NovelToon NovelToon
Kamu Milikku

Kamu Milikku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Romansa-Percintaan bebas
Popularitas:158k
Nilai: 4.8
Nama Author: EnderGamer 1256

Reva, datang ke Taiwan dengan niat bersungguh-sungguh untuk kuliah dan lulus dengan nilai terbaik.

Steven, pemilik apartemen yang ditinggali Reva dan tinggal di gedung sebelah. Menganggap Reva anak bawang tapi juga mengagumi kecantikan Reva yang mirip dengan Tia, penyanyi sekaligus istri bossnya.
Sosok yang menjadi standarnya saat mencari pendamping hidup.

Sandy, yang dianggap sebagai Om oleh Reva, selalu memberinya dukungan dan pertolongan dalam beradaptasi dengan lingkungan baru.

Kisah cinta Sandy membuat Reva terpaksa membantunya dan membuatnya terjebak dalam kerumitan hubungan diantara mereka bertiga.

Hubungan Mereka bertiga, pacar Sandy dan pengagum Steven.

Siapa yang akan dipilih Reva?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EnderGamer 1256, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia Reva

"Pa..Ma...ini Reva..

Yang pernah aku ceritain.

Dia mahasiswa biomedical engineering."

Orang tua Wily menatap gadis yang dibawa anak mereka.

Ma menatap lebih cermat.

Reva mengangguk sopan.

"Malam Tante..Om.." sapanya dalam bahasa Mandarin.

Pa dan Ma mengangguk.

Willy menarik kursi untuknya.

"Reva, mungkin Tia udah cerita sama kamu tentang penyakit ibuku kan ?"

Reva mengangguk.

"Tapi..saya baru semester satu.

Belum tau apa-apa."

"Ah...kamu tau Stephen Lee ?"

Reva mengangguk.

"Aku kontak sama dia tentang penyakit ibuku.

Dan dia setuju untuk melakukan penelitian tentang penyakit ini.

Aku juga setuju untuk mensponsori penelitiannya." sambung Willy.

Reva mengangguk.

Matanya menatap pada Pa dan Ma yang juga balas menatapnya.

"Aku mau kamu terlibat dalam penelitian itu."

"Hah?!"

"Aku mau kamu jadi orang dalam untukku di proyek itu."

Reva menatap Willy lalu menatap Pa dan Ma.

Mereka bertiga balas menatapnya.

"Tapi..." Reva mengerutkan keningnya

"Stephen kenal kamu.

Kamu menonjol di kelas.

Dan dia setuju memasukkan kamu ke penelitian ini.

Kamu memang akan harus menyediakan ekstra waktu tapi itu semua akan masuk ke kredit kamu.

Dan aku juga akan kasih gaji kamu.

Diluar dari fee penelitian itu.

Bagaimana ?"

"Gaji ?

Bener ?"

Willy mengangguk.

"Waah.. berarti aku bisa traveling ke Eropa liburan nanti.." kata Reva berbinar-binar.

Willy, Pa dan Ma tertawa.

"Memang kamu mau traveling ke Eropa ?"

Reva mengangguk malu.

Willy dan orang tuanya saling berpandangan.

Ke Eropa?

Bukan hal sulit untuk mereka.

Mereka tertawa.

Dari jauh, mereka semua memperhatikan meja Willy sambil mengobrol.

Sandy dan Cindy sama-sama mengerutkan kening saat melihat semua orang di meja Willy tertawa.

Kerutan itu semakin dalam saat Ma menggenggam tangan Reva sambil tersenyum.

Pandangan ingin tau juga tertuju dari meja-meja lainnya.

Semua orang tau bahwa Willy sedang mencari istri.

Dan sampai saat ini belum ada perempuan yang pas dengan seleranya.

Dan kini, didepan semua orang, Willy mengajak seorang gadis asing berkenalan dengan orang tuanya.

Cindy diliputi rasa cemburu.

Alasan dia menerima Sandy karena Sandy pengusaha sukses

Sandy muda dan tampan.

Sandy bisa menjamin hidupnya saat nanti dia sudah tidak lagi laku sebagai artis utama dan hanya pemeran pembantu.

Tapi Willy tidak bisa dibandingkan dengan Sandy.

Sandy hanya satu dari ketiga pemilik Methrob Corp.

Sedangkan Willy konglomerat papan atas.

Bukan tangkapan kakap lagi tapi sudah paus.

Alasan lain..

Sandy sahabat Michael, suami Tia yang merupakan sahabat Jim.

Jim...

Cindy tidak bisa melepaskan perasaannya dari Jim.

