bagaimana mungkin aku lupa dengan masa itu, bagaimana mungkin aku lupa dengan kenangan kisah cinta kita, yang kita jalin bertahun tahun lamanya, dan tidak pernah ku sangka kisah kita berakhir dengan pengkhianatan yg sadis, kau balas cinta dan pengorbanan ku dengan luka yg begitu hebat, hingga luka itu merubah ku menjadi bukan diriku, hari hari ku di penuhi rasa dendam, hingga muncul niat dalam pikiran ku untuk membunuh mu, namun takdir berkata lain.
aku nyaris kehilangan akal sehat, dan hampir gila dengan alur cerita hidup ku, hingga aku kehilangan arah tujuan hidup ku, sampai pada suatu hari tuhan menghadirkan se orang wanita yg menyadarkan ku, dan menyelamatkan hidup ku, dia merubah hidup ku menjadi berarti, dan bangkit meraih mimpi ku, hingga tuhan mempersatukan ku dengan dia, dan tuhan menganugrahkan kebahagiaan yg luar biasa tak pernah ku rasakan dalam hidup ku bersama dia sebelumnya.
dan kau lah jawaban doa dalam hati ku. HANUM RUSYDAH.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lukmanben99, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
terpesona
" dia siapa don, perasaan gue baru liat dia..? " Tanya ku dengan penasaran.
" Tadi gue nanya maya sih katanya dia murid baru di sini..." Jawab dony.
" Ouh, pantesan gue baru liat..." Ucap ku, lalu aku kembali menatap wanita itu, sungguh wanita itu sangat manis dan berparas cantik.
Dan sementara orang tua ku, saat itu orang tua ku baru sajah selesai memanen hasil tani nya.
Saat itu bapak ku sedang duduk di depan rumah dengan tubuh yg lelah sambil menikmati secangkir kopi. Ouh iya perkenalkan orang tua ku bernama pak SARDI dan ibuku bernama bu SARI. Mereka berasal dari suku sunda.
Saat pak sardi sedang duduk ngopi, tiba tiba datang temanya menghampirinya dengan mengendarai motor vespa yang sudah kusam dan berkarat, lalu ia turun dari motornya itu dan menyapa pak sardi.
" Mang sardi, gimana kabarnya sehat..! " Ucap temanya.
" Alhamdulilah sehat, kamu sehat.." pak sardi
" Sehat mang..!" Temanya.
" ai kamu kemana wae baru keliatan..? " Tanya pak sardi.
" Ada kok mang, maksud kedatangan saya ke sini, saya ada perlu mang sama mamang." Ucap temanya.
" Ada perlu apa..? " Pak sardi.
Maksud kedatangan temanya itu rupanya ia ingin menjual motor yg ia bawa itu kepada pak sardi, lalu ia menawarkan motornya itu kepada pak sardi, dia temanya itu meminta tolong agar pak sardi membeli motornya itu, karena temanya saat itu lagi sangat membutuhkan uang entah untuk apa.
Lalu pak sardi mendekati motor temanya itu, ia melihat lihat dan mengecek kondisi motor temanya itu, dan di situ ia pikir lumayan juga untuk aku anaknya pergi berangkat pulang sekolah, lalu pak sardi mencoba membawa motor temanya itu, dan ia rasa masih layak untuk di pakai, dan masih berjalan dengan baik, lalu pak sardi menawar harga yang temanya tawarkan itu turun sedikit, mereka pun saling menegosiasi, dan hingga akhirnya pak sardi pun membeli motor temanya itu.
Dan sementara aku yang masih di sekolahan, Saat jam istirahat selesai, dan saat waktu pulang tiba, aku berjalan se orang diri menuju jalan untuk menunggu angkot, tanpa di sengaja aku melihat wanita tadi sedang berdiri di pinggir jalan sendirian seperti menunggu jemputan, sejenak aku terdiam memperhatikan wanita itu, ingin rasanya aku mendekatinya dan berkenalan denganya, dan ingin aku mengantarkan dia pulang, namun apalah daya aku tidak punya kendaraan untuk mengantarkanya pulang, tidak mungkin juga aku mengantarkanya jalan kaki.
Tidak lama kemudian tiba tiba dony sahabatku muncul dari belakang dengan mengendarai motornya itu.
" Woyyy, ngapa loe bengong.." ucap dony mengagetkan ku.
" Nah kebetulan loe dateng don, gue pinjem motor loe bentar don.." ucap ku.
" Mau kemana loe..? " Ucap dony, lalu dony melihat wanita yg sedang ku pandangi itu.
" Ouhh, iya iya gue paham, suka loe sama dia ya.." dony.
" Udah jangan banyak ngomong ah, sini gue pinjem motor loe bentar..! " Ucap ku.
" Gue sebagai sahabat loe yg baik, yaudah nih, gue pinjemin, tapi jangan lama lama loe ya.." ucap dony sembari memberikan pinjam motornya itu.
" Nah gituh dong, iya tenang aja gue bakal lama lama kok..!!, bentar ya.. " Aku sambil menaiki mengendarai motornya dony.
