NovelToon NovelToon
Ribeena

Ribeena

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Diam-Diam Cinta / Model / Tamat
Popularitas:18.7k
Nilai: 5
Nama Author: ariista

Ribeena (Bee), 26 tahun awalnya gadis cupu yang selalu mendapatkan bullyan di kampusnya akhirnya bertransformasi menjadi model dingin tidak tersentuh dan populer setelah beranjak dewasa. Ia harus menjalani hidup mandiri yang tidak tau siapa orangtua kandungnya. Berkat dari atasannya lah Bee menjadi model terkenal. Bee gadis cupu bersama sahabatnya mendirikan agency model, Bee mampu membuktikan dirinya bisa bangkit dari kerasnya kehidupan.

Sean, 28 tahun lelaki tampan kakak angkat Bee yang selalu melindungi dan diam-diam mencintai Bee, mereka berpisah karena Sean harus melanjutkan S2 nya di luar negeri. Bee sendiri semenjak berpisah dari Sean tidak ingin di ganggu dan di hubungi oleh Sean, Bee ingin fokus mencari jati dirinya.

Bagaimanakah kisah Bee dan Sean selanjutnya, apakah Bee akan bertemu dengan kedua orangtuanya, apakah perjalanan hidup nya masih akan mendapatkan ujian? Yuukk.. mampir dan ikuti perjalanan Ribeena (Bee)..


Salam author,
ariista
ig: aritanti

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kegalauan Bee

Pulang dari kantor nya Bee memasuki kamar nyamannya, Bee sedang galau. Apakah ia akan menerima tawaran ke luar negeri. Bee membaringkan dirinya di sofa kamarnya.

Bunyi ponsel Bee berdering, Bee meraih tasnya di atas meja mengambil ponselnya.

Kak Sean is calling..

Bee mengangkat telponnya.

"Iya Kak?"

"Di mana Bee? Temani Kakak makan malam ya?"

"Gak sama Grasia aja Kak?"

"Bee, Kakak udah di bawah sekarang, Kakak tunggu di bawah,"

"Hah?"

Bee belum juga mengganti pakaiannya. Ia segera turun ke bawah.

Sampai di bawah Bee melihat mobil kakaknya sedang terparkir. Kak Sean berdiri menyandar di samping mobilnya dengan style kerennya.

Ah Kak Sean, kenapa jantungku selalu berdegup kencang, pliss heart biasa aja jangan buat diriku gugup di depan Kak Sean, Bee bermonolog di dalam hatinya.

Sean tersenyum memandang model cantik yang mendekat ke arahnya.

"Bee, kamu baru pulang kerja,"

"Iya Kakak sih, Bee baru juga masuk ke kamar,"

"Ya udah gak papa tetap cantik harum kok," Sean membukakan pintu mobilnya.

Bee masuk ke mobil, harum tubuh Bee terhidu di hidung Sean yang masih memegang pintu mobil membiarkan Bee masuk.

Sean menutup pintunya, ia berjalan memutari kap mobil depan. Sean membuka pintu mobil pengemudi mendudukkan bokongnya.

"Kita mau kemana Kak?"

"Kamu mau makan apa?"

"Terserah kakak aja,"

"Makan ayam penyet di warung pinggir jalan gak papa? Tempatnya rame terus di situ,"

"Gak papa sih kak,"

"Beneran? Kamu model populer loh Bee,"

"Emang kenapa Kak? Model kan butuh makan juga,"

"Iya sih tapi kan biasanya yang populer suka jaim tu,"

"Emang Bee jaim?"

"Gak sih,"

"Ya udah, case closed,"

Sean nyengir tampak gigi rapinya yang membuat wajahnya semakin tampan.

Sean melajukan mobilnya sampai lah mereka warung ayam penyet yang rame pengunjung nya. Tempatnya luas, banyak pasangan muda mudi sedang bercengkrama sambil menikmati malam.

