NovelToon NovelToon
BARRA CINTA DUA DUNIA

BARRA CINTA DUA DUNIA

Status: tamat
Genre:Cinta Beda Dunia / Cinta Seiring Waktu / Suami Hantu / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:219.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Saat Gita begitu frustasi karena tak ada Lelaki yang mau menikahinya, akankah ia menerima tawaran menjadi istri seorang pangeran Gonoruwo yang berjanji akan menyembuhkan kutukan pada dirinya. Perkawinan yang awalnya hanya untuk membalaskan dendam kepada laki-laki yang membuatnya menjadi perawan tua bahkan kehilangan suaminya. Namun siapa sangka benih-benih cinta mulai bersemi dalam diri Gita hingga membuat wanita itu enggan berpisah dengan suami gaibnya. Seorang ustadz kemudian mencoba untuk mendekatinya dan mengajaknya ta'aruf lalu apakah Gita akan tetap setia kepada Barra yang selama ini selalu melindunginya atau ia akan menerima lamaran sang Ustadz??.

Yuk ikuti kisahnya di sini???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21

"Sebentar lagi kamu pasti siuman," ucap Pemuda itu kemudian mengusap kening Gita

"Siapa kau sebenarnya?"

Lelaki itu terkejut saat melihat Zacky menyentuh pundaknya.

"Tentu saja aku Asep, santri Pondok Pesantren Darussalam," jawab pemuda itu enteng

"Tidak mungkin seorang santri biasa bisa meninggalkan raganya dan menolong ku disini, kau memiliki kemampuan supranatural yang luar biasa pasti kau bukan santri biasa. Bahkan Kyai Sodiq pun menempatkan dirimu sekamar denganku, jadi katakan siapa dirimu yang sebenarnya?" kembali Zacky menanyakan identitas Pemuda itu.

Bagaimanapun juga rasa penasarannya beralasan, pemuda itu bahkan mampu menyembuhkan Gita hanya dengan menempelkan telapak tangannya di kening gadis itu.

"Ok perkenalkan aku ASEP Santri abadi di pondok pesantren Darussalam, kebetulan Kyai sengaja menempatkan diriku satu kamar denganmu agar aku bisa ketularan pinter dan bisa lulus tahun inj dari pondok kerena mungkin Kyai Sodiq sudah bosan melihat wajahku yang unyu-unyu ini," jawab lelaki itu memasang wajah imutnya

"Sebagai santri dengan kemampuan intelegensi dibawah rata-rata kamu sama sekali tidak terlihat bodoh," jawab Zacky

"That's right bro, banyak yang bilang kalau wajahku mengalihkan dunia mu, jadi hati-hati saja jika bertemu denganku atau berada di dekat ku, usahakan jangan menatapku lebih dari tiga menit, karena kemungkinan banyak benda-benda milikmu yang akan beralih kepemilikan menjadi milikku," jawab Asep

"Jadi kamu seorang hipnoterapis?"

"Yes kurang lebih gitu deh, ini yang gue seneng kalau ketemu sama orang pinter bahasanya keren, dan tidak mengintimidasi. Di saat aku benci dengan panggilan Raja gendam, kamu membuatku tersipu saat memanggil ku seorang Hipnoterapis," jawab lelaki itu tersenyum menatap Zacky

Tanpa banyak bicara ia langsung menyambar tubuh Zacky dan membawanya kembali ke pondok pesantren.

Saat keduanya mulai membuka mata, mereka terkejut saat melihat Kyai Sodiq berdiri dihadapannya dengan wajah bengisnya.

"Kenapa kamu begitu gegabah Zacky, kau bisa saja mati andai saja Asep tidak datang menolong mu,"

"Maafkan aku Paman," jawab Zacky tak berani menatap Kyai Sodiq yang begitu marah kepadanya.

Lelaki itu kemudian memeriksa luka di tubuh Zacky.

"Lukamu sangat parah, jangan banyak bergerak karena itu akan semakin memperparah lukanya,"

"Biar aku saja yang akan mengobatinya Kyai," ujar Asep

"Apa kamu bisa?"

"Insya Allah, mudah-mudahan saja aku masih bisa menyembuhkannya,"

Asep kemudian meminta Zacky membuka pakaiannya dan berbaring.

