NovelToon NovelToon
Dua Sisi Sangkar Emas

Dua Sisi Sangkar Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Elara Tulus

Lampu kristal yang menggantung di ruang tengah kediaman keluarga Arkatama tidak pernah benar benar mampu menghangatkan dingin yang membeku di antara Kyna dan Julian. Lima tahun pernikahan seharusnya menjadi perayaan tentang kesetiaan namun bagi Kyna itu adalah lima tahun pengabdian dalam sunyi yang mencekam. Tepat pada malam peringatan pernikahan mereka sebuah kebenaran pahit terkuak melalui celah pintu kamar mandi yang tertutup rapat. Di sana di bawah kucuran air yang menderu Kyna mendengar suaminya menggumamkan satu nama yang selama ini menjadi hantu tak kasat mata dalam hidup mereka yakni Elara sang cinta pertama yang baru saja menginjakkan kaki kembali di tanah air.

Julian adalah pria yang membangun tembok es di sekeliling hatinya namun bagi Elara pria itu bersedia menjadi api yang menghangatkan. Setiap kali Julian pergi dengan alasan membantu seorang teman yang sedang kesulitan Kyna hanya mampu menjawab dengan seulas senyum tipis dan kata kata pendek yang menyembunyikan luka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elara Tulus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Topeng yang Retak di Meja Perjamuan

Tawa riuh yang menggema di dalam ruang privat itu seolah menjadi gada tak kasat mata yang menghantam seluruh sisa harga diri Kyna hingga lumat.

Di sudut ruangan Elara yang duduk tepat di sebelah Julian tampak meloloskan tawa yang begitu renyah hingga tubuhnya condong dan bersandar pasrah pada bahu kokoh sang presiden direktur.

Julian sendiri hanya diam membisu membiarkan kedekatan yang intim itu terpajang nyata di hadapan semua orang seolah hal tersebut adalah sesuatu yang sangat lumrah.

William yang masih asyik dengan gerakan teatrikalnya yang menghina bersiap membalikkan badan untuk mencari pembenaran lebih lanjut dari sahabatnya namun kalimatnya mendadak gantung di udara saat sepasang matanya menangkap sosok Kyna yang berdiri membeku di ambang pintu.

Seketika itu juga senyum jenaka di wajah William surut digantikan oleh kepanikan yang membuat lidahnya kelu saat ia terbata bata memanggil nama Kyna.

Seluruh ruangan mendadak diselimuti keheningan yang mencekam seolah pasokan udara ditarik paksa keluar dari sana.

Elara perlahan mengangkat kepalanya dari bahu Julian lalu dengan ketenangan yang luar biasa ia mengulas senyum manis yang tampak sangat ramah sembari menyapa Kyna sebagai sosok istri legendaris yang akhirnya menampakkan diri.

Julian akhirnya bergerak bangkit dari kursinya melangkah mendekati Kyna dengan riak wajah yang dengan cepat kembali mengenakan topeng ketenangan formalnya sembari meminta Kyna untuk tidak memasukkan gurauan teman temannya ke dalam hati.

Tatapan mata Kyna tertuju pada pria yang telah berbagi ranjang dengannya selama lima tahun terakhir dan ia merasakan sebuah jarak yang teramat jauh membentang di antara mereka.

Pria di hadapannya ini terasa jauh lebih asing daripada orang asing mana pun di luar sana karena di saat sekelompok orang menguliti ketidaksempurnaan fisiknya Julian justru memilih untuk berdiri di sisi para pencela tersebut.

Ketika Julian mengulurkan tangan dengan maksud untuk merangkul dan menenangkan Kyna secara refleks menarik tubuhnya mundur menjauh dengan rasa muak yang tak terbendung.

Sentuhan Julian kini terasa kotor di kulitnya karena ingatan Kyna langsung melayang pada erangan penuh hasrat di kamar mandi semalam dan bagaimana bahu pria itu baru saja menjadi sandaran bagi wanita lain.

Penolakan terang terangan itu membuat tangan Julian menggantung di udara kosong memicu kilatan keterkejutan di matanya sebelum ia menghela napas panjang dan menawarkan penebusan dosa berupa materi.

Julian berjanji akan membelikan hadiah apa pun yang Kyna inginkan setelah mereka pulang nanti sebuah pola klasik yang selalu ia gunakan untuk membungkam luka istrinya.

Elara kemudian menimpali dengan nada suara yang dibuat seolah olah membela Kyna namun sejatinya sedang menancapkan belati manipulasi yang lebih dalam ke ulu hati Kyna.

Perempuan itu mengomandani William untuk meminta maaf sembari mengejek dirinya sendiri sebagai sosok yang terlalu cuek dan ceroboh sehingga bisa diajak bercanda sekasar apa pun tidak seperti Kyna yang sensitif.

