NovelToon NovelToon
TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA

TAWANAN GAIRAH CINTA SANG DUDA

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Nikahkontrak / One Night Stand / Playboy / Crazy Rich/Konglomerat / Beda Usia / Tamat
Popularitas:5.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Margaret R

IG: margaretraegis
Season 1 END , now S2 Oliver
Partnya emamg banyak tapi pendek 😁 Jangan keder ama part banyak ya

Usia 47 disangka 30an, aki-aki tapi daun muda ini rebutan kue terakhir dengan Anita, diskon lagi.

“Nah, buat kamu.”

“Gak usah.” Aku melenggos, mementahkan tawarannya begitu saja.

“Bener gak mau?” Dia masih memamerkan senyumannya.

“Gak. Thanks.”

“Ini gratis lho, gak usah bayar ke saya.”

“Gue gak suka gratisan.”

“You gak suka gratisan, tapi seneng diskon. Oke-oke, got it.” Kutu kupret! Cari masalah nih kutu.

“Ehhh, kutu... “ Baru mau nyembur dia udah angkat tangan.

Begitulah kisah pertemuan pertama mereka. Bagaimana bisa Anita akhirnya berkenalan lebih dekat dengan aki-aki ganteng ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Margaret R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 21. Mungkin Kamu Harus Mencoba 2

Kami sampai setengah jam kemudian. Sudah jam 6  ternyata. Bibi yang sudah kukenal menyapaku.

"Non, Tuan bilang Nyonya dan Non mau datang. Masuk aja ke bagian dalam Non. Bentar saya bilang Tuan dulu, Nyonya tunggu sebentar..." Bibi mempersihlankan kami ke ruang keluarga dalam yang terhubung dengan ruang makan.

"Oh ini Bi, tolong taro dimeja makan." 

"Iya Nyonya." Bibi segera  naik ke atas. Dan kemudian turun lagi menawarkan kami minum.

Tak lama kemudian Ko Derrick turun, dengan baju kaos peach yang kalo di badan dia itu kelihatannya sangat bagus. Aku harus memasang tirai penolak pesona tiap kali melihat penampakannya.

"Ko." Aku menyapanya duluan.

"Kamu ngantor hari ini?" Dia langsung menebak dari baju yang kupakai, kartu scanner kartu pass karyawan yang aku tak sadar masih menggantung di leherku.

"Ehh iya, banyak kerjaan produksi Ko."

"Kakak, repot banget kakak bawain makanan buat saya." Dia melihat lauk yang dikeluarkan Bibi ke meja makan.

"Ga pa pa. Nih anak ngerepotin kamu juga."

"Ya udah Ma, ayo pulang. Udah kan jangan ganggu Koko." Aku langsung menarik tangan Mama.

"Lhoo, kok buru-buru. Ayo makan disini saja temani saya. Makanannya banyak sekali, saya cuma bertiga disini. Bibi juga ada makanan yang dia tidak bisa makan."

"Ehh, makan disini?"

"Ohh tidak menganggu Dek Derrick." Mama nih langsung semamgat.

"Ko gak usah, kita makan diluar aja.

"Tidak, tidak sama sekali Kak Lien. Ayo Ta...Bibi juga masak tadi, ini jadi sekarang jadi banyak sekali makanan disini. Ayo kita makan sama-sama saja, temani saya makan." Mama senyum saat Pak Derrick mengajak kami makan, nampaknya agenda dia terpenuhi sekarang.

"Ya sudah, nih anak juga saya seret pas pulang kantor belum makan tadinya kita mau makan di mall sekalian saya mau beli sesuatu."

"Ayo-ayo kita makan, sudah jam makan malam..." Jadilah aku diseret Mama ke meja makan sambil senyum lebar.

"Si tukang obat gimana hari ini, ketemu kamu gak?" Dia langsung nanya soal Marcello. Saat aku akhirnya terpaksa duduk di meja makan.

