NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Reinkarnasi Kaisar Multisemesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Perjodohan / Mengubah Takdir
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kairon04

"Di puncak tertinggi multisemesta, aku adalah hukum. Namun di dunia ini, kalian memperlakukanku seperti sampah?"

Shen Long telah mencapai segalanya. Sebagai penguasa mutlak multisemesta, tidak ada lagi puncak yang bisa ia daki, tidak ada lagi musuh yang bisa menantangnya. Di tengah kebosanan abadi yang menjemukan, ia memutuskan untuk melakukan tindakan gila: membuang takhta keabadian dan melompat ke dalam siklus reinkarnasi.

Namun, takdir seolah sedang bercanda.

Ia terbangun di tubuh seorang tentara muda berwajah pucat dengan nama yang sama, Shen Long. Bukannya mewarisi kejayaan, tubuh barunya ini justru sedang sekarat di sudut kamp pelatihan militer, babak belur akibat perundungan kejam dari para seniornya.

Saat ingatan sang Penguasa Multisemesta bangkit, roda takdir berputar balik. Dari seorang prajurit yang ditindas, Shen Long siap merangkak naik, menghancurkan konspirasi, dan menunjukkan pada dunia apa artinya kemurkaan seorang Dewa!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kairon04, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17

Bab 17: Kedatangan Armada Kekaisaran

Jip militer lapis baja hitam nomor satu melaju membelah puing-puing batu giok ungu yang berserakan, meninggalkan Lembah Suci Guntur yang kini telah berubah menjadi kuburan massal bagi kejayaan ribuan tahun Sekte Pedang Guntur. Ban-ban besar kendaraan seberat beberapa ton itu berputar cepat, melintasi sisa-sisa reruntuhan gerbang istana yang hancur rata, sebelum akhirnya meluncur kembali menyusuri rute dataran tinggi Pegunungan Terlarang Utara dengan kecepatan maksimum.

Di dalam kabin kendaraan yang kedap suara, Sun Mo mencengkeram erat roda kemudi dengan sepasang tangan yang dipenuhi keringat dingin. Setiap otot di tubuhnya menegang kaku, sementara napasnya terdengar memburu cepat di tengah keheningan kabin yang menghimpit. Matanya terus melirik ke arah kaca spion tengah, memandang sosok pemuda di kursi belakang yang masih duduk bersila dengan mata terpejam sempurna. Sisa-sisa energi gas emas murni yang memancar dari tubuh Shen Long perlahan-lahan menyusut, mengalir kembali masuk ke dalam dantiannya dengan stabilitas yang menakutkan.

Sun Mo merasa seluruh hidup dan logika manusianya telah dijungkirbalikkan sepenuhnya hanya dalam waktu kurang dari satu hari. Sekte Pedang Guntur, sebuah raksasa tersembunyi yang selama berabad-abad dianggap sebagai penguasa mutlak yang mengendalikan seluruh jaringan kultivasi wilayah utara, kini telah dihapus secara total dari muka bumi oleh telapak tangan seorang pemuda tunggal. Jasad Penguasa Sekte Lei Tianhao serta ratusan murid dalam sekte yang kini menderita cacat permanen tertinggal di belakang mereka sebagai saksi bisu atas runtuhnya sebuah dinasti beladiri. Mereka telah dikeluarkan secara mutlak dari panggung dunia fana dengan cara yang paling memalukan—sebuah penjelasan yang sangat detail mengenai nasib akhir dari sekte kuno tersebut.

"Kakak Shen, proyeksi dari Direktur Agung Guo Hong tadi menyatakan bahwa armada kapal perang terbang kekaisaran dari Ibu Kota Pusat akan tiba dalam waktu kurang dari dua jam," Sun Mo berkata dengan nada suara yang bergetar rendah, dipenuhi oleh kombinasi antara rasa takjub dan ketakutan primal yang luar biasa mendalam. "Berdasarkan rute penerbangan militer, armada mereka kemungkinan besar akan memotong jalur langit di atas Dataran Tinggi Tianmo—sebuah area padang rumput luas yang terletak tepat di perbatasan luar pegunungan ini sebelum memasuki wilayah perkotaan."

