NovelToon NovelToon
Bagaimana Dengan Ku?

Bagaimana Dengan Ku?

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:324.1k
Nilai: 5
Nama Author: Shan_Neen

⚠️Ngapak Alert⚠️
Novel ini terdapat beberapa part percakapan bahasa derah, terlebih di part-part awal🙏jadi mohon bersabar bacanya ya😊kalau pusing, bagian itu silakan di skip aja👉

💐selamat membaca💐

Ayu Anindita, seorang gadis desa, yatim piatu, yang dibesarkan oleh sang Nenek. Mencoba mandiri demi bertahan hidup hingga rela kehilangan masa kecil dan remajanya. Hingga suatu hari, Ayu memutuskan merantau ke kota demi sang Nenek. Namun sayang, Ayu justru kehilangan saat-saat terakhirnya bersama neneknya.

"Kamu harus bahagia, Yu!" pesan Nenek.

"Selamat jalan, Mbah! Tenang di sana ya. Ayu di sini akan baik-baik saja," batin Yudi.

"Aku janji akan selalu melindungimu. Walaupun, kita sama-sama tahu, tidak ada cinta di antar kita," ucap Elang.

Akankah Ayu bahagia? Siapakah yang akan mewujudkan permintaan Nenek?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shan_Neen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gagal beli HP

Seminggu kemudian,

“AYU! AYU! AYU!” teriak Novi, anak Bungsu Bu Siska yang Cuma beda setahun dengan Ayu.

Yang dipanggil tidak kunjung menjawab, Novi pun jadi emosi.

“AYU! DIMANA LO, AYU! AYU!” jerit Novi semakin kencang.

Ayu yang ternyata sudah lelah dengan aktivitasnya hari itu, memilih untuk istirahat di kamarnya karena dia kira tugasnya sudah selesai.

“Ehm ... si Novi kenapa sih teriak-teriak gitu! Ga tau aku udah capek banget apa ya?” seru Ayu sambil mencoba melek.

“Iya, Non. Ada apa ya?” tanya Ayu sambil ngucek-ngucek mata ngantuknya.

“Dipanggil-panggil sampe suara serek nggak nyaut-nyaut. Budeg lu ya!” bentak Novi.

“Maaf Non, tadi saya udah tidur. Kirain tugas saya udah selesai,” jawab Ayu

“Nih! lu cuci sekarang juga, keringin, terus lu setrika sampe rapi. Besok mau gue pake ke acara penting,” kata Novi

“Iya, Non,” jawab Ayu lesu.

“Duh ni bocah, nyusahin aja. Nggak tau apa aku udah ngantuk,” batin Ayu.

Dengan rasa kantuk yang luar biasa, Ayu mulai mencuci gaun yang lumayan berat dengan banyak hiasan-hiasan berlian palsu disana-sininya.

“Baju kok ya norak gini sih,” Seru Ayu sambil membentangkan gaun Novi.

“Acara apa sih kok bajunya pake yang kaya gini. Warnanya juga kok nge-jreng gini yah,” lanjutnya.

Tapi Ayu masa bodo dengan semua itu. Yang penting buat dia, sekarang supaya kerjaannya cepet beres dan dia bisa istirahat.

Beberepa saat kemudian, dengan kecanggihan teknologi, Ayu berhasil mengeringkan gaun yang berat itu dengan hanya 15 menit menggunakan pengering di mesin cuci.

Dengan sisa-sisa kesadarannya yang sudah hampir dikuasai rasa kantuk yang hebat, dia menyetrika gaun milik anak majikannya itu.

Tanpa Ayu sadari, kesadarannya mulai hilang dan setrika yang dia pegang tidak beralih dari tempat itu selama beberapa menit. Alhasil, gaun yang terbuat dari kain berlayer-layer itu pun terbakar dilayer terluarnya.