"Ehm hari ini gak berani nyapa aku sih Ko. Kayanya ancamannya Koko mempan sih."

"Bilang aja kalo dia ganggu. Gak boleh dibiarin, kemarin harusnya ku bogem aja."

"Makasih ya Dek Derrick sudah bantu Tata."

"Sudah makasihnya kak Lien, saya juga banyak dibantu oleh Brother Lam."

Ko Derrick kayanya beneran gak terganggu. Ngobrolnya sama Mama lancar, sementara aku mengikuti saja obrolan mereka akhirnya.

"Dek Derrick, gak kepengen nikah lagi? Masih muda gini." Pertanyaan Mama yang diajukan membuatku melihat Mama.

"Entah Kak Lien, ... belum nemu orang yang bisa mengerakkan saya mungkin."

"Ma, nikah itu nambah masalah. Belum tentu juga nikah itu benar." Aku ikut menangapi Mama.

"Ya kan seengaknya gak sendiri ya Dek Derrick..." Aku diam, mungkin Mama takut aku sendiri di masa tuaku.

"Iya, saya pernah ngomong ke Tata juga Kak Lien."

"Nah ini kenapa malah jadi ngomongin aku akhirnya?" Lagi-lagi aku yang diomongin.

"Nih anak belum pernah jadi orang tua Dek Derrick. Mamanya ngomong gak pernah ditanggapi. Kita khawatir ke dia, dia gak ngerti. Aduh maaf Dek Derrik, Kak Lien ngomongin anak ini disini..."

Ko Derrick cuma senyum-senyum.

"Koko kenalin Ta. Sama yang baik-baik..." Mulai deh aku dijadikan sasaran sekarang.

"Tuh Ta, coba kenalan. Koko yang kenalin, pasti cowonya baik.." Mama sekarang langsung semangat.

"Aduh Mama, Koko yang baik. Ntar Tata nyari sendiri. Koko jangan dengerin Mama." Ko Derrick cuma senyum-senyum nangepin aku.

"Dah Ma ayo kita pulang lah Ma. Ko Derrick mau istirahat. Ko maaf kita numpang makan disini tadi. Tata mau tidur, minggu depan pasti lembur terus kerjaan."

"Gak pa pa, saya senang ada yang menemani makan, dibawain makanan lagi, terima kasih Kak Lien. Kebetulan saya juga sedang dirumah, jangan anggap saya orang luar."

"Sorry Ko." Aku bicara pelan. "Koko tahu sendiri emak-emak. Sorry kita malah makan malam disini, jadi panjang bener obrolannya, ganggu Koko istirahat..." Ketika Mama pamit ke toilet aku minta maaf telah merepotkannya dengan datang kesini dan membuat pembicaraan panjang ini. Mungkin aku telah menganggu waktu istirahatnya.

"Tidak apa. Sudah Koko bilang jangan anggap Koko orang luar. Kalian hanya berdua disini, Papamu pesan buat liat kalian. Tidak usah minta maaf Ta."

"Thanks Ko." Cuma itu yang bisa kukatakan padanya.

"Iya, sama-sama." Dia tersenyum padaku. "Kalo ada apapun yang perlu dibantu, ngomong aja.

Entah kenapa dia mau melakukannya. Bertindak seperti keluarga begini. Untuk pertama kalinya ada orang yang sebaik ini ke kami selain keluarga Mama. Aku jadi terharu dia bersedia mengangap kami seperti keluarga.

"Gimana bales bantuan Koko?" Dia tersenyum mendengar pertanyaanku.

"Bikin Mama dan Papa kamu bahagia saja. Itu sudah cukup. Koko gak perlu balasan." Mama dan Papa, Paman Lam. Aku tertunduk, mungkin Paman Lam memang tak sejelek yang kupikirkan.

"Ta, udah yuk pulang. Katanya ngantuk."

"Iya, ayo Ma.

"Dek Derrick, kita pulang dulu. Makasih buat ngobrol dan makan malamnya."

