NovelToon NovelToon
TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

TIDAK SEMUA LUKA SEMBUH LEBIH CEPAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Perjodohan
Popularitas:964
Nilai: 5
Nama Author: Aynaaa12

Allyssa harus meninggalkan hidup nyamannya di Bandung dan memulai semuanya dari awal di Jakarta. Di sekolah barunya, ia mencoba menjalani kehidupan remaja seperti biasa, meski perlahan ia merasa ada sesuatu yang tidak beres di sekitarnya.

Pertemuan dengan orang-orang baru, termasuk sosok misterius yang sulit dipahami, membuat hidup Allyssa berubah. Kejadian demi kejadian datang tanpa ia duga, seolah membawanya masuk ke dalam rahasia yang lebih besar.

Di tengah semua itu, ia hanya berpegang pada satu hal yang paling berarti—saudara kembarnya. Namun sebuah kejadian di malam yang seharusnya biasa saja, mengubah segalanya.

Sejak saat itu, Allyssa menyadari bahwa tidak semua cerita berjalan sesuai harapan. Ada yang harus berhenti di tengah jalan—dan tak pernah sempat selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aynaaa12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 22

“Ya ampun Al! Gue bukannya mau potong kaki Lo! Gue cuman urut biar sakitnya agak mendingan!” Heran Gabriel. Allyssa kenapa jadi berpikiran dangkal seperti ini.

“Awas ya! kalau sampai kaki Gue kenapa-napa, Lo harus ganti dengan kaki Lo!” Letus Allyssa pada Gabriel.

“Oke-oke terserah Lo deh! Gue janji bakal pelan-pelan. Jadi tenang Ok?” Ujar Gabriel mulai mengurut kaki Allyssa pelan.

Allyssa yang sedang diurut sedikit meringis pelan. Jatuh dengan tidak estetiknya ditambah kaki yang keseleo membuat dia mengutuk hari-harinya yang selalu sial. Selama pindah ke Indonesia ada aja hal-hal yang tidak terduga teradi padanya. Niatnya weekend untuk melepas rasa jenuh setelah melewati hari-hari yang melelahkan, justru membuatnya mendapat musibah.

Namun, tak dipungkiri dia juga sangat menikmati keindahan yang ada di depannya saat ini.

‘Apakah Gue bener-bener harus mengutuk hari ini atau justru menysukurinya. Entahlah! Apapun itu, Gue juga cukup menikmatinya.’ Batin Allyssa dan tersenyum tipis.

Beberapa kali Allyssa menangkap keindahan danau yang ditumbuhi dengan bunga teratai yang membuatnya semakin indah. Allyssa mengeluarkan handphonenya, lalu mengambil beberapa gambar untuk ia koleksi atau mungkin untuk ia upload ke akun instagram miliknya.

***

“Lo yakin mau gendong Gue?” Tanya Allyssa pada pemuda yang sudah berjongkok membelakanginya.

“Yakin! Ayo cepetan naik. Keburu ujan!”

“Gue gak mau repotin. Gue masih bisa jalan kok. Ya walau pelan-pelan.”

“Gue gak ngerasa direpotin. Kalau Lo maksa jalan yang ada kaki Lo makin bengkak.”

“Masalahnya Gue gak enak. Lo pasti capek nanti. 1 kilo Lo pikir dekat apa!”

“Terus Lo mau Gue tinggalin gitu?! Gue sih mau-mau saja!” Canda Gabriel.

“Yaelah gak gitu juga. Lo cari bantuan ke mana kek!.”

“Kalau Gue pergi, Lo emang berani sendiri?”

Mendengar itu, Allyssa diam dan melihat sekitar. Benar-benar sepi. Tak ada banyak orang di situ. Selain, orang yang sedang naik perahu yang tak jauh di sana.

“Takut kan Lo!”

“Yaudah iya! Tapi Gue gak tanggung jawab kalau nanti Lo malah ngos-ngosan ya!”

“Nah Gitu dong dari tadi.”

“Kalau Lo gak maksa, Gue juga gak akan mau ya!” Ujar Allyysa mendekat ke arah Gabriel yang sejak tadi menunggunya untuk digendong.

“Iya-iya. Bawel.”

Baru beberapa hari Allyssa sudah cukup akrab dengan Gabriel. Bisa dibilang keduanya mulai menjalin pertemanan. Meski awalnya Allyssa tidak ingin terlalu cepat menilai sesorang, tapi dia yakin bahwa Gabriel tulus padanya. Keduanya bahkan membuat sebuah perjanjian yang tidak boleh dilanggar.

Gabriel berjalan dengan Allyssa dipunggungnya. Melewati jalan yang naik turun itu membuat Allyssa yakin bahwa pemuda itu pasti kelelahan.

“Kalau capek istirahat dulu El.”

“Gue masih kuat kok.”

“Aman gimana? Tuh keringat Lo sampe bercucuran gitu.”

“Gue beneran masih sanggup Al. Nanggung bangat kalo berenti. Bentar lagi nyampe parkiran soalnya.

“Sanggup tapi gak sampe pucat gitu kali tuh muka!” Sindir Allyssa

“Wajar lah! Orang Gue lagi gendong beruang kutub.”

“Apa? Lo ngatain aku apa?!”

“Enggak kok. Emang Gue bilang apa?”

“Gue gak budek Gabriel”

“iya-iya Sorry. Gak usah teriak gitu juga kali Al. Abisnya lo kagak bisa diam.”

“Tau Ah. Malas Gue ngomong sama Lo!” Ujar Allyssa pasrah.

“Perasaan dari tadi yang kebanyakan ngomong Lo dah.”

“ckckck Tuh kan! Aslinya Lo tuh beneran nyebelin ya!”

‘Gue juga bingung Al. Gue kayak gini cuman sama Lo!’ Batin Gabriel.

‘Semenjak kenal sama Lo, setidaknya ada sedikit hal yang bikin Gue bahagia.’ Lanjutnya dalam hati.

“Tuh kan! Lo tu aneh. Tadi ngatain Gue. Terus sekarang, malah diam aja!”

“Udah kan ngomongnya. Sekarang kita udah nyampe.” Ujar Gabriel.

Keduanya sudah sampai di tempat di mana mereka memarkirkan motor. Dengan pelan Gabriel mendudukkan Allyssa di jok belakang motornya. Mereka berlalu dari sana, dan sesekali berbincang ringan. Mereka cukup menikmati angin sore yang menerpa wajah mereka.

1
EvhaLynn
Wah Semangat Author😉
Aksara Langit
Bagus bangat Thor Alurnya. Tapi kenapa Papa Allyssa meninggal secepat itu😭😭😭
Aynaaa12: Namanya juga takdir🫠
total 1 replies
Aksara Langit
Lanjut Thor😍
Aynaaa12: Lanjut bbesok Ya🤭
total 1 replies
Ainul Ayn
Karyanya bagus bangat Thor. Jangan lupa Up terus ya/Drool/
Aynaaa12: Eh makasi Ya🙏 Jangan kupa Pantengin terus🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!