" Iya semoga berhasil dah.." ucap dony, lalu aku tancap gas menghampiri wanita itu.
" Hem anak mudah sedang jatuh cinta rupanya.." ucap dony sambil memperhatikan ku mendekati wanita itu.
Saat baru juga beberpa meter aku mengendarai motor mendekati wanita itu, tiba tiba saja datang mobil pribadi bagus menghampiri wanita itu, sejenak aku langsung menghentikan laju motor dan memperhatikan wanita itu, rupanya mobil itu adalah orang tuanya menjemput dia. Aku baru tau rupanya wanita itu anak orang punya, sejenak aku terdiam dan menjadi berkecil hati saat tau ternyata dia anak orang kaya, wanita itu tidak menyadari kehadiran ku, lalu wanita itu masuk ke dalam mobil dan pergi pulang.
Aku terdiam menatap kepergianya, yg awalnya aku percaya diri, aku menjadi berkecil hati untuk mendekatinya, ya karena aku sadar siapa diriku, aku hanyalah orang tidak punya tidak mungkin rasanya aku bisa memiliki dia.
Lalu dengan perasaan kecewa aku memutar arah dan mengembalikan motornya dony, dony melihat kejadian itu, sesampainya aku di hadapan dony, dia menepuk pundak ku, dia mengerti perasaan ku.
Dan setelah itu aku dan dony pun pergi pulang.
Sesampainya aku di rumah, aku melihat motor vespa terparkir di depan rumah ku, aku memperhatikan motor vespa itu, dan setelah itu aku masuk ke dalam rumah dan aku melihat bapak ku sedang memperbaiki listirk rumah, aku menyapanya dan bersalaman dengan bapak ku, lalu aku menanyakan motor vespa siapa itu yg berada di luar rumah, lalu bapak ku berkata bahwa itu adalah motor vespa untuk diri ku, aku tidak menyangka, dan aku sangat senang di belikan motor vespa itu, meskipun sudah kusam dan berkarat tapi aku sangat menyukainya, dengan senang aku mengucapkan terima kasih kepada bapak ku, kini aku memiliki kendaraan pribadi, dan aku tidak perlu lagi naik angkot untuk pergi berangkat pulang sekolah.
Ke esokan harinya.
Kini aku sangat bersemangat bersekolah, karena kini aku tidak perlu lagi berangkat sekolah naik angkutan umum, kini aku berangkat sekolah mengendarai motor vespa pemberian dari bapak ku.
Sesampainya di sekolah di parkiran, aku bertemu dengan dony, ia juga baru sampai ke sekolahan, ia melihat diriku membawa motor, lalu ia bertanya kepada ku.
" Widihh, motor siapa tuh.." tanya dony.
" Ya motor gue lah.." aku.
" Serius, ngebegal di mana loe...!! " Dony.
" Enak aja loe kalau ngomong, motor loe tuh hasil begal.." aku.
" Haha.." dony tertawa.
Dan setelah itu aku dan dia berjalan masuk kelas. Saat jam pelajaran selesai, saat waktunya pulang, aku pergi pulang mengendarai motor ku, saat keluar dari gerbang sekolahan, seperti biasa aku melihat wanita itu berdiri se orang diri menunggu jemputan papahnya, aku menghentikan laju motor ku dan sejenak memperhatikanya, ia tidak menyadari aku memperhatikanya, ingin rasanya aku mendekatinya dan mengantarkanya pulang, namun aku rasa percuma, dan aku pikir pasti sebentar lagi juga pasti papahnya datang menjemputnya, lalu aku melanjutkan lagi perjalanan pulang ku, saat beberapa meter aku melaju, aku melihat dia dari kaca spion motor, aku melihat dia seperti gelisah kesal sambil menghubungi papahnya yg tak kunjung datang menjemputnya, saat itu aku berpikir mungkin papahnya sedang tidak bisa menjemputnya, di situ aku rasa ini adalah waktu yg tepat untuku mendekatinya dan berkenalan denganya, sesekali ia menengok ke arah ku, lalu aku memutar arah dan menghampiri wanita itu, dengan malu malu aku pun mendekatinya.
" Hey.." aku tersenyum menyapa nya, dan ia pun tersenyum menyapa ku dengan sebutan kakak, padahal aku denganya se angakatan, hanya saja beda ruangan kelas.
" Kamu lagi nunggu jemputan ya..?! " Tanya ku.
" Iya kak, kok tau..? " Ucap wanita itu.
" Iya tau, kamarin aku liat kamu soalnya di jemput, ouh iya boleh kenalan..! " Ucap ku mengajak berkenalan dengan wanita itu, ia tersenyum kepadaku.
" Kenalin aku satria..!! " Ucap ku sambil mengayunkan tangan mengajak berkenalan, ia tersenyum dan menajabat tanganku, lalu ia menyebutkan namanya.
"...ELINA..! " ucap wanita itu tersenyum dan menyebutkan namanya.
dan akhirnya kini aku tau nama wanita itu. Ia ber nama .ELINA.