NovelToon NovelToon
For Justice

For Justice

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Perperangan / Transformasi Hewan Peliharaan
Popularitas:106
Nilai: 5
Nama Author: Michael Jack

Kisah seorang ilmuan gila yang melawan pemerintah dunia yang dzalim

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Michael Jack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Organisasi Revolusi Baru

Setelah seluruh pasukan berkumpul di Jembatan London, Jack pun berdiri di depan mereka dan mulai memberikan pengumuman.

“Baiklah, sebelumnya terima kasih atas kehadiran kalian semua. Ada beberapa hal penting yang ingin saya bahas di sini,” ucap Jack memulai pidatonya.

Para pasukan hybrid yang memenuhi jembatan itu segera menjadi tenang dan memperhatikan setiap kata yang keluar dari mulutnya.

“Pertama, saya ingin bertanya kepada kalian. Informasi apa saja yang kalian dapatkan dari hasil memata-matai pemerintahan dunia belakangan ini?” tanya Jack.

Rio kemudian maju selangkah ke depan.

“Tuan, izinkan saya memberikan laporan,” ucap Rio.

“Di wilayah Afrika, para pasukan W.D.A menangkap banyak pria dewasa untuk dijadikan budak kerja paksa,” lanjutnya.

Rio kemudian menambahkan laporan lainnya.

“Selain itu, di wilayah Amerika, kami menemukan banyak pasukan W.D.A yang melakukan transaksi gelap dengan para bandit di sana.”

Mendengar laporan itu, wajah Jack langsung berubah penuh amarah.

“Sialan… dasar manusia-manusia keji!” teriak Jack dengan penuh kebencian.

“Suatu hari nanti akan kubuat kalian merasakan penderitaan yang sama seperti yang kalian lakukan pada rakyat jelata!” lanjutnya dengan suara penuh dendam.

Setelah rapat selesai, Jack dan Vickery berjalan menuju laboratorium rahasia yang tidak jauh dari sana.

“Jack, apakah tadi itu seluruh pasukan milikmu?” tanya Vickery.

“Iya, tentu saja,” jawab Jack santai.

“Gila… tadi aku sempat menghitungnya. Jumlahnya sekitar tiga ribu enam ratus orang,” ucap Vickery.

Jack mengangguk pelan.

“Mereka semua adalah orang-orang yang sudah muak hidup di bawah penindasan pemerintah dunia,” jelas Jack.

“Oh iya, kita akan pergi ke Finlandia kapan?” tanya Jack kemudian.

“Menunggu kau siap saja. Aku kan sekarang ikut rencanamu,” jawab Vickery sambil tertawa kecil.

“Hm… kalau begitu bagaimana kalau sekarang saja?” tanya Jack.

“Wah, boleh juga. Semakin cepat semakin baik,” jawab Vickery.

“Baiklah, aku akan bersiap dulu,” ucap Jack.

Setelah semua persiapan selesai, mereka pun menaiki kapal perang milik Jack dan berangkat menuju Finlandia.

Kali ini mereka memilih jalur laut agar lebih aman.

“Hm… jalur laut ya. Berarti kita mengambil rute laut Denmark?” tanya Vickery.

“Tidak,” jawab Jack.

“Kita akan mengambil jalur memutar,” lanjutnya.

“Kita akan melewati Denmark Utara, kemudian Norwegia, setelah itu Swedia, dan barulah kita sampai di Finlandia.”

Vickery menggeleng pelan.

“Astaga, jauh sekali rutenya.”

“Ya begitulah. Saya memilih jalur yang paling aman,” jawab Jack.

Perjalanan laut itu memakan waktu cukup lama.

Mereka mengarungi laut selama satu minggu penuh.

Setelah satu minggu berlalu, akhirnya mereka tiba di Finlandia.

Vickery turun dari kapal dan menarik napas dalam-dalam.

