Pengorbananku untuk selalu mempertahankan cinta kita berakhir hancur,karena hilangnya sebuah kepercayaan mu padaku,hanya karena sebuah kesalahpahaman kamu memilih meninggalkanku .
Namun aku tidak sebodoh itu untuk meratapi kepergian mu,jika kamu meninggalkanku aku tidak akan bertindak bodoh untuk tetep bertahan menunggumu dengan cinta yang masih tersimpan di hati.
Aku akan membalas rasa sakit di hatiku agar kamu tahu bagaimana rasanya menjadi orang yang sudah tidak dipercayai lagi.
Bagaimana kisah selanjutnya..........
Selamat membaca
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 3
Piring yang sedang dicuci Alex jatuh lalu pecah , "oh noo" ucap damara.Ibu damara yang mendengar benda pecah pun mendekat ," Amara suara pecah apa tadi?" tanya ibu Damara pada Damara.
"Maaf Tante ,piring Tante pecah karena Alex,Alex tidak hati hati tadi " ucap Alex pada ibu Amara."Tidak apa apa nak , cuci tanganmu lalu duduk di ruang tamu saja ya,kamu kan tamu di sini jadi jangan repot repot ya,biar Damara saja yang menyelesaikan pekerjaan itu ,ya" ucap ibu Damara ,Alex pun mengangguk lalu mencuci tangannya lalu pergi ke ruang tamu .
Damara pun menyelesaikan pekerjaan yang tertunda tadi dengan dibantu oleh ibunya.Di ruang tamu Alex sedang duduk dengan ayah damara.Ayah damara sedang menonton acara berita di tv.Sedangkan Alex sudah mengantuk karena kelelahan , Ayah damara yang melihat Alex menahan ngantuk nya pun menyuruh Alex tidur.
Namun Alex menolak.Ayah damara pun tidak memaksa Alex lagi,beberapa menit kemudian damara menyelesaikan pekerjaannya ,damara dan ibunya berjalan ke ruang tamu ,damara kaget melihat tingkah alex , "Ya ampun Alex " ucap damara sambil menutup mulutnya kaget .Bagaimana damara tidak kaget ,damara melihat Alex yang tertidur dengan kepalanya yang disenderkan ke bahu ayahnya dan tangan Alex memeluk perut ayahnya.
"Bapak kok ngak bangunin dia sih" tanya damara pada ayahnya."Bapak kasihan padanya ,nak Alex sepertinya kelelahan " ucap ayah damara."Damara kamu bangunin gih suruh tidur di kamarmu dulu untuk sementara" ucap ibu damara.
Damara tambah kaget , "Terus damara tidur dimana ,damara juga lelah ingin istirahat " ucap damara pada kedua orang tuanya."Kamu kan masih harus tanggung jawab mencuci mobil milik nak alex kan ,nanti kalau sudah selesai nak Alex pasti sudah bangun nah setelah itu kamu baru istirahat" ucap ayah damara .
Damara pasrah ,Damara mendekati Alex lalu menggoyangkan badan Alex ,Alex yang baru bangun setengah sadar langsung ditarik damara ke kamar damara.Alex yang masih belum terkumpul nyawanya pun pasrah ditarik damara.Sampainya di kamar damara.Alex yang melihat ranjang yang terlihat nyaman langsung menjatuhkan tubuhnya dan kembali tertidur.
Damara pun menyiapkan peralatan untuk mencuci mobil milik Alex.
Sore Hari.......
Alex terbangun dari tidurnya ,"hommmm,nyenyak banget aku tidurnya ,lohh dimana ini ,perasaan kamarku tidak seperti ini,dan apa ini kok banyak banget poster pria Korea " ucap Alex sendiri.
Krietttt(suara pintu dibuka)
"Kamu sudah bangun ?" tanya damara pada Alex,Alex melihat damara yang habis mandi dengan pandangan terpesona .Damara yang melihat Alex menatapnya dengan intens pun tersipu malu .
Damara melemparkan handuk di tangannya ke wajah Alex ,Alex yang dilempar handuk basah di wajahnya pun kaget , "Kenapa kamu melemparku handuk hah" marah Alex, "Lagian kamu lihat aku sampai air liurmu menetes ,kamu dipanggil ibu tuh" ucap damara langsung keluar dari kamarnya.
Alex melihat damara yang sudah pergi ,kemudian Alex melihat handuk di tangannya lalu menciumnya "wangi sekali,kayaknya gadis itu setiap mandi pasti menghabiskan sabun satu botol"Ucap Alex ,Alex pun Mengantung handuk itu di gantungan yang ada di tembok lalu keluar dari kamar damara.
Di halaman rumah Alex melihat mobilnya yang sudah bersih dan kinclong ,"Gimana bersih kan " ucap damara mengagetkan Alex ,Alex melihat ke belakang nampak damara berdiri dengan nampan di tangannya . "Lumayan" jawab Alex .
