NovelToon NovelToon
Doa Sang Mantan

Doa Sang Mantan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Cut Ria

Tahap Revisi 🙏🙏🙏

Terkadang ucapan itu bisa saja jadi doa tulus yang dapat mengubah hidup mu. Maka berhati-hati lah dalam berucap. Bisa jadi ucapan itu menjadi kenyataan.

Begitulah, yang terjadi pada Sari Sartika, ketika mendatangi pesta sang mantan yang ternyata meninggalkan dirinya demi menikahi wanita kaya.

Doa seperti apa yang di ucapankan oleh sang mantan untuk Sari?? penasaran?? ayo sering kasih love dan coment yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cut Ria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

3

Terlihat kini wajah kesal Lisa karena koper make upnya yang sangat ia rawat harus tergores gara-gara keteledoran Sari.

"Maaf yaa Lis" ujar Sari kembali dengan sesekali melihat jalan raya yang sedikit macet.

"I-ya" jawab Lisa yang masih telihat tak benar-benar ikhlas.

Sari tertawa kecil.

"Ya udah, tar gue balenin lo beli face palette deh" sogok Sari pada Lisa.

"Hah?, serius?" 

"Heem" sahut Sari bergumam.

"Tapi, jangan face deh, gue face masih ada tapi eyes palette dong" ujar Lisa yang seketika bersemangat.

"Hah?, eyes palette?" Sari sedikit kaget dengan permintaan Lisa.

"Yang Nars ya?"

"Ooh, tidaaaak.. itu mahal Lis!!" 

"Ogah gue enggak mau, kalau mau LTpro aja" tawar Sari panik mengingat harga make up mereka Nars itu sangatlah mahal.

"Ikh, ogah deh kalau LTpro" 

"Udah terima aja, lagian gue liat eyes palette li udah banyak yang habis warna brow dan goldnya"

Lisa sejenak berpikir.

"Hmmm, ya udah deh.. boleh juga tapi gue mau yang liquit" pinta Lisa masih dengan ingin ya.

"Oke"

"Sekarang!!" ujar Lisa bersemangat.

"Eh, enggak.. tunggu dulu!!"

"Loh?, jadi kapan?"

"Tunggu gajian pas make up anak-anak wisuda aja yaa" tutur Sari dengan wajah cengegesan.

"Iiikkkh" seru Lisa dengan wajah kecewa.

Sari berhasil tertawa lepas. Ya, setidaknya sang teman tak lagi kesal karena koper make upnya tergores.

Mobil Brio itu pun berjalan santai menyusuri  jalan kota.

"Sar, anak perempuan tadi siapa?"tanya Lisa yang seketika mengingat wajah anak perempuan yang berdiri saat itu didekat Sari.

"Entah, gue juga enggak tau"

"Kok dia di dekat lo terus?"

"Ooh, mungkin dia takut sama lo tadi, kan lo tadi ngomongnya marah-marah gitu" 

"Ah, perasaan gue enggak marah-marah amat tadi" sela Lisa ingkar.

Sari hanya tersenyum simpul, tapi sekilas ia sempat mengingat wajah anak perempuan tadi yang bernama Sifa.

"Mungkin emaknya ikut class make up kita tadi kali yaa, makanya dia ada sana" 

"Bisa jadi" sahut Sari enteng dengan fokus menyetir mobil mungkin itu.

***

Di lain sisi, seorang petugas terlihat gusar mencari kesana kemari sosok yang membuatnya bisa kehilangan pekerjaan.

"Duuh, kemana sih si Sifa?"

Tak.. tak..

Terdengar langkah kaki kecil menghampiri petugas itu dari belakang.

"Om Budi?" seru Sifa yang ternyata muncul di belakangnya.

"MasyaAllah Sifa, akhirnya kamu ketemu, papa kamu cari tuh, udah mau pulang"

"Iya" ujar Sifa yang tak banyak berontak.

Lalu petugas itu membawa Sifa untuk kembali kedalam kantor Bupati itu.

Namun, ada yang berbeda dari Sifa. Ia kembali dengan senyum yang jarang ia perlihatkan.

***

Setiba di ruangan Lux itu, terlihat Sifa berlari kecil mendekat pada satu kursi besar yang tengah di duduki oleh seorang pria.

"Papa?" sapa Sifa dengan riang.

Pria itu seketika meletakkan penanya dengan wajah gusar ia menyambut Sifa.

