NovelToon NovelToon
OH MY BOSS

OH MY BOSS

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:27.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ade Annisa

“I love you.”
Bagi seorang Ceo sekelas Justin Achazia Adley, pekerjaan adalah bagian dari hidupnya. Dan uang adalah segalanya.

Tapi untuk seorang karyawan biasa seperti Serena Ayu Kinanti, hidupnya adalah bagian dari pekerjaan. Dan jika bukan karena uang yang ia pinjam berjumlah banyak pada perusahaan, bekerja adalah hal terakhir yang ingin dia lakukan setiap harinya.

Bagaimana jika keduanya dipertemukan? dan ternyata Justin adalah anak pemilik perusahaan di mana Serena bekerja. Akankah uang menjadi masalah bagi keduanya?

"Sabar-sabar yah ngadepin Pak Justin, dia emang gitu orangnya. Kalo dia marah kamu diem aja, tapi siapin air banyak-banyak, mulutnya pedes level mampus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Annisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

UUD DILARANG BAPER

Setelah kejadian memalukan di dalam ruangan besar William yang membuatnya tunggang langgang melarikan diri selama beberapa jam. Nena kini resmi menjabat sebagai Personal Assistant Justin. Dan tiga hari terhitung dengan hari ini gadis itu tidak pernah absen mendatangi mantan sekretaris atasannya itu untuk sekedar menanyakan apa saja yang harus dia lakukan selama menjadi PA Justin.

"Sebenarnya menjadi sekretaris dan PA itu hampir sama sih, Na. Cuman kalo PA itu kamu lebih fokus sama satu orang aja, bahkan kalo perlu kamu juga bisa ngurusin urusan pribadi beliau."

Mengerutkan dahi, Nena bukannya termasuk kedalam golongan kaum perempuan modal cantik tapi IQ jongkok, bukan. Bahkan gadis itu berhasil lulus dengan predikat cum laude, tidak salah jika kemudian dia juga lolos jadi karyawan tetap setelah enam bulang menjadi anak magang di perusahaan itu.

Tapi entah mengapa kalimat yang terlontar dari mantan sekretarisnya Justin yang kini dipindah tugaskan menjadi sekretarisnya Pak Bambang sang direktur pemasaran. Dan entah mengapa juga wanita yang selalu rapi dengan sanggul cantik di kepalanya itu terlihat lebih bahagia. Sepertinya dalam kalimatnya itu mengandung sarat makna kehati-hatian luar biasa.

Dan kalimat pamungkas sebelum Nena mengakhiri tanya jawab dengan Inggrit mengenai jadwal Justin yang ternyata lebih ketat dari celana training instruktur senam aerobik di komplek sekitar rumahnya. Berhasil membuat hati gadis itu ketar-ketir tidak karuan.

"Sabar-sabar ya, ngadepin Pak Justin, dia emang gitu orangnya, kalo dia lagi marah kamu diem aja. Tapi siapin air banyak-banyak, mulutnya pedes level ******."

***

Tidak ubahnya Inggrit mantan sekretaris Justin dua hari yang lalu, kini giliran Nena yang tampak terseok-seok mengikuti langkah lebar Justin, bahkan saking belum terbiasanya gadis itu, langkahnya lebih terlihat seperti berlari-lari kecil mengekori atasannya itu.

"Buset dah cepet banget jalannya, kayak kuli mau ngambil gaji." Nena membatin, dengan terus mengikuti kemanapun bosnya itu pergi.

Ponsel Nena berdering, gadis itu mengangkat dan menyelipkan benda persegi itu di antara bahu dan telinga dengan kepalanya yang dimiringkan, kedua tangannya tampak sibuk membuka agenda yang sejak dua hari yang lalu menjadi akrap dengan dirinya, menuliskan sesuatu sambil terus melangkah.

"Iya, Bim! InsyaAllah yah, kalo aku bebas tugas makan siang nanti kita bareng," ucapnya pada seseorang di seberang telepon sana.

"..."

"Waalaikum salam."

Ucap Nena memutus panggilan, hal itu tidak luput dari perhatian Justin, yang mulai memperlambat langkahnya.

"Apa jadwal saya hari ini?" Tanya Justin menghentikan laju kakinya. Beruntung stiletto hitam milik Nena yang meskipun Kw tapi tetap bisa diandalkan untuk urusan ngerem mendadak, sehingga gadis itu tidak sampai menubruk atasannya yang semakin hari semakin menggiurkan untuk diseruduk.

Nena membaca agendanya sekilas. "Tiga puluh menit lagi anda ada pertemuan dengan wakil pimpinan PT Gemilang, Pak. Tempatnya di—"

"Undur sampai jam makan siang, beritahu dia untuk menemui saya di Restoran tempat biasa," potong Justin tanpa menoleh, dan saat mengucapkan kalimat, "sekalian kita makan siang, nanti." Pria itu menoleh dan tersenyum cemerlang. Nena terpaku, bukan ter lem, apalagi terpatri. Gadis itu segera merapalkan pasal-pasal UUD dilarang baper yang ia buat semalam.

Pasal satu ayat dua, bawahan harus tahu diri. Karena tidak mungkin seorang bos akan menaruh hati pada bawahannya sendiri.

Pasal dua ayat dua, jika si bos mulai ramah dan berbaik hati, itu semata-mata karena kemanusiaan.

Pasal tiga ayat dua, jika dirasa diri ini sudah mulai geer karena perhatian si bos. Kembali ke pasal satu.