"Kamu beneran gak papa kita makan di sini,"

"Ya ampun kak, gak papa, jangan di bahas lagi,"

"Tuh pada ngelirik ke kamu, penggemar kamu kali," Sean dan Bee berjalan mencari tempat duduk yang kosong.

"Itu ada meja kosong, kita duduk di sana ya," Sean menarik tangan Bee menuju ke meja kosong.

Bee mengikuti saja Kak Sean nya membawanya.

Mereka duduk sambil menikmati angin malam yang berhembus.

"Kakak sudah memutuskan pertunangan kakak dengan Grasia, Bee,"

"Hah?" Bee kaget.

"Kenapa kaget, bukannya kemarin kakak dah kasih tau mau memutuskan pertunangan kakak. Kakak akan melamarmu Bee, kamu mau kan?"

"Tapi Kak.. " belum selesai Bee bicara datang pelayan ke meja mereka menanyakan pesanan mereka.

Sean memesan makan dan minum ke pelayan.

"Tapi apa Bee?"

"Em.. em.. Bee mendapatkan tawaran kontrak ke luar negeri Kak selama setahun,"

"A-pa?! Ke luar negeri?! Apa kamu menerimanya?!"

Bee menggelengkan kepalanya.

"Baru tadi pagi Bee di infokan Kak,"

"Nah, hal-hal yang begini nih yang bikin Kakak gak suka,"

"Maksudnya Kak?"

"Kamu lupa Bee, gimana kamu dulu minta pindah ke kosan? Tinggal di kosan kamu tak mau menjawab dan membalas telpon dan pesan dari Kakak, kamu gak tau gimana rasanya Bee," Sean menatap Bee dengan lamat.

Bee terdiam, ia tau dirinya lah yang tidak mau dihubungi oleh kakak angkatnya itu.

Pelayan datang ke meja mereka membawa pesanan mereka, obrolan mereka terjeda sejenak.

Setelah pelayan pergi Sean melanjutkan kembali pembicaraan mereka.

"Apa kamu mau mengulanginya lagi ke Kakak Bee? Kakak gak mau, Kakak akan segera melamar kamu Bee, titik,"

Bee bingung, ia akan di lamar? Orangtuanya aja dia gak tau siapa. Siapa yang akan menjadi wali nikahnya nanti? Apakah pak penghulu? Bee ingat jika ia pernah diberikan amplop oleh ibu angkatnya kalau dimintanya di buka pada saat ibunya sudah tidak ada. Sampai saat ini Bee belum membukanya. Ia masih menyimpannya.

"Kak, jika kakak melamar Bee siapa yang akan jadi wali nikah Bee Kak? Bee gak tau siapa orang tua Bee, Bee mau mencari orang tua Bee dulu Kak, apa Kakak bisa bantu Bee?"

Sean menatap ke Bee, mata Bee sudah berkaca-kaca. Sean menyentuh tangan Bee, ia tidak ingin Bee bersedih.

"Kita makan dulu ya, Kakak pasti akan bantu mencari orang tua kandung kamu Bee,"

"Apa kamu ada petunjuknya Bee?"

"Bee gak tau Kak, cuma ada satu amplop yang belum pernah Bee buka diberikan Ibu Rinda sebelum beliau pergi meninggalkan Bee,"

"Ya udah nanti kita liat isi amplopnya mungkin ada petunjuk dari situ, sekarang kita makan dulu aja, pasti perut mu udah lapar,"

"Iya Kak,"

Sean dan Bee akhirnya makan malam. Sudah lama Sean dan Bee tidak makan seperti ini makanan favorit kebanyakan orang. Bee yang harusnya menjaga pola makan, malam ini terpaksa besok ia harus ngegym extra.

Mengikuti keinginan Kak Sean yang selalu mengajaknya makan enak akan membuat timbangannya selalu ke kanan. Kak Sean akan marah jika ia tidak makan tapi kalau diikuti tubuhnya yang akan bermasalah. Sebagai seorang model Bee harus tetap menjaga tubuhnya agar ideal sesuai dengan berat seorang model.

