NovelToon NovelToon
ISTRI SUAMIKU

ISTRI SUAMIKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:4.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Umi Asmarani

Seorang suami yang mempunyai dua istri, namun keduanya baik-baik saja tidak ada masalah.

Istri pertama sakit-sakitan dan tidak di karuniai anak, sementara Istri kedua di karuniai seorang putra.
Akan tetapi Sang Suami tidak puas dengan dua Istri, Dia masih tergoda wanita lain.
Akhirnya Dia jatuh dalam pelukan wanita jahat dan serakah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umi Asmarani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 3 Tidak sadar melakukannya

" Prang...!" Lina membanting semua benda yang ada di depannya.

Dia panik, bagaimana kalau Alex tidak mau bertanggung jawab, kepada siapa dia minta pertanggung jawaban. Lina terus mondar-mandir di kamar, sambil memukul-mukul perutnya.

"Alex...aku ngga mau punya anak, kenapa waktu itu kamu menolak memakainya," Lina terus menangis meratapi dirinya.

Alex di hubungi nomernya tidak aktif, ntah lagi ngapain dia di sana.

Karena hari sudah pagi Lina beranjak ke kamar mandi, dia harus tetap bekerja, ngga mau gara-gara ini kariernya hancur.

Pulang kerja nanti dia ke rumah Alex berharap dia mau bertanggung jawab.

07.30 Lina datang seperti biasa sebelum jam masuk kerja sudah sampai kantor.

****

Pagi ini Nando sibuk, banyak agenda yang harus beres secepatnya, karena proyek besar segera terealisasi.

Dia buru-buru sekali, bahkan Bara belum bangun Nando sudah berangkat.

" Mang Ujang, tolong keluarin mobil dulu," panggil Nando.

" Iya Tuan," jawab Mang Ujang.

" Nanti kalau nyonya Nara sama Bara maksa minta pulang tolong antar ke Bogor ya, hari ini saya sibuk banget ngga sempet antar Bara pulang.

"Baik, Den...nanti saya antar Den Bara pulang," jawab Mang Ujang.

Nando berpamitan dengan kedua istrinya, Ia bergegas menuju mobil yang sudah terparkir di halaman.

Nando melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang,biasa hari senin jam kerja jalanan pasti macet.

"Selamat Pagi Pak," sapa Lina.

" Pagi...," jawab Nando.

Nando langsung masuk ke ruang kerja, di meja kerjanya sudah numpuk berkas yang harus di tanda tanginya.

Berapa kali juga harus mengangkat telepon, ini memang proyek besar, butuh waktu dan harus fokus.

" Lina...masuk ke ruangan saya sebentar," Nando menghubungi Lina sang sekretaris.

" Baik Pak," jawab Lina.

Glek...suara pintu di buka, Nando menoleh ke arah sumber suara.

" Lina...duduk sebentar, mungkin lusa kamu nemenin saya ke Kalimantan, kamu cek semua kelengkapan berkasnya jangan sampai ada yang ketinggalan. Hari ini kita lembur sampai malam supaya besok bisa beres secepatnya. Sekarang kamu keluar dari ruangan saya kerjakan tugasmu."

" Baik, Pak," Lina berjalan keluar.

Nando menatap kepergian Lina, dia memang cantik dan sangat menggoda tapi aku udah punya 2 bidadari yang selalu menungguku.

" Derrttt...derrtt..." Nando menatap benda pipih di sampingnya yang bergetar, ternyata Nara.

 " Hallo...Nara, ada apa..." 

" Ayah...Bala mau pulang cama Mang Ujang, ayah ngga pengin peluk Bala lagi," suara yang memekakan telinga tapi juga yang Nando rindukan.

" Iya...hati-hati ya, bilangin Mang Ujang jangan ngebut nyetirnya ya, emmuuach...cup...cup..." Nando membalas sang putra yang bawel.

Nando menutup ponselnya dan melanjutkan kerjaan lagi hingga lupa makan siang, target dia malam ini beres.

Semua karyawan dan bawahannya sudah pulang semua, tinggal Lina sama Nando yang belum pulang.

" Lina...bikinin aku kopi, antarkan ke ruangan saya.

" Iya Pak, sebentar..."

****

Lina pergi ke pantry kantor, memasak air sebentar mencari tempat kopi dan gula. Lina ingat tadi padi dia membawa serbuk seperti kopi yang sering di seduh Alex sebelum mereka bergulat di ranjang, kali ini Lina hanya memasukan sedikit saja karena takut Nando fatal. Lina sudah tau bakalan lembur makanya dia udah siapkan rencana busuknya.

Selesai membuatkan kopi Lina mengantarkannya ke ruangan Nando dan menyerahkannya.

" Ini Pak kopinya," Lina menyerahkan kopi itu ke hadapan Nando.

" Terima kasih Lina...kamu ngga bikin kopi juga," tanya Nando.

" Ngga Pak," jawab Lina.