Damara berjalan ke arah ibu dan ayahnya lalu mengambilkan minuman yang dibawanya . Alex pun ikut duduk di samping ayah dan ibu damara.Damara mengambil minuman yang telah dibuatnya lalu memberikannya pada Alex."Nih minum" ucap damara.Alex melihat minuman itu lalu mengambilnya "terima kasih" ucap Alex pelan.
Damara menatap Alex sambil tersenyum jahil , "nah gitu dong ,ucap terima kasih kalau ada yang membantumu itu" jawab damara.Alex menghiraukan damara ,Alex meminum minuman yang berada di tangannya.
"Ini minuman apa kok rasanya " ucap Alex terpotong, "Kenapa ada apa dengan rasanya ,aneh ya mana mungkin kamu suka rasa nya ,kamu aja pasti tidak pernah minum kopi rentengan kan" ucap damara.
"Makanya kalau ada orang bicara itu jangan dipotong aku mau bilang kalau ini minuman apa kenapa rasanya sangat cocok dilidahku" ucap Alex pada damara.
Damara mendengus kesal. "Ini namanya kopi susu nak Alex ,biasanya kami membelinya di warung terdekat sini " jawab ibu damara . Alex mengangguk ,Tiba tiba adzan magrib berkumandang, "oh tidak aku terlambat ,bulek dan pakde pasti menungguku ,om Tante Alex pamit dulu ya ,Alex sudah terlambat pulang,terima kasih untuk makanan dan Alex dibolehin numpang tidur di sini" ucap Alex.
Ibu damara tersenyum "sama sama nak ,memangnya kalau boleh tahu kamu anaknya siapa ?" tanya ibu damara. "Saya anaknya ayah Zack dan ibu Clara ,kakak dari ayahku tinggal di sini namanya pakde sumijo dan istrinya bulek jiyem".Jawab Alex.
"Ohh kamu keponakannya jiyem to,oalahh ya ampun udah besar ya sekarang,dulu kamu pernah kesini digendong bulekmu ,saat itu kamu masih kecil tapi damara saat itu belum ada saat itu" ucap ibu damara.
"Ohh iya Tante,lain kali kalau ada waktu Alex main kesini lagi kok" jawab Alex ,damara melotot "kamu masih ada urusan denganku loh ,kamu masih harus bertanggung jawab Menganti sapiku" ucap damara sambil menatap tajam Alex.
Alex tertawa kecil ,"iya aku ingat kok,besok deh aku kesini lagi buat Menganti sapimu" ucap Alex .Damara mengangguk , "ok aku pegang ucapanmu,kalau kamu berbohong aku akan ke rumah Tante jiyem besok " jawab damara.
Alex mengangguk "kalau begitu Alex pamit dulu om Tante " ucap Alex sopan lalu menyalami ibu dan ayah damara.
Alex pun berjalan ke arah mobilnya lalu melajukan mobilnya karena hari sudah semakin malam.Damara yang melihat Alex sudah pergi pun menghela nafasnya "yeyyy akhirnya bisa istirahat" teriak damara senang .Ibu dan ayah damara menggelengkan kepalanya . "Jangan tidur saat magrib ya nak ,tidak bagus" tegur ibu damara.
"Siap Bu,damara cuma mau ke kamar kok,belum mau tidur,damara cuma mau lihat koleksi bias bias damara,damara sudah kangen bangettttt" ucap damara pada ibunya ."Ya sudah sana istirahat ,apa tidak mau makan dulu hari sudah malam ,makan dulu ya" ucap ayah damara .
Damara pun mengangguk "Baiklah damara mau makan mie boleh kan" tanya damara pada ibunya.Ibu damara menghela nafasnya "iya boleh tapi jangan yang pedas ya ,damara belum makan nasi soalnya" ucap ibu damara.Damara mengacungkan jempolnya "siap Bu".
Damara dan kedua orang tuanya pun makan malam dengan tenang dan sesekali tertawa karena damara yang senang sekali membuat lelucon.
Setelah selesai makan damara masuk ke kamarnya , "halloo my bias Im comingggg" teriak damara.Damara menatap poster besar bias kesayangannya , " ya ampun aku sangat merindukanmu,hmm" ucap damara pada poster itu.Saat damara sedang memeluk poster itu damara melihat sebuah photo asing di meja samping ranjangnya.
Damara pun mengambil photo itu dan "astagaaa,kenapa dengan pria itu , astaghfirullah " teriak damara."Ibuuuuu" teriak damara berlari mencari ibunya.
Photo itu adalah photo Alex yang bertelanjang dada ,Alex memphoto dirinya sendiri dengan kamera polaroid milik damara ,dan ada tulisan di bawah photo itu ,
("Lebih sixpack diriku atau photo pria di poster besar di dindingmu")ALEX