Aku masih belum mau menikah,tapi keadaan dan situasi sulit membuat aku menyepakatinya.
Cerita ini menceritakan Kisah Tentang Yoga Dan Kinan,yang di jodohkan kedua orang tua mereka.
Mereka pun terpaksa mengiyakan,karena situasi dan keadaan yang sedikit memaksa mereka.
Perjanjian dan kesepakatan pun terjalin antara kedua nya.
Akan kah mereka bercerai? dan bagaimana kehidupan mereka kedepan nya?
Yuk disimak!
Semoga kalian suka ya ^_^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tidur Satu Ranjang
Hari pun semakin malam
Pak Alex mengajak Pak bambang untuk menginap mengingat hari yang sudah malam sekali.
Pak Bambang pun menyetujui nya dan mengajak serta Yoga untuk menginap di sini.
Yoga yang tak bisa berkata banyak pun mengiyakan ajakan Ayah dan Ayah Mertuanya.
Seusai makan Yoga lebih dulu masuk ke dalam kamar Kinan yang diberitahu Ibu Mertuanya.
Sementara Kinan masih mengobrol dengan Bu Ayu dan Bu Sara di teras rumah.
Ketika sudah merasa lelah sekali,Kinan masuk kedalam kamarnya dan terkejut melihat Yoga sedang berbaring di atas tempat tidurnya yang serba pink itu.
"Mas Yoga ngapain disini?ini kan kamar ku" Tanya Kinan dengan wajah keheranan.
"Apa kamu lupa dengan status kita dimata orang tua? kalau aku tidak tidur disini aku mau tidur dimana?" Ketus Yoga
Kinan pun mengingat kalau dia adalah istri nya Yoga,jadi tidak mungkin Yoga dan Dirinya pisah ranjang apa lagi di rumah orang tua nya.
Kinan lantas mengambil handuk dan pakaian dalam lemari nya untuk dibawa ke kamar mandi dengan wajah yang cemberut.
Beberapa saat kemudian.
Saat Kinan selesai mandi,iya melihat yoga sudah tertidur pulas di tempat tidur nya.
Kinan menepuk dahi nya sendiri dengan wajah yang memelas karena akan tidur satu ranjang dengan seorang pria.
"Bagaimana bisa aku satu tempat tidur dengan dia" Gumam Kinan sambil memijit tangan nya yang sudah sangat pegal.
Kinan pun menghela nafas dengan kasar lalu duduk di samping tempat tidur nya perlahan, iya menatap punggung laki - laki yang kini sedang dalam posisi tidur membelakangi nya.
Karena Rasa lelah yang sudah teramat dalam dan tak tertahan kan lagi,Kinan pun memberanikan diri nya meski pun ada rasa takut dan canggung karena ia belum pernah tidur satu ranjang dengan laki - laki.
Meski pun sudah sangat mengantuk,Kinan tak bisa tidur dengan nyaman,Seperti ada yang kurang dari posisi nya saat ini dan membuat Kinan mencoba posisi lain lagi dan lagi.
Yoga yang bisa merasa kan goyangan pada tempat tidur itu pun terbangun dan memposisi kan diri nya duduk dan menatap Kinan yang masih terus saja bergerak.
"Ada apa dengan mu? apa kaki mu gatal? kau sangat menganggu dengan begerak seperti ini" Ucap Yoga dengan nada kesal.
"Tapi aku tidak bisa tidur,aku merasa tidak nyaman" jawab Kinan.
"Kalau tidak nyaman tidur saja di bawah,aku sudah pusing melihat warna spray tempat tidur mu yang sangat mencolok ini,sekarang harus terganggu karena kamu yang terus bergerak di samping ku" Tutur Yoga lalu membaring kan kembali tubuh nya
"Dasar laki - laki gak punya hati,ini kan kamar ku,dia berkata seolah ini adalah kamar nya" Batin Kinan dengan kesal.
Kinan yang mendengar omelan dari laki - laki di samping nya itu pun lansung terdiam dan mencoba untuk memejam kan mata.
Pukul 2 Malam
.
.
Kinan yang sudah tertidur pulas,tiba - tiba tangan nya memeluk tubuh Yoga dan 1 kaki nya mengapit Kaki Yoga,membuat Yoga tersadar dan melihat Kinan sedang memeluk nya.
"Dasar wanita ini,tadi bilang tidak bisa tidur karena aku tidur di samping nya,sekarang malah menimpa ku" Ucap Yoga dan lansung tangan Yoga memindah kan tangan dan kaki Kinan perlahan dan mendorong Posisi Kinan menjauh dari tubuh nya,Yoga lalu mengambil bantal guling dan menaruh nya di tengah - tengah,sebagai pembatas tidur nya dengan Kinan.
Bersambung
awal aku curiga kerjaan si Bella tapi ternyata siska
sabr kinan suatu saat yoga akn bucin sama mu