Asep kemudian keluar dari kamar itu untuk mencari tumbuhan herbal untuk dijadikan obat. Tidak lama ia kembali dengan membawa obat herbal di tangannya.

Ia kemudian membersihkan lukanya dengan air yang dipenuhi oleh aneka macam bunga.

Setelah itu ia membaluri lukanya dengan tumbuhan obat yang sudah dihaluskan dan menutup dengan kain.

"Semoga saja khasiat tumbuhan-tumbuhan itu akan mengobati lukanya," ucap Asep

"Lalu bagaimana dengan gadis itu?" tanya Kyai Sodiq

"Aku berhasil menyelamatkannya, hanya saja aku takut ia akan menyukaiku karena sempat melihat mataku," jawab Asep terkekeh

"Astaghfirullah, jangan sampai Gita jatuh cinta pada lelaki buaya seperti dirimu,"

"Kalau begitu aku permisi dulu Kyai, sepertinya ada yang mengikuti ku diam-diam," jawab Asep

"Hati-hati Arya, ingat pesan ibumu!"

"Jangan panggil nama itu lagi, aku sudah nyaman menjadi Asep," jawab Arya kemudian meninggalkan pondok pesantren

Lelaki itu sengaja menjauh dari pesantren karena merasa ada sesuatu yang terus membuntutinya.

Meskipun ia tak melihat wujudnya dengan jelas namun pemuda itu bisa merasakan kehadirannya.

Ia kemudian menghentikan langkahnya disebuah tempat yang sepi.

Ia kemudian melemparkan pelepah daun kelor kearah belakang dan tidak lama sesosok lelaki tua muncul di belakangnya.

"Kenapa kau mengikuti ku Aki?" tanya lelaki itu

"Tentu saja untuk membunuh mu, bagaimanapun kamu telah ikut campur dalam urusan ku dan aku paling tidak suka jika ada seseorang yang merusak rencana ku," jawab Ki Buyut begitu berang

"Maaf, aku hanya berusaha menyelamatkan sahabat ku, tapi jika kamu tidak terima dengan perbuatan ku silakan lakukan saja apa yang ingin kau lakukan padaku," jawab Arya dengan entengnya

"Sombong sekali, kau akan mendapatkan balasan yang setimpal karena sudah meremehkan aku bocah tengik!" Sang dukun kemudian menyerangnya dengan keris di tangannya

Arya, bahkan tidak berusaha melawan lelaki itu, ia hanya menghindari serangannya hingga membuat Ki Buyut Warno semakin beringas menyerangnya.

Ia bahkan mengeluarkan semua jurus andalannya untuk menaklukkan pemuda itu.

Namun hanya dengan sekali pukulan pria tua itu langsung jatuh tersungkur ke tanah.

Melihat lawannya sudah tak berdayanya, Arya kemudian meninggalkannya.

Ki Buyut yang tidak terima di kalahkan oleh seorang pemuda berusaha bangun dan melemparkan puluhan jarum-jarum santet kearahnya.

Hanya dengan sebuah siulan jarum-jarum itu kembali kearah Ki Buyut dan berbalik menyerangnya.

Kini lelaki itu jatuh terkapar meregang nyawa.

"Siapa sebenarnya dirimu, kenapa kau begitu sakti dan mampu menepis semua serangan ku?" tanya Ki Buyut

"Kalau kamu ingin tahu siapa aku, lihatlah mataku baik-baik," jawab Arya kemudian memperlihatkan iris mata keemasan miliknya.

"Mata itu...." Seketika Ki Buyut Langsung mengeluarkan darah segar dari mulutnya dan meninggal.

Arya segera menutup mata Ki Buyut dan melanjutkan perjalanannya.

Entah kenapa ia menghentikan langkahnya di depan kediaman Gita.

Seorang wanita tengah menangis tersedu-sedu sambil memegangi kaki Gita.