"Sifa?, kamu kemana aja dari tadi?" 

"Ah, maaf pah" sahut Sifa yang jarang-jarang memperlihatkan ekspresi menyesalnya.

"Hah??, kenapa?, kamu buat masalah apa lagi??"

Sifa hanya tersenyum simpul pada sang Ayahanda yang terlihat heran dan penuh tanda tanya.

Lalu ketika ia mengusap tubuh kecil anaknya, seketika pria itu terkaget.

"Loh, ini kenapa??"

"Hmm, tadi Sifa jatuh pah"

"Dimana?? Kapan??"

"Tadi di bawah, enggak sengaja tadi lari dan..."

"Dan apa??, kamu ngerusakin barang orang lagi??"tebak sang Papa yang sudah sering menemukan masalah sang anak.

Sifa tersenyum, namun kali ini ia dengan yakin menjawab jujur.

"Iya" sahutnya pelan.

"Ya Tuhan !!" jawab sang Papa menghela nafas pelan.

"Apa?, apa lagi  yang kamu rusakkan nak??"

Namun kali ini sang anak hanya tersenyum manis dengan bermanja sembari memeluk sang Papa.

"Rusak enggak, tapi... tapi Sifa suka tante itu?"

"Hah? Tante" sahut Aldi heran.

"Iya, tante baik yang bantuin Sifa dan bela Sifa" sahut Sifa tersenyum cerah.

Aldi hanya bisa tertawa lucu melihat kepolosan sang putri.

"Apa Sifa ada ucapkan terimakasih??"

Sifa kaget dan reflek menggelengkan kepala.

"Enggak pah" jawab Sifa polos.

Aldi menghela nafas pelan seraya merapikan rambut panjang sang putri.

"Lain kali ucapkan terimakasih dan tanyakan namanya" jelas Aldi dengan lembut.

Sifa terlihat berpikir.

"Itu namanya sopan santun, ucapkan terima kasih jika ada orang yang sudah menolong dan membantu kita" tutur sang Papa menjelaskan lebih jelas.

Sifa mengangguk paham.

"Oooh.. memang harus ya pah??"

Aldi sedikit kaget dengan ucapan sang anak.

"Ya.. itu sifat yang dimiliki oleh anak yang baik dan santun"

Sifa terlihat kembali berpikir.

Aldi menatap wajah sang putri dengan lekat. Ia tau jika sang putri benar-benar buta akan sopan santun yang seharusnya sudah ia miliki sedari kecil. Namun sayangnya sosok yang seharusnya dapat mendidik putrinya ini justru pergi meninggalkan semua tanggung jawabnya begitu saja.

"Kamu udah makan??"

"Belum" sahut Sifa cepat.

"Gimana kalau kita makan siang sama-sama?"

Sifa terlihat kaget.

"Memangnya Papa gak sibuk??" tanya Sifa polos.

Aldi terteguh mendengar pertanyaan sang putri.

"Kok kamu tanyanya gitu??"

Sorot mata Sifa sendu.

"Hmm, karena.. karena Papa pasti sibuk dengan kerjaan kantor" jawab Sifa apa adanya.

Hati Aldi terusik, ia mungkin sudah memberi kesan buruk pada sang putri selama ini. Jam kerja yang 24 jam mungkin sudah membuat Aldi lupa akan waktu bersama Sifa.

Aldi seketika memeluk tubuh sang putri.

"Maafin Papa ya, yang setiap harinya sibuk"

Sifa ikut memeluk sang Papa dengan sayang.

"Gak papa.." balas Sifa berbisik.

Aldi kian merasa bersalah ketika mendengar jawaban sang putri tercinta.

"Papa sayang kamu"

"Sifa juga sayang Papa.. selamanya" jawab Sifa.

Namun tanpa di duga terdengar suara batuk-batuk Sifa.

"Uhuk..uhuk..uhuk"

Aldi mererai pelukannya.

"Kamu batuk??"

Sifa tersenyum kecil.

"Kamu minum es lagi ya?"

Dan Sifa hanya bisa cengegesan di hadapan wajah sang Papa yang sudah siap untuk memarahinya.

"Iya pah, maaf ya.."

"Kamu yaa?? kan Papa udah bilang jangan makan es cream lagi" tutur Papa dengan nada penekanan.

Sifa pun tertunduk lesu.