Dan sekedar menghentikan langkah untuk mencoret dan merubah agenda, Nena sudah tertinggal jauh di belakang Justin yang kembali melangkahkan kaki panjangnya dengan anggun bak model kucing berjalan eh catwalk deh.

"Kamu dengar saya Serena?" Justin kembali menghentikan langkahnya dan berbalik. Dan untuk kali ini rem sepatu Nena blong.

Justin meraih pinggang Nena yang nyaris kayang, detak jantung yang entah milik siapa lebih mendominasi suasana menjelang siang di koridor kantor yang entah mengapa mendadak lengang. Dan saat kedua bolamata jernih gadis itu mengerjap dua kali. Tulang Justin mendadak lemas.

Nena merasakan pantatnya mencium lantai dengan begitu erotis. "Auwh!"

"Sorry!" Justin kembali mengulurkan tangannya.

Dengan cepat Nena bangkit tanpa bantuan pria itu. Tangannya sibuk merapikan kemeja dan rok pensil selututnya yang dirasa kusut.

"Are you ok?" Tanya Justin.

"Nggak apa-apa, Pak!" Dengan cepat Nena menjawab.

"Kamu kenapa lari-lari? Memangnya tidak bisa jalan seperti biasa?" Justin bertanya dengan polos.

"Bapak jalannya cepet banget, langkah saya kan pendek-pendek, jadinya ketinggalan terus." Jawab Nena tanpa mengurangi rasa hormat.

Justin tersenyum, gadis di hadapannya ini semakin hari semakin menggemaskan saja. Pikirnya.

"Yasudah kamu saja yang jalan duluan, biar saya yang ikuti langkah kaki kamu." Tawar Justin, Nena tampak tidak percaya.

"Nggak usah, Pak Justin. Bapak aja duluan," tolak Nena, namun nampaknya titah atasannya itu tidak dapat dibantah.

Nena melangkah cepat di hadapan Justin sesuai titahnya itu, Dan dengan langkah santai pria itu menikmati punggung Nena, dengan pikiran yang menerawang.

Mungkin sejak tadi kamu selalu tertinggal di belakang saya, dan saat ini kamu satu langkah di depan saya, dan suatu saat nanti, kita melangkah bersama dalam satu arah, mengikuti langkah kaki dengan jemari saling mengunci. Saya janji.

Pandangan Justin beralih pada leher jenjang Nena yang terekspos, gadis itu menguncir tinggi rambutnya  yang mulai memanjang. Entah sejak kapan otak kotornya mulai muncul dengan membayangkan mengecup tengkuk gadis itu yang membuat bulu kuduknya sendiri meremang. Dan Justin benci jika nanti ada pria lain yang memikirkan hal serupa.

Justin menarik ikat rambut Nena yang membuat gadis itu menoleh seketika. Rambutnya yang  berkibar, tertangkap dengan gerakan slowmotion dalam pandangan pria tampan itu.

Bohong jika wanita ini bilang tidak  pernah melakukan perombakan pada wajahnya. Tapi, kenapa bisa secantik ini?

Walaupun syarat untuk mendapatkanmu diharuskan aku mengawal Biksu Tong sam cong mencari kitab suci ke Barat. Aku rela.

Justin tertegun beberapa saat, hingga teguran dari wanita di hadapannya itu berhasil membuat kewarasannya pulih kembali.

"Kenapa dilepas?"

"Saya tidak suka." Justin memasukan ikat rambut gadis itu ke dalam saku celananya. Kemudian melangkah lebih dulu menuju parkiran.

"Kamu tunggu di sini," titahnya, dan Nena mengangguk mengiyakan.

.

Jangan lupa like komen ya. Jangan di baca baca doang 😄😄😄😄

1
Senjaku senjamu jadi satu 🍃
ko lily lebih cantik dari nena thorrr
Azka M90
🤣🤣🤣🤣🤣
Yeni Wijayanti
🤣🤣🤣🤣
🌺awan's wife🌺
yg anaknya dijaga bodyguard yg balas dendam itu apa anaknya Justin ini ya,,,tak cari2 critanya koq gak Nemu thor
🌺awan's wife🌺
aq ngulang baca lagi thor,,kangen
Yo Zhibin❤️💞
belum selesai tu makan..main potong aja ini author aaah..sebel..😩😩😩
Yo Zhibin❤️💞
emang bang bule g nikah sama Lily tapi entah yg mana...cz kisahnya belum Q baca..🤔🤔🤭🤭
Yo Zhibin❤️💞
Akhirnya si kembar trouble maker lahir..tapi ganteng 😁😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
eeeeh..kok belum lahiran udah tamat aja ..,😁😁
Yo Zhibin❤️💞
iya juga ya.. William Lily ini ga ada bab sendi kayaknya cz Q sudah baca Ardi Karin, Jino Nino bahkan Kairan anaknya Ardi udah...dimana Thor..nulis ga ??????
Yo Zhibin❤️💞
Justin jadi ikutan somplaaaak..🥰😂😂💞😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Yo Zhibin❤️💞
Astaghfirullah..kariiiin..nih bocah gesrek bin Cegil 😂😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
Sabaaaar..kenapa ga jadi sendok semen aja sih Thor..😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
aaah..bang bule udah laku guys..😂😂
Yo Zhibin❤️💞
kenapa jadi saling serang ya..ga Nena..ga author..😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
Ahay.. akhirnya penantian Siska ga sia2..😂😂😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
emang pacaran semenyenangkan tu ya... coba ah..😂😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
Widiiiiiiih..bang Entin kalo bucin bisa kayak gitu ya..😂😂😂
Yo Zhibin❤️💞
lhaaa..kan..pada seru kalo ada Ardi Karin 😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!