NovelToon NovelToon
Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Gadis Penakluk Tuan Ceo Mandul

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:19.3k
Nilai: 5
Nama Author: KGDan

Karena panggilan sahabatnya, yang telah bekerja di ibukota, Esther Valencia pun datang ke ibukota, untuk bekerja di perusahaan sahabatnya.

Siapa sangka, ia dijual sahabat yang ia percayai selama ini, kepada lelaki hidung belang di sebuah club malam.

Tubuh panas Esther menabrak tubuh seorang pria, saat ia melarikan diri dari kejaran pria hidung belang, yang bertepatan pria tersebut akan masuk ke dalam sebuah kamar.

Esther pun akhirnya menghabiskan cinta satu malam dengan pria asing, karena pengaruh obat yang diberikan sahabatnya ke dalam minumannya.

Bagaimana sikap Esther setelah ia sadar dari pengaruh obat, kalau ia telah tidur dengan seorang pria yang tidak ia kenal?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KGDan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 3.

Dua jam kemudian.

Jack Sebastian perlahan membuka matanya, ia melihat ke sampingnya tidak menemukan siapapun.

Ia ingat tadi malam seseorang telah menaruh obat perangsang dalam minumannya, lalu ia ditabrak seorang gadis, saat akan masuk ke dalam kamarnya.

Dan ia melakukan hubungan dengan gadis itu, dalam keadaan dirinya tidak dapat ia kontrol.

Jack sudah berhati-hati selama ini dekat dengan seorang wanita, karena kondisi tubuhnya tidak dapat menghasilkan keturunan.

Ia menekan pelipisnya merasa kesal.

Gadis itu melarikan diri setelah tidur dengannya, apa dia tidak tahu siapa aku? bisik hati Jack tersenyum kecut.

Ia merasa pesonanya tidak dapat memikat gadis itu, yang selama ini dilakukan banyak wanita untuk dapat menempel padanya.

Kondisi tubuhnya yang mandul, bisa saja dimanfaatkan seseorang untuk menjebaknya.

Mengingat statusnya, wanita pun akan berupaya ingin menjadi Nyonya muda Sebastian.

Tapi gadis itu pergi begitu saja dalam diam.

Gadis itu bisa saja tetap berada di sampingnya, sampai ia bangun, dan memintanya untuk bertanggung jawab.

Kembali Jack tersenyum kecut.

Selain dirinya tidak dapat memiliki keturunan, ia juga sangat tidak menyukai sembarang wanita dekat dengannya.

Hidungnya sangat sensitif dengan bau tubuh seseorang, dan ia akan kesulitan bernafas, atau merasa jijik berdekatan dengan bau tersebut.

Tapi, ia sangat ingat tadi malam aroma tubuh gadis itu membuatnya melayang, dan tidak ingin membiarkan gadis itu pergi.

Ternyata sekian banyak wanita yang ingin dekat dengannya, ada yang tidak menginginkan dirinya.

Jack kembali tersenyum kecut, membuatnya ingin sekali mengetahui, siapa gadis yang tidak punya perasaan itu, mencampakkan dirinya setelah tidur dengannya.

"Tuan, anda sudah bangun? aku semalam sangat khawatir sekali pada anda!"

Seorang lelaki masuk ke dalam kamar, dan terlihat lega melihat Jack Sebastian terlihat baik-baik saja.

"Selidiki siapa gadis tadi malam, aku mau laporannya dalam waktu setengah jam!" perintah Jack.

"Baik, Tuan!"

"Dan bawakan aku pakaian bersih terlebih dahulu!"

"Baik, Tuan!"

Pria yang baru masuk itu, Nick, Asisten pribadi Jack, melangkah keluar untuk melakukan apa yang dipinta Jack.

Jack menyingkirkan selimut yang menutupi tubuhnya, setelah Asistennya keluar dan pintu kamar kembali tertutup.

