NovelToon NovelToon
Aku Antagonis?, Ok

Aku Antagonis?, Ok

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Teen School/College / Romantis / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Cintapertama
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: Zakiya el Fahira

HELENA KANAYA ATMAJAYA gadis enam belas tahun yang masih duduk di bangku sekolah, sejak kecil Helena sudah di jodohkan dengan anak teman mendiang Ibunya, yang bernama RAVELO TRIAN ADITAMA yang sama sama masih duduk di bangku sekolah, kebetulan Helena dan Velo masih satu sekolah namun beda kelas.
Dari dulu Helena memang sudah menyukai Velo, dan saat tahu kalau keduanya di jodohkan Helena semakin menempel pada Velo, membuat Velo terkadang merasa risih sendiri.
Helena sebenarnya gadis yang baik, hanya saja dia memiliki sifat posesive pada sesuatu yang memang sudah jelas jelas miliknya termasuk pada Velo. Helena tahu kalau Velo dekat dengan gadis satu kelasnya yang bernama HANA LARASATI, jadi Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dan Velo.

Dan sikap Helena yang seperti itu, membuat semua murid di sekolahnya mengecap Helena sebagai gadis Antagonist, awalnya Helena tidak terima dirinya di anggap Antagonist, namun pada akhirnya Helan benar benar memerankan sosok Antagonist yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zakiya el Fahira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1

HIGH SCHOOL INTERNATIONAL salah satu sekolah elit yang terletak di pusat Ibu Kota di Negara I, dan hampir seluruh murid di sekolah itu adalah anak dari orang orang kaya contohnya seperti Helena dan Velo, mereka berdua di kenal murid paling kaya di HSI, tapi sebagian juga ada dari kalangan menengah kebawah, dan mereka bisa masuk ke HSI melalui jalur beasiswa yang di buka setahun sekali, dan salah satunya adalah Hana, putri dari pelayan di rumah besar kelurga Aditama.

Hana sangat dekat dengan Velo, mungkin karna sejak kecil Hana sudah ikut Ibunya yang bekerja di kediaman rumah besar Aditama, banyak yang iri dengan Hana karna beruntung bisa dekat dengan murid idola di HSI, tapi satupun dari mereka tidak ada yang berani mengganggu Hana, lebih tepatnya mereka takut berurusan dengan Velo yang selalu menjadi garda terdepan untuk Hana.

Namun semuanya berubah saat Helena dan Velo resmi bertunangan sehari setela hari libur kenaikan kelas, Helena selalu berusaha menjauhkan Hana dari Velo, Helena tidak mau kalau Velo dekat dekat dengan Hana, dan itu membuat Velo kesal dengan Helena ,karna merasa kalau Helena terlalu mengatur hidupnya.

Dan suatu hari sikap posesif Helena pada Velo itu di jadikan kesempatan oleh salah satu murid cewek yang sudah lama sangat iri dengan kehidupan mewah Helena, murid cewek itu menyebarkan gosip di seluruh penjuru HSI kalau Helena sering menindas Hana, padahal kenyataannya tidak pernah sama sekali, Helena hanya berusaha menjauhkan Velo dari Hana saja, dan cara Helena bukan dengan menindas Hana, tapi yang membuat Helena marah dan membenci Hana, di karnakan Hana tidak pernah meluruskan gosip itu, membuat semua orang memandang Helena seperti Antagonis di antara Velo dan Hana, padahal sudah sangat jelas kalau yang memiliki masa depan pernikahan dengan Velo itu Helena, tapi kenapa orang orang malah menganggap Helena sebagai pengganggu kedekatan antara Velo dan Hana.

Awalnya Helena tidak terima saat dirinya di anggap sebagai Antagonis, karna Helena tidak merasa kalau dirinya menjadi pengganggu Velo dan Hana, namun pada akhirnya Helena benar benar mengabulkan anggapan orang orang itu padanya.

Seperti pagi ini di kantin sekolah, Helena menghampiri meja dimana ada Velo dan kedua sahabatnya Exel dan Maxim duduk di sana, dan ada Hana juga di meja itu.

Prak

Helena langsung meletakkan nampan yang berisi makan siangnya di atas meja dengan kasar, membuat keempat orang di meja itu kaget.

''Helen, lo apa apaan sih, gue kaget tahu'' ketus Maxim.

Helena tidak perduli, dia memilih duduk di samping Velo.

''Vel, nanti anterin gue ke mall'' pinta Helena sembari memegang lengan Velo.

''Pergi sendiri saja sana, gue mau ngerjain tugas sama mereka'' sahut Velo datar.

''Gak mau, pokoknya loe harus anterin gue ke mall, kalo loe gak mau gue aduin ke Om dan Tante'' ancam Helena.

''Gue, gak perduli'' timpal Velo sembari melahap makan siangnya dengan santai.

Melihat itu wajah Helena langsung berubah muram, lalu dia mengambil ponselnya dan menghubungi Mama Velo.

''Halo, Helena sayang, ada apa?'' tanya seseorang dari sebrang telfon.

''Tante, Velo enggak mau anterin Helena ke mall'' ucap Helena.

Sontak Velo langsung menatap tajam Helena, namun Helena tidak takut sama sekali, dia malah balik menatap Velo menantang.

''Mana Velo, kasihkan ponsel kamu ke Velo, Tante mau ngomong sama dia'' pinta Mama Velo dari sebrang telfon.

Helena langsung memberikan ponselnya pada Velo.

''Halo Ma''

''Velo, Mama gak mau tahu, pokoknya kamu harus anterin Helen ke mall'' perintah Mama Velo.