Shen Long perlahan membuka sepasang matanya. Kilatan cahaya keemasan yang sangat murni memancar dari pupil matanya yang hitam, sedalam multisemesta abadi, menciptakan distorsi visual samar di udara sekeliling kursi belakang. "Arahkan kendaraan langsung menuju Dataran Tinggi Tianmo, Sun Mo. Karena mereka ingin membawa seluruh armada perang kekaisaran mereka untuk mengepungku, aku akan memberikan mereka sebuah panggung kehancuran yang cukup luas agar abu kapal-kapal mereka tidak mengotori pemukiman warga fana."

"Siap, Kakak Shen!" Sun Mo merespons dengan kepatuhan mutlak, menginjak pedal gas lebih dalam hingga mesin jip militer hitam itu menderu keras, melesat membelah kabut tebal jalan pegunungan menuju area dataran rendah di depan.

Sementara jip militer melaju kencang melintasi medan berbukit, Shen Long kembali memejamkan matanya, mengalihkan seluruh fokus kesadarannya masuk ke dalam inti dantiannya sendiri. Keberhasilannya memaksa wadah fisik tubuh barunya melakukan terobosan beruntun hingga mencapai puncak tingkat kesembilan ranah Pengumpulan Qi (*Qi Gathering*) di tengah pertempuran melawan Lei Tianhao tadi telah mengubah esensi energinya menjadi lautan gas emas murni yang sangat masif. Namun, untuk menghadapi kepungan seorang master ranah Jiwa Baru (*Nascent Soul*) bersama dengan lima puluh master ranah Inti Emas tingkat tinggi yang membawa teknologi persenjataan terbang kekaisaran, ia membutuhkan lompatan ranah kultivasi yang lebih tinggi.

Shen Long mulai mengoperasikan *Teknik Pembalikan Kosmos Primordial* dengan kapasitas maksimum. Di dalam jalur meridian utamanya, sisa-sisa energi petir ungu keemasan dari inti emas Lei Tianhao serta energi hukum perak dari sepuluh pengawal elit Ibu Kota Pusat yang sempat ia serap secara paksa tadi mulai mendidih dengan hebat. Shen Long menggunakan esensi jiwanya yang agung sebagai tungku peleburan kosmos, menyaring setiap percikan kotoran polusi dan sisa emosi kemarahan dari energi fana tersebut, lalu mengubahnya menjadi tetesan cairan emas murni yang sangat padat.

*WUSH... WUSH... WUSH...*

Aliran esensi cairan emas murni tersebut mengalir deras mengisi seluruh rongga dantiannya yang luas. Di bawah pengaruh hukum kosmis yang mutlak, lautan gas emas di dalam perutnya mulai memadat secara ekstrem, berputar membentuk sebuah pusaran lingkaran fondasi raksasa sewarna emas murni yang memancarkan guratan rune-rune kuno mistis—ia sedang membangun *Fondasi Jiwa Emas Primordial* sejati.

*KLEK! KLEK! KLEK!*

Suara retakan persendian dan transformasi internal dari dalam struktur tulang pualam tubuh Shen Long kembali terdengar dengan ritme yang menakutkan seperti ketukan genderang perang dewa purba. Proses pembangunan fondasi jiwa ini adalah sesuatu yang biasanya membutuhkan waktu puluhan tahun meditasi terasing dan bantuan ratusan pil spiritual tingkat tinggi bagi para kultivator bumi biasa, namun di hadapan kehendak sang Penguasa Multisemesta, seluruh dinding pembatas ranah berikutnya hancur berkeping-keping secara sepihak dalam hitungan menit.

Tingkat pertama ranah Fondasi Jiwa (*Foundation Establishment*)...

Tingkat kedua ranah Fondasi Jiwa...

Puncak tingkat ketiga ranah Fondasi Jiwa sejati!

Hanya dalam waktu satu jam perjalanan melintasi jalur perbatasan hutan, basis kultivasi Shen Long telah resmi melangkah masuk dan menetap di puncak tingkat ketiga ranah Fondasi Jiwa dengan fondasi emas murni yang sangat sempurna. Meskipun secara nominal ia baru berada di tingkat ketiga ranah Fondasi Jiwa, kualitas kerapatan dan kemurnian energinya melampaui batas energi spiritual milik para master ranah Jiwa Baru tingkat puncak di dunia fana ini. Struktur fisik tubuh barunya kini telah diperkuat hingga ke tingkat di mana ia bisa menahan hantaman langsung dari bom penghancur massal fana hanya dengan menggunakan permukaan kulit telanjang tanpa menderita luka sedikit pun. Kapasitas energinya telah siap untuk melepaskan kekuatan tamparan destruktif berskala raksasa yang sesungguhnya.