Kyna mencibir dalam hati menyaksikan sandiwara panggung yang begitu rapi di hadapannya di mana para pria di ruangan itu tampak begitu terpesona oleh kepolosan palsu Elara.

Dengan seluruh keberanian yang tersisa di dalam dadanya Kyna bersuara dengan bibir yang gemetar mengatakan bahwa sebuah lelucon hanya bisa disebut lucu jika orang yang menjadi objek tertawaan juga ikut merasa terhibur.

Sadar bahwa dirinya tidak pernah diterima di lingkungan itu Kyna menolak permintaan maaf setengah hati dari William yang terus membela diri.

Ketegangan memuncak saat Julian melangkah maju memposisikan dirinya sebagai perisai di antara Kyna dan sahabat masa kecilnya menyuruh semua orang untuk menghentikan perdebatan tersebut.

Julian memandang Kyna dengan sepasang mata yang teramat tenang sangat kontras dengan binar kehidupan yang ia tunjukkan dalam video kepulangan Elara beberapa jam lalu.

Pria itu meminta Kyna untuk mengalah demi dirinya dan menawarkan agar sopir pribadi mengantarkan Kyna pulang terlebih dahulu seolah kehadiran Kyna di sana hanyalah sebuah gangguan bagi pesta menyambut Elara.

Elara kembali bersandiwara dengan memasang wajah muram seolah hendak menangis memohon agar Kyna tidak mendiamkan Julian dan menawarkan segelas alkohol sebagai tanda damai yang langsung ditolak mentah mentah oleh Kyna yang menyebut aroma minuman itu terlalu asam.

Sebuah sindiran halus yang merujuk pada busuknya intrik di dalam ruangan tersebut yang seketika membuat Julian menegur Kyna dengan nada bicara yang meninggi demi membela Elara.

Tanpa berkata kata lagi Kyna membalikkan tubuhnya memunggungi ruangan penuh kepalsuan itu dan melangkah pergi mengabaikan suara Julian yang berusaha menenangkan para tamunya dengan mengatakan bahwa istrinya adalah sosok yang sangat pengertian dan akan baik baik saja setelah dibujuk di rumah.

Kyna mempercepat langkah kakinya di sepanjang lorong restoran mencoba mengabaikan getaran hebat di lututnya yang pincang namun semakin ia dikuasai kemarahan semakin tidak stabil pula jalannya. Ia tahu betul bahwa di dalam ruangan yang baru saja ia tinggalkan tawa mereka pasti akan kembali pecah menertawakan cara jalannya yang menyedihkan saat melarikan diri dari sana.

Kyna menyeka air matanya dengan kasar terus berjalan menembus malam hingga sosoknya hilang di kegelapan jalan raya tepat sebelum sopir utusan Julian berhasil menyusulnya.

Di dalam ruang privat yang kini kembali dipenuhi kepulan asap rokok dan aroma alkohol panggilan telepon Julian berulang kali ditolak hingga akhirnya nomor Kyna sepenuhnya berada di luar jangkauan.

Rekan rekan Julian tidak membuang waktu untuk kembali memanaskan suasana menghasut sang presiden direktur dengan mengatakan bahwa ia telah terlalu memanjakan istrinya hingga Kyna lupa diri akan posisinya yang beruntung karena dinikahi oleh pria sesukses Julian.

Mereka bahkan dengan kejam menyebut bahwa tanpa kebaikan hati Julian wanita pincang seperti Kyna hanya akan berakhir dengan pria cacat di luar sana.

......*****......

Julian tetap diam mendengarkan setiap hasutan temannya namun jemarinya mengetuk meja dengan ritme yang semakin cepat menandakan ada badai yang sedang tertahan di balik ketenangannya.

Sementara itu di sebuah taksi yang melaju membelah malam menuju hotel dekat lokasi ujian Kyna menatap layar ponselnya yang menyala sesaat sebelum mati total menampilkan sebuah pesan singkat dari nomor tidak dikenal.

Pesan itu berisi sebuah foto dokumen medis lama dari rumah sakit tempat Kyna dirawat lima tahun lalu sebuah laporan yang menunjukkan bahwa operasi kakinya sebenarnya tidak perlu berakhir dengan kecacatan permanen jika saja tidak ada seseorang yang sengaja membayar dokter untuk memperlambat penanganan medisnya malam itu.

Kyna menahan napasnya saat menyadari siapa nama yang tertera pada slip pembayaran rahasia yang melampiri foto tersebut.

1
falea sezi
sejauh ini. muter doank ini novel🤣 pret rugi baca nya gue😒
falea sezi
jahat bgt si bangsat😒
falea sezi
bukannya Julian kok jd andrian
Emi Sudiarni
bgusvsib ceritanya. tpi bingung bacanya kerna bolak balik dsk beraturan
Emi Sudiarni
sdih bngat ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!