Nando menyesep kopi itu, selang beberapa menit kemuadian Nando merasakan kepalanya pusing dan berat sekali.

Lina mengintip dari balik pintu, ia melihat Nando sempoyongan ke sofa sambil memanggil namanya.

"Kenapa aku seperti ini, kenapa badanku terasa panas...Lina...sini kamu, bantu aku ke kamar."

Lina segera lari memapah Nando, Lina membuka pakaian Nando yang mulai hilang kesadaran. Tiba-tiba Nando menghambur memeluk Lina.

"Serbuk itu telah reaksi," batin Lina.

Nando tetap sadar tapi dorongan untuk melakukan itu sangat kuat, dia ngga kuat akhirnya Lina jadi sasaran Nando.

Mereka melakukannya karena bubuk kopi yang di campurkan oleh Lina.

Nando mengakhiri permainan, Lina pasrah karena ini memang tujuannya, supaya nanti kehamilannya ada yang bertanggung jawab.

Lina pura-pura menangis di depan Nando.

" Kenapa Pak Nando merusak masa depan saya, tega sekali Pak Nando melakukannya padaku.

Ingatan Nando mulai sadar, ia kaget kenapa Lina bisa ada di kamar ini dan kenapa kita telanjang seperti ini.

Nando mengingat kajadian barusan. Dia langsung beranjak dari tempat tidurnya, Ia melihat Lina menangis dengan selimut yang menutupi tubuhnya.

" Maaf kan aku Lina, aku ngga sengaja melakukannya, aku tidak menyadarinya. Sekarang bangun, pakai kembali pakainmu kita pulang saja."

" Besok kita bahas, sekarang sudahi saja pekerjaanmu.

Nanti aku antar kamu sampai rumah."

Keduanya segera memakai kembali pakaian mereka, Lina yang selesai duluan bergegas keluar kamar.

Nando mengikutinya dari belakang.

"Aku antar kamu sampai rumah, untuk yang tadi besok kita bahas, kita ketemuan di Cafe sebrang jalan jam istirahat.

Lina hanya menganggukan kepalanya.

Mereka terdiam tak ada suara yang keluar dari mulut mereka.

Akhirnya sampai di depan kontrakan rumah sederhana yang di tempati oleh Lina, setelah Lina turun dari mobil Nando langsung beranjak pergi.

" Kenapa aku sebodoh ini, kenapa aku sampai melakukan hal memalukan seperti ini, dia memang cantik sangat menggairahkan, dalam keadaan kurang sadarpun aku merasakan permainannya yang sangat liar.

Nando mengacak-acak rambutnya sendiri menarik nafas panjang dan melepasnya dengan kasar itu pertanda dia sedang gelisah.

****

Sementara itu di rumah Aura masih menunggu kepulangan Nando, Aura tertidur di sofa ruang tamu.

Malam sudah semakin larut, Aura gelisah menunggu sng suami yang belum pulang juga.

"Sudah dini hari Nando belum juga pulang ponsel nya di hubungi ga aktif. Kemana dia Ya Allah...Lindungi dia...

"Suara mobil masuk ke halaman rumahnya, apa itu Mas Nando pulang. Aura segera keluar rumah dan melihat siapa yang datang. Benar, itu Mas Nando."

" Mas...kenapa pulang selarut ini, udah jam 2 pagi lho.'

"Iya...banyak yang harus di selesaikan malam ini juga, jadi terpaksa lembur sampai pagi.

" Ya udah, kamu mandi pakai air anget ya, biar aku siapkan makanan untukmu.

" Ngga usah, aku ga laper...aku cape pengin istirahat.

Keduanya masuk ke dalam kamar untuk istirahat, Aura mematikan tv dan semua lampu yang tidak perlu.

**** 

" Yess...kamu sudah masuk perangkap Nando, untung obatnya aku kasih sedikit kalau kebanyakan malah kamu ngga bisa beraksi.

" Sebentar lagi aku akan jadi Nyonya Fernando Raharja, aku bakalan jadi orang kaya," Lina tertawa bahagia.

" Hari yang melelahkan, aku cape mau tidur, selamat tinggal dunia miskin..." 

Lina membaringkan tubuhnya dan akhirnya terlelap dal buaian mimpinya.

****

Kira-kira apa yang akan terjadi dengan mereka ya...ikuti terus kelanjutannya ya, jangan lupa like komen dan vote love nya ya...