Tubuh Jack tidak bergerak, begitu selimut ia singkirkan ke samping.

Ia melihat bercak noda darah, yang cukup lebar membasahi sprei.

Mata Jack tidak berkedip, gadis yang tidur dengannya tadi malam, ternyata gadis yang masih perawan.

Jack menutup kembali sprei itu dengan selimut, ia tidak menyangka sudah tidur dengan gadis perawan.

Ia bergegas turun dengan keadaan tubuhnya yang masih polos, lalu memungut pakaiannya dari lantai.

Ia tidak menemukan kemeja yang ia pakai tadi malam bersama dengan jasnya.

Ia hanya memungut celana formalnya, dasi dan pakaian dalamnya, serta gaun seksi milik gadis tersebut.

Kembali Jack tersenyum kecut, meraih gaun gadis itu dari lantai.

Ia mencampakkan gaun itu ke dalam tong sampah dengan kesal, sama seperti perasaannya yang tidak senang pada gadis pemilik gaun itu.

Jack masuk ke dalam kamar mandi.

Ia mengguyur tubuhnya dengan air dingin di bawah shower.

Setelah ia selesai mandi, ia melihat di atas tempat tidur sebuah paper bag.

Ia meraih paper bag tersebut, dan melihat pakaian kasual pilihan Asistennya.

Gaya pakaian itu sesuai dengan gaya pakaian yang ia inginkan, Jack kemudian memakainya.

Saat ia keluar dari dalam kamar itu, Nick sudah menunggunya di depan pintu bersama empat bodyguardnya.

"Indentitas gadis itu sudah di temukan, Tuan!" Nick melaporkan hasil penyelidikannya.

"Katakan!" pinta Jack sembari memasukkan tangannya ke dalam saku celananya.

"Gadis itu datang bersama temannya, menemui seorang pria pada salah satu ruang VIP club, dan sepertinya ia akan dilecehkan, karena sudah diberi obat dalam minumannya, karena itulah dia bertemu dengan anda, Tuan!"

Nick memperlihatkan sebuah rekaman cctv pada phablet yang ia pegang ke hadapan Jack, dan Jack meraih phablet itu untuk melihatnya sendiri.

"Gadis itu terlihat masih muda, mungkin baru sembilan belas tahun, dia tinggal bersama dengan temannya di sebuah apartemen sederhana!" kata Nick lagi melaporkan hasil penyelidikannya.

Mata Jack nanar melihat layar phablet.

Wajah gadis yang menabraknya di depan pintu kamar, tidak terlihat dengan jelas, karena posisi kamera cctv tidak dapat memperlihatkan wajah gadis tersebut.

Jack sedikit kecewa karena tidak dapat mengenali wajah gadis itu.

Ia mengembalikan phablet itu kepada Nick, "Cari tahu di apartemen mana dia tinggal bersama dengan temannya itu!"

"Baik, Tuan! oh iya, laki-laki yang mengejar gadis itu Kepala bagian di perusahaan Sebastian!" kata Nick lagi teringat dengan lelaki, yang dicurigai Jack komplotan gadis tersebut.

Jack memperlihatkan raut wajah yang begitu dingin, dengan tatapan mata yang berubah menjadi tajam menyimpan amarah.

"Panggil dia ke kantor!"

"Baik, Tuan!" jawab Nick menganggukkan kepalanya.

Sementara itu di apartemen Vera.

Vera merasa senang, karena sudah berhasil memberikan Esther kepada Kepala bagian tempat ia bekerja.

Statusnya sebentar lagi akan naik, dari pekerja magang menjadi pekerja tetap, sesuai perjanjian nya dengan Kepala bagian tempat ia bekerja.

Ia tersenyum sembari bernyanyi kecil bersiap-siap akan berangkat kerja.

Saat ia membuka pintu apartemennya, tiba-tiba ia nyaris saja jatuh terduduk melihat siapa yang berdiri di depan pintu apartemennya.