“Bau Finlandia… aromanya masih sama seperti dulu,” ucap Vickery dengan nada penuh kenangan.

“Baiklah tuan, silakan pimpin jalannya,” ucap Jack.

Mereka pun berjalan menyusuri hutan dan pegunungan untuk mencari lokasi markas lama organisasi Revolusi milik Vickery.

Namun ketika mereka sampai di tempat itu, keduanya terkejut.

Markas tersebut sudah hancur dan terlihat terbengkalai.

“Akh… tidak! Apakah pemerintah dunia telah memusnahkan semua anggota organisasiku?!” ucap Vickery dengan penuh kesedihan.

“Tunggu dulu tuan, aku menemukan sesuatu,” ucap Jack sambil menunjuk sebuah benda.

Ternyata itu adalah sebuah pintu logam tua yang tersembunyi di antara puing-puing bangunan.

Itu adalah pintu menuju bunker bawah tanah.

Mereka pun segera membuka pintu tersebut dan masuk ke dalam.

Di dalam bunker, suasananya terlihat gelap dan rusak.

Banyak bagian yang runtuh dan terlihat seperti sudah lama tidak digunakan.

Namun tiba-tiba—

Beberapa orang muncul dari balik bayangan dan langsung menyerang mereka.

“Siapa kalian? Berani sekali menyusup ke sini!” teriak salah satu dari mereka.

“Hey, tunggu dulu. Kami tidak datang ke sini untuk mencari masalah,” jawab Jack.

Namun para penyerang itu tetap bersiap menyerang.

Tiba-tiba sebuah suara keras terdengar dari dalam kegelapan bunker.

“Berhenti kalian semua!”

Semua orang langsung terdiam.

“Berhati-hatilah Jack. Aku merasakan aura seseorang yang sangat kuat,” bisik Vickery.

Kemudian seseorang keluar dari bayangan.

“Apakah mata kalian semua sudah buta sehingga tidak mengenali Panglima Big Bear?!” teriak orang itu.

Saat sosok itu keluar sepenuhnya, ternyata dia adalah Dragon.

Dragon adalah tangan kanan Vickery pada masa lalu. Ia adalah orang yang sangat setia kepada panglimanya.

Bahkan setelah kematian Vickery, Dragon tetap melanjutkan perjuangan organisasi Revolusi.

Bunker itu ternyata adalah tempat persembunyian terakhir pasukan Revolusi.

“Syukurlah kau masih hidup, Dragon,” ucap Vickery.

Dragon tampak terkejut.

“Tuan… benar-benar anda?”

“Tapi bagaimana anda bisa hidup kembali?” tanya Dragon dengan bingung.

“Aku dihidupkan kembali oleh ilmuwan gila ini,” jawab Vickery sambil menunjuk Jack.

“Halo, perkenalkan. Nama saya Jack,” ucap Jack sambil tersenyum.

Dragon menatapnya dengan tajam.

“Tunggu dulu… bukankah anda adalah ilmuwan gila yang sedang diburu oleh pemerintah dunia?”

“Kurang lebih seperti itu,” jawab Jack santai.

“Orang pintar memang sering diburu oleh orang yang berkuasa agar tidak memicu revolusi yang bisa menjatuhkan mereka.”

Dragon kemudian mengumpulkan seluruh pasukan Revolusi yang masih tersisa.

Di hadapan mereka semua, Dragon membuat pengumuman penting.

Ia menyerahkan kembali jabatan pemimpin organisasi kepada Vickery.

Selain itu, organisasi Revolusi milik Vickery resmi beraliansi dengan pasukan hybrid milik Jack.

Aliansi baru itu kemudian dinamai Organisasi Two Head.

Setelah aliansi terbentuk, mereka segera merencanakan misi pertama mereka.

Targetnya adalah menaklukkan wilayah Swedia, Norwegia, dan Denmark.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap pemerintah dunia sekaligus untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka.