"Aku mohon padamu Git, lihatlah Erwin untuk terakhir kalinya, ia sedang sekarat dan sangat ingin bertemu denganmu untuk terakhir kalinya. Mungkin dengan kedatangan mu dan maaf darimu bisa mempermudah ia menemui ajalnya," ucap Ruminah

"Maaf Ibu, tapi aku tidak mau tertipu untuk kedua kalinya," jawab Gita

"Baru saja ia datang meminta maaf dan membawa hadiah untukku sebagai bukti permintaan maaf darinya. Apa kau tahu isinya apa?" imbuh Gita

"Dia sengaja mengirim makhluk gaib untuk membunuhku Bu, jadi bagaimana aku bisa percaya?" jawab Gita lagi

"Sebaiknya kau temui dia, seorang ibu tidak akan berbohong apalagi saat anaknya sedang sekarat," ucap Arya menengahi mereka

"Kamu... bukankah kamu yang ada di pesantren...." Gita segera memalingkan wajahnya saat mengingat pemuda itu.

Ia tak sengaja memasuki kamarnya saat berada di pondok pesantren.

"Astaghfirullah, kenapa aku baru sadar kalau kamu adalah wanita yang melihat ku tanpa busana," sahut Arya langsung menutup mulutnya

"Maaf aku gak sengaja, tapi beneran aku gak lihat apapun kok," terang Gita mencoba meyakinkan pemuda itu

"Lihat juga gak papa, anggap aja kamu dapat rezeki nomplok hari itu," jawab Arya menahan tawanya

"Jadi bagaimana Git?" tanya Ruminah memastikan lagi

"Maaf bu, aku gak bisa," jawab Gita kemudian bergegas membalikkan badannya

Melihat kesedihan di wajah Ruminah membuat Asep langsung menarik lengan Gita dan mengajaknya masuk kedalam mobil Ruminah.

"Apa-apa sih kamu, memangnya apa urusanmu hingga berani memaksaku pergi!" seru Gita meronta mencoba melepaskan diri darinya

"Anggap saja kali ini kamu berbuat baik demi suami mu, aku yakin jika kamu melakukannya dengan tulus makan hukuman suamimu akan berkurang," jawab lelaki itu menatapnya lekat

1
Sulis Wati
namanya ga jelas thorrr
Shiba apa Luna
masa typo mulu
Hilya Nur
akhirnya barra dapat jodoh juga
Hilya Nur
aku kok sedih ya dengan kisah percintaan barra.thor buatin cerita tentang barra yg menemukan cinta sejatinya tapi harus dari sejenis barra Lo biar abadi
Alfia Amira
mau dong kemenyan panggang 🤣🤣🤣🤣
Alfia Amira
ngalunjak mas Arya 🤣🤣🤣
Alfia Amira
lha kenapa pake kebaya sih , jadi ketahuan kaan
Alfia Amira
Luar biasa
Alfia Amira
bara genderuwo ganteng
Iyank Nha Rully
Luar biasa
Zahra Putri Mandala
kereeeen suka sekali novel kaka😍😍
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
weh thor Shiba pha luna namanya 😅
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
pokona mkh love sekebon buat author ceritanya semua bagusss ❤❤❤❤❤❤❤
estycatwoman
good
estycatwoman
Endingnya kok gitu aja thor kurang garem ma sambel atuh wkwkwk
Tmabhain ektra part dunk yak ,please biar bersa bca drakor 😁

Btw thanks kryanya selalu q suka
Semngt smga sehat & bahgia 🙏😉😘
estycatwoman
Barakallah smga samawa

Jadi pingn pny suami ust tamvan 😁,ngarep kan boleh kalik2 malaikat lwt trz dijabah Allah, kan q gk nolak 😉
Titin Kartini
eitdahhh bbang tamvan bara gak pernah berubah 😂😂😂👍🏻👍🏻👍🏻
setianto67
Luar biasa
🥀princes_novel❤️🥀
🤣🤣🤣😀ya Allah Thor sakit perut ku ngakak liat mereka reuni Rangga Gilang dan bara❤️❤️❤️❤️walaupn jrang ketemu tapi skli ketmu tetap bar bar mrka🤣🤣🤣🤣
🥀princes_novel❤️🥀
🤣🤣🤣🤣dasar bara bucin ada2 aja tingkah a jdi rindu dg 3sekawan kocak itu🤭🤭🤭
Ristia Dwi
si Gita ini karakter nya gatau diri ya Thor ya sebenarnya keras kepala sama gatau diri 11 13 beda nya tipis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!