Cindy ingin mendapatkan perhatian dari Jim lewat kedekatannya dengan Sandy.

Cindy melirik Sandy.

Menatap arah mata Sandy yang ternyata tertuju ke meja Willy.

Perasaan curiga menyelusup dalam hati Cindy.

Rasa posesifnya bangkit.

Cindy membelai tangan Sandy.

Sandy menoleh.

Mukanya sedikit memerah.

Dia memberikan senyum pada Cindy.

Senyum sayang, Cindy perhatikan.

Cindy menghela nafas lega.

Sandy masih mencintainya.

Dia belum ingin melepas Sandy.

Sandy punya reputasi yang baik.

Punya hubungan dengan Sandy akan meningkatkan reputasinya juga sebagai aktris dengan kelakuan baik-baik.

Dia harus berkelakuan baik supaya bisa mendapatkan peran utama.

Lagipula, dekat dengan Sandy membawanya dekat dengan Tia.

Tia merupakan salah satu anggota tim yang memilih artis-artis yang akan diorbitkan.

Kedua pasangan Michael dan Robert diam-diam memperhatikan mereka berdua.

Sandy yang terus melirik ke arah meja Willy dan Cindy yang terus melirik antara Sandy dan meja Willy.

Reva akhirnya kembali ke meja diantar oleh Willy.

Reva nampak berseri-seri, sedangkan Willy nampak senang.

"Reva..

Nanti kita bicara lagi.

Aku jemput di kampus kamu ya."

Reva mengangguk sambil tersenyum.

"Iya Willy.

Terima kasih."

"Mari semua.." pamit Willy lalu meninggalkan meja mereka.

Semua memandang ke arah Reva.

Reva balas menatap mereka.

"Apa ?" tanyanya bingung.

"Ngapain tadi disana ?" tanya Tia.

"Oh..dikenalin sama orang tuanya Willy."

Reva diam sejenak.

"Ehmm...

Tante.. sepertinya saya bakal sering ke sini.

Boleh Tan ?" tanya Reva.

"Boleh dong.

Mau ngapain ?"

Reva memerah sedikit.

"Ehm...mau ketemu Willy sama keluarganya.

Ada yang perlu dibahas."

Sandy menatap Reva.

"Bahas apa ?" tanyanya berusaha tidak acuh.

"Anu Om..

Saya gak bisa ngomongin disini.

Enggak etis." jawab Reva memerah.

Sandy mengerutkan keningnya.

Cindy pun demikian.

"Jadi kamu sekarang punya rahasia, Va ?" pancing Robert.

Reva kembali memerah.

"Ya enggak gitu Om.

Tapi saya emang gak bisa ngomong disini.

Belum bisa."

"Wuihh..hebat keponakan kamu Ti..

Baru enam bulan disini udah punya rahasia berdua sama konglomerat papan atas.

Masih bujangan lagi !!" sahut Michael ikut memanas-manasi.

"Eh...bukan gitu Om..." jawab Reva semakin memerah.

Dia menunduk.

Menghindari pertanyaan lebih lanjut.

Sandy menatapnya.

Cindy pun menatapnya juga.

Sementara empat orang lainnya saling berpandangan.

"Va, besok pulang jam berapa ?" tanya Sandy.

"ehmm..siang Om. Pingin main dulu sama Jason."

"Nanti Om jemput jam makan siang."

Reva mengangkat matanya menatap Sandy.

"Gak usah Om..saya naik train aja." jawab Reva.

"Gak papa kok.

Besok aku memang harus kesini siang."

Reva menatap Sandy.

Lalu menatap Cindy yang balas menatapnya dengan tidak senang.

"Gak usah Om..gak papa." jawabnya.

"Biarin aja dia naik train.

Anak muda kok.." cetus Cindy.

"Lho..kalo aku bisa sekalian kenapa enggak ?" bantah Sandy.

"Dia kan emang pingin naik train.

Kenapa kamu ribut sih."

"Kalo sama aku kan lebih enak." bantah Sandy.

Klontang.

Tia meletakkan garpu dan pisaunya dengan keras.

Wajahnya memerah marah.

Semua menatap Tia.

"Kalian gak usah repot-repot.

Besok Reva aku yang antar.

Ini anak aku.

Aku yang bertanggung jawab.

Lagipula..besok aku memang harus ke kantor kalian kan..?"

Michael dan Robert mengangguk.

"Gak ada yang salah naik train.

Dulu aku juga naik train disini.

Bukannya lantas jadi pengemis !!

Kalo bukan karena bakal ngerepotin tim keamananku, aku masih bakal tetap naik train.