“Baiklah, aku akan segera menghubungi pasukanku di Jerman dan Prancis untuk menginvasi Spanyol dan Portugal,” ucap Jack.

“Aku juga akan membekali kalian dengan beberapa senjata dan jetpack agar kalian lebih leluasa saat melakukan invasi,” lanjutnya.

Namun sebelum invasi dimulai, Jack memiliki rencana lain.

Ia meminta pasukan Vickery menyebarkan virus zombie dan virus hybrid ke wilayah Estonia, Latvia, Lituania, dan Polandia.

Tujuannya adalah membuat militer W.D.A sibuk menangani kekacauan sehingga tidak bisa mengirim bantuan ke wilayah utama.

Jack juga menghubungi pasukannya di Prancis untuk menyebarkan virus yang sama di Belgia dan Belanda.

Setelah semua penyebaran virus selesai, invasi besar-besaran akhirnya dimulai.

Serangan dilakukan saat menjelang pagi hari.

Pada waktu itu penjagaan perbatasan biasanya melemah.

“Semuanya serang!” teriak Vickery dari pantai timur Swedia.

Serangan mendadak itu membuat pasukan W.D.A benar-benar tidak siap.

Banyak dari mereka yang terbunuh dengan mudah.

Hal ini juga terjadi karena teknologi persenjataan Swedia, Norwegia, dan Denmark jauh tertinggal dibandingkan teknologi milik Jack.

Saat kabar invasi menyebar, para warga sipil keluar dari rumah mereka.

Namun mereka tidak melarikan diri.

Sebaliknya, mereka ikut melakukan pemberontakan.

Demonstrasi besar-besaran terjadi di berbagai kota.

Hal ini terjadi karena siaran lama milik Jack yang pernah tersebar ketika ia ditangkap pemerintah dunia.

Isi siaran itu sangat terkenal.

“Jika suatu hari kalian mendengar bahwa aku datang untuk menginvasi negara kalian, keluarlah dari rumah kalian. Suarakan keadilan dan kebenaran. Hancurkan pemerintah yang menindas kalian.”

Siaran itu membangkitkan semangat perlawanan rakyat di seluruh dunia.

Invasi besar itu berlangsung selama sepuluh hari penuh.

Akhirnya Swedia, Norwegia, dan Denmark berhasil ditaklukkan.

Tidak hanya itu.

Belanda dan Belgia juga hancur akibat wabah virus yang menyebar selama sepuluh hari tersebut.

Wilayah kekuasaan organisasi Two Head pun bertambah luas.

Namun tidak semua berjalan sesuai rencana.

Jack menerima kabar bahwa invasi di Spanyol dan Portugal gagal.

Hal ini terjadi karena kedua negara tersebut mendapat bantuan dari negara tetangga seperti British, Irlandia, Luksemburg, Monako, Swiss, dan Maroko.

Selain itu, pasukan W.D.A dari Italia, Austria, dan Ceko juga menyerang wilayah mereka di Jerman.

Akibatnya pasukan Jack tidak bisa maju dan hanya mampu bertahan.

Mendengar kabar itu, Jack segera memerintahkan pasukan di Jerman untuk menginvasi Polandia terlebih dahulu.

Vickery juga meminta Dragon mengirim beberapa pasukan untuk membantu serangan tersebut.

Sementara itu Jack, Vickery, dan pasukan yang tersisa mulai menyebarkan virus hybrid tipe positif kepada warga Denmark, Swedia, dan Norwegia.

Virus ini berbeda dengan virus hybrid biasa.

Virus hybrid tipe positif tidak menghilangkan kesadaran manusia.

Orang yang terinfeksi tetap memiliki akal sehat dan bisa hidup normal seperti manusia biasa.

Jack melakukan hal itu dengan tujuan tertentu.

Ia ingin menjadikan masyarakat di wilayah kekuasaannya sebagai cadangan pasukan jika suatu hari dibutuhkan bala tentara tambahan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!