"Enak kan Bee? Kamu sudah pernah makan di sini belum?"

Bee menggelengkan kepalanya.

"Oh iya melanjutkan yang tadi, jadi kapan mau melihat surat dari ibumu Bee?"

"Terserah Kak Sean aja kapan ada waktunya,"

"Kira-kira isinya apa ya Bee?"

Bee mengedikkan bahunya.

"Kenapa gak kamu buka-buka surat nya Bee? Sudah lama gitu,"

"Bee lupa Kak, Bee juga fokus kuliah sambil kerja,"

"Ohh, iya kamu sibuk terus, sampai pesan Kakak telpon Kakak juga gak pernah kamu tanggapi,"

Blush..

Wajah Bee memerah, Bee seakan tertohok. Ia memang salah dengan tidak membalas dan mengangkat telpon dari kakaknya tapi Bee punya alasannya sendiri.

"Itu sudah lama berlalu, semoga ke depannya kamu gak ngulangi lagi Bee, kamu gak kasihan apa sama Kakak?"

Bee memalingkan wajahnya, ia ingin tertawa tapi di tahannya.

Kasihan? Kalau kakak memang mau jumpai Bee pasti bisa aja, bagaimanapun caranya, Bee kan tidak ke mana-mana juga, masih di kota ini juga, batin Bee tidak mau di salahkan sepihak saja.

"Ya udah kalo gitu balik dari sini aja kita liat isi surat dari Ibumu, mana tau itu surat wasiat atau warisan Bee,"

Bee membolakan matanya mendengar kata-kata warisan dari kakaknya ini.

"Lah kan iya Bee, kamu di suruh bacanya setelah ibumu udah gak ada,"

Bee memalingkan wajahnya lagi.

Kenapa kak Sean jadi cerewet begini ya, dulu padahal gak begini, batin Bee.

"Iya nanti kita liat di apartemen Bee Kak, suratnya ada sama Bee,"

"Baiklah, Kakak senang akhirnya bisa ketemu kamu lagi Bee, kamu gak tau tersiksanya kakak Bee 5 tahun loh Bee, seandainya dari dulu kakak bisa temui kamu, mungkin anak kita udah gede Bee,"

Bee membolakan matanya. Sean semakin senang menggoda Bee, wajahnya menggemaskan. Bee yang pendiam, Bee yang dulu selalu berpenampilan cupu sekarang sudah bertransformasi menjadi seorang model yang hebat.

1
Ney Maniez
bahagia nyaaa🤗🤗🤗🤗
Ney Maniez
kerennn kan bodyguard nyaa😎😎
Ney Maniez
waduhhh ad yg ngintaiii
Ney Maniez
semoga dia orang baik,, mempertemukan dgn pengacara klrga bee
Ney Maniez
siapa yg gk mau bodyguard ganteng 😂😂😂😂
Ney Maniez
gk jera2 C claudia
Ney Maniez
ada titik terang yaa bee
Ney Maniez
udahhh buruan nikahhhh
Ney Maniez
itu C clau kok gk dpt karma ny
Ney Maniez
aduhhh seannn knp lm skli ngmbil kputusan
Ney Maniez
clau ksh pljrn donk
Ney Maniez
knp gk lngsung ajj Sean,,, jgn brlarut2
Ney Maniez
waduhhh, knp gk jjur dr awal seannnnnn
Ney Maniez
jgn mauuu beeeeeee
Ney Maniez
alasan,,, kn bs bntu tnp tunangan
Ney Maniez
untung cheeris jg baik
Ney Maniez
kerennn Bee,,, semangat yaaaa...
tp jgn cuek in Sean donk
Ney Maniez
knp dicuekin Sean
Ney Maniez
lawannn napaaa bee
Ney Maniez
ohh persahabatan 🤗🤗🤗🤗
kok gk diangkat Bee....
btw Sean pergi nyatain perasaannya gk y🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!