---

Satu jam kemudian, jip militer lapis baja hitam nomor satu itu akhirnya tiba di Dataran Tinggi Tianmo. Tempat ini adalah sebuah area padang rumput raksasa seluas ribuan hektar yang terletak di dataran tinggi perbatasan utara, dikelilingi oleh gugusan bukit batu rendah yang gundul. Angin jalanan bertiup dengan sangat kencang melintasi hamparan rumput liar yang menguning, menciptakan suara desau yang monoton di bawah langit sore yang perlahan mulai menggelap.

Namun sore ini, langit di atas Dataran Tinggi Tianmo tidak lagi berwarna biru kemerahan khas matahari terbenam, melainkan telah berubah menjadi kegelapan total yang sangat mencekam seolah-olah tirai malam malam hari telah dijatuhkan secara paksa oleh kekuatan tak kasat mata.

Dari balik lapisan awan hitam tebal yang berputar-putar liar di ujung cakrawala utara, perlahan-lahan muncul sebuah armada militer terbang yang ukurannya sangat luar biasa besar hingga menutupi seluruh pandangan langit secara mutlak. Lima puluh buah Kapal Perang Terbang Kekaisaran seberat masing-masing belasan ribu ton meluncur keluar dari balik awan dengan formasi bentuk sayap elang raksasa. Lambung kapal-kapal perang tersebut terbuat dari paduan baja hitam tebal yang dilapisi oleh ukiran ribuan rune pertahanan spiritual emas murni, memancarkan aura penindasan besi berskala raksasa yang membuat seluruh permukaan tanah di dataran tinggi tersebut bergetar halus.

Di tengah-tengah jajaran armada, terbang sebuah Kapal Induk Perang Utama (*Imperial Flagship*) yang ukurannya tiga kali lebih besar daripada kapal lainnya, dengan bendera emas raksasa berlambang sembilan naga kekaisaran yang berkibar kencang di bagian anjungannya.

Di atas dek utama kapal induk tersebut, berdiri sosok pria tua bertubuh kekar yang mengenakan jubah kekaisaran berwarna emas murni dengan mahkota emas bertahtakan sembinan mutiara dewa di kepalanya—**Guo Hong**, Direktur Agung Agung dari Biro Kultivator Ibu Kota Pusat. Wajah Guo Hong dipenuhi oleh garis-garis keganasan dan keangkuhan mutlak seorang penguasa tertinggi negara, sepasang matanya memancarkan kilatan aura hukum merah tua yang sangat masif, dan tekanan ranah Jiwa Baru tingkat ketiga sejati miliknya menyebar ke radius beberapa kilometer di udara, mengendalikan seluruh aliran angin badai secara sepihak.

Di sekeliling Guo Hong, berdiri lima puluh sosok pria paruh baya yang mengenakan jubah tempur besi berwarna perak dengan pedang spiritual panjang di tangan mereka—lima puluh master ranah Inti Emas (*Gold Core Masters*) tingkat tinggi yang direkrut langsung dari berbagai klan besar dan sekte suci di Ibu Kota Pusat demi membentuk unit eliminasi tertinggi negara. Salah satu dari mereka, seorang pria bertubuh tegap dengan wajah kaku bernama **Yin Chang**, melangkah maju ke ujung dek sambil membawa sebilah busur panah spiritual raksasa di tangan kirinya. Basis kultivasinya telah mencapai puncak tingkat kedelapan ranah Inti Emas.

Ketika jip militer lapis baja hitam nomor satu menghentikan rodanya di tengah-tengah padang rumput yang luas, ukuran kendaraan militer tunggal itu tampak sangat kerdil, terisolasi, dan tidak berarti jika dibandingkan dengan armada kapal perang raksasa kekaisaran yang kini melayang di atas kepala mereka membentuk kubah pengepungan vertikal secara mutlak.

