bodoh!” ucap pangeran Han Qiancheng dengan sinis
“Kau?! berani-beraninya nya mengatai ku bodoh?!”
“Kau memang bodoh!!”
“Kau itu yang bodoh sialan!!” sinis Freya
“Terimakasih aku memang tampan” jawab pangeran Han Qiancheng dengan penuh percaya diri
Freya yang mendengar ucapan pangeran Han Qiancheng bibirnya berkedut, siapa yang mengatakan jika pangeran gila ini tampan? apa dia tuli?!!
“Siapa yang mengatakan dirimu tampan hah?!”
“Bukankah kau tadi mengatakan nya?” ucap pangeran Han Qiancheng dengan berpura-pura polos
“Aku rasa kau tuli!”
“Oh terimakasih aku memang hebat” ucap nya lagi dengan bangga
“Kau pangeran gillaaa!!!” teriak Freya dengan kesal dan berjalan pergi mendahului pangeran Han Qiancheng dengan menghentak-hentakkan kaki nya dengan kesal
Pangeran Han Qiancheng yang melihat Freya seperti itu tersenyum tipis, sampai kapan pun dia tidak akan mengatakan alasan kenapa dirinya membenci Jia Li dan Yui karena dia tidak ingin rencana nya gagal karena kecerobohan nya!
‘Tunggulah sampai waktunya tiba, aku akan membuat dirimu menderita Jia Li, jika benar Yui berada disini aku juga akan membuat dirinya menderita! bersiap-siap lah kalian berdua karena aku akan datang!!’ batin Devin Halbert dengan menatap punggung Freya yang semakin menjauh dengan dingin