Memang apa yang salah naik train !!" sambung Tia sambil menatap tajam keduanya.

Cindy menunduk.

Tia...bagaimanapun punya pengaruh besar terhadap Daniel.

Rapat-rapat yang membahas siapa yang akan mendapatkan kesempatan selalu menyertakan Tia.

Daniel dan Tia merupakan satu tim.

Sedikit saja omongan tidak baik dari Tia bisa-bisa karirnya akan terhempas.

Dia tidak ingin itu.

Jadi Cindy menutup mulutnya.

Sandy pun menutup mulutnya.

Wajahnya memerah, menyadari Michael dan Robert menatapnya.

Dia, dengan pacar yang berada di sampingnya berdebat untuk mengantarkan gadis lain.

"Minggu depan ikut jiu-jitsu lagi Va ?" tanya Robert memecah keheningan.

"Eh..iya Om.

Om latihan juga kan ?" tanya Reva.

"Iya dong.

Olah raga ya Va."

"Iya Om.

Saya sebetulnya mau nyari sasana karate Om.

Tapi jiu-jitsu oke juga."

"Karate digabung sama jiu-jitsu malah jadi kombinasi yang bagus." tambah Michael.

"Reva tenaga nya kuat." cetus Sandy.

"Ah..masa Om ?"

"Ya..aku harus ngerahin tenaga supaya bisa balikin kamu Va." kata Sandy

"Kamu latihan jiu-jitsu sama dia ?" tanya Cindy.

"Iya."

Cindy mengerutkan keningnya.

Dia tau seperti apa latihan jiu-jitsu.

Tia berdehem.

Cindy kembali menutup mulutnya.

Tapi matanya melirik Sandy.

Sandy sedang menatap Reva dengan pandangan...

Pandangan mengagumi.

Hati Cindy mencelos.

1
Anonymous
Lanjut Dong
minsy
kapan uppp
Nana_Ratna
ooohhh Author, knp ga pernah update lagi?. kangen ma Sandy n Reva
Nana_Ratna
kapan Up Thor? kangen Sandy neeh
Ridhan Insya
thor.....lama banget upnya....gue jg lg nunggu yg di asdos thor.....up dhonk thor.....please.....😍😍😍😍😍😍😍
Nayla Sasa
aku tim sandy aja dechhh
kerennnnn
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
cerita yg menarik dan luar biasa.. semangat buat othornya 🤗😇
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
Steven ini pantang menyerah bngt yaa, jelas² Reva sdh milik Sandy.. move on Steve, msh bnyk gadis yg lebih dari Reva di luaran sana jadi jadi pebinor dech aah😏
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
aseeek mau di isiin nastar🤣🤣
Ris Andika Pujiono
steve2 gitu aja udah ke geeran. Berasa reva masih cinta? move on woyyy
Ris Andika Pujiono: wadu.. suruh sama Cindy aja klop
total 2 replies
Nana_Ratna
sok banyakin bikin salah Vs,biar makin byk hukumannya n level hukumannya makin meningkat🤣🤣
Nana_Ratna: kan itu tujuannya🤣🤣🤣
total 2 replies
Ridhan Insya
thor.....lama banget upnya ya......dah gak sabar gue nunggunya thor.....please....
EnderGamer1256 @endergamer1256: iya Kak.. diusahakan. Author nya terbagi waktunya dengan novel Selingkuhku Selingkuhmu ..😀
total 1 replies
Ris Andika Pujiono
kirain habis nikah tuh ceritanya sdh g bikin deg2an ternyata masih dilanjut
jangannbilang terjadi huru hara saat pesta lho kak author
Yusup Priyono
mesti sabar - sabar....
baca novel ini....... !@#$^&*%!!
ida siz
happy married y mas sandyreva.. bahagia selalu Buat klian ber 2..
Ris Andika Pujiono
honeymoonnya dikencengin. Kalian usah melwwati lika liku yg bikin jantung reader mo copot. Semoga langgeng ya
cheers 🥰🥰🥰
Bunga Terakhir 🌹
nikah udah .. tinggal punya baby .. yeyy
Nana_Ratna
ikut happy buat kalian b2. smoga kamu ga kegoda lg yaa Va. n jadi tegas ma mantan
Gedang Raja
Sandy di butakan akan cintanya pada Cindy
🍾⃝ͩʜᷞεͧrᷠaͣ☠ᵏᵋᶜᶟ✰͜͡w⃠
aduuh kenapa makin bnyk aja sich thor pengganggunya.. pertama Steven lalu Cindy dan bisa jadi kemungkinan maminya Sandy menjadi duri dlm rumah tangga anaknya sendiri..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!