Saat kesadarannya kembali, Ayu tidak menyadari jika dia sudah membuat kesalahan dan memutuskan untuk melanjutkannya saat subuh saja.

“Duh! ngantuk banget. Tidur dulu aja wis. Ntar subuh aku lanjutin,” pikirnya.

.

.

.

.

.

.

.

“AYU! AYU! KELUAR LO!” teriak Novi sambil menggedor-gedor pintu kamar Ayu.

“BABU RESE, KELUAR LO! AYU! KELUAR!” teriakan dan gedoran Novi membuat Ayu blingsatan, bangun tidur dengan kagetya.

“Iya, Non. Ada apa ya?” jawab Ayu denga muka bantalnya.

“Jam brapa ini hah? Enak-enakan jam segini masih tidur,” bentak Novi. “Baju gue mana?” tanya nya.

Ayu melirik jam dan ternyata sudah jam 6,

“*Pantes nih bocah marah-marah*,” batin Ayu

“Iya, Non. Bentar saya ambilkan,” jawab Ayu.

Ayu pergi ke tempat gosok baju diikuti Novi. Belum sempet Ayu pegang gaun Novi,

“APA NIH? EH BABU, APA-APAAN NIH? LO APAIN BAJU GUE SAMPE RUSAK KAYA GINI HAH?” bentak Novi.

“ma ... ma ... maaf, Non. Saya nggak sadar, semalam saya kecapean, ngantuk,” jawab Ayu gemetar.

“GUE GA MAU TAU, GANTI BAJU GUE SEKARANG JUGA!” amarah Novi semakin menjadi.

Bu Siska yang baru selesai mandi, segera menghampiri ke dua anak tersebut.

“Ada apa sih sayang? Pagi-pagi kok udah ribut. Katanya ada acara sama si Aa. Kok belum siap-siap?” tanya Bu Siska.

“Mah, liat nih! Si babu nggak guna ini udah ngerusak baju mahal aku!” rengek Novi.

Serta merta Bu Siska memarahi Ayu sejadi-jadinya. Dan Alhasil, Ayu berakhir dengan potong gaji satu bulan untuk membayar ganti rugi baju yang sudah dia rusak.

“Ya Allah! nasib jadi babu gini amat ya,” tapi bukan Ayu namanya kalau dia ga bisa tegar.

.

.

.

.

.

.

.

Sebulan setelah kejadian itu, hampir tiap hari, Novi bikin ribut sama Ayu yang ditanggapi Ayu dengan “iya Non” dan selalu seperti itu.

Karena potong gajinya, Ayu urung membeli HP, sedangkan dia harus mengabari neneknya di desa.

“Gimana ya ... Paling nggak, aku harus bilang ke Yudi supaya ngabari si Mbah terus sampe aku punya HP sendiri,” gumam Ayu.

Dia pun tidak fokus kerja jadinya.

“Heh babu! Bikinin gue jus melon! jangan kemanisan, ntar gendut,” perintah Novi tiba-tiba.

“Iya, Non,” jawab Ayu kaget.

“Untung tadi vas bunganya ibu ga jatuh kesenggol,” batin Ayu.

“Kak Ayu! Kak!" teriak Boby.

“Iya Den Boby, ada apa?” jawab Ayu.

“Kak, temenin bikin PR dong,” pinta Boby.

“Bentar ya, lagi bikinin jus buat kakaknya den Boby,” jawab Ayu.

“Kak Novi, ngapain nyuruh-nyuruh Kak Ayu segala sih? Kan bisa bikin sendiri,” bentak Boby ke Novi.

“Anak kecil nggak usah ikutan deh,” kata Novi sinis.

“Ini Non, Jus melonnya,” kata Ayu sambil lalu mengajak Boby keluar.

Diteras rumah, Ayu menemani Boby mengerjakan PR nya, namun fikirannya masih memikirkan bagaimana cara dia memberi kabar sang nenek.