Tampak Esther memandangnya dengan tatapan penuh amarah.

"Ternyata kamu sudah berubah setelah tinggal di ibukota! kamu tadi malam memberi aku minuman apa? kamu sungguh kejam, Vera! kita sudah kenal sejak kecil! kenapa kamu begitu tega padaku?!"

Vera seketika menjadi gugup, dan tidak tahu bagaimana caranya menjawab Esther.

Plak!!

Tiba-tiba wajahnya di tampar Esther, "Kalau aku tahu kamu ternyata punya niat jahat padaku, aku tidak akan datang ke ibukota!!"

"Kamu memukul ku?!" mata Vera membulat memandang Esther.

Ia tidak menyangka Esther berani menampar wajahnya.

Ia sangat kenal dengan baik sikap Esther selamanya ini, gadis yang sangat baik dan penurut di desa mereka.

"Kenapa? kamu pikir aku diam saja sudah kamu tipu? kamu sudah menghancurkan masa depanku!!"

Vera memegang pipinya yang sakit, matanya memandang penampilan Esther yang sudah tidak sama lagi.

Ia melihat Esther memakai kemeja seorang pria, sepertinya misinya telah berhasil menjual Esther kepada Kepala bagian tempat ia bekerja.

Perlahan ia menyunggingkan senyuman puas melihat penampilan Esther.

"Kamu tidak tahu, kehidupan di ibukota sangat keras, kamu harus pandai-pandai membawa diri, agar dapat sukses di masa depan!!" jawab Vera merasa tidak bersalah sama sekali.

Bruk!!

Esther mendorong tubuh Vera sampai jatuh ke lantai, "Aku tidak ingin tinggal lagi bersamamu! kamu sudah bukan lagi Vera yang ku kenal selama ini!!"

Esther masuk ke dalam apartemen Vera untuk mengambil tas pakaiannya, dan pergi meninggalkan apartemen Vera.

Ia akan kembali lagi ke desa, dan tidak akan pernah lagi menginjakkan kaki ke ibukota, yang ternyata penuh dengan bahaya.

Bersambung........

1
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
💝F&N💝
esther, kau harus mempertahankan jack. jack itu sudah bucin sama kamu. kamu jangan merasa rendah. jack sangan mencintai kamu. kau harus tau itu
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
vania larasati
lanjut
partini
aaihhhh ini mah si Jack nya aja nya yg goblok udah tau Kunti bogel
vania larasati
lanjut
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Endang Sulistiyowati
bukannya Jack ga bisa berdekatan sama perempuan, karna hidungnya yg sensitif?
partini
ini Jack yg lolos bodoh lemot bin bodoh aihhh kenapa CEO ogeb semua
partini: dua" mah itu kalau belum di ucapkan belum sah kata cinta
total 4 replies
partini
hemm pasti bikin masalah,, insting suami biasanya rada" kalau udah kena baru reaksi
Mineaa
hadeech.....melda....melda.....
cari penyakit aja kamu.....😡
partini
masa Tidak saling mencintai belum nyadar aja kalian berdua ,,wihhhh tahan sekali ga di sentuh Ampe lahiran
Reni Anjarwani
lanjut thor
Anita Rahayu
karma itu namanya buat anaknya kena autisme biar di buang sama keluarga william😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈😈
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Anita Rahayu
Ayo dong cepet buat si verot di siksa di hotel prodeo karna udah mau bhnuh ester😠😠😠😠😠🙏🙏🙏🙏
partini
kasih bodyguard bayangan dong Mr Jack biar istri mu mana, Secara banyak ygbga suka
Sri Aastuty Julyantii Sadega
si jack cembokur esther di deketin cowo yang lebih muda🤭
makanya cepetan nyatain perasaan kamu, biar gk salaha paham terus.
🤭🤭
Anita Rahayu
kapan ni family benalu dapag jackpot karma is realnya thor biar nyahok mereka itu😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!