"Kakak Shen... mereka... mereka telah tiba," Sun Mo berbisik dari balik roda kemudi dengan seluruh tubuh yang gemetar hebat, wajahnya pucat pasi tanpa setetes darah pun tersisa akibat tekanan aura ranah Jiwa Baru milik Guo Hong yang menembus lapisan jip militer seperti pisau panas memotong mentega.

Shen Long hanya tersenyum tipis, sebuah senyuman penuh penghinaan dan rasa bosan yang teramat sangat. "Lima puluh ekor anjing besi inti emas dan seekor tikus tua ranah Jiwa Baru... Ibu Kota Pusat kalian benar-benar sangat menghormati kehadiranku dengan mengirimkan seluruh tumpukan kayu bakar ini ke hadapanku."

Tanpa ada rasa ragu, panik, atau takut sedikit pun, Shen Long mendorong pintu belakang jip militer lapis baja hitam tersebut dan melangkah keluar. Kakinya mendarat dengan stabil di atas tanah padang rumput yang dingin ditiup angin badai. Angin kencang jalanan meniup jubah militer hijaunya yang sederhana, namun posisi berdirinya begitu lurus, seolah-olah ia adalah seorang penguasa agung yang sedang meninjau wilayah jajahannya, bukan seorang tersangka yang sedang dikepung oleh kekuatan militer tertinggi negara fana.

Shen Long memasukkan kedua tangannya ke dalam saku jubah militernya, menengadah perlahan menatap ke arah armada kapal induk utama tempat Guo Hong berada. Sepasang matanya yang kini memancarkan kilau gas emas murni menatap lurus ke arah barisan master kekaisaran tersebut dengan pandangan yang penuh ketidakpedulian yang mutlak.

Melihat Shen Long keluar sendirian tanpa ada penolong atau pasukan pelindung di sekelilingnya, Direktur Agung Guo Hong yang berdiri di atas dek utama kapal induk perlahan melangkah ke ujung pagar pembatas besi. Suaranya yang menggelegar dipenuhi oleh energi ranah Jiwa Baru meledak membelah udara dataran tinggi seperti guntur yang runtuh dari langit, menciptakan gelombang kejut suara yang meratakan rumput-rumput liar di sekeliling jip militer dalam sekejap.

"Pemberontak kecil bernama Shen Long! Berani sekali kau melangkah keluar menghadapi armada kekaisaranku!" Guo Hong meraung dahsyat, tatapan matanya memancarkan niat membunuh yang murni yang mengunci seluruh eksistensi pemuda di bawahnya. "Kau telah membantai dua generasi pimpinan Keluarga Han, menghancurkan seluruh kompleks markas Sekte Pedang Guntur, dan membantai Inspektur Agung Zhao Kai bersama sepuluh pengawal elit biro pusat! Tindakanmu adalah kejahatan pengkhianatan tertinggi yang merusak seluruh fondasi hukum kekaisaran nasional! Hari ini, di bawah *Dekrit Pemusnahan Dewa* yang dikeluarkan langsung oleh Ibu Kota Pusat, aku akan meremukkan seluruh wadah fisik tubuh barumu ini, mengekstrak jiwamu secara paksa, dan membakarnya di dalam tungku api jiwa kekaisaran selama sepuluh ribu tahun seumur hidupmu!"

Di samping Guo Hong, Vanguard Commander **Yin Chang** melangkah maju, mengangkat busur panah spiritual raksasanya tinggi-tinggi ke udara, memancarkan cahaya perak pekat ranah Inti Emas tingkat kedelapannya. "Direktur Agung Guo, tidak perlu mengotori otoritas Anda yang berharga untuk memusnahkan cacing tanah ini! Biarkan kapal barisan depan kami melepaskan *Meriam Energi spiritual Pemusnah Inti* untuk meratakan seluruh area padang rumput ini bersama dengan nyawanya dalam sekejap!"

Guo Hong menatap Shen Long dengan pandangan dingin penuh cemoohan. "Yin Chang, lakukan dengan cepat. Jangan biarkan sisa abunya mengotori tanah dataran tinggi kekaisaran kita."

"Siap melaksanakan perintah, Direktur Agung!"

Yin Chang meraung dengan suara tegas. Ia segera berbalik, melambaikan tangan kanannya ke arah lima buah kapal perang terbang barisan depan armada. Seketika itu juga, moncong-moncong meriam baja raksasa berdiameter dua meter yang terpasang di bagian bawah lambung lima kapal perang tersebut perlahan berputar, mengunci koordinat tembakan mereka tepat ke arah posisi berdiri Shen Long di tengah padang rumput.