"Saya yang makasih Kak Lien sudah meluangkan waktu memasak buat kita."

"Pulang dulu Ko." Aku ikut pamit.

"Iya, hati-hati nyetirnya."

Kami pulang, dijalan aku merenung. Mungkinkah aku harus mencoba mengalah dan mendengarkan Mama.

Mungkin aku harus mencoba berkenalan dengan seseorang. Menyingkirkan egoku, mungkin aku harus bicara pada Paman Lam, mungkin ada seseorang yang memang di takdirkan untukku di luar sana.

\=\=\=\=\=\=

Hai pembaca yang nunggu Mak...

Maaf bulan ini memang agak gak teratur updatenya. Nunggu approval kontrak kemarin, plus bulan ini emang diniatkan istirahat gak begitu banyak nulis setelah 4 bln kmrn full harus ngejar target.

Tapi ntar Mar, mulai daily lagi. Paling libur cuma bisa 3 hari. Okey okey

1
Ida Rodiah
Luar biasa
Mei Saroha
meleleh aku kooo...
Shin Himawari: Hai kak 🌻 aku ijin promosi ya
Aku lihat kaka suka tema percintaan manis, siapa tau cocok juga sama judulku.

Kalau suka vibe CEO soft spoken yang mendam perasaan + Cassia, si aktris cantik drama queen yang lagi healing dari mantan yang toxic, coba intip “Biarkan Aku Pensiun Jadi Artis.” Chemistry mereka pelan tapi nagih. Babnya udah banyak dan anti mangkrak karena update 2 hari sekali.

Di cerita ini juga ada konflik dan pembalasan pemeran utama dengan mantan pacar dan manager yang menghianatinya.
Kalau penasaran gimana cara Cassia balas dendam dengan elegan tapi keren, silakan mampir 🤍
total 1 replies
jy
kyk ya uda berulang ulang baca cerita sih mak... tapi ttp aja nangis kl di part ini....tiap ulang baca tiap kali nangis😭😭😭
Yulyanti Dt
ceritanya seru, tidak monoton, banyak pengetahuan baru, setting tempatnya jg detail. amazing story & author..../Drool//Drool//Drool/
Normahasrul
Semua karyamu sudah ku baca mak, sekarang msh menunggu “lucifer dan balok es”😂😂😂
Normahasrul
Tenang aja Julie sudah waktunya dia membuka hati untukmu 😂😂
Normahasrul
Ahhhh bang louis blm move dari shiori rupanya 😂😂😂
Normahasrul
😂😂😂entah siapa yg akan terjebak nanti
Normahasrul
😂😂😂😂 kasian bngt kamu yumi sudah se effort itu msh aja di cuekin hrsnya tau diri lah😂😂
Normahasrul
Yuna akan kalah, bang duda mengusahakan bantuan ke hisao yamada sedangkan richard kan orgnya Nathan Garcia, 2 kekuatan bersar bersatu 😂😂
Normahasrul
Omo…omo… mantan terindah datang, bakalan ada yg cemburu nih😂😂😂😂
Normahasrul
😂😂😂kau terbaik cherrie
Normahasrul
😂😂😂oliver kena karma
Normahasrul
Percayalah oliver nggak akan melupakan ciuman itu
Normahasrul
Idihhhh tuan oliver kau kepo ternyata 😂😂😂😂
Normahasrul
Itulah enaknya punya hubungan dg yg lebih dewasa, cara menyikap permasalahan juga dewasa, coba kalau msh muda pasti yg ada berantem mulu, cemburuan nggak jelas 😂😂
Normahasrul
Yuhuuu bagian ini yg ku tunggu, ko derrick berkelahi😂😂😂
Normahasrul
Omg visualnya itu lho😂😂😂😂
Normahasrul
Omg, sekelas deririck aja msh insecure 😂😂😂😂
Normahasrul
Ya ampun mak knp visual ko der Rick gitu bngt yah, nyiksa mata tau😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!