Anisha adalah seorang gadis Sholehah yang cantik dan baik hati semenjak kematian kedua orang tuanya Anisha menjadi orang tua tunggal untuk adik semata wayang yang bernama adeliya.sampai akhirnya Anisha bertemu dengan seorang ibu yang sangat baik dan menganggap Anisha anaknya sendiri,tanpa disadari Anisha kalo ibu itu ternyata mempunyai maksud lain dari rasa sayangnya terhadap Anisha.
apakah Anisha mengetahui maksud ibu tersebut?
yuk langsung kepoin novel ku yang pertama.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sischa cintara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 21
Tak terasa Anisha sudah hampir satu bulan bekerja di tempat Tante Rena.
" mbak...hari ini mbak kerjanya bagian malam ya ..?" tanya Adel pada kakaknya.
" iya de..kenapa..?" kata Anisha kembali bertanya pada adiknya.
" hati - hati ya mbak kalo pulangnya nanti.karena sekelompok anak muda, yah bisa dibilang preman kampung mulai lagi tuh ngumpul depan jalan kita itu mbak.." katanya.
" masa dek...kamu kata siapa..?" tanya Anisha
" kata Mira mbak..karena kakaknya Mira kemarin malam kakaknya di cegat sama ketua preman itu mbak." kata Adel menceritakan kejadian yang menimpa kakak temannya pada Anisha.
Anisha terdiam dan hanya mengangguk - anggukan kepalanya memahami cerita adiknya.
" insya Allah dek, Allah akan selalu melindungi kita. kamu tenang aja ya .." kata Anisha sambil memandang adiknya.
Anisha menata sarapan pagi buat dia dan adik tersayangnya.
" ayo sarapan dulu..nanti kamu terlambat lho.." kata Anisha sambil mengambil makanan buat adiknya.
kemudian mereka makan bersama.setelah sarapan.adel pamit pada Anisha dan berangkat ke sekolah seperti biasa dia meraih tangan kakaknya dan menciumnya.tak lupa dia mengucapkan salam.
setelah kepergian adiknya Anisha mulai merapikan rumahnya sambil mendengarkan lagu - lagu sholawat dari ponselnya.saking asyiknya Anisha tidak menyadari kalo dia kedatangan tamu.
" assalamu'alaikum .." ucap Bu Susi pada Anisha
Anisha kaget dan menoleh kearah suara.melihat Bu Susi Anisha mematikan lagu di ponselnya.
" waalaikumsallam " jawab Anisha sambil berjalan menuju pintu luar.
" ibu bapak silahkan masuk " katanya mempersilahkan kedua suami istri itu masuk kedalam rumahnya.
" silahkan duduk pak, Bu ." katanya lagi.
" terimakasih " ucap keduanya sambil duduk di sofa yang ada diruang tamu di rumah Anisha.
" terima kasih Bu, pak udah Sudi mampir kerumah Anisha ini." katanya Anisha sambil duduk di depan kedua tamunya.
" subhanallah cantik anak ini.." gumam pak Anton.
" sebentar ya bu,pak Anisha buatkan minuman dulu" ujarnya berlalu dari hadapan tamu nya menuju ke dapur.
dibalas anggukan Bu Susi dan pak Anton.
" cantik ya mah anaknya"
" iya pah,makanya mamah suka..sopan lagi orangnya "
sambil menunggu Anisha, Susi melemparkan pandangannya ke sekitar ruang tamu anisha.dia tersenyum melihat kesederhanaan rumah Anisha.
" rapi bersih asri lagi " katanya tersenyum
Dan matanya tertuju pada sebuah fhoto yang terpasang di dinding ruangan.susi berdiri dan mendekati fhoto itu.
" astagfirullahhalazim..Yanti..wijaya" katanya terkejut sambil menutup mulutnya dengan tangannya.
melihat istrinya terkejut,Anton melihat istrinya mengambil fhoto yang ada di dinding ruangan itu.
" ada apa mah.. " kata suaminya
Susi membawa fhoto yang di ambilnya dari dinding ruang tamu Anisha, membawanya mendekat pada suaminya
" kenapa mamah menangis..? kata suaminya pada istrinya.
namun Susi tak menghiraukan teguran suaminya dia terus menangis tak henti sampai Anisha datang membawa minuman dan kue buatannya.
" ibu..." kata Anisha sedikit kaget melihat Bu Susi menangis.
" ada apa Bu kenapa ibu menangis..? katanya lagi.
Anisha meletakkan minuman dan kue di meja.kemudian Anisha duduk sambil memandang Bu Susi yang masih menangis.
" ini ibu dan bapak mu Anisha...? kata Bu Susi sambil memperlihatkan bingkai fhoto yang ada di tangan nya
" iya Bu..." kata Anisha
Susi makin menangis mendengar pengakuan Anisha.
" maaf Bu,. ibu Susi kenal dengan bunda dan ayah saya..?" tanya Anisha
Susi hanya mengangguk sambil menghapus air matanya.
sedangkan pak Anton hanya terdiam melihat istrinya menangis.karena pak Anton tidak tau siapa ibu dan bapaknya Anisha yang ada di dalam fhoto yang di pegang oleh istrinya.
"bunda mu dan ayah mu adalah sahabat ibu di waktu SMP dan SMA. kami selalu
bersama - sama, namun saat kelas dua SMA ibu pindah ke luar negri karena mengikuti orang tua ibu yang pindah tugas ke sana.dan mereka berdua terakhir ibu dengar menikah selepas lulus SMA."
Bu Susi menarik nafas berat dan memandang anisha.kemudian dia melanjutkan bicaranya.