NovelToon NovelToon
Manusia Vs Setan

Manusia Vs Setan

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor
Popularitas:581
Nilai: 5
Nama Author: David Purnama

Setan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Maka jadikanlah mereka sebagai musuh mu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon David Purnama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hutan Simponi

Berada di satu pulau yang sama dengan kota Pretty.

Ada sebuah pekarangan yang diberi nama hutan Simponi.

Di tempat luas yang berdekatan dengan hutan subur ini dibangun sebuah stasiun penelitian.

Research station ini bertujuan untuk melakukan pengamatan dan penelitian kepada khusunya tanaman dan tumbuhan-tumbuhan baru.

Masih banyak vegetasi yang belum kita kenal yang dianugerahkan lahir di bumi alam ini.

Wajib bagi para penduduknya yang baik untuk mengetahui dan mencari tahu.

Jenis-jenis mereka yang beragam akan sangat bermanfaat dan berguna bagi kehidupan.

Di tempat ini dibangun rumah tinggal yang layak huni dan aman bagi mereka para pekerja.

Pemimpin di tempat ini adalah Alex seorang peneliti muda yang memiliki bakat luar biasa.

Alex tidak sendiri. Ia ditemani oleh timnya yang juga merupakan ahli botani yang masih belia dan beberapa warga lokal yang paham soal hutan sekitar dan budaya sekeliling.

"Sepi... ",

"Pada kemana Nang?",

"Hari ini mereka libur",

"Mereka pada main ke kota",

"Kenapa jadi pergi ke kota?",

"Kemarin mereka bertanya tentang pantai",

"Mereka mau lihat kebakaran",

"Pak Alex juga?",

"Kalau pak Alex lagi ke bandara",

"Jemput keluarganya yang mau main kesini",

"Memangnya boleh bawa anak istri kemari?",

"Cuma pak Alex saja yang boleh",

"Aku pulang dulu ya Nang",

"Sampai besok",

"Hati-hati",

Unang adalah salah satu dari dua orang asli sini yang bekerja di hutan Simponi.

Mereka bertugas untuk membantu pak Alex dan tim.

Menemani mereka masuk ke dalam hutan dan menyediakan apa-apa saja kebutuhan yang diperlukan.

Pas libur mereka berdua bergantian untuk pulang ke rumah mereka yang tidak jauh dari lokasi hutan Simponi.

Hari ini Unang yang dapat jatah tetap tinggal di hari libur.

Bandara

Alex seorang kepala peneliti bersikeras mau menjemput anak dan istrinya yang hendak datang berkunjung seorang diri.

Mengendarai sepeda motor beroda tiga dengan bak yang beratap di belakang. Akan memberikan pengalaman sekali seumur hidup yang unik dan seru kepada keluarganya.

Terutama bagi anaknya yang masih berusia enam tahun.

Perjalanan dari rumah kayu hutan Simponi ke bandara cukup lengang.

Baru ketika memasuki jalan raya besar akan bertemu dan berpapasan dengan beberapa kendaraan besar.

Mereka adalah mobil-mobil yang beroperasi untuk perusahaan atau perkebunan.

Sedangkan untuk angkutan umum jarak kemunculannya lumayan lama dan hanya sedikit.

Belum banyak penduduk sini yang memiliki kendaraan pribadi seperti sepeda motor.

Mereka lebih senang naik sepeda atau pergi dengan berjalan kaki menyusuri kebun-kebun.

"TOT...!!!",

Suara klakson truk yang kencang menggema.

Menyuruh pak Alex dengan motor tiga rodanya menepi untuk mengasih jalan.

"Tin!",

Begitulah balasan bunyi klakson motor inventaris yang kecil.

Sepasang ibu dan anak menunggu di depan pintu masuk bandara.

Mereka membawa dua buah koper berukuran sedang.

"Apa itu ibu?",

Seorang pemotor dengan bak di belakang mendekati mereka.

"Mungkin ojek motor... ",

"Atau tukang sampah... ",

"Sayang ini aku... ",

"Ayo naiklah... ",

"Itu ayah ibu... ",

"Alex?",

"What the... ?",

"Naiklah sayang... ",

"Naiklah James... ",

"Kamu boleh duduk di depan",

"Aku akan mengajak kalian berkeliling melihat pemandangan indah",

"Ayo tidak usah malu-malu... ",

Dugaan Alex sangat tepat. Anak laki-lakinya yang bernama James begitu kegirangan.

"Tenang saja tidak perlu pakai masker",

"Udara menuju ke tempat kita bermalam sangat bersih",

"Bagaimana dengan mu sayang?",

Istri Alex hanya bisa bersabar.

Rasanya ingin sekali menjambak rambut kepala suaminya yang sudah mulai panjang.

Kalau saja bukan karena ada buah hati pertama mereka yang terus tersenyum bahagia.

"Pegangan ya... ",

"Ayah akan sedikit ngebut",

"Ha... Ha... Ha... Ha... ",

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!