*WUSH! WUSH! WUSH!*

Aliran energi spiritual alam berwarna merah tua yang sangat pekat dan masif mulai berkumpul di ujung moncong lima meriam baja tersebut, ditarik secara paksa dari simpul energi udara sekeliling melalui rune formasi kapal, menciptakan lima bola cahaya energi penghancur berskala raksasa yang memancarkan suhu panas luar biasa tinggi yang siap melelehkan baja lapis baja militer dalam sekejap mata—*Meriam Energi Spiritual Pemusnah Inti Kekaisaran*.

Melihat lima meriam raksasa di atas langit telah terisi penuh oleh energi pemusnahan massal berskala tentara negara, Sun Mo yang berada di dalam kabin jip militer merasakan seluruh kesadarannya telah hilang sepenuhnya akibat rasa takut yang teramat sangat. Ia memejamkan matanya, menahan napasnya bersiap menyambut kehancuran mutlak atas tubuhnya bersama dengan mobil militer tersebut.

Namun, di bawah bayangan lima moncong meriam raksasa yang siap meluncurkan tembakan pemusnahan massal menuju dirinya itu, Shen Long tetap berdiri diam di atas tanah padang rumput dengan ketenangan yang membekukan seluruh hukum alam fana bumi. Kedua tangannya masih tersimpan dengan sangat santai di dalam saku jubah militernya, dan ekspresi wajahnya yang tampan tidak menunjukkan setitik pun kepanikan atau ketakutan. Sepasang matanya yang kini memancarkan kilau gas emas murni menatap gerakan bola cahaya meriam tersebut dengan pandangan yang sarat akan cemoohan dingin dan rasa bosan yang teramat sangat.

Bbagi sang Penguasa Multisemesta yang di kehidupan masa lalunya pernah menghancurkan seluruh armada kapal perang kosmis berskala galaksi hanya dengan menggunakan satu jentikan jari telunjuknya, teknologi persenjataan terbang dunia rendah yang dibanggakan oleh para pelayan kekaisaran bumi ini tidak lebih dari sekadar mainan anak kecil yang kotor dan menggelikan.

"Memanfaatkan struktur paduan logam besi meteorit untuk menyalurkan energi spiritual kotor bumi menjadi berkas tembakan cahaya... kalian para cacing tanah yang korup benar-benar tidak pernah bosan memamerkan mainan besi kasar kalian di hadapanku," Shen Long berkata dengan nada suara yang sangat ringan, namun suaranya anehnya bergema sangat jernih di setiap sudut dek lima puluh kapal perang terbang, memotong seluruh deru mesin kapal dan angin badai secara mutlak.

Di dalam dantiannya yang luas, aliran esensi cairan emas murni dari puncak tingkat ketiga ranah Fondasi Jiwa yang baru saja disempurnakannya dengan sangat sempurna mulai bergerak dengan frekuensi hukum kosmis yang mutlak. Shen Long memutuskan untuk tidak membuang waktu lebih lama lagi dengan pertunjukan tingkat rendah dari biro pusat ini. Ia ingin menyapu bersih seluruh armada ini agar bisa segera melangkah menuju Ibu Kota Pusat untuk menyelesaikan sisa konspirasi takdir tubuh ini hingga ke akar-akarnya.

Tangan kiri Shen Long perlahan bergerak keluar dari saku jubah militernya. Ia tidak membentuk posisi beladiri atau menggunakan senjata spiritual apa pun; ia hanya melepaskan seberkas gas emas murni dari tingkat ketiga ranah Fondasi Jiwa miliknya untuk melapisi seluruh telapak tangannya yang putih seperti giok, memancarkan aura tirani mutlak yang membuat ruang udara di sekeliling jalurnya bergetar hebat dalam bentuk distorsi visual yang aneh.

"Tembak!!! Hancurkan bajingan itu sampai tidak tersisa abunya!" Vanguard Commander Yin Chang meraung histeris dari atas dek kapal induk, memberikan perintah eksekusi mutlak.