“Kak, kalau yang ini gimana Kak?” tanya Boby

Tapi Yang ditanya diem-diem bae.

“Kak!” panggil Boby lagi kali ini sambil melihat yang dipanggil.

“KAK AYU!” panggil Boby tambah keras.

“Eh! Apa Den?” jawab Ayu. Lamunannya buyar seketika.

“Kakak lagi mikirin apa sih?” tanya Boby menyelidik.

“Ehm ... Den, boleh minta SMS nya satu aja ga?” kata Ayu.

“Mau buat apa Kak?” tanya Boby.

“Ngabarin Nenek di kampung. Takut khawatir,” jelas Ayu.

“Emang Kak Ayu ga punya HP?” tanya Boby.

“Hehehe ... Belum punya tepatnya. Tadinya mau beli kalo udah gajian, tapi kan Aden tau sendiri, gajinya dipotong Ibu” kata Ayu manyun.

“Gara-gara Kak Novi ya, Kak?” tanya Boby.

Ayu hanya tersenyum kecut.

“Bentar ya, Kak” kata Boby lalu masuk dan tak lama kembali dengan HP-nya.

“Ini, Kak!” kata Boby.

“Tak bawa ke kamar dulu boleh ya, Den?” pinta Ayu.

Boby hanya mengangguk.

Ayu mencari kertas yang berisi nomor HP Yudi. Dia segera mengetikkan pesannya.

“assalamualaikum,

Yud, ini aku, Ayu. Maf Yud, aku mau ngrepotin kamu lagi. Aku belum bisa beli HP. Ini aku pinjem HP anak majikanku. Jadi, tolong kamu kasih kabar ke si Mbah lagi sampai bulan depan ya.

Ayu”

Tombol kirim pun dipencetnya.

Tanpa menunggu jawaban dari Yudi, Ayu bergegas keluar kamar dan mengembalikan HP ke Boby.

Di dapur, Ayu berpapasan dengan Novi,

“Eh tunggu!” kata Novi.

“Iya, Non! ada apa?” tanya Ayu.

“Itu HP si Boby kenapa di elu?” tanya Novi.

“Oh, ini ... ” kata Ayu.

“Lu mo maling ya!” potong Novi.

“Enggak kok, Non! Bukan gitu ini ... ” elak Ayu.

“Udah deh! Lu mau nyolong kan? Jujur aja!” potong Novi lagi.

“Ada apa sih?” tanya Bu siska menghampiri keduanya.

“Ini mah, si Ayu nyolong HP-nya Boby!” kata Novi.

“Hah! Betul itu Yu?” tanya Bu siska.

“Enggak Bu! Saya nggak nyolong. Saya Cuma minjem,” jawab Ayu.

“Alah! Mana ada maling ngaku? Udah sih jujur aja!” serang Novi.

“Enggak Bu, sumpah saya ... ” jawab Ayu.

“Kak Ayu tadi Cuma minjem HP aku, Mah!” jawab Boby.

“Lu ga usah bela maling ya!” kata Nov.i

“Siapa juga yang bela? Emang kenyataannya gitu!” jawab Boby.

“Bener Bob, Ayu Cuma minjem HP kamu?” tanya Bu Siska.

“Bener, Mah! Kak Ayu Cuma mau ngabari neneknya di desa,” Jawab Boby.

“Kenapa nggak pake HP lu aja sih? Ngapain pake HP Boby?” tanya Novi.

“Kak Ayu ga punya HP,” jawab Boby.

“Belum Den,” seru Ayu.

“Iya, maksudnya belum punya! Gara-gara gajinya dipotong buat ganti baju jeleknya kakak,” kata Boby.

“Ya sudah, Novi, minta maaf ke Ayu!” kata Bu Siska.

“Mah, masa aku disuruh minta maaf ke dia sih?” kata Novi sambil nunjuk-nunjuk Ayu.

“Ya kan kamu udah nuduh Ayu sembarangan kaya tadi,” kata Bu Siska.