"Papa bakal marahin pak Budi, udah Papa ingetin berkali-kali kalau kamu gak boleh makan es cream lagi" ujar sang Papa dengan segera meraih handphonenya.

Sifa terlihat kelabakan.

"Jangan Papa.. jangan!!" seru Sifa yang menahan tangan sang Papa

"Bukan salah pak Budi.. ini di beli sama miss karena berhasil dapat nilai bagus" jawab Sifa merasa bersalah.

"Miss kamu??"

Sifa mengangguk.

Aldi menghela nafas kesal.

"Bisa-bisanya miss kamu itu kasih kamu es cream, coba kapan sembuh ya kamu kalau begini??"

"Maaf papa" seru Sifa merasa bersalah.

"Lain kali Papa akan hukum kamu kalau kamu ketauan makan es cream lagi, ngerti"

Sifa pun tertunduk sedih, bahkan ucapan sayang sang Papa pun bisa berubah dalam hitungan detik hanya gara-gara es cream yang di hadiahi sang miss guru privat tempat ia belajar selama ini.

1
Yekti Utami
ceritanya bagus....
Bun cie
karya yg bagus..konflik percintaan perselingkuhan hubungan ibu dan anak disampaikan dengan baik...
terimakasih kak author sehat dan sikses selalu🙏💐
riya: makasih banyak mbak sudah membaca karya sederhana saya.. semoga mbak mau membaca juga novel lain walau sedikit banyak masih kurang rapi dalam penulisan yang masih berantakan, sekali lagi terima kasih mbak 💗
total 1 replies
Safitri Agus
Alhamdulillah, terimakasih kak Riya 🙏🥰
Safitri Agus
pesawatnya dah take off,tapi orangnya ketinggalan 🤭
Safitri Agus
doanya c Bayu terkabul
epha seraya
Kecewa
epha seraya
Buruk
ione
Luar biasa
Lia Liong
selalu seru karya novel2nya ka cut ria...ini novel ke 4 yg ku baca....jangan bosen untuk terus berkarya ...novel2mu sll kunantikan
Lia Liong
meleleh kan pa bup ama sifat nya mamah sari???
Rosi Sayidina
kak Ria aku nunggu up lg..krn aku selalu ikut jatuh cinta sm tokoh mas Rudi sm pak Bupati Aldi..
sm sprti aku jatuh cinta sm Topan dan Johan...semangat GasKen😘
Rita Susanti Suma
Kereeeen 😍
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
lhaaaah ... koq Aldi malah janji bagi2 proyek ke Bayu siiiii ...
gak suka ah !!!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
jleb ya Bay .... wkwkwkwk ...
emang kenyataannya mas Aldi lebih lebih lebih baik dari elo, Bay ... 🤣🤣
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
cakep niii kata2nya ..... 💝💝
izin comot, kak othor yaaa ...
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
betul mas Aldi ...
pesawat nya emang sudah terbang, dan penumpang atas nama Sari ikut di pesawat itu ..
tapiiiiiii .... Neng Gemoy yakin, yg ada di pesawat adalah wanita yg ayah nya sedang kritis itu ...
hati malaikat seorang Sari Sartika, pasti memberikan tiketnya ke wanita itu..

sooooo ... tenang, mas Aldi ... Sari masih ada di bandara koq .. lagi minum kopi ... 🤭
ayo cari yg beneerrrr ....
cemngaaaddhhhh ✊️✊️✊️✊️💙💙💙
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
curiga ya Al ?
ayo kejar Sari !!!
jangan sampe Sari bikin tindakan gegabah ...
koq ya gak pake ba bi bu ... mau langsung maen ninggalin aja ...
Sari bisa bijak menghadapi masalah Sifa ..
tp ternyata gak bijak thd masalahnya sendiri ..
Sar .. jangan jadi 00n deh ... !!
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
owalaaaaa .... ternyata justru Sari yg galau dan keknya duluan bertindak deh ... 😓
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
jangan sampe Aldi membatalkan pernikahan krn demi permintaan nek lampir ya ...
awas lhoh Al .. !!!
mending nek lampir dibikin metong aja deh ....
*jahat gak siiiiiiy ... 🤭🙈
⚘️💙⚘️ Neng Gemoy ⚘️💙⚘️
ooooh ... ini nih kejadian2 yg juga jadi trauma Sifa ..
papa Aldi tau gak siiiii .. kalo istrinya dulu sering disiksa ?

bener2 nenek lampir durjana .. 😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!