*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Lima berkas cahaya energi spiritual berwarna merah tua dengan diameter masing-masing mencapai ukuran tubuh manusia meledak keluar dari moncong lima meriam kapal perang barisan depan secara bersamaan, meluncur turun dari langit menembus lapisan udara dengan kecepatan yang melampaui kecepatan suara sejati, membawa seluruh kekuatan penghancur mutlak berskala militer negara langsung menuju ke arah posisi tempat Shen Long berdiri. Tembakan gabungan ini memiliki daya ledak masif yang bisa meratakan seluruh kompleks distrik kota besar menjadi kawah mati dalam hitungan detik.

Tepat pada momen yang sangat krusial tersebut, Shen Long melangkah maju setengah langkah dengan kaki kirinya, merendahkan pusat gravitasinya sedikit, lalu mengayunkan tangan kirinya dari samping ke arah atas dalam sebuah gerakan tamparan telapak tangan terbuka yang sangat luas, mencakup seluruh koordinat lintasan lima berkas cahaya energi merah tua tersebut di udara.

*PLAAAAAAAALAK!*

Suara tamparan keras itu terdengar jauh lebih dahsyat dari seluruh letupan bom artileri terbesar yang pernah diciptakan oleh sejarah peradaban fana, menggema kuat membelah seluruh wilayah Dataran Tinggi Tianmo secara mutlak. Sebuah gelombang kejut telapak tangan keemasan raksasa dengan diameter mencapai ratusan meter meledak keluar dari tangan left Shen Long, meluncur naik ke langit dengan kekuatan hukum pembalikan kosmos sejati.

*BUMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMMM!*

Benturan energi berskala raksasa meledak hebat di atas langit padang rumput. Gelombang kejut tamparan emas murni milik Shen Long menghantam lima berkas cahaya energi meriam merah tua milik kapal perang kekaisaran secara telak di udara.

Tanpa ada penundaan, perlawanan, atau jeda waktu pertarungan sedikit pun, seluruh lima berkas cahaya energi spiritual merah tua yang membawa kekuatan pemusnahan massal tersebut langsung hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan bintik cahaya keemasan yang padam di udara dalam waktu kurang dari satu milidetik! Serangan terkuat dari persenjataan biro pusat itu hancur seperti kaca tipis yang dihantam palu godam raksasa kosmis.

Tidak hanya itu, kekuatan tamparan emas murni Shen Long terus melaju ke depan tanpa kehilangan energinya sedikit pun, menghasilkan efek gelombang kejut transversal berskala raksasa yang menyapu ke atas, langsung menghantam lambung lima kapal perang terbang barisan depan kekaisaran yang melakukan tembakan secara bersamaan.

*KRAKKKKKKKKKK! BYARR!*

Suara hancurnya lempengan baja pelindung hitam dan patahnya seluruh struktur kerangka besi dari lima kapal perang terbang seberat belasan ribu ton tersebut terdengar sangat renyah dan mengerikan di atas langit dataran tinggi. Kekuatan emas murni Shen Long merobek lambung kapal-kapal perang tersebut seperti pisau memotong kertas tipis, memicu ledakan beruntun pada tungku energi spiritual di dalam ruang mesin kapal mereka.

*BOOMMM! BOOMMM! BOOMMM! BOOMMM! BOOMMM!*

Lima buah Kapal Perang Terbang Kekaisaran barisan depan meledak hebat di udara menjadi lima buah bola api raksasa yang membara, hancur berkeping-keping menjadi jutaan serpihan logam panas dan abu besi yang berjatuhan seperti hujan meteor di atas hamparan rumput liar dataran tinggi. Seluruh pengawal dan kru militer yang berada di dalam lima kapal tersebut tewas seketika di tempat tanpa sempat melarikan diri, musnah secara mutlak dari sejarah dunia fana—sebuah penjelasan yang sangat detail mengenai akhir dari barisan depan armada kekaisaran.

Hanya dalam waktu satu gerakan tamparan tangan kosong yang sangat santai, lima buah kapal perang terbang raksasa kebanggaan biro pusat telah dihancurkan hingga meledak menjadi abu di atas langit Dataran Tinggi Tianmo.