“Kan aku cuma mengantisipasi tindak kriminal dirumah ini. Udah ah males!” kata Novi berlalu pergi.

“Ya udah, Yu. Kamu lanjutin lagi kerjaan kamu,” kata Bu Siska.

“Iya, Bu,” kata Ayu.

💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐💐

**TETAP DUKUNG KARYA KU YA, JANGAN LUPA LIKE👍

trimakasih🙏**

1
Pensil Keajaiban
halo kak 😁
Pensil Keajaiban: siap kak 😁
total 2 replies
Nur Ahmadsaefudin
aq mampir ki.. tag jajal ceritane apek ra.. aq seneng boso jowone... he he.. ws tamat iki, mak..?
🐌KANG MAGERAN🐌: wis mbak yu, iki novel pertama dadi pasti oakeh salahe lan amburadul🤭tp nek alure kayane apik🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Rita Rusdiana
kasihan Yudi. nasib Elang dan Yudi ada di tangan author
🐌KANG MAGERAN🐌: sabar kak🤧
total 1 replies
𝕾𝖆𝖒𝖟𝖆𝖍𝖎𝖗
Goo semangat up-nya
Janah
Alhamdulillah
Janah
😭😭😭😭
Janah
oke semangat Thor 💪😘😘❤️ ❤️❤️
VBEAR
semangat terus kak 💪🤗
Askadina
trimakasih,tapi saya gakpunya IG ,cuma WA aja, no wa saya 085246023229 🙏🙏
🐌KANG MAGERAN🐌: oke kak, nunggu yg lain dulu ya🙏
total 1 replies
Novita Sari
terima kasih kak,tapi cara nya gmn ya😀
Novita Sari: kak, terima kasih pulsanya semoga sukses selalu 🙏😍
total 5 replies
VBEAR
kembali membaca secara perlahan 😄
Askadina
ceritanya seru,gak terlalu berbelit belit
lanjutin donk ceritanya,😘😘😘
Novita Sari
yah kok tamat sih,lanjut kisah Bianca kak, 😍
Irna Mairani
sy telat bacanya jd gk dpt pulsa geratisanya 😭 tp ceritanya ok bangett
Prapti Handayani
Alhamdulillah...akhirnya...seneng deh kalau semua bahagia.tinggal nunggu yudi dan Bianca nikah ni.
adakah season 2 buat Adiba potrinya Elang dan Ayu.Dan klnjtan hub Yudi dn Bianca😀
Kutunggu deh thor💪
Mey
Alhamdulillah... akhirnya dibalik kesusahan ada kemudahan..dibalik kesedihan ada bahagia yg menanti..ikut bahagia aq Thor ..❤️itu hikmah yg bisa ku ambil dr baca ceritamu..makasih pembelajaran nya..🙏👍
semoga kamu makin kreatif ya Thor.. ditungguin cerita lainya yg pasti sarat dgn pembelajaran hidup..😘😘🌹🌹❤️❤️
1 lg..jangan lupa ngopiiii....☕😁💪
Siti Balqis
bagus ceritanya Thor tambah bonus ya biar tambah seru
Mey
yud..buruan dihalalin aja Bianca..biar bebas sosornya..gak dosa..🤭🤭
lanjy Thor..💪😍
🐌KANG MAGERAN🐌: 😘😘😘😘😘
total 1 replies
Prapti Handayani
Perasaan kok hri ini upnya dikit amat y thor???
🐌KANG MAGERAN🐌: sama kok kak😭😭😭😭1000k lebih ini🤔mungkin karena terlalu asik baca kali ya🤭✌
total 1 replies
Mey
selamat ya mas Elang n ayu..menjadi ayah n bunda.. selamat datang di dunia n hadir di keluarga Airlangga baby Adiba..😘😘❤️
🐌KANG MAGERAN🐌: makasih Onty
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!