1
Neti Herawati
Luar biasa
Endang Supriati
menghayal si lina, semua harta milik naura,krn istri pwrtama ygvsah. nara pun tdk bisa mebguasai klu nikahbairu. apalagi lina! ujug2 mau ambil.
andai dirimu nikahbdg nando dgn siri, harta ygvdiberikan nando ke kamu, jd harta gono gini istri yg sah sexara afama dan negara.
jd perkawinan dgn suri, tdk punya kekuatan hukum apapun.
Sri Wahyuni
s nando memang dah dua x nyakitin knp ga d ksih ksemptan k 3 smoga az brubah y bnar2 ini dpt suami s varo jg d kcewain lg mna ada ank lgi nara smua psangan klau cari yg smpurna itu ga bkalan ada nma y jg manusia tpi d stiap kkurangan ga ada slh y bsa sling mlengkapi
Umi
bagus sih ada sisi positifnya juga, supaya kita bijaksana dalam mengambil keputusan supaya tidak ada penyesalan
Ima Yuliantina Tony
buknnya 50 seh msh blm tua banget ya dn masih sangat mampu kecuali dah umur 70/80 thn hahaha
Arias Binerkah: permisi kakak ijin promo jika berkenan silahkan mampir di novelku judul suami turun level, terima kasih kak
total 1 replies
Ima Yuliantina Tony
eneknya svari balikan sm s angelica
Ima Yuliantina Tony
ne ceritanya pegimane seh kocak dah
Indah Triwahyuni
bgs ceritanya thor
Dyah Shinta
Hana umur berapa?
Sudah tua kan ?
Waktu Nando selingkuh dgn Lina umurnya diatas 40 th. 23 tahun kemudian berarti sudah di atas 60th.
Hena teman sekolah Nando.
Masih melacur...
nesya
sdh ku bilang kan... varo km mati aja.
nesya
mati aja km varo
nesya
jd cerita nya mbulet aja nih Thor. ini br yg nama nya dunia cm selebar daun kelor, di mana pun sll itu" aja ketemu nya.
nesya
Nara itu hny wanita yg baik dan lembut, yg dlm hidup nya sll mengutamakan keluarga, tp di kecewakan dan di sakiti. jd pd saat ada pria lajang yg dgn mati"an mengejar cinta nya, sbg seorang wanita, sdh tentu dia pun pd akhirnya luluh dgn kesungguhan pria tersebut, Nara tdk salah, kl pd akhirnya apa yg dia harapkan ternyata tdk sesuai dgn angan. mgkin ujian dr Allah swt masih hrs dia jalani sampai nanti dia menemukan kebahagiaan yg haqiqi. Krn tak ada hal baik yg tak akan di balas dgn setimpal oleh Allah swt di ujung takdir hidup setiap hamba nya yg sabar.
nesya
varo lebih jahat drpd Nando. Nando mmg selingkuh di belakang Nara, tp dia tdk pernah ingin menceraikan Nara, bahkan Nando jg tdk pernah mengabaikan anak nya. sdg si varo ini malah sdh berencana utk meninggalkan Nara dan kembali pd Angel bahkan dia sdh menyetujui kl Nara menggugat cerai diri nya. dia jg bahkan mengabaikan anak nya yg sdg sakit. Nando itu tipis iman, makanya sll tak bs menahan hawa nafsu syahwat nya. sdg kan varo tak berakhlaq Krn bahkan dia tak pny rasa empati terhadap istri dan anak nya apa bila dia sdg senang.
nesya
Nara wanita yg hebat, meskipun di kecewakan, di bohongi, bahkan di khianati oleh suami nya, dia tetap tegar membesarkan anak nya dgn penuh cinta dan kasih sayang, tanpa mengeluh pd siapapun. makanya anak, menantu, bahkan teman" anak nya pun begitu menyayangi diri nya
nesya
ternyata varo pun tdk bs bijaksana sbg suami dan kepala rmh tangga. kl ada masalah hrs nya itu duduk bersama dan mencari solusi nya, bkn malah melarikan diri spt itu, bahkan sampai gk nengok anak nya yg sakit. mending cerai aja Nara, lebih baik menjanda dan menikmati hidup, meski sendiri tp tdk hrs sll di dera emosi dan was was.
nesya
Nando ini laki-laki tdk puny hati, dl di saat istri pertama nya sakit, dia di izinkan utk menikah lg, dan setelah istri ke dua bs memberikan keturunan, dia bkn nya bahagia dan bersyukur memiliki 2 istri yg baik, dan anak yg lucu, eh dia nya malah selingkuh Sm sekretaris nya si Lina itu. sampai istri pertama nya meninggal Krn shock. dan setelah di maaf kan Sm Nara, dia kembali berkhianat tepat di saat Nara br sj kecelakaan. alasan nya Krn Nara sakit dan tdk bs melayani nafsu nya. bnr" laki-laki tdk pny hati, kl sampai Nara mau balikan lg Sm Nando, berarti Nara bnr" bodoh, Krn dia sengaja mencari sakit yg berkali kali utk diri sendiri.
nesya
nah lho hena kena HIV Aids trs gmn dgn Nando yg sdh nyelup ke hena, apakah Nando jg terjangkit...?
nesya
hati dan mata mu buta Krn nafsu syahwat yg menyesatkan.
nesya
gmn ya rasa nya setelah jd CEO trs terjun bebas jd pemulung.. sungguh sgt miris dan tragis.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!