Tiwi salah satu anak pembantu di keluarga Pratama, setelah tamat sekolah keluarga Pratama memintanya menikah dengan anak kedua mereka yaitu Raihan Pratama..
Tiwi terjebak di dalam pernikahan palsu,dia hanya menjadi tumbal untuk menutupi penyakit menyimpang Raihan,Tiwi sampai putus asa dengan takdirnya..
Tapi nasib berkata lain,Bara seorang pebisnis hebat menikah dengan anak pertama keluarga Pratama..sejak masuk di dalam keluarga Pratama Tiwi dan Bara menjalin kedekatan di karena kan sama-sama membutuhkan kehangatan sehingga mereka saling cinta..
Bagaimana kah kisah antara Bara dan Tiwi,apakah mereka bersatu atau malah terpisah kan dan kembali pada pasangan masing-masing...
untuk cerita selanjutnya silahkan mampir di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zian hafiz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
karma
" hoek.....hoek...." Tiwi memuntahkan semua isi perut nya di kamar mandi
" kenapa tubuh ku gemetar" batin Tiwi yang dari pagi enggan bangkit dari tempat tidur nya kalau tidak karna muntah
Tiwi berbaring kembali di ranjang Setelah mengeluarkan isi perutnya...
Tiwi melirik jam di atas nakas sudah pukul lima Lewat, seharian ini dia hanya bermalas-malasan di kamar,tubuh lemah...
Tiwi mendengar isak tangis di depan pintu kamar nya..
" siapa yang menangis" ucap Tiwi segera bangkit dengan wajah pucat nya
" brugk..."bantingan pintu kamar Raina
" kenapa kak Raina? apa bertengkar dengan mas Bara? atau dia sudah tau aku dan mas Bara-" pikiran Tiwi sudah kemana-mana
Tiwi memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamar Raina
" tok....tok...Kak....kak Raina" panggil Tiwi
" kak,,boleh aku masuk" ucap Tiwi lagi
tapi tetap tak ada jawaban dari Raina,Tiwi memberanikan diri membuka pintunya, terlihat Raina sedang menangis di sudut kamar
" kakak kenapa?" tanya Tiwi
Raina mengangkat kepalanya lalu menarik Tiwi dan memeluk nya
" hiks....hiks.....aku istri durhaka wi....ini karma untuk ku" isak Raina
" deg..." nyali Tiwi menciut seketika,,takut kalau Raina mengetahui perbuatan nya..
" wi....aku bersalah pada Bara,aku menyia-nyiakan lelaki sebaik Bara,demi Michael lelaki pecundang itu" ucap Raina lagi
" kak....kakak kenapa?" tanya Tiwi menggosok punggung Raina pelan
" Michael selingkuh wi, padahal aku sudah memberikan segalanya untuk dirinya,tapi apa balasan nya untuk ku,aku perempuan bodoh...bodoh..." ucap Raina meremas rambutnya
" kak.....kak...jangan begini,semua bisa di selesaikan baik-baik" ucap Tiwi menenangkan Raina
" na...kamu kenapa?" tanya Bara yang tiba-tiba masuk kedalam kamar melihat Raina menangis
" Bar...kamu sudah pulang?" tanya Raina mendekat pada Bara lalu memeluk nya
" maafkan aku Bar...maaf ...aku sudah mendapatkan karma dari semua ini" ucap Raina lemah
" hoek...." Tiwi menutup mulutnya Mual,Tiwi merasakan sakit di sudut hati nya melihat Raina memeluk Bara, meskipun istri kedua yang di rahasiakan saat ini Tiwi sudah mencintai Bara sepenuhnya..
Tiwi menundukkan kepalanya,Bara yang melihat Tiwi segera melepaskan pelukan Raina
" kamu kenapa wi,sakit?" tanya Bara khawatir
Raina menatap Tiwi sekilas pikir Raina Bara malu di peluk oleh nya di depan Tiwi
" aku tidak apa-apa,hanya masuk angin biasa,maaf aku permisi dulu kak" ucap Tiwi keluar
" kamu kenapa?" tanya Bara heran melihat sikap Raina yang berubah tapi pikiran nya masih tertuju pada Tiwi,dia melihat jelas wajah pucat Tiwi..
" aku minta maaf pada mu Bar,,aku sudah sering meninggalkan mu sendiri di rumah,aku tidak menjalankan tugas sebagai istri yang baik...." ucap Raina pelan
Bara semakin bingung dengan ucapan Raina
" sudah lah,aku ingin istirahat, beberapa pekan aku sudah bekerja terlalu sibuk" ucap Bara membuka pakaian nya lalu segera masuk ke kamar mandi..
" tuhan...sakit sekali melihat mereka berpelukan" ucap Tiwi menangis di dalam kamar nya
" ini salah ku,aku yang tak bisa menahan godaan itu, mereka sah suami istri dan kak Raina istri pertama Mas Bara,kau yang sudah masuk dalam rumah tangga mereka" isak Tiwi menyalahkan dirinya
Raihan masuk kedalam kamar nya melihat Tiwi sedang terisak di kasur membuat Raihan mendekat
" Wi....kau kenapa?" tanya Raihan melihat Tiwi menangis dan sedikit pucat
" sudah pulang mas?" tanya Tiwi balik
" hmmm..kau kenapa?"
" aku... ak-u hanya merindukan ibu mas" elak Tiwi
" cengeng....nanti aku minta izin pada mama agar kau bisa bertemu ibumu,jangan menangis lagi" ujar Raihan menghapus air mata Tiwi
baru kali ini Raihan bersikap manis pada Tiwi,ingin menghapus air mata nya,Tiwi tersenyum Tipis menatap Raihan, kalau segi badan Raihan terlihat macho dan berotot kalau segi Wajah Raihan lebih terawat dan bersih, produk wajah yang di pakai nya melebihi dari wanita,,sayang nya dia seorang Gay yang tak tau kapan sembuh nya..