Keheningan yang jauh lebih mencekam daripada kuburan massal di tengah malam kembali menyelimuti seluruh area dataran tinggi perbatasan. Sisa empat puluh lima kapal perang terbang yang melayang di udara langsung menghentikan seluruh putaran mesin mereka secara serentak. Seluruh sistem persenjataan mereka gemetar hebat, dan keheningan mati yang sangat menakutkan seketika mengunci seluruh barisan armada kekaisaran. Wajah lima puluh master ranah Inti Emas tingkat tinggi yang berdiri di atas dek kapal induk berubah dari kemerahan penuh kesombongan menjadi pucat pasi seperti kertas semen, seluruh keberanian dan keyakinan ranah inti emas mereka runtuh tanpa bekas dalam sekejap melihat pemandangan di depan mata mereka.

Vanguard Commander Yin Chang yang berdiri di ujung pagar pembatas merasakan seluruh aliran darah di dalam jantungnya membeku secara instan. Busur panah spiritual raksasa di tangan kirinya jatuh terjerembab ke atas lantai dek kapal dengan suara dentangan logam yang halus, sementara tubuh tegapnya gemetar begitu hebat hingga ia harus berpegangan pada tiang besi agar tidak jatuh berlutut karena lemas. Ia tahu betul seberapa kokohnya lapisan baja hitam kapal perang biro pusat yang dilapisi rune emas; bahkan ia sendiri membutuhkan waktu berhari-hari pertarungan sengit menggunakan seluruh energinya untuk bisa menggores satu kapal tersebut. Namun pemuda di bawah sana, seorang tersangka misterius dari kota kecil, menghancurkan lima kapal raksasa sekaligus hanya dengan menggunakan satu gerakan tamparan anak kecil yang sangat santai tanpa menderita luka atau kelelahan sedikit pun!

Direktur Agung Guo Hong yang berdiri di samping singgasana kapal induk merasakan seluruh sendi tubuh tuanya kaku sepenuhnya bagaikan patung batu yang membeku di tengah jurang es yang paling dalam. Sepasang matanya yang memancarkan aura hukum merah tua melotot keluar dengan rasa takut primal yang luar biasa dahsyat, memandangi lima bola api raksasa yang masih menyala di atas tanah padang rumput. Seluruh harga diri, kekuasaan tertinggi biro pusat, dan keyakinan politiknya sebagai master penguasa ranah Jiwa Baru tingkat ketiga runtuh menjadi abu dalam sekejap mata.

Ia menyadari dengan sangat jelas bahwa pemuda di bawah sana bukan lagi seorang kultivator atau monster reinkarnasi biasa, melainkan sesosok Dewa Penghancur sejati yang membawa hukum kematian mutlak yang tidak bisa ditahan oleh kekuatan militer negara kekaisaran mana pun.

Shen Long menarik kembali tangan kirinya, mengeluarkan selembar saputangan putih yang baru dari saku jubah militernya untuk mengusap setitik noda abu besi dari ujung jarinya dengan ketenangan yang menakutkan. Ia menengadah perlahan, mengunci pandangan matanya yang memancarkan kilau keemasan redup langsung ke arah wajah Direktur Agung Guo Hong dan sisa lima puluh master inti emas yang masih hidup di atas langit.

"Seknow," Shen Long memanggil dengan nada suara yang sangat rendah namun membawa otoritas tirani mutlak yang mampu meruntuhkan langit jiwa semua orang di armada kekaisaran tersebut, memotong seluruh desau angin padang rumput secara sepihak. "Direktur Agung dari Biro Kultivator Ibu Kota Pusat... kau yang mengeluarkan dekrit pemusnahan dewa untuk seluruh eksistensiku tadi sore? Sekarang... katakan padaku, bagaimana kau ingin mengarahkan sisa empat puluh lima mainan besi besarmu ini sebelum aku memutuskan untuk meratakan seluruh armada ini bersama dengan nyawa anjing kalian?"

Roda kekuasaan militer tertinggi dari Ibu Kota Pusat kekaisaran telah dihancurkan sepenuhnya oleh satu tamparan dari sang Penguasa Multisemesta. Di atas tanah padang rumput Dataran Tinggi Tianmo yang retak dan di bawah naungan awan badai hitam yang perlahan mulai menipis, badai pembersihan berskala kekaisaran raksasa berikutnya kini telah mengunci seluruh sisa armada tanpa ada satu pun aturan manusia fana bumi yang mampu menahan laju amukan mutlak dari telapak tangan Shen Long.

1
Nanik S
Hadir
Kairon: Terima kasih sudah singgah kak😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!