''Ok Ma'' sahut Velo, dia memang tidak pernah bisa membantah perintah Mamanya, dan itu di jadikan kesempatan oleh Helena.

Lalu Velo langsung mematikan sambungan telfonnya, dan melemparkan ponsel Helena pada pemiliknya.

''Puas kamu'' tukas Velo dingin.

Helena hanya terkekeh saja.

''Hel, kenapa kamu suka sekali mengancam Velo, kasihan dia'' tukas Hana yang sejak tadi diam.

Wajah Helena seketika berubah dingin, dan menatap Hana tajam.

''Lo, hanya anak pembantu, jadi diam saja, enggak usah ikut campur urusan gue sama Velo, dasar benalu'' ketus Helena.

''Helen stop!'' sentak Velo menekan suaranya.

''Lo apa tidak bisa sehari saja tidak merendahkan Hana, perkataan loe itu sangat menyakiti perasaannya'' ujar Velo sedikit menurunkan nada suaranya.

''Cih, perasaan, memangnya dia punya perasaan, sudah tahu loe tunangan gue, tapi dia masih saja nempel sama lo kayak kotoran'' cibir Helena.

''Helen, jaga mulut lo!'' bentak Maxim yang sejak tadi hanya diam menyimak, suaranya menggelegar ke seluruh kantin bahkan Helena sampai memejamkan matanya karna terlalu kaget.

Sedangkan Hana dia menundukkan kepalanya dengan terisak lirih, Exel yang duduk di sampingnya mengusap bahunya untuk menenangkannya.

''Max, lo apa apaan bentak bentak gue, loe nggak terima gue bicara yang sebenarnya tentang Hana, loe suka sama Hana, ha!'' teriak Helena tak kalah nyaring.

Sontak semua orang yang ada di kantin menoleh ke arah mereka, mereka juga penasaran dengan apa yang di katakan oleh Helena, begitu juga dengan Velo dan Exel mereka berdua juga penasaran, benarkah Maxim menyukai Hana?.

Sedangkan Maxim sendiri dia langsung mengatupkan mulutnya rapat rapat.

Helena langsung terkekeh kecil melihat ekspresi Maxim.

''Max, Gue tahu loe udah lama suka sama Hana'' papar Helena, lalu dia mendekatkan wajahnya di telinga Maxim lalu berbisik pelan. ''Tapi sayangnya Hana sukanya sama tunangan gue'' setelah membisikkan tentang fakta itu, Helena langsung melenggang pergi meinggalkan keempat orang yang berkecamuk dengan pikirannya masing masing tentang Maxim yang menyukai Hana yang di ucapkannya barusan.

''Max, apa benar yang di katakan Helen barusan?'' tanya Exel, sebenarnya Exel merasakan sendiri bagaimana perhatiannya Maxim pada Hana selama ini.

Maxim berusaha menekan rasa gugupnya.

''Tidak, yang di katakan Helen tidak benar'' jawab Maxim.

Hana yang mendengarnya seketika bernafas lega.

"Syukurlah, kalau Max tidak menyukai gue, kalau dia sampai beneran menyukai gue, gue tidak mungkin bisa membalas perasaannya, karna perasaan gue hanya untuk Velo'' batin Hana.

Sedangkan Velo dia hanya diam, dengan menatap intens Maxim yang duduk berhadapan dengannya.

"Kenapa gue lebih percaya dengan yang di katakan Helen, kalau dia menyukai Hana" batin Velo.

Sedangkan Maxim sendiri dia termenung memikirkan ucapan Helen tadi, benarkah Hana menyukai Velo?, terus apakah Velo juga menyukai Hana?, pasalnya selama ini Velo selalu mengatakan kalau perhatiannya pada Hana layaknya seorang Kakak pada adiknya, apa lagi Hana dan Velo tumbuh bersama dari sejak kecil.

"Kalau yang di katakan Helen benar adanya, berarti perasaan gue ke Hana bertepuk sebelah tangan dong" batin Maxim.

1
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 senjata makan tuan🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
walah kira" siapa yang kena sup
kaylla salsabella
ealah .. bukanya sadar malah makin menjadi deh
kaylla salsabella
om Antonio mungkin suka sama Helen
Adinda
Antonio sama Helen aja
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
Sulati Cus
wah jgn jgn 🤔oom suka sm Helen berharap kembar 3 buat beli, Exel sm Antonio
Sribundanya Gifran: wah ternyata ad yg sepemikiran🤔🤔.
pertanyaaan buat author pernhkah antonio bersentuhan dgn helen?
total 1 replies
kaylla salsabella
si Exel suka sama rania🤭🤭🤭
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor
Tiara Bella
udh sadar km Maxim klu Hana itu nyebelin dan g suka sm kamu....
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 habis ini udah gak ada yang perduli sama kamu han🤣🤣
tinie
idiih gak nyadar masuk tim beasiswa
coba KLO dicabut apa kamu masih bisa sekolah disitu,
saat kamu dan ibumu di usir dari rumah majikan🤣🤣🤣
tinie
ini typo bukan sii
kan Hana yg keliling lapangan
bukan Hellen,,
Sribundanya Gifran
lanjut
Adinda
maxim sama rania aja, Axel sama velo biar rebutan Helen
Tiara Bella
meledak jg akhirnya velo....
tinie
mampus loo
kan malu sendiri udah nantangin masa dibatalin👊👊
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣🤣
Adinda
Helen cocok sama Axel biarin aja velo menyesal
paijo londo
hel ayo jangan beri maaf ma velo biar kapok walaupun udah tau watak Hana yg pbb
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!